KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 bab 6 Uji Kompetensi halaman 167 168 semester 2

✅Hallo temen temen pada  hari ini kami akan memberikan sebuah pembahasan mengenai artikel tentang dunia pendidikan yang nama artikel ini berhubungan dengan tugas yang di berikan oleh guru adik adik. 

Sebelum masuk kepembahasan kami kali ini, kami ingin mencertakan pengalaman kami waktu bersekolah dahulu, yang dimana kami dahulu watu kakak bersekolah kakak sering sekali di berikan tugas tugas dari guru hal ini membuat kami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru dengan cepat dan tepat.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 bab 6 Uji Kompetensi halaman 167 168 semester 2

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban dari ipa kelas 7 pada bab yang lain, yang mana pembahasan yang kami buat ini agar temen temen dapat menyelasaikan tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuaskan.

  1. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 1 semester 2
  2. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 2 semester 2
  3. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 3 semester 2
  4. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 4 semester 2
  5. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 5 semester 2
  6. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 6 semester 2
Tak hanya pembahasan mengenai kunci jawaban ipa kelas 7, kami juga membahasa mengenai kunci jawaban pelajaran yang lainya, yang mana  pembahasan yang kami berikan ini kami yakin temen temen akan mendapatkan nilai yang memuaskan, jika temen temen ingin akses pembahasan tersebut silahkan klik tulisan di bawah
  1. Kunci jawaban IPA kelas 7
  2. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 7
  3. Kunci jawaban IPA kelas 7
  4. Kunci jawaban PENJAS kelas 7
  5. Kunci jawaban PKN kelas 7
  6. Kunci jawaban Prakarya kelas 7
  7. Kunci jawaban MTK kelas 7
  8. Kunci jawaban Seni budaya kelas 7
Dibawah ini merupakan daftar isi yang kami buat, yang mana daftar isi ini jika di klik maka iya akan langsung mengatah ke pembahasan.

Hal yang kakak lakukan untuk menylesaikan permasalahan tersebut adalah kakak mencari pembahasan di google mengnai kunci jawaban dari tugas yang kakak buat ini, namun tentunya hanya sedikit di google yang membahas mengenai kunci jawaban yang tepat dan benar.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 bab 6 Tata Surya

Untuk itulah kami disini menjadi solusi yang dapat digunakan adik adik dalam menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yanf memuaskan, kami yakin jika pembahsan yang kami buat ini akan dapat memperoleh nilai  yang memuaskan hal ini dikarenakan dalam penjawaban tugas yang pada pembahasan yang kami buat ini kami membuatnya dengan sunguh sunguh.

Karena kami yakin jika temen temen juga membutuhkan jawaban yang tepat dan benar hal ini karenakan temen temen juga membutuhkan nilai yang begitu besar, guna untuk meningkatkan nilai rapot.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 bab 6 Uji Kompetensi halaman 167 168 semester 2

Ada beberapa hal yang kami ketahui yang dapat menetukan nilai rapot, yang mana nilai rapot sangatlah menetukan kenaikan kelas adik adik, hal yang menjadi tolak ukur yang digunakan sebagai penentuan nilai rapot adalah nilai tugas yang di peroleh adik adik harus besar, nilai tugas sudah ditetapkan oleh pemerintah dan sekolah yang mana nilai nilai tugas menjadi salah salah satu faktor penetuan kenaikan kelas adik.

1. Jelaskan susunan Tata Surya.

Kunci jawaban:

Susunan tata surya adalah matahari, planet, satelit, asteriod, komet, dan meteoroid.

2. Mengapa Matahari yang menjadi pusat Tata Surya? Jelaskan.

Kunci jawaban:

Matahari menjadi pusat tata surya karena benda-benda langit mengelilingi matahari dengan bidang edar masing-masing.

3. Dari manakah energi Matahari dihasilkan?

Kunci jawaban:

Energi matahari dihasilkan dari inti matahari. Inti Matahari memiliki suhu sekitar 1,5 x 107 derajat C yang cukup untuk mempertahankan fusi termonuklir yang berfungsi sebagai sumber energi matahari.

