KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 11 halaman 209 210 211 pilihan ganda dan essay

✅✔️Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8

Kunci jawaban pai kelas 8

Hallo temen temen pada kali ini kami akan memberikan sebauh pembahasan mengenai kunci jawaban dari pelajaran pendidikan agama islam , yang mana pembahasan ini kami buat agar temen temen dapat menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru dengan tepat waktu dan kami harap dengan adanya pembahasan yang kami buat ini temen temen dapat memperoleh nilai yang memuaskan

  1. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 1 halaman 19 20 21
  2. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 2 halaman 32 33 34
  3. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 3 halaman 53 54
  4. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 4 halaman 76 77 78
  5. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 5 halaman 92 93 94 95
  6. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 6 halaman 109 110 111
  7. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 7 halaman 127 128 129 130
  8. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 8 halaman 154 155 156
  9. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 9 halaman 171 172 173 
  10. KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 10 Halaman 190 191 192
  11. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 11 halaman 209 210 211
  12. KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 12 Halaman 225 226 227
  13. KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 13 halaman 241 242 243
  14. KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 14 halaman 257 258 259

Kami yakin jika temen temen menggunakan pembahasana yang kami buat ini kami yakin temen temen akan dapat memperoleh nilai yang besar hal ini dikarenakan kami dalam membuat pembahasan ini, kami sebelumnya telah membaca dan memahami apa yang di ingikan soal sehingga kami berusa menjawab semaksimal yang kami bisa

 kunci jawaban merupakan suatu hal yang sangat penting bagi seorang siswa Hal ini dikarenakan kunci jawaban merupakan hal yang sangat membantu bagi siswa ketika ada tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa di mana tugas ini tak perlu dipungkiri akan sangat menentukan dalam dalam dalam dalam kenaikan kelas para siswa halo guys pada kesempatan  aku akan membahas  artikel mengenai kunci selamat  jawaban. tetapi kini memang aku ambil karena aku melihat banyaknya guru-guru memberikan tugas kepada  kalian. aku ingin membantu kalian  dalam menyelesaikan tugas tersebut.

kunci jawaban merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan kalian dalamnya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru kami menyadari bahwasannya kunci jawaban yang tepat dan benar memang sangat dibutuhkan.tak perlu khawatir kalian dengan kunci jawaban yang kami buat ini kami meyakini jika kalian menggunakan kunci jawaban yang kami buat sms saya  jamin kalian akan mendapatkan nilai yang besar-besar.

Kunci jawaban pai kelas 8 bab 11 halaman 209, 210 bagian A

hal ini dikarenakan dalam proses pembuatan artikel ini kami telah membaca soalnya terlebih dahulu barulah kami menjawab soal-soal tersebut sesuai dengan materi yang dijelaskan. walaupun kami telah membuat kunci jawaban ini kami juga menyarankan membagi kalian untuk selalu teliti dalam hal ini kami menyarankan kalian untuk menjawab soal tersebut terlebih dahulu

Kunci jawaban pai kelas 8 bab 11 halaman 209, 210 dan 211 pilihan ganda dan essay

Hal ini bertujuan supaya kalian dapat melatih sikap disiplin berkerja keras dan bertanggung jawab, diharapkan kedepannya kalian dapat menyelesaikan masalah dengan sendiri baik itu masalah yang ada di sekolah ataupun yang ada di luar sekolah.

A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d  pada jawaban yang paling tepat ! 

1. Perintah untuk melaksanakan puasa wajib bagi umat Islam di bulan Ramadan terdapat dalam Q.S. al-Baqārah ayat …. 
a. 173 
b. 183 
c. 187
d. 188
Kunci jawaban B

2. Perhatikan peryataan berikut 
1) Puasa nazar 
2) Puasa kifarat 
3) Puasa Senin Kamis 
4) Puasa Ramadan 
5) Puasa Syawal
 yang termasuk macam-macam puasa wajib adalah…. 
A. 1, 2 dan 3 
B. 2, 3 dan 4 
C. 1, 2 dan 4 
D. 3, 4 dan 5
Kunci jawaban C

3. Puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah hari raya Idul Fitri adalah puasa …. 
a. Sya’ban 
b. Arafah 
c. Assyura 
d. Syawal
Kunci jawaban D

4. Bila seseorang bernazar bahwa ia akan berpuasa apabila disembuhkan dari penyakit yang dideritanya, maka hukum puasa yang akan dilaksanakan menjadi …. 
a. wajib 
b. Sunnah 
c. makruh 
d. haram
Kunci jawaban A

