KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3 klasifikasi materi dan perubahannya semester 1 Dengan adanya pembahasan kunci jawaban IPA kelas 7 Halaman 122Ayo Berlatih pada bab 2, semoga teman-teman dapat lebih serius lagi dalam belajar, kami disini menyediakan kunci jawaban ini berdasarkan sumber yang kami percaya dan benar akan jawabannya. Setalah kami memahami buku IPA kelas 7 dari pengalaman kami sekolah. 

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 2
KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3

Kami bisa menyimpulkan bahwa pelajaran IPA sekarang harus benar-benar di dalami bagi setiap mahasiswa. Karena dalam pelajaran IPA banyak tugas-tugas kelompok, maupun penelitian yang harus setiap mahsiswa ketahui setiap tugasnya. Kami disini akan membantu setiap kendala ataupun kesultan apabila kunci jawabannya tidak ada di buku panduan mahasiswa.

  1. KUNCI JAWABAN Bahasa Inggris kelas 7
  2. KUNCI JAWABAN Pendidikan agama islam kelas 7
  3. KUNCI JAWABAN IPA kelas 7
  4. KUNCI JAWABAN Matematika kelas 7
  5. KUNCI JAWABAN Penjas kelas 7
  6. KUNCI JAWABAN PKN kelas 7
  7. KUNCI JAWABAN IPS kelas 7
  8. KUNCI JAWABAN prakarya kelas 7
  9. KUNCI JAWABAN Seni Budaya kelas 7

Berikut ini kunci jawaban IPA kelas 7 semster 1  bab 3, Ayo latihan halaman 122, kami menyediakan kunci jawaban ini, untuk mempermudah teman-teman dalam halmencari kunci jawaban yagn tidak dapat ditemukan di buku belajar siswa. Kami harap mahsiswa lebih giat lagi dalam hal belajar, karena memasuki semester 2 nanti teman-teman akan banyak lagi menjumpai tugas-tugas yang akan dikasih oleh guru kelas teman-teman.

Kami blog kami disini akan menyediakan kunci lengkap pelajaran IPA SMP dari kelas 7 samapai akhir, semoga dengan kami menyediakan kunci jawaban ini teman-teman bisa memanfaatkan dengan bijak, supaya kedepannya teman-teman lebih giat dan mendapatkan nilai yang maksimal.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7

 di sekolah ada hal yang wajib dikerjakan oleh suku siswa dan anda hal hak siswa kakak ingin menceritakan atau memberitahukan kepada adek-adek bahwasanya di sekolah ada hal yang wajib dikerjakan oleh siswa dan ada juga hak seorang siswa.

  1. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 13 Ayo Kita Latihan Bab 1
  2. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 26 Ayo Kita Latihan Bab 1
  3. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 29 Uji Kompetensi 1 Bab 1
  4. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 79 Ayo Kita Latihan Bab 2
  5. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 89, 90 Uji Kompetensi  bab 2
  6. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
  7. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3
  8. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 129 ,130,131 Uji Kompetensi bab 3
  9. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 137 Ayo Kita Latihan Bab 4
  10. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 143 Ayo Kita Latihan Bab 4
  11. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 154, 155 Uji Kompetensi bab 4
  12. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 170 Ayo Kita Latihan bab 5
  13. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 183 Ayo Kita Latihan bab 5
  14. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 185, 186 Uji Kompetensi bab 5
  15. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 196 197 Mengamati dan Menalar bab 6
  16. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 199 Ayo Kita Latihan Bab 6
  17. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 202 Ayo Kita Latihan Bab 6
  18. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 214,215 Uji Kompetensi Bab 6

mbersihkan tempat sekolah yang kedua yaitu menghormati guru karena guru merupakan tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan. dan seorang siswa memiliki kewajiban untuk ma mengikuti aturan-aturan dari sekolah yang dimana jika aturan tersebut dilanggar maka seorang peserta didik sekalian berhak menerima sanksi dari pelanggaran tersebut.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3

 mungkin itu saja beberapa kewajiban yang salah satu wajib ban yang paling terpenting adalah dengan adanya tugas di mana tugas tersebut merupakan kewajiban bagi setiap orang peserta didik sekalian dalam menyelesaikannya dimana kewajiban tersebut memang perlu diselesaikan.

