KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi bab 2

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2 klasifikasi makhluk hidup , jawaban buku ilmu pengetahuan alam kelas 1 smp halaman 91 uji kompetensi bab 2 semester 1. Berikut ini kunci jawaban IPA kelas 7 halaman 91, uji kompetensi bab 2, kami disini ingin berbagi pengetahuan dan ilmu, kepada teman-teman. Tujuan kami hanya ingin memudahkan teman-teman dalam menyelsaikan tugas yang telah guru berikan kepada teman-teman. Selebihnya teman-teman harus lebih giat lagi untuk membuka buku belajar siswa, jika memang jawaban yang di cari tidak dapat di temukan maka, cara yang harus teman-teman lakukan ialah mencari alternatif internet.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2

Kami sendiri menyarankan, kepada teman-teman utamakankanlah buku belajar siswa , berusahalah untuk mencari sediri ataupun kerja kelompok, karena dengan kegiatan tersebut teman-teman nantinya akan terbiasa dalam mengerjakan tugas yang telah guru berikan kepada teman-teman.

  1. KUNCI JAWABAN Bahasa Inggris kelas 7
  2. KUNCI JAWABAN Pendidikan agama islam kelas 7
  3. KUNCI JAWABAN IPA kelas 7
  4. KUNCI JAWABAN Matematika kelas 7
  5. KUNCI JAWABAN Penjas kelas 7
  6. KUNCI JAWABAN PKN kelas 7
  7. KUNCI JAWABAN IPS kelas 7
  8. KUNCI JAWABAN prakarya kelas 7
  9. KUNCI JAWABAN Seni Budaya kelas 7

Kami disini akan berbagi kunci jawaban, kompetensi halaman 90 pada bab 2, karena kebanyakan dari seiswa sering sekali membuka alternatif internet, disini kami telah menyediakan jawab-jawaban pilihan kami dari sumber yang kami percaya bahwa jawaban yang tepat dan benar. Pada blog ini akan membahas lengkap semua pelajaran smp dari kelas 7 sampai akhir, mudah-mudahan akan berlanjut truss.

Berbagi kunci jawaban kepada teman-teman, kami berharap dengan adanya kunci jawaban yang kamis sediakan ini teman-teman bisa menfaatkan dengan sebaik mungkin, sebelum menyalin kunci jawabannya alangkah baiknya teman-teman juga harus memperhatikan juga pada buku panduan siswa, barangkali ada keliruan dari pihak kami. 

Kunci Jawaban IPA Kelas 7

jangan lupa untuk mendukung blog kakak buat ini dengan cara membagikan artikel yang kakak bukan ini dengan teman-teman lainnya yang mengerjakan tugas yang sama semoga dengan begitu artikan yang kakak buat ini dapat bermanfaat. dan jangan lupa untuk mendukung blog kakak ini dengan cara mengklik notifikasi di atas dengan begitu adik-adik kalian dapat memperoleh artikel terbaru dari kakak buat ini.

  1. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 13 Ayo Kita Latihan Bab 1
  2. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 26 Ayo Kita Latihan Bab 1
  3. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 29 Uji Kompetensi 1 Bab 1
  4. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 79 Ayo Kita Latihan Bab 2
  5. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 89, 90 Uji Kompetensi  bab 2
  6. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
  7. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3
  8. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 129 ,130,131 Uji Kompetensi bab 3
  9. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 137 Ayo Kita Latihan Bab 4
  10. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 143 Ayo Kita Latihan Bab 4
  11. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 154, 155 Uji Kompetensi bab 4
  12. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 170 Ayo Kita Latihan bab 5
  13. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 183 Ayo Kita Latihan bab 5
  14. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 185, 186 Uji Kompetensi bab 5
  15. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 196 197 Mengamati dan Menalar bab 6
  16. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 199 Ayo Kita Latihan Bab 6
  17. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 202 Ayo Kita Latihan Bab 6
  18. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 214,215 Uji Kompetensi Bab 6