5. Perhatikan peryataan berikut 
1 hari raya Idul Fitri  
2) hari Tasyrik 
3) hari Senin dan Kamis 
4) hari Jum’at  hari raya Idul Adha ang merupakan hari diharamkan untuk melaksanakan puasa adalah…. 
a. 1, 2 dan 3 
b. 2, 3 dan 4 
c. 1, 2 dan 
d. 1, 3 dan 5 
Kunci jawaban C

6. Penentuan puasa awal Ramadan ditentukan melalui…. 
a. keputusan tokoh masyarakat setempat 
b. penelitian ahli astronomi 
c. sidang isbat pemerintah 
d. keputusan pengadilan agama
Kunci jawaban C

7. Hikmah dilaksanakannya puasa Arafah antara lain adalah dapat menghapuskan dosa  …. 
a. selama dua tahun yang akan datang 
b. selama satu tahun yang lalu 
c. satu tahun yang akan datang 
d. satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang
Kunci jawaban D

8. Orang tua yang sudah renta dan pikun boleh meninggalkan puasa tetapi wajib baginya untuk…. 
a. mengqada puasanya 
b. membayar zakat 
c. membayar dyah 
d. mengqada puasa dan membayar dyah
Kunci jawaban C

9. Puasa Ramadan dilaksanakan oleh umat Islam  selama…. 
a. 29 hari 
b. 30 hari 
c. 1 bulan penuh 
d. 31 hari
Kunci jawaban C

10. Puasa kifarat harus dilakukan apabila suami…. 
a. tidak menaahi istrinya 
b. zihar kepada istrinya
c. pergi tidak pamit pada istrinya 
d. melakukan kekerasan fisik
Kunci jawaban B

Kunci jawaban pai kelas 8 bab 7:

1. B
2. C
3. D
4. A
5. C
6. C
7. D
8. C
9. C
10. B

Baca juga:

KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 8 halaman 154 155 156
KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 9 halaman 171 172 173 
KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 10 Halaman 190 191 192
KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 11 halaman 209 210 211
KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 12 Halaman 225 226 227
KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 13 halaman 241 242 243
KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 14 halaman 257 258 259

 Baca juga:

Kunci jawaban pai kelas 8 bab 11 halaman 211 bagian B

jika kalian menemukan jawaban yang salah dari artikel yang kami buat ini saya harap kalian ma melaporkan kepada kami agar kami dapat memperbaiki kunci jawaban dari soal yang salah tersebut sekian dari artikel yang saya buat ini jika ada kesalahan kabar apa sayang mohon maaf.

dukung saya dengan cara membangkitkan arti kawan yang dibuat ini dan jangan lupa untuk berlangganan di blog kami ini karena berlangganan itu gratis gak perlu bayar tas

Kata Kunci:

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 5 Halaman 86 Evaluasi, Jawaban Evaluasi Bab 5 PAI Kelas 10 Halaman 86  Meneladani Perjuangan Dakwah Rasulullah saw. di Mekah 

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 5 Halaman 86 Evaluasi Kunci jawaban evaluasi pai kelas 10 bab 5 Meneladani Perjuangan Dakwah Rasulullah saw. di Mekah 

B. Kerjakan Soal-Soal berikut ini ! 

1. elaskan pengertian puasa 

2. Bagaimana hukum puasa bagi orang yang sudah sangat tua? 

3. Tuliskan ayat yang menerangkan tentang kewajiban melaksanakan puasa bagi setiap muslim 

4. Jelaskan hikmah puasa dalam kehidupan  sehari-hari? 

5. Jelaskan macam-macam puasa sunnah 

B. Essay 

1. Pengertian puasa adalah adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu. 

2. Hukum puasa bagi perempuan yang sedang hamil dan menyusui  Kalau takut akan menjadi mudarat kepada dirinya sendiri atau beserta anaknya mereka wajib mengqada puasanya sebagaimana orang yang sedang sakit. Kalu keduanya hanya takut akan menimbulkan mudarat bagi anaknya maka ia wajib mengqada puasanya dan membayar fidyah kepada fakir miskin.

3. Ayat yang menerangkan tentang kewajiban melaksanakan puasa bagi setiap muslim

     Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Q.S. al Baqarah/2 : 183) 

4. Hikmah puasa dalam kehidupan  sehari-hari 

a. Meningkatkan iman dan takwa dan mendorong seseorang untuk rajin bersyukur kepada Allah Swt. yang merupakan tujuan utama bagi orang-orang yang berpuasa. 

b. Menumbuhkan rasa solidaritas  terhadap sesama terutama kasih sayang terhadap fakir miskin. 

c. Melatih  dan mendidik kesabaran dalam kehidupan sehari-hari 

d. Dapat mengendalikan hawa nafsu. 

