KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman 141 142 143 144 145 semester 2

✅Hallo temen temen pada  hari ini kami akan memberikan sebuah pembahasan mengenai artikel tentang dunia pendidikan yang nama artikel ini berhubungan dengan tugas yang di berikan oleh guru adik adik. 

Sebelum masuk kepembahasan kali ini kami ingin meperkenalkan blog yang kami buat ini kepada temen  temen, selamat datng di blog ilmu edukasi, blog ilmu edukasi adalah blog yang membahas khusus mengenai artikel pendidikan .

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman 141 142 143 144 145 semester 2

Yang mana salah satu tema yang sering di bahas adalah mengenai kunci jawaban yang mana tema ini memang kami ambil karena kami melihat banyak sekali temen temen yang sedang di berikan tugas oleh guru guru, dan wujud kami dalam membantu temen temen adalah dengan membuat artikel mengenai pembahasan dari soal temen temen.

  1. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 1 semester 2
  2. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 2 semester 2
  3. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 3 semester 2
  4. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 4 semester 2
  5. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 5 semester 2
  6. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 6 semester 2
Walaupun kami telah membuat sebuah pembahasan ini namun kami tetap menyarankan temen temen untuk selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas dengan mandiri hal ini sangat lah bermanfaat bagi temen temen, yang mana dengan mengerjakan tugas dengan mandiri temen temen dapat melatih sikap disiplin bekerja keras dan bertanggung jawab.
  1. Kunci jawaban IPA kelas 7
  2. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 7
  3. Kunci jawaban IPA kelas 7
  4. Kunci jawaban PENJAS kelas 7
  5. Kunci jawaban PKN kelas 7
  6. Kunci jawaban Prakarya kelas 7
  7. Kunci jawaban MTK kelas 7
  8. Kunci jawaban Seni budaya kelas 7

Sikap tersebut merupakan sikap dasar yang sangat bermanfaat bagi temen temen  untuk menghadapi masa depan, yang mana sikap tersebut akan mebimbing temen temen untuk selalu berusha dan tanpa mengenai ostilah menyerah.

Kami yakin jika kunci jawaban yang kami buat ini akan sangat membantu sekali, karena dengan temen temen mengggunaakn kunci jawaban kami temen temen akan bisa mendapatkan nilai yang memuaskan hal ini dikarenakan kami dalam pembuatan artikel ini kami bersungguh sungguh, kami terlebih daulu membaca dan memahami apa yang diinginkan soal

A. Pilihan ganda

Kunci Jawaban IPA kelas 7 bab 5 pilihan ganda

1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah ….
a. Litosfer
b. Atmosfer
c. Kromosfer
d. Hidrosfer 
Kunci Jawaban : c. Kromosfer


2. Lapisan atmosfer yang memiliki tekanan paling rendah adalah ….
a. Troposfer
b. Mesosfer
c. Eksosfer
d. Stratosfer
Kunci Jawaban : a. Troposfer


3. Berikut ini yang merupakan fungsi dari lapisan ozon di atmosfer adalah ….
a. melindungi Bumi dari cahaya Matahari
b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet
c. mengatur suhu Bumi
d. sebagai pemantul gelombang radio
Kunci Jawaban : b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet


4. Susunan Litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi secara berurutan adalah ….
a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi
b. inti dalam, inti luar, kerak Bumi, mantel Bumi
c. inti dalam, mantel Bumi, inti luar, kerak Bumi
d. inti dalam, astenosfer, inti luar, kerak Bumi
kunci Jawaban : a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi


5. Jika terdapat dua lempeng yang bertumbukan, maka yang akan terjadi adalah 
a. terbentuk patahan/sesar
b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil
c. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih kecil menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih besar
d. tidak terjadi apa-apa
Kunci Jawaban : b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

6. Tanda panah pada gambar di atas menggambarkan aliran konveksi dalamBumi yang mengakibatkan pergerakan lempeng. Lempeng bergerak sesuaidengan aliran konveksi tersebut. Pernyataan berikut yang benar tentangpergerakan lempeng pada titik A ialah ….
a. lempeng bergerak searah
b. lempeng bergerak saling mendekat dan bertumbukan
c. lempeng bergerak saling menjauh
d. lempeng tidak bergerak
kunci Jawaban : c. lempeng bergerak saling menjauh