Ayo Latihan

Pemecahan Masalah

1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter. Gunakan Tabel 3.8 untuk memprediksi logam tersebut.

Kunci Jawaban :
DIketahui :  Massa logam = 178 gram
 Volume = 20 mL
Ditanya : massa jenis ?
Jawab :
ρ = m / v
Keterangan :  ρ = Massa jenis (kg/m³) atau (g/cm³)
                       m = massa (kg atau gram)
                       v = volume (m³ atau cm³)
Maka caranya yaitu :
ρ = m / v
  = 178 gram/ 20 mL
  = 8,9 g/mL
 Kesimpulan nilai massa jenis logam tersebut adalah 8,9 g/mL.

2. Sebuah benda berbentuk balok, dengan panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tingginya 1 cm. Saat diukur dengan neraca, ternyata massa benda itu 540 g. Berdasarkan Tabel 3.8, benda apakah itu?

Kunci Jawaban :
Diketahui:
p=20 cm
l=10 cm
t= 1 cm
m = 540 g
Ditanyakan: Benda apa?
DIjawab:
Cari dahulu Volume benda:
V = V balok 
    = p x l x t
    = 20 x 10 x 1  
    = 200 cm³
Maka untuk massa jenisnya:
ρ = m 
      V
   = 540  
      200
   = 2,7 g/cm³
atau
ρ=2,7 x10⁻³ kg
             10⁶ m³
  = 2700 kg/m³
Jenis benda yang memiliki massa jenis seperti ini adalah alumunium.
Maka benda tersebut adalah balok alumunium.

Rangkuman ipa kelas 7 bab 3

Segala sesuatu yang ada di sekitar kita terdiri atas benda-benda. Perhatikan air yang biasa diminum, udara yang dihirup setiap saat, atau uang logam yang digunakan sebagai uang jajan. Tersusun atas apakah benda-benda tersebut? Air (H2O) merupakan zat cair yang tersusun atas 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O). 

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 2
KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3