5. Macam-macam puasa sunnah adalah puasa enam hari pada bulan Syawal, puasa hari Arafah, puasa tasu’a, puasa asyura, puasa sya’ban, puasa hari Senin dan hari Kamis dan puasa tengah bulan yaitu tanggal 13, 14 dan 15 tiap-tiap bulan Qamariyah.

Kunci jawaban pai kelas 8 bab 11 halaman 211 bagian C

oleh karena itu kakak ingin mengajak bahasanya kepada adik-adik sekalian untuk selalu mengerjakan mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian tersebut salah satunya dengan cara membaca atau memahami arti karangtengah buat ini sebagai kelas satu media yang dapat digunakan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian yang akan datang.

 semoga dengan begitu adek adek sekalian data menjawab jawablah soal-soal yang ada di ujian tersebut dengan mudah karena sudah terbiasa dari haha dari soal-soal tersebut.

 inilah pembahasan yang gambar kedua berikan kali ini semoga pembahasan yang kakak berikan kali ini bermanfaat.

 jangan lupa untuk mendukung belakang kalau gua ini jangan cara membagi yang artinya yang ke kebon ini kepada teman-teman yang meng mengerjakan tugas yang sama dan jangan lupa untuk mengikuti modifikasi di atas untuk mengetahui update terbaru dari etika terbuat ini semoga bermanfaat bandara teka-teki sudah nih

C. Tugas 

1. Buatlah presentasi yang berisi tentang ibadah puasa 

2. Pada hari Senin, Anisa sedang melaksanakan puasa sunnah Senin Kamis. Namun, dia lupa sahur. Pada siang harinya, saat di sekolah dia kelihatan sangat lemas. Anisa tetap berusaha untuk terus berpuasa. Anisa bingung, apakah harus membatalkan puasanya atau terus bepuasa sampai magrib. Berdiskusilah untuk membantu Anisa mengatasi masalahnya tersebut

3. Carilah informasi tentang manfaat puasa terhadap kesehatan dari berbagai media. Laporkan dan paparkan hasil penelusuran yang kamu lakukan baik secara individu atau kelompok

Rangkuman pai kelas 8 bab 11 Ibadah Puasa Membentuk Pribadi yang Bertakwa

Puasa merupakan rukun Islam yang keempat. Puasa berasal dari kata 

͞śaumu͟ yang artinya menahan diri dari segala sesuatu, seperti͗ menahan 

makan, minum, hawa nafsu, dan menahan dari bicara yang tidak  bermanfaat. 

Sedangkan arti puasa menurut istilah adalah menahan diri dari segala 

sesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya 

matahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu, sesuai dengan Įrman 

Allah sebagai berikut:

Artinya: “Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara 

benang putih dan benang hitam, yaitu fajar…”(Q.S. al-Baqārah/2 :187)

Setiap orang yang percaya kepada Allah Swr diwajibkan untuk berpuasa di 

bulan Ramadan sebagaimana Įrman Allah sebagai berikut͗

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu 

berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu 

bertakwa.” (Q.S. al-Baqārah/2 : 183)

Dari ayat tersebut, sudah jelas bahwa puasa itu diwajibkan bagi orang-

orang yang beriman dengan tujuan agar menjadi orang yang bertakwa.

1. Puasa Wajib 

 ŬtiǀitaƐ λ͗

a. Bacalah materi tentang puasa wajib.

b. Secara berkelompok, buatlah paparan atau bahan pidato yang menarik 

tentang puasa wajib.

c. :ika sudah selesai, presentasikan atau demonstrasikan hasilnya secara 

berkelompok.

Puasa wajib adalah, puasa yang harus dilaksanakan oleh setiap umat 

Islam yang sudah balig dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. 

Adapun macam-macam puasa wajib ada empat yaitu͗

a. Puasa Ramadan

Puasa Ramadan adalah puasa yang dilaksanakan di bulan Ramadan 

yang merupakan rukun Islam keempat. Puasa wajib ini mulai diperintahkan 

pada tahun kedua hijrah, setelah Nabi Muhammad Saw hijrah ke 

Madinah. Hukumnya adalah  fardu ‘ain. Oleh karena itu, jangan sekali-kali 

meninggalkan puasa Ramadan tanpa adanya halangan yang dibenarkan 

menurut syariat. Apabila sedang berhalangan melaksanakan puasa 

Ramadan, kita wajib menggantikannya pada hari yang lain. 