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

7. Pergerakan lempeng jenis yang terjadi pada bagian B adalah ….
a. divergen
b. konvergen
c. transformasi
d. tidak jadi pergerakan
kunci Jawaban : b. konvergen

8. Berdasarkan gambar di atas, lempeng Indo-Australi dengan lempeng Eurasia 
bergerak secara ….
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : a. konvergen

9. Pergerakan lempeng Indo-Australi dengan lempeng antartika terjadi secara
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : b. divergen


10. Perhatikan gambar berikut.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

Sebuah pusat gempa tercatat sejauh 1500 km dari sebuah stasiun seismik. Keadaan tersebut digambarkan penyebaran gelombang seismiknya. Pada gambar tersebut titik H berperan sebagai pusat gempa, yang disebut ….
a. episentrum
 b. hiposentrum
c. patahan 
d. titik primer
Kunci Jawaban : b. hiposentrum


B. Uraian 

Kunci Jawaban IPA kelas 7 bab 5 Essay

1. Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng.

Kunci jawaban:

Gunung berapi terjadi apabila terdapat dua lempeng yang saling bertabrakan dan salah satu lempeng menekuk dibawah lempeng lainnya, maka batuan pada lempeng yang menekuk akan melebur menjadi magma lalu naik kepermukaan dan terbentuklah gunung berapi.

 

2. Ketinggian gunung puncak Himalaya sekitar 10 km di atas permukaan laut, sedangkan ketinggian puncak Semeru sekitar 4 km. Berapakah kisaran tekanan udara di kedua puncak tersebut?

Kunci jawaban:

Untuk mengukur tekanan udara kita dapat menggunakan rumus Ph = ( Pu – h/100) akan tetapi rumus tersebut tidak akurat jika ketinggiannya terlalu tinggi. Jadi kita berpatokan pada nilai yang tertera di tabel, maka didapat.
Tekanan udara Himalaya adalah 200 milibar
Tekanan udara Semeru adalah 500 milibar
Jadi, kisaran tekanan udara di kedua puncak tersebut adalah Himalaya = 200 milibar dan Semeru = 500 milibar.

3. Bandingkan tekanan pada kedua puncak tersebut. Mengapa demikian?(Diadaptasi dari Snyder, 2005)

Kunci jawaban:

Tekanan pada puncak Himalayah lebih rendah dibandingkan dengan pada puncak Semeru hal ini disebabkan semakin tinggi suatu wilayah maka akan semakin berkurang udara yang menekannya.

 

4. Sebuah gelombang primer tercatat di seismik pada pukul 18.15 dan gelombang sekunder tercatat pada pukul 18.19. Berapakah kisaran jarak antara stasiun seismik dengan episentrum gempa?

Kunci jawaban:

ts = 18.15
tp = 18.19

Δ = ((ts – tp) – 1) x 1000 
= (18.19 – 18.15) -1) x 1000
= (4 – 1 ) x 1000
= 3 x 1000
= 3.000 km

Jadi, jarak antara stasiun seismik dengan episentrum gempa adalah 3.000 km.

5. Jarak stasiun gempa dari episentrum sebesar 1000 km. Berapakah perbedaan waktu datangnya gelombang primer dan sekunder?

Kunci jawaban:

Δ = ((ts – tp) – 1) x 1000 
1000 = ((ts – tp) – 1) x 1000
1000 / 1000 = (ts – to) – 1
(ts – tp) = 1 + 1
(ts – tp) = 2
Jadi, perbedaan waktu datangnya gelombang primer dan sekunder adalah 2 menit.