 halo kawan-kawan dan peserta didik sekalian kali ini kita akan membahas mengenai kunci jawaban sebelumnya kakak ingin memperkenalkan bulog kakak buat ini dimana peluk kakak buat ini khusus bertujuan untuk membahas mengenai kunci jawaban.tak hanya itu kakak juga membahas semua naik pembahasan soal soal dan juga pembahasan mengenai materi pembelajaran yang mana khusus blog yang kakak buat ini bertujuan untuk membantu adek-adek sekalian dalam menempuh pembelajaran di sekolah.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi

 sekolah memanglah sangat penting di saat ini di mana sekolah akan membantu adik-adik dalam memperoleh ilmu pengetahuan di mana ilmu kontan tersebut dapat dimanfaatkan adik-adik untuk memperoleh pekerjaan yang nanti ininya pekerjaan tersebut dapat memberikan hasil yang diinginkan adik-adik.pada kesempatan kali ini kakak akan membahas mengenai kunci jawaban yang mana kunci jawaban ini kakak berharap kita berharap dapat membantu kawan-kawan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

Uji Kompetensi  

1. Mengapa sepeda motor dan kendaraan beroda empat mempunyai ciri sanggup bergerak dan mengeluarkan zat sisa, tetapi tidak disebut sebagai makhluk hidup? Jelaskan jawaban kau terkait dengan ciri-ciri makhluk hidup.

Kunci Jawaban:
 Sepeda motor dan kendaraan beroda empat mempunyai ciri sanggup bergerak dan mengeluarkan zat sisa, tetapi tidak disebut sebagai makhluk hidup sebab untuk sanggup disebut sebagai makhluk hidup itu harus memenuhi semua ciri makhluk hidup contohnya bernapas, sedangkan sepeda motor dan kendaraan beroda empat tidak melaksanakan pernapasan.

2.
a. Sebutkan persamaan bentuk dan perbedaan pola makanan antara ayam dan burung elang.
b. Carilah hewan-hewan lain yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan ayam dan elang.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2

Kunci Jawaban
(2a) 
Persamaan bentuk teladan masakan antara ayam dan burung elang yaitu sama sama makan dengan paruh, kemudan masuk ke kerongkongan, tembolok, lambung, usus halus, usus besar dan keluar sisa masakan lewat anus.
Perbedaan teladan masakan antara ayam dan burung elang yaitu pada jenis makanannya, ayam memakan biji bijian sedangkan elang memakan daging.
(2b)
Hewan-hewan lain yang mempunyai ciri-ciri yang sama dengan ayam yaitu bebek, angsa, dan hewan-hewan lain yang mempunyai ciri-ciri yang sama dengan elang yaitu burung pemakan bangkai.

3. Jika kau perhatikan, rumah rayap dari hari ke hari terus bertambah besar. Dari insiden ini, apakah rumah rayap tersebut disebut hidup? Jelaskan alasannya.

Kunci Jawaban
 Rumah rayap tersebut disebut tidak hidup. Bertambah besarnya rumah rayap ini akhir dari acara rayap yang hidup di dalamnya yang selalu menumpuk material pembangun rumah rayap sehingga rumah rayap tersebut semakin besar.

4. Pada suatu hari, kau menemukan benda yang mempunyai ciri dapat bergerak, tidak sanggup bereproduksi, dan bertambah ukurannya. Dari benda yang kau temukan, termasuk benda tak hidup atau makhluk hidup? Jelaskan alasannya.

Kunci Jawaban
 Benda yang ditemukan, termasuk benda tak hidup. Alasannya yaitu tidak sanggup melaksanakan reproduksi, padahal ciri makhluk hidup salah satunya yakni sanggup melaksanakan reproduksi.