Agar puasa kita menjadi lebih sempurna dan bermakna, marilah kita 

pahami ketentuan-ketentuannya.

t1) Syarat wajib puasa

Orang Islam berkewajiban untuk melaksanakan puasa apabila 

memenuhi syarat sebagai berikut:

a) berakal, 

b) balig, dan

cͿ mampu berpuasa.

2) Syarat sahnya puasa

Di samping syarat wajib ada syarat lain agar puasa kita menjadi sah, 

antara lain:

aͿ beragama Islam,

b) mumayiz (sudah dapat membedakan mana yang baik dan mana 

yang tidak baikͿ,

cͿ suci dari darah haid dan nifas, dan

d) dalam waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa.

3) Rukun puasa

Orang yang akan melaksanakan puasa harus memenuhi  rukun puasa 

antara lain yaitu:

a) Niat untuk berpuasa

Ketika hendak berpuasa di bulan Ramadan, lakukan niat di dalam 

hati dengan ikhlas. Apabila diucapkan, maka niat puasa tersebut adalah 

sebagai berikut : 

Artinya: “Saya berniat puasa Ramadan esok hari untuk menjalankan 

kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena mentaati perintah Allah 

Ta’ala.”

Niat untuk melaksanakan puasa dilakukan pada malam hari sebelum 

memulai puasa dan selambat-lambatnya sebelum terbit fajar. Untuk 

menjaga agar niat puasa ini tidak terlewatkan, kita boleh mengucapkan 

niat puasa ini setelah selesai śalat tarawih.

b) Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari 

terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

4) Hal-hal yang membatalkan puasa

Berpuasa merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah Swt. Untuk itu 

kita harus berhati-hati dalam melaksanakannya. Ada enam perkara yang 

bisa membatalkan puasa kita, yaitu:

a) Makan dan minum

Makan dan minum yang membatalkan puasa adalah apabila  

dilakukan dengan sengaja. Kalau makan minum dilakukan dengan  

tidak sengaja karena lupa, hal ini tidak membatalkan puasa. 

b) Muntah yang disengaja atau dibuat-buat 

Apabila muntahnya tidak sengaja, tidak membatalkan puasa.

cͿ Berhubungan suami istri 

Orang yang melakukan hubungan suami istri pada siang hari di 

bulan Ramadan dapat membatalkan puasanya. Ia wajib mengganti 

puasa itu serta harus membayar kifarat ;dendaͿ. Ada tiga macam 

kifaratnya, antara lain͗ memerdekakan hamba sahaya, kalau tidak 

sanggup memerdekakan hamba sahaya maka wajib berpuasa dua 

bulan berturut-turut, kalau tidak kuat berpuasa maka bersedekah 

dengan memberikan makanan yang mengenyangkan kepada enam 

puluh fakir miskin dan tiap-tiap orang mendapatkan в liter beras 

atau yang setara. 

d) Keluar darah haid atau nifas bagi perempuan

e) Gila atau sakit jiwa

fͿ Keluar cairan mani dengan sengaja

5) Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa

Orang yang sedang berpuasa disunnahkan untuk melakukan hal-hal 

sebagai berikut:

aͿ berdoa ketika berbuka puasa,

b) memperbanyak sedekah,

cͿ śalat malam, termasuk śalat tarawih, dan

d) tadarus atau membaca al-Qur’ān.

6) Hal-hal yang mengurangi pahala puasa

Hal yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa adalah 

semua perbuatan yang dilarang oleh Islam. Contohnya membicarakan 

kejelekkan orang lain, berbohong, mencaci maki orang lain, dan sebagainya.

ρͿ Orang-orang yang boleh berbuka pada bulan Ramadan

Berpuasa adalah kewajiban bagi setiap muslim. Akan tetapi, dalam 

keadaan tertentu boleh tidak berpuasa. Adapun orang-orang yang 

diperbolehkan meninggalkan puasa sebagai berikut:

aͿ Orang yang sedang sakit dan tidak kuat untuk berpuasa atau apabila 

berpuasa sakitnya semakin parah. Eamun, ia harus menggantikannya 

di hari lain apabila sudah sembuh nanti.

bͿ Orang yang sedang dalam perjalanan jauh. Ia pun wajib mengqada 

puasanya di hari lain.

cͿ Orang tua yang sudah lemah sehingga tidak kuat lagi untuk berpuasa. 