Rangkuman materi

Akibat letusan gunung berapi, maka mineral yang berada dalam tanah akan  keluar bersama lahar dingin dan material lainnya. Akibatnya, tanah yang dilalui  lahar dingin atau material lainnya yang mengandung mineral tinggi akan menjadi  tanah yang cukup subur secara alamiah.  Selain itu, letusan berdampak positif bagi bisnis dan perekonomian. Abu  vulkanik hasil letusan gunung berapi dapat dimanfaatkan sebagai campuran  adonan semen bahan bangunan. Selain itu, sisa-sisa letusan juga menghasilkan  bahan tambang yang bernilai tinggi, seperti belerang, pualam, dan lain-lain. Bisnis  pariwisata juga dapat berkembang pasca letusan gunung berapi. 

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman 141 142 143 144 145 semester 2

kelompok • umpulkan anggota keluarga lansia, wanita, anak- anak mulai menuju titik kumpul •  •   Pelajari dan pahami: • Jarak rumah dan sungai • Menerapkan pola rumah ramah banjir • Siapkan penerangan darurat  • Pindahkan barang ke tempat lebih tinggi • Selamatkan binatang peliharaan • Simpan barang-barang elektronik yang tidak  diperlukan • Siapkan/pindahkan kendaraan untuk evakuasi  • Mulai mengunci pintu dan jendela • Memastikan gas dan listrik • Cabu sekring listrik  • Tertib dan tenang mengikuti komando  ketua kelompok  • Bentuk tim siaga bencana di setiap RW • Pasang peta jalur petunjuk evakuasi • Pelajari dan pahami jalur komando, tugas, dan  tanggung jawab masing-masing • Siapkan perlengkapan tanggung bencana tiap  kelompok • Latihan secara teratur • Kerja kelompok mulai menyiapkan sesuai arahan • Jalin komunikasi sesuai tata organisasi tanggap  bencana • Pastikan anggota kelompok melaksanakan  persiapan pribadi dan rumah • Cek dan siapkan perlengkapan tanggung  bencana • Aktifkan titik kumpul  • Ketua kelompok menyiapkan evakuasi  warga • Petugas evakuasi siap diposisi masing- masing sepanjang jalur evakuasi  • Ketua kelompok pimpin warga  mengikuti komando, tetap tenang  dan tegas  Perhatikan komando Tetap tenang dan siaga  t  K   130 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  demikian, kamu telah berupaya untuk mengurangi risiko bahaya akibat letusan  gunung berapi. Walaupun efek kerusakan akibat letusan gunung berapi sangat besar, namun  letusan gunung berapi juga memberi dampak positif bagi kita. Tanah yang dilalui  oleh material vulkanik gunung berapi dapat digunakan sebagai lahan pertanian. 

Daerah di sekitar  gunung berapi pasca erupsi bisa dijadikan sebagai objek wisata yang menyajikan  suasana khas erupsi gunung berapi. Dengan berkembangnya bisnis tersebut,  lapangan pekerjaan juga semakin terbuka. Kesejahteraan ekonomi masyarakat  sekitar gunung berapi juga meningkat. Untuk memahami tentang erupsi, lakukan  kegiatan berikut.  Erupsi  Tujuan Mensimulasikan terjadinya erupsi gunung berapi Alat dan Bahan 1. Bubur kertas dan lem kayu/lem kanji 2. Papan triplek 50 x 50 cm 3. Baskom 4. Cuka makanan 5. Soda kue 6. Detergen 7. Pewarna kuning atau merah 8. Cat air warna hijau, kuning, dan cokelat  Ayo Kita Lakukan   Ilmu Pengetahuan Alam 131  Cara Kerja A. Membuat gunung berapi 1. Campurkan bubur kertas dengan lem kayu/tepung kanji yang  telah dilarutkan dengan air panas. 2. Bentuk adonan menyerupai gunung dan letakkan di atas triplek.  Jangan lupa untuk membuat rongga di tengah gunung dari  puncak hingga dasar. 3. Buat alur pada gunung untuk menambah efek aliran lava, 