Rangkuman ipa kelas 7 bab 2

Segala sesuatu yang ada di sekitar kita terdiri atas benda-benda. Perhatikan air yang biasa diminum, udara yang dihirup setiap saat, atau uang logam yang digunakan sebagai uang jajan. Tersusun atas apakah benda-benda tersebut? Air (H2O) merupakan zat cair yang tersusun atas 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O). 

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2

rumah kaca yang  diperlukan untuk memberikan kita dua-pertiga kesempatan dalam  membatasi pemanasan global hingga 2 derajat Celsius di atas level pra- industri. Pada saat ini, bahkan jika negara-negara tidak memenuhi janji  pada pertemuan tersebut untuk mengurangi emisi karbon, maka kami  akan tetap berada di jalur untuk mencapai 3 derajat Celsius pada akhir abad  ini. Hal ini sangatlah mengejutkan, mengingat bahwa setiap pengorbanan  dalam keterlibatan untuk melakukan pengurangan yang jauh dibayangi  oleh sebuah bencana. Akan tetapi, kita akan menghadapi meningkatkanya    236 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   kepunahan spesies dan hilangnya ekosistem, meningkatnya gelombang  panas, meningkatnya curah hujan, meningkatnya jumlah kematian dan  penyakit, meningkatnya pengungsi, perlambatan dalam pengurangan  kemiskinan, ketahanan pangan yang berkurang, dan lebih banyak konflik  yang diperburuk oleh faktor-faktor ini. Mengingat hal ini sebagai sebuah  pertaruhan yang begitu tinggi, maka para pemimpin kita seharusnya  mengerahkan dan memobilisasi masyarakat di semua tingkatan, untuk  membatasi pemanasan global yang tidak lebih dari 1,50C. Kita yang bertanda tangan ini, para akademisi, peneliti dan ilmuwan  dari seluruh dunia mengakui situasi lingkungan kita yang amat serius dan  ini merupakan tanggung jawab kami yang berhutang kepada masyarakat  kita, generasi mendatang, dan kepada sesama. Kami akan berusaha untuk  memenuhi tanggung jawab kami dalam upaya pendidikan dan usaha  komunikatif. Kami menyerukan kepada para pemimpin dunia kita untuk  melakukan apa yang diperlukan untuk mencegah bencana perubahan iklim.  Dengan berada dalam situasi yang sangat penting, kami juga menyerukan  kepada sesama masyarakat dunia untuk menahan para pemimpin mereka  bertanggung jawab dan penuh semangat untuk mengatasi pemanasan  global.  Pertanyaan Apa yang akan kalian lakukan setelah membaca artikel ini?  H. Remedial  Program remedial dapat diberikan apabila Peserta Didik belum memenuhi  standar ketuntasan belajar dengan cara pemberian tugas tambahan atau  pemberian beberapa soal remedial seperti berikut. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat. 1. Jelaskan hubungan antara konversi hutan dengan pemanasan global. 2. Jelaskan pengaruh pemanasan global terhadap sektor pertanian. 3. Berikan penjelasan mengenai dampak pemanasan global bagi aktivitas  sosial.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 237  Alternatif Jawaban 1. Hubungan konversi hutan dengan pemanasan global, sebenarnya  pembalakan hutan terlanjutkan tidaklah merugikan pemanasan  global. Karena terdapat bahan awet yang dihasilkan dari kayu berupa  karbon sehingga pembalakan yang menghasilkan bahan awet berguna  mengurangi kadar karbon dalam atmosfer. Apabila hutan alam  dikonversikan menjadi hutan tanaman industri (HTI) dengan jenis  pohon yang tumbuh cepat, maka karbon yang tersimpan dalamHTI pada  kondisi steady state lebih kecil daripada karbon yang tersimpan dalam  hutan. Oleh karena itu, cara ini merugikan dari segi pemanasan global.  