Cara Mudah Membedakan Barang Asli dan Palsu

Barang Asli dan Palsu

Demi kesuksesan bisnis, penjual tentu tidak ingin barang palsu mengecewakan konsumen. Oleh karena itu, penjual perlu mengetahui cara membedakan produk asli dan palsu. Dengan banyaknya supplier online saat ini, Sobat Pengirim harus cermat dalam memilih supplier barang yang terpercaya.

Tidak sedikit pemasok yang berperilaku buruk, mengklaim produk mereka asli meskipun hanya barang dagangan kw. Penjual harus bisa memastikan keaslian produk yang dijual. Apalagi jika Buddy Shipper hanya menjual produk jadi dan tidak memproduksinya. Berikut beberapa tanda yang harus diperhatikan untuk membedakan barang asli dan kw.

1. Diskon yang tidak realistis
Cara pertama untuk membedakan kebenaran dari yang palsu adalah memulai dengan harga jauh di bawah pasar. Harga grosir pasti akan lebih murah dibandingkan dengan harga eceran. Meski begitu, potongan harga yang tidak realistis itu patut dipertanyakan.

Juga, barang-barang mewah atau bermerek jarang menawarkan diskon lebih dari 50%. Cobalah untuk mencari dealer lain untuk membandingkan harga. Yang terbaik adalah tidak memilih terlalu murah, tetapi memilih harga grosir yang wajar.

2. Kemasan tipis
Produk berkualitas umumnya memiliki fokus yang kuat pada desain dan kemasan. Padahal, untuk barang mahal, seringkali kemasan produknya sangat menarik dan segelnya tetap rapat.

Anda dapat membedakan antara asli dan palsu dari kemasannya. Jika kemasan produk terlihat lusuh, hasil cetak memudar, produk tidak muat di dalam kotak dan menggunakan bahan di bawah standar, ini mungkin merupakan tanda pemalsuan. Apalagi jika produk tersebut tidak memiliki kemasan sama sekali.

3. Kesalahan tata bahasa dan ejaan
Cara termudah untuk membedakan yang palsu dari yang palsu adalah dengan memperhatikan kesalahan ejaan atau tata bahasa. Jika Sobat Pengirim menemukan bahwa barang yang dikirim memiliki huruf tambahan atau merek, kemasan, atau buku petunjuk yang hilang, itu adalah barang palsu.

4. Situs web palsu
Situs web penjual palsu juga dapat menunjukkan bahwa produk yang dijual tidak asli. Saobat Shipper dapat memverifikasi keaslian website dengan mengecek alamat website di www.scamadviser.com dan http://whois. domaintools.com/.

5. Kualitas produk yang buruk
Dari kualitas, Anda bisa melihat perbedaan antara barang asli dan barang kw. Barang palsu seringkali menggunakan alternatif yang lebih murah. Produk dapat menggunakan bahan plastik murah, kulit palsu, kaca murah, kain berkualitas buruk, dan suku cadang lama atau bekas dari perangkat elektronik dan gadget.

6. Font dan Logo Sempurna
Seperti kesalahan ejaan, font dan logo yang salah dapat membedakan antara produk asli dan palsu. Variasi logo atau font yang berbeda dari biasanya dapat menunjukkan bahwa barang tersebut palsu.

7. Tidak ada informasi kontak
Cara membedakan barang asli dengan kw selanjutnya bisa dilihat dari informasi kontak pada produk. Jika suatu produk tidak memiliki alamat fisik, email, nomor telepon, atau detail kontak produsen, produk tersebut mungkin tidak asli.

Sebaliknya, hindari memperdagangkan produk yang tidak memiliki detail kontak yang jelas. Jika produk berisi alamat, pastikan alamat tersebut adalah alamat pabrikan asli.

8. Aksesori yang hilang
Aksesori yang hilang atau tidak lengkap juga bisa menjadi cara untuk membedakan barang asli dan palsu. Jika Anda kehilangan buku petunjuk, kartu garansi, kabel, colokan, atau item lainnya, harap segera kembalikan.

Ada banyak cara untuk mengidentifikasi produk asli dan palsu. Tentu saja kewajiban penjual untuk menjamin bahwa produk yang diperoleh dari pemasok adalah asli. Jadi tidak ada yang kecewa dan Anda bisa terhindar dari tuduhan penipuan oleh konsumen.

You May Also Like