warnai  gunung dengan cat air warna cokelat, daerah kaki gunung  dengan kombinasi warna kuning dan hijau. B. Membuat adonan magma Campurkan cuka, detergen, dan pewarna dalam baskom hingga  menjadi adonan magma. C. Mendemonstrasikan erupsi 1. Masukkan soda kue ke dalam rongga yang ada di gunung buatan. 2. Masukkan adonan ke dalam rongga gunung buatan. 3. Amati apa yang terjadi pada gunung buatan. Analisis Apa saja yang dikeluarkan saat gunung buatan erupsi? Coba  identifikasi. Bandingkan hasil identifikasimu dengan teori tentang erupsi  gunung berapi.  C. Hidrosfer Perhatikan warna foto Bumi pada  Gambar 5.45 di samping ini. Warna apa  yang dominan pada bola dunia tersebut?  Kita juga dapat mengamati bentuk  3 dimensi Bumi dengan aplikasi  atau menggunakan globe. Dari hasil  pengamatan, dapat kita ketahui bahwa  warna biru merupakan warna yang  dominan. Sumber: bbc.co.uk  Gambar 5.45 Foto Bumi dari satelit milik NASA   132 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Kita dapat melanjutkan pengamatan menggunakan aplikasi atau  globe dengan memutar posisi Bumi. Kita akan menemukan bahwa hampir 70%  bagian Bumi berwarna biru.

 Seolah-olah Bumi terselimuti warna biru. Berdasarkan  fakta tersebut, Bumi juga sering disebut planet biru. Apakah sebenarnya warna  biru itu?  Warna biru menggambarkan perairan yang ada di Bumi. Dengan kata lain,  Bumi yang kita huni diselimuti oleh air, atau yang sering disebut Hidrosfer.  Hidrosfer berasal dari kata yang berarti air dan yang berarti selimut.  Jadi, hidrosfer merupakan lapisan air yang menyelimuti Bumi. Hidrosfer tidak hanya  meliputi perairan yang luas seperti laut dan samudra. Hidrosfer juga meliputi air di  danau, sungai, air tanah, dan uap air yang ada di udara.   Air sangat penting bagi kehidupan. Hampir setiap elemen kehidupan  memerlukan air untuk melangsungkan kehidupannya. Tumbuhan memerlukan  air untuk berfotosintesis, sedangkan manusia memerlukan air untuk metabolisme  dan memenuhi kebutuhan hidup. Tidak ada makhluk hidup yang dapat hidup  tanpa air.

 Jika semua makhluk di Bumi menggunakan air untuk melangsungkan  kehidupannya, apakah air yang ada di Bumi akan berkurang dan habis? Atau jumlah  air akan bertambah karena adanya hujan? Ataukah jumlah air di Bumi tetap? Air  yang ada di Bumi memiliki sebuah siklus yang dinamakan siklus hidrologi atau  siklus air. Siklus hidrologi merupakan sebuah proses daur ulang air secara terus  menerus, seperti pada Gambar 5.46.   Sumber: wikipedia.org  Gambar 5.46. Proses terjadinya siklus air  Cadangan Air di Atmosfer   Ilmu Pengetahuan Alam 133  Siklus air bermula ketika panas Matahari menguapkan air yang ada di laut dan  di permukaan Bumi ( ). Uap air tersebut akan berkumpul di angkasa dan  terjadi proses kondensasi (pengembunan) hingga terbentuk awan. Awan tersebut  kemudian akan berjalan sesuai dengan arah embusan angin. Penguapan yang  terjadi setiap hari mengakibatkan uap yang menjadi awan semakin banyak. Jika  awan sudah tidak dapat menampung uap dari evaporasi, maka uap air di awan  akan turun sebagai hujan. 

Air hujan akan mengisi cadangan air yang berada di  permukaan Bumi. Proses ini berlangsung terus menerus.  Lakukan kajian pustaka lanjutan mengenai siklus air. Setelah me- lakukan kajian, jawablah pertanyaan berikut. “Apakah air di Bumi ber- kurang?”  Diskusikan jawabanmu dengan temanmu, jangan lupa untuk menyer- takan argumenmu mengenai pertanyaan tersebut.  Ayo Berdiskusi  Seperti yang telah kamu pelajari bahwa air memiliki siklus daur ulang yang  berlangsung terus menerus. Dimulai dengan proses evaporasi hingga akhirnya air  jatuh kembali ke Bumi dalam bentuk hujan. Siklus air ini menjaga ketersediaan air  di Bumi. Akan tetapi, curah hujan yang terjadi setiap tahun tidak sama. Ada kalanya  curah hujan rendah (sedikit) dan ada kalanya curah hujan tinggi.