Akan tetapi, jika HTI dibangun dari hutan belukar dan dari padang  rumput, maka kandungan karbon dari HTI pada kondisi steady state  akan lebih tinggi daripada hutan belukar dan padang rumput sehingga  menguntungkan dari segi pemanasan global. Lebih menguntungkan  lagi apabila reboisasi dilakukan untuk merehabilitasi hutan alam yang  telah rusak. 2. Pengaruh pemanasan global terhadap sektor pertanian akibat cuaca  yang kacau serta sulit diprediksi dan dampak kenaikan suhu Bumi  yang menyebabkan menurunnya produksi pada sektor pertanian,  maka fluktuasi dan distribusi ketersediaan air yang terganggu, hama  dan penyakit tanaman serta manusia merajalela. Tata ruang, daerah  resapan air dan sistem irigasi yang buruk memicu terjadinya banjir  bahkan di area persawahan. Oleh karena itu, menyebabkan tingkat  produktivitas pertanian kita menurun 3. Dampak pemanasan global bagi kehidupan aktivitas sosial meliputi  hal-hal sebagai berikut. a. Gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai. b. Gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan  jalan, pelabuhan, dan bandara. c. Gangguan terhadap pemukiman penduduk. d. Pengurangan produktivitas lahan pertanian. e. Peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit.   238 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   I. Interaksi dengan Orang Tua  Bentuk komunikasi dengan orang tua/wali adalah sebagai berikut. 1. Berikan deskripsi tugas Peserta Didik. Mintalah orang tua/wali  membaca dan menandatangani hasil tugas Peserta Didik.   2. Berikan informasi kepada orang tua/wali apabila Peserta Didik  bermasalah dalam belajar IPA di kelas.   Ilmu Pengetahuan Alam 239  Bab 5  A. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)  Kompetensi Inti Kompetensi Dasar 3. Memahami pengetahuan (faktual,  konseptual, dan prosedural)  berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan,  teknologi, seni, budaya terkait  fenomena dan kejadian tampak  mata.  3.10 Menjelaskan lapisan bumi,  gunung api, gempa bumi, dan  tindakan pengurangan resiko  sebelum, pada saat, dan pasca  bencana sesuai ancaman  bencana di daerahnya.  4. Mencoba, mengolah, dan  menyaji dalam ranah konkret  (menggunakan, mengurai,  merangkai, memodifikasi, dan  membuat) dan ranah abstrak  (menulis, membaca, menghitung,  menggambar, dan mengarang)  sesuai dengan yang dipelajari di  sekolah dan sumber lain yang  sama dalam sudut pandang/teori.  4.10  Mengomunikasikan   upaya  pengurangan resiko dan  dampak bencana alam serta  tindakan penyelamatan diri  pada saat terjadi bencana  sesuai dengan jenis ancaman  bencana di daerahnya.  Struktur Bumi dan Dinamikanya   240 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   B. Indikator dan Tujuan Pembelajaran  Indikator Tujuan 3.10.1 Menjelaskan  karakteristik lapisan  penyusun bumi.  3.10.1.1 Dengan diberikan media lapisan bumi  peserta didik dapat menggolongkan  karakteristik lapisasn penyusun bumi.  3.10.2 Menjelaskan  karakteristik atmosfer.  3.10.2.1 Dengan diberikan lembar diskusi,  peserta didik dapat menjelaskan  perbedaan tekanan di dataran rendah  dan di puncak gunung. 3.10.2.2 Dengan diberikan LKS, peserta didik  dapat menjelaskan bahwasanya udara  memiliki massa.  3.10.3 Menjelaskan  karakteristik litosfer.  3.10.3.1 Dengan diberikan media berupa  lapisan litosfer bumi peserta didik  dapat menjelaskan struktur penyusun  lapisan Litosfer.   