Pada Bab 2 kamu sudah mempelajari berbagai jenis benda yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari- hari. Benda-benda di sekitarmu dapat berupa wujud padat, cair, dan gas. Benda-benda tersebut kita klasifikasi berdasarkan karakteristik yang dapat diamati. Pada Bab 3 ini kamu akan belajar tetang klasifikasi materi. Materi dapat dikelompokkan menjadi unsur, senyawa, dan campuran. Pada Bab 3 ini, kamu juga akan belajar tentang pemisahan campuran, karakteristik zat serta perubahannya. Kamu akan menemukan berbagai fakta unik tentang zat dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari. Kekaguman kamu juga akan bertambah besar kepada Sang Maha Pencipta, dengan mengetahui bahwa bendabenda di sekitarmu dapat dikelompokkan menjadi kelompok yang berbeda-beda. Bendabenda tersebut juga mengalami perubahan yang khas sesuai karakteristik benda-benda tersebut. Coba pahami uraian berikut. Ketika memanaskan air sampai mendidih, terjadi perubahan wujud dari cair menjadi uap. Dapur adalah salah satu tempat menarik untuk mengamati perubahan zat dan bagaimana memisahkan berbagai macam campuran. Di dapur terdapat beberapa senyawa kimia, seperti gula, garam, asam cuka, minyak goreng, sayuran dan buah-buahan serta beberapa bumbu masak. Beberapa senyawa kimia tersebut jika digunakan untuk memasak akan saling bercampur dan mengalami perubahan komposisi materi dan membentuk senyawa baru. Bahan-bahan tersebut memiliki klasifikasi yang berbeda, ada yang merupakan zat tunggal (unsur dan senyawa) dan ada juga yang sudah merupakan campuran. Ayo Kita Pelajari • Unsur • Senyawa • Campuran • Karakteristik zat • Perubahan fisika • Perubahan kimia • Pemisahan campuran Mengapa Penting? • Untuk mengetahui dan menjelaskan tentang klasifikasi materi dan juga perubahannya. Ayo Tebak! • Perhatikan ketika kamu membuat teh Sumber www.IOFLIVE.com Gambar 3.1 Menyaring teh 94 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 A. Cara Mengklasifikasikan Materi Alam semesta terdiri atas planet-planet, contohnya bumi. Di bumi terdapat gunung, udara, laut, dan begitu banyak hal lain. Segala sesuatu yang berada di bumi tersusun atas materi, yang terdiri atas unsur, seperti air, udara, tanah, dan api. Itulah gambaran keragaman materi. 1. Buat daftar benda yang sering digunakan sebagai kebutuhan seharihari. 2. Kelompokkan setiap benda berdasarkan persamaan sifatnya. 3. Klasifikasi benda-benda tersebut berdasarkan bahan penyusunnya, yaitu: a. plastik, d. serat/kain, dan b. logam, e. gelas/kaca. c. keramik, 4. Buatlah tabel untuk mengklasifikasikan benda-benda tersebut berdasarkan bahan penyusunnya. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 3.2 Berbagai jenis materi Bandingkan hasil pengamatanmu dengan hasil pengamatan temanmu. Catat persamaan dan perbedaannya. Jika hasil pengamatan dikomunikasikan kepada orang lain, apakah orang tersebut memperoleh pemahaman yang sama? Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, apa hal penting yang harus dirumuskan bersama? Diskusikan dengan kelompokmu! Ayo Kita Lakukan Ilmu Pengetahuan Alam 95 1. Klasifikasi Materi Ketika kamu mengumpulkan sekelompok benda berdasarkan sifatnya, langkahlangkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut. • Mengamati karakteristik benda tersebut. • Mencatat persamaan dan perbedaan sifat benda masing–masing. • Memasukkan benda-benda yang memiliki persamaan sifat ke dalam satu kelompok. • Memberi nama yang sesuai pada setiap kelompok benda tersebut. Perhatikan sebuah lampu bohlam. Tersusun dari materi apa sajakah lampu tersebut? Para ilmuwan mengklasifikasi materi agar lebih mudah dipelajari dan disusun secara sistematis. Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan dapat menempati sebuah ruang. Materi berdasarkan wujudnya dapat dikelompokkan menjadi zat padat, cair, dan gas. Contoh zat padat adalah beberapa jenis logam, seperti besi, emas, dan seng. Air, minyak goreng, dan bensin merupakan contoh wujud cair. Contoh zat berwujud gas adalah udara, asap, dan uap air. Asap rokok merupakan salah satu gas yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, kamu dilarang merokok. Merokok selain berbahaya bagi si perokok, juga berbahaya bagi orang lain yang berada di sekitar perokok, karena asap rokok akan terisap olehnya. Orang yang merokok disebut perokok aktif sedangkan orang lain yang berada di sekitar perokok disebut perokok pasif. Contoh wujud zat yang sederhana dan mudah kamu pahami adalah air. Ketika dalam bentuk bongkahan es, maka es tersebut dikatakan dalam wujud padat. Tetapi, ketika dipanaskan es tersebut akan berubah kembali menjadi air. Air tersebut dikatakan dalam wujud cair. Ketika dipanaskan pada suhu 100°C, air akan berubah menjadi uap air. Uap air dikatakan dalam wujud gas. Perbedaan sifat zat padat, cair, dan gas dijelaskan pada Tabel 3.1. Sumber: arifkristanta. wordpress.com Gambar 3.3 (a) Es batu, (b) air, (c) air mendidih (a) (c) (b) 96 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 Tabel 3.1 Perbedaan sifat zat padat, cair, dan gas Padat Cair Gas Mempunyai bentuk dan volume tertentu. Mempunyai volume tertentu, tetapi tidak mempunyai bentuk yang tetap, bergantung pada media yang digunakan. Tidak mempunyai volume dan bentuk yang tertentu. Jarak antarpartikel zat padat sangat rapat. Jarak antarpartikel zat cair lebih renggang. Jarak antarpartikel gas sangat renggang. Partikel-pertikel zat padat tidak dapat bergerak bebas. Partikel-pertikel zat cair dapat bergerak bebas, namun terbatas. Partikel-partikel gas dapat bergerak sangat bebas. 2. Unsur, Senyawa, dan Campuran a. Unsur (a) (b) Sumber: www.geolocation.ws, www.tripadvisor.com Gambar 3.4 (a) Masjid Dian AL-Mahri (Masjid kubah emas yang berlokasi di Depok); (b) Monumen Nasional yang berlokasi di DKI Jakarta Kedua bangunan pada Gambar 3.4 di atas memiliki puncak bangunan yang terbuat dari emas. Akan tetapi, apakah kamu mengetahui bagaimana bentuk emas pada saat ditemukan di alam? Ayo Tebak Ilmu Pengetahuan Alam 97 Perhatikan Gambar 3.5. Proses apa yang dapat kamu simpulkan? (a) (b) (c) Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 3.5 (a) Unsur Emas (Au) pada kubah emas dan monas; (b) emas batangan sebelum dibentuk menjadi kubah atau berbagai bentuk lainnya; dan (c) emas yang ditemukan di alam. Ayo Pikirkan Perhatikan semua benda di sekitarmu. Ada pensil, buku, meja, kursi, pintu, jendela, pakaian, dan sebagainya. Tersusun dari apakah benda-benda tersebut? Semua benda yang ada di bumi kita tersusun dari materi. Ilmuwan menggolongkan materi berdasarkan komposisi dan sifatnya. Berdasarkan komposisinya, materi yang ada di alam dapat diklasifikasi menjadi zat tunggal dan campuran. Perhatikan Gambar 3.6. Materi Zat Tunggal Unsur Senyawa Koloid Larutan Suspensi Heterogen Homogen Campuran Gambar 3.6 Bagan klasifikasi materi 98 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 Dari Gambar 3.6, materi di alam dapat dibagi menjadi zat murni dan campuran. Bila kita kaji lebih mendalam lagi, zat tunggal (murni) yang ada di alam dapat dibagi menjadi unsur dan senyawa. Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dan akan tetap mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut. Sebongkah emas apabila dibagi terus sampai bagian yang terkecil akan menjadi atom emas. Banyak sekali unsur yang ada di alam dapat kamu jumpai dalam kehidupan seharihari. Misalnya besi, timah, seng, tembaga, dan nikel. Sama dengan contoh emas di atas, coba kamu perhatikan potongan besi bila dibagi lagi menjadi bagian yang terkecil akan diperoleh atom besi. Demikian pula pada timah, seng, tembaga, dan nikel. Dari penjabaran tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa. Bagian terkecil dari unsur adalah atom. Ketika kamu belajar alat musik, tentu saja kamu harus mempelajari simbolsimbol musik atau not baloknya. Simbol-simbol tersebut dapat dibaca dan dipelajari oleh semua orang, sehingga semua orang dapat mempelajarinya dengan mudah. Para ahi kimia juga menggunakan simbol atau lambang untuk menunjukkan perbedaan antara unsur kimia yang satu dengan yang lainnya. Ahli kimia sudah menemukan unsur sejak abad ke-9 dan unsur secara bertahap terus berkembang sampai abad ke-20. Unsur di alam dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu unsur logam dan nonlogam. Contoh unsur logam adalah besi, emas, dan seng. Contoh unsur nonlogam adalah karbon, nitrogen, dan oksigen. Selain itu masih ada juga unsur yang bersifat semi logam. Berikut ini disajikan beberapa contoh unsur logam dan nonlogam yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari beserta lambangnya. Tabel 3.2 Unsur logam dan lambangnya No. Nama Latin Nama Indonesia Lambang 1. Aluminium Aluminium Al 2. Aurum Emas Au 3. Argentum Perak Ag Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa. Ilmu Pengetahuan Alam 99 No. Nama Latin Nama Indonesia Lambang 4. Calcium Kalsium Ca 5. Cuprum Tembaga Cu 6. Ferrum Besi Fe 7. Natrium Natrium Na 8. Plumbum Timbal Pb 9. Stannum Timah Sn Tabel 3.3 Unsur nonlogam dan lambangnya No. Nama Latin Nama Indonesia Lambang 1. Oxygen Oksigen O 2. Hydrogen Hidrogen H 3. Carbon Karbon C 4. Sulphur Belerang S 5. Phosphorus Fosfor P 6. Nitrogen Nitrogen N 7. Iodium Iodin I Unsur diberi nama dengan menggunakan bahasa Latin berdasarkan penemu pertamanya atau tempat ditemKUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3ukannya unsur tersebut. Ahli-ahli kimia tidak membedakan penamaan unsur alamiah yang terdapat di alam ataupun unsur buatan. Beberapa unsur menggunakan nama untuk menghormati identitas penemunya ataupun tempat penemuannya. Simbol unsur dibuat untuk memudahkan dalam penulisan nama unsur, yaitu dengan cara menyingkatnya. Simbol unsur yang saat ini digunakan secara internasional adalah simbol unsur yang diusulkan oleh Jöns Jacob Berzelius. Cara pemberian lambang unsur menurut Berzelius adalah sebagai berikut. • Setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama latinnya. 100 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 • Huruf awal ditulis dengan huruf kapital atau huruf besar. • Untuk unsur yang memiliki huruf awal sama, diberikan satu huruf kecil dari nama unsur tersebut. Contoh: Karbon (nama latinnya Carbon), dilambangkan dengan (C), Kalsium (nama latinnya Calsium) dilambangkan dengan (Ca). Unsur-unsur tersebut selanjutnya disusun dalam bentuk sistem periodik unsur, seperti ditunjukkan pada Gambar 3.7. Unsur-unsur yang memiliki sifat yang hampir sama diletakkan dalam satu kolom. Unsur-unsur logam terletak di bagian kiri bawah (diberi KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3simbol warna biru), unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan atas (diberi simbol warna kuning), sedangkan unsur semilogam (diberi warna cokelat) di antara warna biru dan kuning. Sebagian dari unsur-unsur tersebut akan kamu pelajari di kelas VII sekarang, sedangkan beberapa unsur lain akan dipelajari pada kelas berikutnya. 