4. Jelaskan perbedaan antara planet luar dan planet dalam.

Kunci jawaban:

Planet dalam pada tata surya adalah planet yang orbitnya didalam asteroid sementara planet luar adalah planet yang orbitnya di luar asteroid.

5. Jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit.

Kunci jawaban:

a. Kalender masehi menggunakan matahari sebagai patokan penghitung masa nya
b. Kalender hijriah menggunakan bulan sebagai patokan penghitung masanya
a. Jumlah hari dalam kalender masehi ada 365 dalam satu tahun
b. Jumlah hari dalam kalender hijriah ada 356 dalam setahun
a. Kalender hijriah adalah kalender dari agama islam
b. Kalender masehi adalah kalender dari agama kristen

6. Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pasang surut air laut.

Kunci jawaban:

a. Rotasi bumi pada sumbunya.
b. Revolusi bulan terhadap matahari.
c. Revolusi bumi terhadap matahari.
d. kedalaman dan luas perairan,
e. Pengaruh rotasi bumi (gaya coriolis), dan Gesekan dasar.
f. Topogafi dasar laut.
g. Lebar selat.
h. Bentuk teluk dan lain sebagainya.

7. Selain berotasi dan berevolusi terhadap Bumi, Bulan juga bersama-sama dengan Bumi mengelilingi Matahari. Apabila ditentukan kala rotasi Bumi 1 (satu) hari, kala revolusi Bumi 366 hari, serta kala revolusi dan rotasi Bulan sama, yaitu 29,5 hari. Ketika Bumi telah menempuh seperempat lintasan revolusinya, maka berapa kali Bumi telah berotasi dan berapa kali Bulan telah berevolusi dan berotasi? Jelaskan jawabanmu.

Kunci jawaban:

1/4 revolusi bumi = 1/4 x 366 hari = 91,5 hari
maka bumi telah berotasi sebanyak 91,5 kali.
30 hari = 1 revolusi bulan
91,5 hari = 91,5/30 = 3,05 kali revolus bulan

8. Jenis gerhana apakah yang terjadi berdasarkan gambar di bawah ini? Jelaskan.

KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 bab 6 Uji Kompetensi halaman 167 168 semester 2

Kunci jawaban:

Gerhana bulan total. Gerhana bulan total terjadi jika Matahari, Bumi, Bulan berada di 1 jalur lurus, bila bulan berada di penumbra, maka akan terjadi Gerhana bulan sebagian, karena gerhana bulan tersebut hanya terlihat setengahnya saja.

9. Mengapa gerhana Matahari hanya terjadi kadang-kadang saja, meskipun fakta menunjukkan bahwa rotasi Bulan menyebabkan Bulan berada di antara Bumi dan Matahari pada setiap bulannya? Jelaskan.

Kunci jawaban:

Karena walaupun saat berotasi bulan terkadang berada diantara bumi dan matahari akan tetapi posisi bulan tidak selalu dalam satu garis lurus dengan matahari dan bumi, sehingga gerhana matahari tidak selalu terjadi.

10. Mengapa ketika terjadi gerhana Matahari kamu tidak diperbolehkan untuk

melihat Matahari secara langsung?

Kunci jawaban:

Matahari memiliki intensitas sinar yang begitu kuat dan besar. Pada saat terjadi gerhana matahari, matahari terhalang oleh bulan sehingga saat kita melihatnya matahari nampak tidak terlalu kuat sinarnya, namun kenyataannya adalah ternyata intensitas dan kekuatan sinar matahari pada saat itu tidak berkurang sedikitpun, sehingga yang terjadi adalah terjadinya kerusakan jaringan-jaringan pata mata yang melihat secara langsung pada gerhana matahari itu. Kerusakan jaringan pada mata tersebut memungkinkan terjadinya kebutaan.