3.10.4 Menjelaskan  karakteristik  gempa bumi serta  pengurangan risiko  bencanannya.  3.10.4.1 Dengan diberikan LKS peserta didik  dapat menjelaskan efek yang terjadi  akibat gempa bumi.  3.10.5 Menjelaskan  karakteristik gunung  api serta pengurangan  risiko bencanannya.  3.10.5.1 Dengan diberikan LKS peserta didik  dapat mendeskripsikan material yang  dikeluarkan ketika erupsi gunung api.  3.10.6 Menjelaskan  karakteristik hidrosfer  serta pengurangan  risiko bencanannya.  3.10.6.1 Dengan diberikan lembar diskusi  peserta didik dapat menjelaskan  proses daur air.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 241  C. Peta Konsep   D. Materi Esensial  Pembelajaran dan penilaian bab5 semester 2 tentang lapisan bumi dan  bencana memerlukan waktu 15 jam atau 6 kali tatap muka (TM) dengan  asumsi 5 JP/minggu diorganisasikan menjadi dua kali TM, yakni 3 JP dan 2  JP. Pengorganisasian 6 TM tersebut adalah sebagai berikut. TM  Ke- Materi JP 1. Konsep Lapisan Bumi 2 2. Atmosfer 3 3. Litosfer 2 4. Gempa Bumi dan Pengurangan Risiko Bencananya 3  Struktur Bumi  Litosfer  Atmosfer  Tersusun Atas  Fenomena  yang ada  Dilakukan  menyebabkan  Hidrosfer  Gempa Bumi  Gunung Api  Pergeseran  Lempeng  Tanah  Tindakan  Pengurangan  Bencana  Banjir  Erupsi   242 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   5. Gunung Berapi dan Pengurangan Risiko Bencananya 2 6. Hidrosfer dan Pengurangan Resiko Bencananya 3  E. Proses Pembelajaran  1. Pertemuan I : Konsep Lapisan Bumi (2 JP) a. Materi untuk Guru  Tatap muka I dimaksudkan untuk mengantarkan peserta didik  kepada pemahaman tentang konsep Lapisan Bumi, melatih kesadaran  peserta didik tentang hakikat dirinya dan keberadaan dirinya di Bumi  ini melalui kegiatan pengamatan dalam media lapisan Bumi. Planet Bumi adalah salah satu dari delapan planet yang ada di  Galaksi Bimasakti dan menempati urutan ke-3 dari Matahari setelah  Merkurius dan Venus. Bumi mempunyai bentuk seperti bola pejal  dengan banyak lapisan yang menyusunnya. Bumi sendiri adalah planet yang sementara ini dapat menunjang  kehidupan makhluk hidup, dimana pada Bumi ini memiliki 3 komponen  utama yang sangat menunjang untuk kehidupan suatu mahluk hidup  didalamnya. Komponen tersebut tidak lain adalah Litosfer, Hidrosfer,  dan Atmosfer.  b. Kegiatan Pembelajaran  No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik tunjukkanlah  gambar Bumi atau video yang menggambarkan bahwasanya Bumi itu memiliki  berbagai macam lapisan dan minta lah peserta didik untuk mendiskusikan  susunan Bumi seperti yang mereka lihat dalam gambar atau video tersebut.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 243  Inti 1. Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan “Mengamati  Lapisan Telur dan Bawang”, melakukan pengamatan terhadap suatu   lapisan benda yang  direkayasa  menyerupai Bumi oleh  pendidik  dalam  kerja ilmiahnya. Kemudian peserta didik menuliskan hasil kerjanya  (sesuai kreasi peserta didik), dan mendiskusikan hasilnya dengan teman- temannya serta mempresentasikannya. Doronglah peserta didik untuk  tidak takut salah; yang penting prosedur dilakukan dengan benar dan  aman. 2. Elaborasi lebih lanjut ke keterampilan proses IPA (kaitkan dengan hasil  kegiatan peserta didik): observasi – inferensi – komunikasi serta manfaat  belajar IPA bagi peserta didik. Penutup Guru menugaskan peserta didik untuk menggambar struktur dalam Bumi  sebagai pekerjaan rumah mereka.  