1H 2A 1A 3A 4A 5A 6A 7A 2 3 Li 11 Na 19 K 37 Rb 4 Be 12 Mg 20 Ca Ce Logam Semi-logam Non-logam Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr 38 Sr 55 Cs 87 Fr 56 Ba 88 Ra 21 Si 39 Y 22 Ti 40 Zr 57 La 89 Ac 23 V 41 Nb 73 Ta 105 24 Cr 42 Mo 74 W 106 25 Mn 43 Tc 75 Re 107 26 Fe 44 Ru 76 Os 108 27 Co 45 49 50 51 52 53 54 58 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 Rh 77 Ir 109 28 Ni 46 Pd 78 Pt 110 29 Cu 47 Ag 79 Au 111 30 31 32 33 34 35 36 13 14 15 16 17 13 14 15 16 17 18 5 6 7 8 9 10 18 Zn 48 Cd 80 81 82 83 84 85 86 Hg Ga In Ti Ge Sn Pb As Sb Bi Se Te Po Br I At Kr AI Si P S Ci Ar B C N O F Ne 2 He Xe Rn 112 72 Hf 140 4B 4 3B 3 5B 5 6B 6 7B 8B 7 1B 11 2B 8 9 10 12 Sumber : Spotlight Chemistry Preliminary, Science Press-Australia Gambar 3.7 Sistem Periodik Unsur Ilmu Pengetahuan Alam 101 Unsur logam dan nonlogam memiliki perbedaan sifat fisika dan kimia. Berikut perbedaan sifat unsur logam dan nonlogam. Tabel 3.4 Perbedaan unsur logam dan nonlogam Logam Nonlogam 1. Berwujud padat pada suhu kamar (kecuali raksa). 2. Dapat ditempa dan dapat diregangkan. 3. Konduktor listrik dan panas. 1. Ada yang berwujud padat, cair, dan gas. 2. Bersifat rapuh dan tidak dapat ditempa. 3. Nonkonduktor, kecuali grafit. Jika kamu perhatikan, baik unsur logam maupun nonlogam memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya besi dan tembaga, banyak digunakan untuk alat-alat perkakas, alat-alat rumah tangga, dan bahan untuk rangka kendaraan. Unsur Iodium banyak digunakan sebagai antiseptik. Beberapa kegunaan dari beberapa unsur diperlihatkan pada Tabel 3.5 berikut. Tabel 3.5 Unsur logam dan nonlogam serta kegunaannya Nama Unsur Simbol Kegunaan Secara Umum Natrium Na Bahan untuk membuat lampu natrium dan senyawanya digunakan untuk garam dapur. Stronsium Sr Senyawanya digunakan untuk membuat warna merah kembang api dan bahan untuk pembuatan cat kering. Magnesium Mg Paduannya digunakan untuk bahan pesawat. Iodin I Bahan untuk antiseptik dan senyawanya digunaKUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3kan untuk garam beryodium dan fotografi. b. Senyawa Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan air, gula, garam, asam cuka, dan beberapa bahan lainnya. Bahan-bahan tersebut merupakan senyawa. Kamu telah mengetahui, bahwa bagian terkecil dari sebuah unsur adalah atom. Dua atau lebih atom dapat bergabung melalui reaksi kimia dan membentuk molekul. Molekul merupakan bagian terkecil dari suatu senyawa. Dengan 102 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 demikian, kamu dapat menjelaskan bahwa senyawa terdiri atas dua buah unsur atau lebih. Suatu senyawa masih dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya. Dari uraian tersebut, dapat dijelaskan bahwa senyawa merupakan zat tunggal/murni yang dapat diuraikan menjadi dua atau lebih zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa. Misalnya, air yang memiliki rumus H2O dapat diuraikan menjadi unsur hidrogen (H) dan oksigen (O). Bagaimana suatu senyawa dapat terbentuk? Senyawa terbentuk melalui proses pencampuran unsur secara kimia. Sifat suatu senyawa akan berbeda dengan sifat unsur- unsur penyusunnya. Misalnya, sifat air sebagai senyawa akan berbeda dengan sifat gas hidrogen dan oksigen sebagai unsur penyusunnya.KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3 b. Kegiatan Pembelajaran No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik tunjukkanlah  gambar tumbuhan berfotosintesis. Inti Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan “Praktikum  fotosintesis” seperti yang terdapat dalam Buku Siswa. Diskusikanlah hasilnya  (kemudian tekankan observasi – inferensi – komunikasi). Doronglah peserta  didik untuk tidak takut salah. Peserta didik melakukan presentasi hasil kerja  proyeknya. Penutup Lakukan refleksi serta penugasan mandiri.  6. Pertemuan VI :  Presentasi Tugas (2 JP)  F. Evaluasi  1. Jenis/teknik penilaian adalah tes tertulis, penugasan, pengamatan  sikap, penilaian diri, penilaian antarteman, unjuk kerja dan produk. 2. Bentuk instrumen adalah lembar tes tertulis berbentuk esai yang tertera  pada buku siswa dan lembar pengamatan untuk sikap dan keterampilan  seperti tertera buku guru bagian penilaian.