Ia wajib membayar Įdyah, yakni bersedekah tiap hari в  liter beras 

atau yang sama dengan itu kepada fakir miskin.

dͿ Orang yang sedang hamil dan menyusui anak. Kedua perempuan ini 

kalau khawatir akan menjadi mudarat kepada dirinya sendiri atau 

beserta anaknya mereka wajib mengqada puasanya sebagaimana 

orang yang sedang sakit. Kalau hanya khawatir akan menimbulkan 

mudarat bagi anaknya, ia wajib mengqada puasanya dan membayar 

Įdyah kepada fakir miskin.

b. Puasa Nazar

Puasa nazar adalah puasa yang dilakukan karena mempunyai nazar 

;janji kebaikan yang pernah diucapkanͿ. Puasa ini wajib dilaksanakan ketika 

keinginannya atau cita-citanya  terpenuhi. 

Misalnya, kamu ingin sekali lulus SMP dan memperoleh predikat 10 

besar di sekolah. Jika keinginan mulia itu terwujud kamu berjanji untuk 

puasa 3 hari. Eah, ketika cita-cita itu ternyata terpenuhi, maka janji ;nazar) 

untuk berpuasa 3 hari tersebut harus segera kamu laksanakan. 

Nazar harus berupa amal kebaikan. Kita tidak boleh bernazar dengan 

amal keburukan atau maksiat. Jika seseorang kelepasan bernazar untuk 

berbuat maksiat kepada Allah Swt, maka hal tersebut tidak wajib bahkan 

tidak boleh dilakukan, bahkan ia harus beristigfar memohon ampun 

kepada Allah atas nazar berbuat maksiat tadi.

Adapun hukum puasa nazar adalah wajib dilaksanakan sebagaimana 

Įrman Allah Swt sebagai berikut͗

 

Artinya: ”Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang 

azabnya merata di mana-mana”. (Q.S. al-Insān/76:7)

c. Puasa Qada

Puasa qada adalah puasa yang kita niatkan untuk mengganti kewajiban 

sesudah lewat waktunya. Sebagai contoh orang yang meninggalkan puasa 

karena sedang haid, berkewajiban mengganti puasa tersebut di bulan 

yang lainnya. Apabila meninggalkan puasanya enam hari, wajib baginya 

mengƋada enam hari ;sebanyak jumlah hari yang ditinggalkanͿ.

Batas waktu untuk mengqada puasanya adalah sampai datang bulan 

puasa berikutnya. Apabila tidak dilakukan, ia wajib mengqada serta 

membayar Įdyah.

d. Puasa kifarat

Puasa kifarat adalah puasa yang wajib dikerjakan karena melanggar 

suatu aturan yang telah ditentukan. Puasa kifarat wajib dilaksanakan 

apabila terjadi hal-hal berikut:

1) Tidak mampu memenuhi nazar

Nazar merupakan janji yang wajib dipenuhi oleh seseorang. Namun 

kadangkala seseorang tidak sanggup memenuhi janji tersebut karena 

ada halangan. Contoh͗ Seseorang berjanji jika sembuh dari sakit, ia akan 

melaksanakan umrah. Apabila sakit yang dideritanya sudah sembuh, 

maka dia wajib melaksanakan umrah. Namun, saat itu dia belum 

mempunyai ongkos untuk pergi umrah. Maka, dia boleh menggantinya 

dengan membayar Įdyah kepada sepuluh orang miskin. :ika tidak 

mampu membayar Įdyah, dia wajib berpuasa selama tiga hari.

2) Berkumpul dengan istri pada siang hari di bulan Ramadan

Dalam kasus semacam ini orang tersebut wajib melaksanakan puasa 

kifarat selama dua bulan berturut-turut.

3Ϳ Membunuh secara tidak sengaja

Membunuh merupakan perbuatan keji yang dilarang oleh Allah Swt 

dan termasuk dosa besar. Namun, sering kali terjadi kasus terbunuhnya 

seseorang namun sebenarnya pelakunya tidak menginginkan hal 

itu terjadi. Contohnya͗ seorang pengemudi sudah berhati-hati saat 

mengendarai mobil, namun tiba-tiba ada seseorang yang menyeberang 

jalan dan tertabrak sehingga penyeberang itu tak tertolong nyawanya. 

Dalam kasus semacam ini penabrak wajib membayar kifarat berupa 

memerdekakan hamba sahaya sambil memberikan santunan kepada 

pihak korban. :ika tidak mampu, dia harus berpuasa selama dua bulan 

berturut-turut.

