50+Tips Desain Logo Agar Jadi Profesional

Teras edukasi.com – Tips Desain Logo Agar Jadi Profesional  Kali ini kami akan membahas dunia perdesain nan, kami akan membagikan kepada teman-teman tips dalam mendesain yang baik dan benar terkususnya membuat desain logo iya

Logo merupakan elemen penting yang berfungsi sebagai branding. Dengan logo, orang dapat mengenali identitas sebuah perusahaan, komunitas, produk, atau sebagai personal branding.

Saat mendesain logo, desainer selalu mempertimbangkan berbagai aspek yang berkaitan dengan citra perusahaan atau merek yang ingin mereka bangun.

Misalnya, gaya logo perusahaan makanan (misalnya restoran cepat saji) tentu akan berbeda dengan perusahaan kesehatan (misalnya rumah sakit).

Pemilihan elemen warna pasti sangat berpengaruh disini, karena ada kaitannya dengan psikologi manusia.

1. Pengertian Psikologi warna dalam logo

Jika kita perhatikan, perusahaan fast food seringkali menggunakan warna merah dan kuning pada logonya.

Penggunaan kombinasi warna bukan tanpa alasan, karena sebenarnya sangat erat kaitannya dengan psikologi warna.

Selain menarik perhatian, penggunaan warna merah dan kuning telah ditunjukkan dalam penelitian untuk merangsang rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

Itulah sebabnya warna merah dan kuning atau jingga sangat mirip dengan logo perusahaan yang bergerak di bidang masakan atau fast food.

Nah, kalau kita ambil contoh perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, seperti rumah sakit, ini terbalik.

Contoh logo rumah sakit terkenal di Indonesia

Jika kita pahami, rata-rata rumah sakit menggunakan nada hijau atau biru di logo mereka. Warna hijau dan biru mirip dengan nuansa alam yang bisa menghadirkan rasa tenang bagi pasien.

Pakaian ruang operasi yang sama dengan warna hijau dan biru

Nada hijau dan biru juga digunakan di ruang operasi. Dimana gerakannya sangat mirip dengan darah.

Oleh karena itu, penggunaan dominan warna hijau atau biru pada pakaian dokter dan petugas medis dikatakan dapat menciptakan rasa tenang, mengurangi ketegangan saraf dan menghilangkan emosi yang berlebihan.

Trending 1  15 Cara Mengatasi Bus Simulator Indonesia (BUSSID) Force Close

Selain rumah sakit, aksen biru dan hijau juga digunakan oleh banyak raksasa teknologi. Misalnya, Facebook, Twitter, Google, Intel, Samsung, HP, LinkedIn, WhatsApp, PayPal, Line, Telegram, dan lainnya.

Selain dianggap membawa rasa tenang, biru juga dianggap sebagai simbol kepercayaan diri dan kreativitas.

Warna hijau dan biru sangat populer di banyak raksasa teknologi terkenal. Namun, kedua warna ini bukanlah acuan baku yang selalu diikuti.

Banyak perusahaan juga menggunakan kombinasi warna yang berbeda dalam logo mereka. Contohnya Google dan Microsoft.

Penggunaan warna yang berwarna-warni menunjukkan bahwa perusahaan mereka memiliki banyak produk yang berbeda.

Seperti yang kita ketahui, Google memiliki berbagai produk digital yang sering kita gunakan. Seperti Android, Gmail, YouTube, Drive, Chrome, AdSense, Maps, Play Store, dan lainnya.

Begitu juga dengan Microsoft yang memiliki berbagai produk digital populer.

Inilah salah satu alasan mengapa mereka menggunakan banyak kombinasi warna pada logo perusahaan mereka.

Dengan kombinasi warna yang cerah, logo ini membangkitkan perasaan bahagia, energik dan menyenangkan.

Selain warna-warna cerah dan penuh warna, banyak perusahaan teknologi ternama menggunakan warna-warna sederhana dan monokromatik seperti hitam dan abu-abu.

Kedua warna ini identik dengan kemewahan dan kemewahan.

Salah satu perusahaan yang menggunakan aksen warna ini pada logonya adalah Apple.

Produk Apple seperti iPhone, iPad, Mac, Apple Watch sangat sukses membawa citra sebagai produk teknologi yang “mewah”.