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 141  No KD Indikator Esensial Teknik 1. KD pada KI 1 Observasi perilaku/ penilaian diri/  penilaian antarteman 2. KD pada KI II Observasi perilaku/ penilaian diri/  penilaian antarteman 3. KD pada  KI III  Menjelaskan konsep energi dan sumber energi.  Tes tertulis,  penugasan  Menjelaskan mekanisme  transformasi energi dalam sel. Menjelaskan mekanisme  metabolisme sel. Menjelaskan mekanisme  peristiwa respirasi. Menjelaskan mekanisme  transformasi energi yang  berasal pencernaan makanan. Menjelaskan mekanisme  fotosintesis yang menghasilkan  energi. 4. KD pada KI 4 Melakukan kerja ilmiah di  sekolah/laboratorium.  Penilaian Produk  Menyajikan hasil kerja ilmiah  pengamatan, inferensi, dan  mengomunikasikan hasil  Penilaian Unjuk  Kerja Menyajikan hasil projek Penilaian Unjuk  Kerja   142 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   G. Pengayaan   Pada akhir bab Peserta Didik diberi tes. Hasil tes dianalisis untuk  mengetahui ketercapaian KKM, serta mengidentifikasi indikator-indikator  mana yang belum dicapai Peserta Didik atau materi-materi yang belum  dikuasai oleh Peserta Didik. Bagi Peserta Didik yang sudah memenuhi  KKM namun masih belum memasuki bab berikutnya, maka diberi program  pengayaan misalnya melalui program pemberian tugas yang lebih menantang  (challenge). Pengayaan pada materi ini dapat berupa kegiatan eksploratori  yang bersifat umum yang dirancang untuk disajikan kepada Peserta Didik.  Sajian yang dimaksud berupa materi-materi yang “melebihi” materi,  yang secara reguler tidak tercakup dalam kurikulum atau dapat berupa  keterampilan proses yang diperlukan oleh Peserta Didik agar berhasil dalam  melakukan pendalaman dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam  bentuk pembelajaran mandiri atau pemecahan masalah. Materi ini diberikan  kepada Peserta Didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi berupa  pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan pemecahan  masalah atau pendekatan investigatif/penelitian ilmiah.  Dalam materi ini, dapat diberikan tugas projek yang mengorientasikan  Peserta Didik kepada masalah, seperti Tugas Projek (bagian akhir Uji  Kompetensi Bab I Buku siswa).  Pilihlah suatu benda di sekitarmu sebagai objek pengamatan. Kemudian,  amati benda tersebut dengan indramu. Lakukan pengukuran sebanyak- banyaknya terhadap benda tersebut agar dapat kamu deskripsikan secara  rinci. Buat laporan tertulis tentang deskripsi objek tersebut. Lakukan analisis,  adakah besaran pada benda itu yang belum dapat diamati atau diukur?  Kemukakan ide kamu, bagaimana cara mengamati atau mengukurnya.  Secara berkelompok, Peserta Didik melakukan tugas projek sampai  menyajikan laporan hasilnya (tugas ini dapat diselesaikan dalam waktu 3  JP di kelas). Guru membimbing kapan tugas selesai serta bagaimana bentuk  umum laporannya. Guru memberi kesempatan kelompok Peserta Didik untuk  menyajikan (menunjukkan/memamerkan) hasilnya kepada kelompok lain.    Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 143  Kemudian guru melakukan refleksi terhadap cara pemecahan masalah yang  dilakukan Peserta Didik. Penilaian hasil belajar kegiatan pengayaan, tentu  tidak sama dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi cukup dalam bentuk  portofolio, dan harus dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari Peserta Didik  yang normal. Adapun pemecahan masalah yang dilakukan dapat melalui tahap-tahap  berikut. 1. Identifikasi bidang permasalahan yang akan dikerjakan. 2. Penentuan fokus masalah/problem yang akan dipecahkan. 3. Penggunaan berbagai sumber. 4. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik yang relevan. 