 Apabila curah  hujan tinggi, simpanan air di permukaan Bumi seperti waduk, danau, atau sungai  meluap, sehingga berpotensi banjir. Perhatikan Gambar 5.47 di sam- ping ini. Apakah yang terjadi pada  gambar di samping? Pada gambar  tersebut terlihat bahwa jalanan di  sekitar Monumen Selamat Datang  (Bundaran HI) tergenang air yang  berwarna cokelat. Terlihat pula  mobil yang melintas di jalan juga  terendam air akibat banjir yang  melanda Jakarta beberapa waktu  lalu.  Sumber: http://blogs.swa-jkt.com/  Gambar 5.47 Banjir di Jakarta   134 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Aliran air yang berlebihan hingga meluap ke daratan seperti Gambar 5.48  disebut banjir. Banjir berasal dari luapan penyimpanan air, baik itu danau, waduk,  maupun sungai yang tidak mampu menampung jumlah air yang sangat besar.  Ketika penyimpanan air sudah penuh, maka air yang harusnya disalurkan ke  penyimpanan akan meluap ke daratan sehingga membanjiri daerah sekitarnya.  Banjir dapat diakibatkan oleh beberapa hal. , tingginya curah hujan  menjadi salah satu faktor penyebab banjir. 

Hujan yang terus menerus akan  mengakibatkan danau, bendungan, atau sungai penuh dan tidak sanggup lagi  menampung air yang masuk. Akibatnya, air akan meluap ke daratan di sekitarnya.   sistem pengelolaan  lingkungan yang buruk.  Perhatikan Gambar 5.48. Jika  sungai yang ada di tengah  pemukiman penuh, kemanakah  air akan meluap? Berdasarkan  gambar tersebut kamu dapat  mengetahui bahwa di daerah  tersebut tidak ada tempat  resapan air. Akibatnya, jika  sungai penuh maka air akan  membanjiri pemukiman pen- duduk. Dengan terus bertambahnya jumlah penduduk akan berdampak pada me- ningkatnya kebutuhan tempat tinggal di suatu daerah, sehingga pemukiman di  daerah tersebut semakin meluas. Akibatnya, daerah resapan air akan berkurang  karena permukaan tanah  terlapisi beton dan aspal  yang tidak dapat menyerap  air. 

Hal tersebut diperparah  oleh penataan bangunan  dan wilayah yang tidak  memerhatikan sistem  pembuangan air. Selain  itu, kurangnya pepohonan  yang dapat menyerap air  juga menjadi penyebab  terjadinya banjir.  Sumber: viva.co.id  Gambar 5.48. Kepadatan pemukiman di Jakarta  Sumber: lipsus.kompas.com Gambar 5.49 Sampah di sungai Ciliwung   Ilmu Pengetahuan Alam 135   akibat perilaku manusia. Coba amati sungai yang tersumbat sampah  berikut. Gambar 5.50 merupakan gambar kondisi sungai Ciliwung beberapa waktu  lalu. Apakah air di sungai tersebut akan mengalir dengan lancar? Berdasarkan  gambar tersebut, kamu dapat mengetahui bahwa sampah akan menghambat laju  air di sungai. Perilaku manusia yang mem- buang sampah di sungai atau  saluran pembuangan air akan  memicu terjadinya banjir. 

Sampah  yang dibuang sembarangan akan  menyumbat aliran air di sungai atau  saluran pembuangan. Akibatnya,  ketika hujan air tidak akan mengalir.  Air terus tertimbun di suatu tempat  hingga akhirnya meluap dan  menjadi banjir. Selain perilaku membuang sampah sembarangan, pembangunan rumah di  bantaran sungai juga dapat memicu banjir. Rumah bantaran sungai dibangun  dengan menggunakan tepian sungai. Akibatnya, lebar sungai akan berkurang dan  daya tampung sungai tersebut juga ikut berkurang. Ketika hujan terjadi, sungai  tidak mampu menampung air dalam jumlah besar. Akhirnya, air akan meluap ke  daerah sekitar. Banjir yang melanda suatu daerah dapat memberikan dampak yang serius. 