Trending 1  DOWNLOAD Alight Motion ( AM ) Pro Mod Apk Tanpa Watermark 2022

2. Logo harus Gigih

Logo yang baik harus bertahan lama.   Durability artinya logo tetap relevan dengan perkembangan zaman. Misal kita bikin logo tahun 2022, tapi 10 atau 20 tahun ke depan gimana?

Apakah logo tetap terlihat modern dengan perkembangan zaman? Bukankah itu tampak ketinggalan zaman dan sulit untuk masa depan?

Kita tidak akan pernah tahu, tapi sebenarnya kita bisa mengharapkannya dari awal.Lihatlah logo Apple dari awal hingga saat ini. Selama bertahun-tahun, Apple telah mengubah logonya berkali-kali.

Logo asli Apple terlihat sangat kompleks dan penuh dengan detail visual. Pada saat itu, mungkin logonya terlihat keren pada saat itu, tetapi ketika kita melihatnya hari ini, itu terlihat berbeda.

Sekarang bayangkan Apple menyimpan logo tersebut dari tahun 1976 hingga sekarang?

Logo asli Apple

Tentunya logo seperti itu terlihat kaku, tua dan ketinggalan jaman, bukan? Belum lagi Apple adalah perusahaan teknologi di bidang komputer dan digital, sehingga harus membawa rasa kecanggihan dan kecanggihan.

Itu sebabnya logo Apple sekarang sangat sederhana dan minimalis. Jelas, logo akan mudah dicetak dan diterapkan ke berbagai media.

Kita bisa belajar dari sejarah panjang Apple. Sebuah logo yang baik harus dapat tetap relevan dengan perkembangan saat ini.

Bayangkan jika perusahaan sering mengubah logonya dari tahun ke tahun, mungkin butuh waktu lama bagi pelanggan untuk mengenalinya kembali. Apalagi jika logo baru sangat berbeda dengan fitur logo lama.

Berbeda halnya dengan Apple yang terkenal di masa lalu, orang bisa dengan cepat mengenalinya, meski berkali-kali berganti logo.

Namun bagaimana jika sebuah perusahaan yang baru memulai dan belum dikenal banyak orang, kemudian sering berganti logo?

Maka itu sama dengan memulai kembali dari 0 sebagai bayi yang baru lahir. Ini sangat merugikan dari sudut pandang pemasaran. Selain itu, perusahaan membutuhkan lebih banyak uang untuk membayar desainer profesional hanya untuk memposting ulang.

Trending 1  10 CARA Menggandakan Aplikasi Android BERHASIL!!

Seperti yang kita ketahui, biaya mendesain logo untuk sebuah perusahaan terkenal sangatlah tinggi.

3. Logo harus dinamis dan fleksibel

Logo yang dibuat tidak hanya terlihat oleh dunia digital. Tapi itu juga berlaku untuk berbagai media cetak di dunia nyata.

Perancang perlu memikirkan bagaimana logo akan muncul ketika muncul di situs web, aplikasi digital, atau media cetak. Logo harus dinamis dan fleksibel. Artinya, logo bisa menyesuaikan bila diterapkan pada media yang berbeda.

Satu logo, tetapi dapat dicocokkan dengan warna yang berbeda.

Lihat logo Samsung di atas. Sebuah logo, bagaimanapun, dapat tetap konsisten ketika diterapkan pada berbagai latar belakang yang berbeda.

Menggunakan warna biru, hitam atau putih, logo Samsung masih mudah dikenali.

Selain itu, logo yang baik harus fleksibel ketika dicetak pada produk fisik/asli yang berbeda. Misalnya untuk barang-barang seperti kaos, mug, tas, kemasan, jaket, dll.

Dengan cara ini, logo akan lebih efektif ketika dibutuhkan untuk tujuan pemasaran untuk mempromosikan merek kita kepada publik.

4. Software desain logo berbasis vektor

Perbedaan antara vektor dan raster

b Desain logo Menggunakan aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Adobe Illustrator, Affinity Designer, atau software sejenis lainnya sangat disarankan.

Demikianlah pembahasan kami kali ini Tips Desain Logo Agar Jadi Profesional semoga dapat bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan artikel kami ini iya.

Kami akhiri terimakasih iya

Click to rate this post!
[Total: 1256 Average: 5]