2. Pertemuan II : Atmosfer (3 JP) a. Materi untuk Guru Pertemuan II dimaksudkan untuk memberikan konsep tentang  komponen penyusun Bumi yang berupa atmosfer yang terdiri atas  lapisan, tekanan, dan suhu serta lapisan ozon. Pembelajaran ini dapat  dilaksanakan dengan perkenalan langsung karena atmosfer berada di  sekitar kita, atmosfer ini sangat berguna untuk menunjang kehidupan  dari makhluk hidup yang berada di dalamnya.   Istilah atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni atmos yang berarti  uap dan sphaira yang berarti lapisan. Sehingga dapat dikatakan  atmosfer adalah lapisan Bumi  yang berupa uap. Atmosfer  sendiri memiliki banyak  sekali lapisan dan komponen  penyusun, tetapi komponen  penyusun terbanyak adalah  nitogen dan oksigen yang paling  dibutuhkan oleh makhluk Sumber : Snyder dkk, 2005 Gambar 10.1 Komposisi gas pada atmosfer   244 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   hidup dalam mempertahankan hidupnya. Salah satu komposisi dari  atmosfer adalah Ozon (O3) yang membentuk suatu lapisan tersendiri  yang berfungsi sebagai penyerap radiasi Matahari yang berupa radiasi  Ultraviolet. Atmosfer sendiri juga mempunyai lapisan-lapisan yang dibagi  menurut ketinggian dari lapisan atmosfer itu sendiri, lapisan-lapisan  tersebut dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut. 1) Lapisan Atas Lapisan ini memiliki ketinggian dari 50 sampai lebih dari 500 km  dpl, yang dibagi lagi menjadi tiga bagian utama, yaitu mesosfer,  termosfer, dan eksosfer yang masing- masing lapisan tersebut  memiliki ketinggian yang juga berbeda. 2) Lapisan Bawah Lapisan ini memiliki ketinggian dari 0 km – hingga lebih dari 50 km  dpl, yang dibagi lagi menjadi dua bagian utama yaitu  troposfer dan  stratosfer yang masing-masing  lapisan tersebut memiliki ketinggian  yang juga berbeda. Dikarenakan lapisan dari atmosfer yang banyak tersebut, maka  tekanan dan suhu yang berada pada tiap lapisan juga berbeda menurut  ketinggiannya. Hal ini dikarenakan gravitasi Bumi akan menghasilkan  gaya tarik molekul gas mengarah ke permukaan Bumi di mana  semakin tinggi posisi dari lapisan tersebut, maka jumlah molekul  udara  termasuk oksigen semakin sedikit. Sedangkan untuk suhunya,  karena semakin jauh jarak lapisan tersebut dari matahari maka suhu  akan semakin rendah. Atau dapat diungkapkan jika semakin tinggi  lapisan atmosfer dari bumi, maka suhunya akan semakin tinggi.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 245  b. Kegiatan Pembelajaran No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Untuk memotivasi peserta didik, diberi video tentang perbedaan tekanan  udara pada dataran rendah dan dataran tinggi. Guru mengajak siswa untuk  mendiskusikan bahwa ketinggian tempat dapat menyebabkan perbedaan  tekanan udara. Inti 1. Guru melakukan kegiatan “Oksigen di pegunungan” untuk mengetahui  keadaan oksigen yang ada di daerah pegunungan. 2. Guru menjelaskan pengertian Atmosfer lebih lanjut berupa lapisan,  tekanan, dan suhu serta lapisan ozon yang ada di bumi. Di sini guru  dapat pula menggunakan media yang mendukung pembelajaran. 