4) Melakukan zihar kepada istrinya (menyamakan istri dengan ibunya)

Seorang suami yang menyamakan istri dengan ibunya hukumnya 

haram. Contoh perilaku menyamakan adalah seorang suami tidak 

mau melakukan hubungan suami istri ;memberi naŅah batinͿ karena 

ketika melihat istrinya seperti melihat ibunya. Perlakuan suami seperti 

ini tentu sangat menyakiti hati dan perasaan istrinya. Hal ini sangat 

dilarang oleh Allah Swt. Apabila perbuatan ini sudah telanjur, maka 

suami tersebut harus membayar kifarat dengan memerdekaan hamba 

sahaya atau berpuasa dua bulan berturut-turut.

οͿ Mencukur rambut ketika ihram

Ketika sedang melaksanakan ibadah haji, seorang jamaah haji sudah 

mencukur rambut sebelum tahalul. Maka, jamaah haji tersebut harus 

membayar kifarat berupa memberikan sedekah kepada enam fakir 

miskin atau berpuasa tiga hari.

πͿ Berburu ketika ihram

Pada saat seseorang melaksanakan haji, dia tidak boleh berburu 

binatang. Jika hal itu dilakukan, maka dia wajib membayar kifarat 

karena berburu binatang merupakan salah satu dari larangan haji. 

Bentuk kifaratnya ditentukan oleh keputusan hakim yang dinilai jujur.

ρͿ Mengerjakan haji dan umrah dengan cara tamaƩu’ atau qiran

Dalam hal ini ia wajib membayar denda sebagai berikut: menyembelih 

seekor kambing yang pantas untuk berƋurban. Apabila tidak sanggup 

memotong kambing, ia wajib melaksanakan puasa selama sepuluh hari. 

Tiga hari wajib ia kerjakan pada saat ihram paling lambat pada hari raya 

Haji dan tujuh harinya wajib dilaksanakan sesudah ia kembali ke tanah 

airnya. 

2. Puasa Sunnah 

 ŬtiǀitaƐ  ͗

a. Bacalah materi tentang puasa sunnah.

b. Secara berkelompok, buatlah paparan atau bahan pidato yang menarik 

tentang puasa sunnah.

c. :ika sudah selesai, presentasikan atau demonstrasikan hasilnya secara 

berkelompok.

Selain diperintahkan untuk melaksanakan puasa wajib, kita juga 

dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Cara mengerjakannya 

sama seperti melaksanakan puasa Ramadan, yaitu dimulai dari terbitnya 

fajar sampai terbenamnya matahari. Dalam pelaksanaanya puasa sunnah 

ini dikaitkan dengan bulan, hari, dan tanggal. Puasa sunnah ini apabila 

dikerjakan akan mendapatkan pahala. Eamun, apabila tidak dikerjakan 

tidak mendapat dosa.

Berikut ini akan diuraikan puasa yang disunnahkan untuk dilaksanakan 

selain puasa wajib, yaitu:

a. Puasa Syawal

 Puasa ini dilaksanakan sesudah tanggal 2 Syawal. Jumlahnya ada enam 

hari. Cara mengerjakannya boleh dikerjakan enam hari berturut-turut atau 

boleh juga dilaksanakan dengan cara berselang-seling. Misalnya sehari 

puasa sehari tidak. Hal ini berdasarkan hadis sebagai berikut:

Artinya :“Dari Abu Ayub, dari Rasulullah saw. berkata : siapa berpuasa 

Ramadan kemudian mengikutinya dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, 

yang demikian itu (pahalanya) seperti puasa setahun.” (H.R. :ama’ah 

kecuali Bukhari dan Nasa’i).

b. Puasa Arafah (Tanggal 9 Zulhijjah)

Puasa ini dilaksanakan ketika orang yang melaksanakan ibadah haji 

sedang wukuf di Padang Arafah. Sedangkan orang yang menunaikan ibadah 

haji tidak disunnahkan melaksanakan puasa ini.