5. Analisis data. 6. Penyimpulan hasil investigasi.  H. Remedial  1. Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan sumber energi. Apa yang  terjadi bila kita kelebihan dalam mengomsumsi zat-zat tersebut? Jelaskan  bagaimana bila kekurangan? Jawab Baik kelebihan maupun kekurangan karbohidrat, lemak, dan protein dapat  menyebabkan penyakit.  2. Kelompokkan sumber energi yang dapat diperbarui dan tidak dapat  diperbarui. (Coret yang salah) Cahaya – Dapat diperbarui/Tidak dapat diperbarui Listrik – Dapat diperbarui/Tidak dapat diperbarui Nuklir – Dapat diperbarui/Tidak dapat diperbarui Air – Dapat diperbarui/Tidak dapat diperbarui Batubara – Dapat diperbarui/Tidak dapat diperbarui   144 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   I. Interaksi dengan Orang Tua  Komunikasi dengan orang tua dapat menggunakan buku penghubung  yang memfasilitasi komunikasi yang baik antara sekolah/guru dengan orang  tua Peserta Didik. Buku penghubung ini juga bermanfaat membangun  kerjasama pihak sekolah dengan orang tua dalam membantu keberhasilan  Peserta Didik. Buku penghubung ini memuat hari/tanggal, mata pelajaran,  materi/topik, bentuk tugas, dan tanda tangan orang tua.  Contoh Lembar Monitoring Orang Tua  Hari/  Tanggal  Mata  Pelajaran  Materi/  Topik  Bentuk  Tugas  Tanda  Tangan  Guru  Komentar  Orang Tua  Tanda  Tangan  Orang  Tua  Bentuk lain interaksi dengan orang tua, yaitu membangun keterlibatan  orang tua dalam tugas-tugas sekolah para Peserta Didik. Guru dianjurkan  menyusun tugas untuk Peserta Didik yang dapat melibatkan orang tua dalam  kegiatan-kegiatan bersama Peserta Didik. Misalnya, berkaitan dengan materi  ini, orang tua dapat membimbing Peserta Didik untuk mengamati berbagai  alat ukur dan cara penggunaannya di pasar mulai dari besaran yang diukur,  alat ukur, dan satuan yang disesuaikan. Selain itu, orang tua dapat menjadi  pendamping belajar Peserta Didik di rumah.   Semester 2   Buku Guru  Kelas VII SMP/MTs   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam  Bab 1  Ilmu Pengetahuan Alam 147  147  A. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)   Kompetensi Inti Kompetensi Dasar 3. Memahami pengetahuan (faktual,  konseptual, dan prosedural)  berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi,  seni, budaya terkait fenomena dan  kejadian tampak mata.  3.6 Mengidentifikasi sistem  organisasi kehidupan mulai  dari tingkat sel sampai  organisme dan komposisi  utama penyusun sel.  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji  dalam ranah konkret (menggunakan,  mengurai, merangkai, memodifikasi,  dan membuat) dan ranah abstrak  (menulis, membaca, menghitung,  menggambar, dan mengarang) sesuai  dengan yang dipelajari di sekolah dan  sumber lain yang sama dalam sudut  pandang/teori.  4.6  Membuat model struktur  sel tumbuhan/hewan.  B. Indikator dan Tujuan Pembelajaran  Indikator Tujuan 3.6.1. Menyebutkan tingkatan  hierarki kehidupan.  3.6.1.1. Peserta didik dapat menyebutkan  tingkatan hierarki kehidupan.  Sistem Organisasi  Kehidupan   148 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs  3.6.2. Menjelaskan tentang  sistem.  3.6.2.1. Peserta didik dapat menjelaskan  tentang sistem.  3.6.3. Melakukan  pengamatan    sel  dengan menggunakan  mikroskop.  3.6.3.1. Peserta   didik   dapat   melakukan   pengamatan   sel   dengan  menggunakan mikroskop.  3.6.4. Melakukan pengamatan  jaringan dengan  menggunakan mikroskop.  3.6.4.1. Peserta didik dapat melakukan  pengamatan jaringan dengan  menggunakan mikroskop.  3.6.5. Menjelaskan pengertian  organ.  3.6.5.1. Peserta didik dapat menjelaskan  pengertian organ.   3.6.6. Membedakan antara  jaringan, organ, dan  sistem organ.  3.6.6.1. Peserta didik dapat membedakan  antara  

Sumber: buku ipa kelas 7

You May Also Like