 Dampak yang ditimbulkan oleh banjir meliputi kerusakan fisik hingga korban jiwa.  Banjir dapat merusak bangunan seperti rumah, gedung, jalan raya, atau jembatan.  Akibatnya, jalur transportasi terputus dan pengiriman bantuan darurat terhambat. Banjir juga dapat mengon- taminasi sumber air bersih. Bia- sanya banjir telah bercampur  dengan lumpur. Apabila banjir  bercampur dengan sumber air  bersih, maka air bersih akan  terkontaminasi. Akibatnya, sumber  air bersih akan menjadi langka.  Selain itu, banjir dapat menjadi  media penyebaran penyakit, se- perti diare dan penyakit kulit.   Sumber: metro.tempo.co Gambar 5.50. Pemukiman di Bantaran sungai   Sumber: klikpositif.com Gambar 5.51. Kerusakan akibat banjir   136 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Sumber:  Gambar 5.52. Tindakan siaga sebelum banjir Dampak lain dari banjir adalah kerugian ekonomi yang besar. Banjir yang  menimpa daerah pertanian akan mengakibatkan gagal panen dan lahan pertanian  menjadi rusak. 

Kerusakan fisik yang disebabkan oleh banjir cukup parah. Butuh  biaya yang banyak untuk merenovasi suatu bangunan atau lahan pertanian  hingga dapat berfungsi kembali.  Banjir juga sering memakan banyak korban jiwa. Pada banjir yang terjadi di Jakarta  selama bulan Februari 2015 tercatat hampir 57.000 jiwa menjadi korban (republika. co.id). Banjir dengan debit air yang besar dapat menenggelamkan seseorang. Selain itu,  banjir dengan arus yang deras juga dapat menghanyutkan seseorang hingga akhirnya  tenggelam dan meninggal.   Ilmu Pengetahuan Alam 137  Agar terhindar dari bahaya banjir, kita harus melakukan tindakan siaga banjir  baik sebelum, saat banjir, maupun setelah banjir. 

Hal terpenting yang kita lakukan  adalah mempelajari lingkungan rumah kita apakah daerah rawan banjir atau tidak.  Kita juga harus mengenali tanda-tanda datangnya banjir di daerah kita. Selain itu,  kita juga harus mengikuti informasi terkait pengumuman banjir dan letak posko  evakuasi yang disediakan. Dengan demikian, kita dapat menentukan tindakan  yang akan dilakukan. Agar selalu siapkan peralatan P3K. Lebih baik jika kita  memahami keterampilan pertolongan pertama dan tindakan tanggap darurat.  Ketika banjir telah mencapai daerah tempat kita tinggal, kita dapat melakukan  persiapan sebelum air meninggi. Jika muncul tanda-tanda banjir, kita dapat  memindahkan semua peralatan rumah tangga ke dalam rumah di tempat yang  lebih tinggi. Hal tersebut bertujuan agar barang-barang tidak hanyut saat terjadi  banjir. Kita juga hendaknya menyimpan dokumen penting ke dalam wadah yang  kedap air. Misalnya kantong plastik. Selain itu, matikan keran air serta matikan  listrik. 

Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat arus listrik dan korsleting serta  mempersiapkan barang bawaan untuk mengungsi.  Ketika air mulai meninggi, hendaknya kita segera mengungsi. Karena akan  lebih mudah dan lebih aman jika kita mengungsi sebelum air meninggi. Dalam  proses evakuasi, ikuti jalur yang telah ditentukan. Apabila belum ada jalur evakuasi  yang disarankan, maka pilihlah jalur dengan ketinggian yang rendah dan arus air  yang tidak membahayakan. Agar didahulukan anak-anak, orang cacat, dan orang  lanjut usia. Hal yang terpenting saat proses evakuasi adalah tetap tenang, tidak  panik, serta ikuti arahan yang diberikan petugas yang berwenang. Secara lengkap,  

tindakan siaga banjir ketika terdapat tanda-tanda banjir seperti dapat dilihat pada  Gambar 5.53. Pada posko evakuasi, ada beberapa tindakan yang perlu diperhatikan. Jangan  biarkan anak-anak bermain di daerah banjir, karena berisiko hanyut. Selain itu, kita  harus saling membantu sesama pengungsi. Jangan kembali ke rumah sebelum  keadaan benar-benar aman dan ada arahan jelas dari petugas yang berwenang.  Setelah banjir surut, kita dapat kembali ke rumah kita masing-masing. Ketika  sampai di rumah hendaknya kita jangan langsung masuk rumah. Perhatikan  lingkungan sekitar rumahmu. Adakah benda berbahaya atau tidak? Selain itu,  periksa keadaan rumah, seperti tembok dan atap rumah. Hal ini bertujuan untuk  melihat kondisi rumah, apakah berpotensi runtuh atau tidak. Pastikan rumah  cukup aman untuk dimasuki. Selain itu, kita harus memeriksa kabel atau alat  elektronik yang terendam air. 

Jangan langsung menyalakan listrik, hal ini akan  berpotensi mengakibatkan korsleting. Ketika membersihkan rumah, kita juga  harus berhati-hati jika ada hewan berbahaya di dalam rumah. Secara lengkap  diilustrasikan pada Gambar 5.54.   138 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Sumber: http://1.bp.blogspot.com/  Gambar 5.53 Tindakan yang harus dilakukan saat banjir datang   Ilmu Pengetahuan Alam 139  Sumber:  Gambar 5.54. Tindakan saat di pengungsian banjir dan ketika kembali ke rumah setelah banjir   140 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Dengan melakukan tindakan siaga banjir di atas, diharapkan kita dapat  selamat dari bencana banjir serta mengurangi kerugian harta benda. Akan tetapi,  tidak semua langkah tersebut dapat dilakukan. Tindakan siaga bencana bersifat  fleksibel, menyesuaikan kondisi dan sumber daya di lingkungan sekitar rumah. 

 1. Bumi terdiri atas lapisan-lapisan penyusun, baik yang tersusun atas  padat, cair, maupun gas. 2. Secara umum bumi terdiri atas 3 komponen, yakni Atmosfer, Litosfer,  dan Hidrosfer. 3. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti Bumi. 4. Atmosfer tersusun atas lapisan-lapisan, antara lain Troposfer, Stratos- fer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer. 5. Udara yang ada di atmosfer memiliki sebuah tekanan udara yang  menekan permukaan Bumi. 6. Besarnya tekanan udara menurun seiring dengan bertambahnya  ketinggian suatu tempat. 7. Di atmosfer terdapat lapisan ozon yang melindungi Bumi dari radiasi  sinar ultraviolet. 8. Litosfer adalah lapisan bebatuan yang menyelimuti Bumi. 9. Salah satu bagian dari litosfer adalah lempeng yang selalu aktif  bergerak. 10. Pergerakan lempeng tersebut diakibatkan oleh adanya aliran konveksi  dari inti Bumi. 11. Lempeng dapat bergerak saling menjauhi maupun saling mendekati.

 12. Ketika lempeng bergerak saling menjauhi, maka akan timbul patahan/ sesar. 13. Jika lempeng bergerak saling mendekati dan bertumbukan, maka  akan terjadi subduksi. 14. Salah satu efek dari pergerakan lempeng adalah adanya gempa dan  terbentuknya pegunungan berapi. 15. Hidrosfer merupakan lapisan air yang menyelimuti Bumi.  RANGKUMAN   Ilmu Pengetahuan Alam 141  16. Hampir 70% bagian Bumi terdiri atas air. 17. Air yang ada di Bumi memiliki siklus hidrologi yang merupakan proses  daur ulang air secara terus menerus.  UJI KOMPETENSI 

You May Also Like