Keistimewaan puasa Arafah ini dapat menghapus dosa selama 

dua tahun: yaitu satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang 

sebagaimana trtuang dalam Hadis berikut:

Artinya: “ Dari Abu Qatadah, nabi saw., telah berkata,” puasa hari 

Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun: satu tahun yang telah lalu, dan 

satu tahun yang akan datang.”(H.R.Muslim)

c. Puasa Hari Senin dan Kamis

Puasa hari Senin dan Kamis adalah puasa sunnah yang dilaksanakan 

pada hari Senin dan Kamis. Sebagaimana Hadis berikut:

Artinya : “Rasulullah bersabda : Ditempakan amal-amal umatku pada 

hari Senin dan Kamis dan aku senang amalku ditempakan, maka aku 

berpuasa”. (H.R. Ahmad dan at-Tirmidzi)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 205

ν͘ taŬtu LJanŐ diharamŬan untuŬ berpuaƐa 

Allah Swt. Maha Adil dan Maha Bijaksana. Dalam waktu-waktu tertentu 

kita dilarang berpuasa. Adapun waktu yang diharamkan untuk berpuasa 

adalah:

a. Hari raya Idul Fitri dan Idul Adha

b. Hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12 dan 13 ulhijah

c. Hari yang diragukan ;apakah sudah tanggal satu Ramadan atau 

belum)

ξ͘ HiŬmah erpuaƐa 

Orang muslim yang senantiasa melaksanakan puasa akan mendapatkan 

banyak manfaat, antara lain:

a. Meningkatkan iman dan takwa serta mendorong seseorang untuk 

rajin bersyukur kepada allah Swt. Ini merupakan tujuan utama orang 

yang berpuasa.

b. Menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama terutama kasih 

sayang terhadap fakir miskin.

c. Melatih dan mendidik kesabaran dalam kehidupan sehari-hari 

karena orang yang berpuasa terdidik menahan kelaparan, kehausan, 

dan keinginan. Tentulah dengan sabar ia dapat menahan segala 

kesulitan tersebut.

d. Dapat mengendalikan hawa nafsunya dari makan minum dan segala 

yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya 

matahari.

e. Mendidik diri sendiri untuk bersifat sidiq karena dengan berpuasa 

dapat menjaga diri dari sifat pendusta. Sifat ini dapat menghilangkan 

pahala puasa.

f. Dengan berpuasa kita juga memberikan waktu istirahat bagi organ-

organ yang ada di tubuh kita. Sehingga tidak mengherankan bahwa 

orang yang berpuasa akan menjadi lebih sehat.

D ReŇeŬƐi  ŬhůaŬ Muůia

 

Nah, sekarang kalian tentunya menjadi tahu bukan? Bahwa melaksanakan 

puasa itu ada yang diwajibkan dan ada yang disunnahkan. Berpuasa 

mempunyai tujuan meningkatkan iman dan takwa  seseorang untuk mencapai 

kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Berpuasa ternyata tidak cukup hanya 

menahan makan dan minum saja. Namun, kita harus memperbanyak amal 

saleh, berakhlak mulia, dan menghindari perbuatan yang tercela.

hntuk membantu kalian dalam menerapkan akhlak mulia ini, coba 

kita lakukan intropeksi terhadap diri kalian masing-masing. Tanggapilah 

pernyataan-pernyataan berikut, sesuai dengan yang kamu pikirkan atau kamu 

rasakan dengan cara memberi tanda silang pada gambar yang sesuai. – 

(setuju), . (biasa saja), / ;tidak setujuͿ͗

1. Farhan dan teman-temannya sedang melakukan perjalan jauh pada bulan 

Ramadan. Farhan berniat untuk tetap berpuasa. Di tengah perjalanan 

beberapa temannya mengajak untuk makan di sebuah rumah makan yang 

terkenal di kota yang mereka singgahi. Farhan menolak ajakan temannya 

tersebut dan terus melanjutkan puasanya. Sementara teman-temannya 

tidak berpuasa. Bagaimana tanggapanmu tehadap pendirian Farhan͍

2. Meskipun pada bulan Ramadan, kita masih melihat ada berita kejahatan 

atau tindakan kriminal yang terjadi di sekitar kita. Bagaimana perasaan 

kamu menanggapi hal ini?  

3. Sisi positif bulan Ramadan adalah banyak orang yang beribadah. Eamun, 

pada bulan Ramadan juga banyak orang menyalakan petasan. Bagaimana 

perasaan kamu menaggapi hal ini? 

ξ. Pada bulan Ramadhan, tayangan televisi didominasi berbagai acara yang 

berkaitan dengan bulan Ramadan. Bagaimana perasaan kamu menaggapi 

hal ini?

ο. Puasa nazar disebut juga dengan puasa janji. Padahal janji adalah hutang 

yang harus ditepati. Ada yang berpendapat bahwa orang yang bernazar 

adalah orang yang suka berhutang. Bagaimana perasaan kamu menaggapi 

hal ini?