3. Guru melakukan kegiatan “massa udara” untuk mengetahui bahwasanya  udara memiliki massa. Penutup Guru melakukan review bersama siswa dengan menjawab beberapa  pertanyaan di buku siswa dan pelatihan soal-soal lain.  3. Pertemuan III : Litosfer (2 JP) a. Materi untuk Guru Pertemuan III dimaksudkan untuk menanamkan konsep tentang  litosfer yang merupakan lapisan paling mudah diamati karena litosfer  merupakan lapisan yang dapat terlihat. Istilah litosfer berasal dari bahasa Yunani yakni lithos (batuan) dan  sphaira (lapisan). Litosfer artinya lapisan batuan. Dilain sisi, lapisan  batuan yang dimaksud merupakan lapisan padat yang berada di Bumi  ini, yang bisa berupa tanah, batuan yang berada di kerak Bumi, mantel  Bumi, atau bahkan di inti Bumi.   246 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   Jika dilihat dalam strukturnya, Bumi merupakan suatu kesatuan  antara lempengan-lempengan litosfer yang menyatu dan dipisahkan  oleh lapisan hidrosfer (air). Perbedaan permukaan akibat lempengan- lempengan tersebut diulas dalam dua teori, yaitu teori pergerakan  benua (continental drift) dan teori Seafloor Spreading. Dalam teori  pergerakan benua, Wegener menjelaskan bahwa pada zaman dahulu  semua benua di Bumi menyatu membentuk sebuah daratan yang sangat  luas (Pangeae). Sekitar 200 juta tahun lalu benua tersebut terpisah  dan bergerak menjauh secara perlahan. Teori yang kedua adalah  Teori dari Harry Hess, yaitu teori Seafloor Spreading atau pergerakan  dasar laut. Hess menjelaskan bahwa di bawah kerak Bumi terdiri atas  material yang panas dan memiliki massa jenis yang rendah. Akibatnya,  material tersebut naik ke puggung kerak samudra. Kemudian, material  bergerak ke samping bersama dasar kerak samudra. Dengan demikian,  bagian dasar kerak samudra tersebut menjauh dari punggung kerak  samudra dan membentuk sebuah patahan. Dari kedua teori tersebut,  para peneliti mengembangkan teori yang dikenal denganteori tektonik  lempeng.  b. Kegiatan Pembelajaran  No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik, guru  memperlihatkan gambar atau video terkait perbedaan bentuk Bumi dari  waktu dulu menuju saat ini. Guru membawa siswa masuk ke dalam topik  bahasan tentang litosfer.  Inti 1. Guru menjelaskan pengertian lempengan-lempengan dari litosfer dan  bagaimana dapat terbentuk lempengan tersebut. Guru mengaitkan  dengan teori yang relevan.  2. Guru meminta siswa mencoba kegiatan “simulasi konveksi inti bumi”  untuk melihat apa yang terjadi ketika kertas dipanaskan dan kaitannya  dengan materi litosfer.    Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 247  Penutup Guru bersama siswa melakukan review berkaitan dengan materi yang sudah  diberikan. Review dapat dilakukan dengan kuis singkat atau tanya jawab.   4.  Pertemuan IV : Gempa Bumi dan Pengurangan Risikonnya  (3 JP) a. Materi untuk Guru Pertemuan IV dimaksudkan untuk melatih peserta didik tentang  konsep gempa Bumi, penyebab, kekuatan, efek, serta pengurangan  risiko terhadapnya. Pengertian gempa bumi sendiri adalah suatu  getaran yang ditimbulkan oleh energi potensial dari patahnya atau  tergesernya suatu lempengan Bumi. Lempengan-lempengan yang  patah atau tergeser tersebut membentuk suatu lempengan baru yang  dinamakan sesar. Sesar ini terdiri atas tiga jenis, yaitu sesar normal,  sesar terbalik, serta sesar geser yang masing-masing memiliki bentuk  tersendiri. Dikarenakan getaran berasal dari gempa, maka hal ini bersifat  merambat, dan getaran ini akan terus merambat dari pusat gempa  (hiposentrum) sampai ke titik dimana kekuatan gempa tersebut terasa.  Selain itu juga sesuai dengan kekuatan gempa tersebut (magnitute)  yang dapat diukur dengan alat yang disebut seismograf. Semakin besar  nilai magnitutenya, maka kerusakan yang ditimbulkan akan 

Sumber: buku ipa kelas 7

You May Also Like