–  .  /

WreƐiden dan /bu EeŐara LJanŐ SuŬa erpuaƐa

B.J. Habibie adalah Presiden 

RI ke-3. Habibie merupakan anak 

keempat dari delapan bersaudara, 

pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie 

dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. 

Alwi Abdul Jalil Habibie adalah 

keturunan Bugis (Sulawesi 

Selatan) yang lahir pada tanggal 

17 Agustus 1908 di Gorontalo dan 

R.A. Tuti Marini Puspowardojo 

lahir di zogyakarta 10 Eovember 

1σ11. Ibunda R.A. Tuti Marini 

Puspowardojo adalah anak seorang dokter spesialis mata di zogyakarta, dan 

ayahnya yang bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pendidik. B.J. Habibie 

adalah salah satu anak dari tujuh orang bersaudara.

B.J. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962, 

dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar Habibie dan ThareƋ Kemal 

Habibie. B.J. Habibie bersama istrinya merupakan pasangan suami istri yang 

dapat diteladani. Mereka adalah pasangan yang saling menyayangi, setia, 

dan mampu mendidik putra-putrinya dengan pendidikan yang baik. Di balik 

itu semua, ternyata B.:. Habibie dan Ibu Ainun adalah suami-istri yang sama-

sama rajin puasa Sunnah Senin dan Kamis. Bahkan menurut Pak Habibie, Ibu 

Ainun lebih dahulu dan lebih rajin menjalankannya.

Dalam suatu kesempatan Pak Habibie mengatakan, ͞Dengan berpuasa 

Senin Kamis, saya menjadi tenang. Meskipun saya punya berbagai masalah 

dalam hidup, saya tak pernah risau. Dan, salah satu keajaiban dari puasa Senin 

Kamis adalah saya selalu menemukan solusi yang tepat ketika memikirkan 

sesuatu yang menuntut saya untuk bertanggung jawab.”

Sumber : Hidup yang Serba Dahsyat dengan Puasa Senin Kamis

 ŬtiǀitaƐ ν ͗

Setelah kalian membaca kisah tersebut, ceritakan kembali kepada teman-

temanmu. Diskusikan mengenai pelajaran apa yang dapat dipetik dari kisah 

tersebut.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 4.5 : Habibie dan Ainun

208 Kelas VIII SMP/MTs

F Rangkuman

1. Menurut istilah puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang 

membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari 

dengan niat dan beberapa syarat tertentu.

2. Puasa wajib ada empat yaitu: puasa di bulan Ramadan, puasa kifarat, 

puasa qada, dan puasa nazar.

3. Syarat wajib puasa adalah berakal, balig, dan mampu untuk melakukan 

puasa.

ξ. Syarat sahnya puasa adalah Islam, mumayiz, suci dari darah haid dan nifas, 

dalam waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa.

5. Rukun puasa adalah niat untuk berpuasa dan menahan diri dari segala 

sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya 

matahari.

6. Hal-hal yang membatalkan puasa adalah makan dan minum dengan 

sengaja, muntah yang disengaja, berhubungan suami istri, keluar darah 

haid atau nifas bagi perempuan, gila, dan keluar cairan mani dengan 

sengaja.

ρ. Orang-orang yang boleh berbuka pada bulan Ramadan adalah orang yang 

sedang sakit, orang yang sedang dalam perjalanan jauh, orang tua yang 

sudah lemah dan tidak kuat lagi untuk berpuasa, orang yang sedang hamil 

dan menyusui anak. 

8. Ketentuan Puasa sunnah

Puasa sunnah ini apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika 

tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Contoh puasa sunnah adalah puasa 

enam hari pada bulan Syawal, puasa hari Arafah, dan puasa hari Senin 

Kamis.

σ. taktu yang diharamkan untuk berpuasa

Adapun hari yang diharamkan untuk berpuasa adalah͗ hari raya Idul Fitri 

dan Idul Adha, hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah dan hari yang 

diragukan (apakah sudah tanggal satu Ramadhan atau belum).

10. Hikmah Berpuasa

a. Meningkatkan iman dan takwa dan mendorong seseorang untuk rajin 

bersyukur kepada Allah Swt yang merupakan tujuan utama orang yang 

berpuasa.

b. Menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama terutama kasih sayang 

terhadap fakir miskin.

c. Melatih dan mendidik kesabaran dalam kehidupan sehari-hari. 

d. Dapat mengendalikan hawa nafsu.

e. Meningkatkan kesehatan.

You May Also Like

x