Rangkuman IPA Kelas 7 bab 6 Tata Surya

terus menerus? Mengapa demikian? Jelaskan  jawabanmu. 2. Seandainya teman-temanmu yang membentuk lingkaran diana- logikan sebagai Bumi, berapakah kala rotasi Bumi? Apakah kala rotasi  tiap kelompok sama? 3. Dalam kehidupan sehari-hari Matahari terlihat bergerak dari timur ke  barat. Bagaimanakah kejadian yang sebenarnya? Simpulkan Kesimpulan apa yang dapat dibuat berdasarkan aktivitas tersebut?   158 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  2. Rotasi Bumi Rotasi Bumi adalah perputaran  Bumi pada porosnya. Sedangkan 

 kala rotasi Bumi adalah waktu yang  diperlukan Bumi untuk sekali berputar  pada porosnya, yaitu 23 jam 56 menit.  Bumi berotasi dari barat ke timur.  Aktivitas yang telah kamu lakukan  adalah salah satu akibat dari rotasi  Bumi, yaitu terjadinya siang dan malam.  Adapun akibat lain dari rotasi Bumi  adalah sebagai berikut. a. Gerak semu harian Matahari.  b. Perbedaan waktu.  c. Pembelokan arah angin. d. Pembelokan arah arus laut. 3. Revolusi Bumi Revolusi Bumi adalah perputaran (peredaran)  Bumi mengelilingi Matahari. Kala revolusi Bumi  adalah waktu yang diperlukan oleh Bumi untuk  sekali berputar mengelilingi Matahari, yaitu  365,25 hari atau 1 tahun. Bumi berevolusi dengan  arah yang berlawanan dengan arah perputaran  jarum jam. Akibat dari revolusi Bumi, yaitu sebagai  berikut. a. Terjadinya gerak semu tahunan Matahari. b. Perbedaan lamanya siang dan malam. c. Pergantian musim.  Sumber: Blaustein, D et al, 1999 Gambar 6.11 Rotasi Bu

mi   Rotasi Bumi adalah  perputaran Bumi pada  porosnya. Revolusi Bumi adalah  peredaran Bumi  mengelilingi Matahari.   Ilmu Pengetahuan Alam 159  C. Kondisi Bulan Bulan adalah benda langit yang terdekat  dengan Bumi sekaligus merupakan satelit Bumi.  Karena Bulan merupakan satelit, maka Bulan tidak  dapat memancarkan cahaya sendiri melainkan  memancarkan cahaya Matahari. Sebagaimana  dengan Bumi yang berputar dan mengelilingi  Matahari, Bulan juga berputar dan mengelilingi  Bumi. 1. Bentuk Bulan Bulan berbentuk bulat mirip seperti  plane

t. Permukaan bulan berupa  dataran kering dan tandus, banyak  kawah, dan juga terdapat pegunungan  dan dataran tinggi. Bulan tidak memiliki  atmosfer, sehingga sering terjadi  perubahan suhu yang sangat drastis.  Selain itu, bunyi tidak dapat merambat,  tidak ada siklus air, tidak ditemukan  makhluk hidup, dan sangat gelap gulita.  Bulan melakukan tiga gerakan  sekaligus, yai

tu rotasi, revolusi, dan  bergerak bersama-sama dengan Bumi  untuk mengelilingi Matahari. Kala rotasi Bulan sama dengan kala revolusinya  terhadap Bumi, yaitu 27,3 hari. Oleh karena itu, permukaan Bulan yang menghadap  ke Bumi selalu sama. Dampak dari pergerakan bulan di antaranya adalah sebagai  berikut.  a. Pasang Surut Air Laut Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air laut, sedangkan surut  adalah peristiwa turunnya permukaan air laut. Pasang surut air laut terjadi akibat  pengaruh gravitasi Matahari dan gravitasi Bulan. Akibat Bumi berotasi pada  sumbunya, maka daerah yang mengalami pasang surut bergantian sebanyak dua  kali. Ada 

dua jenis pasang air laut, yaitu pasang purnama dan pasang perbani.  Ayo Kita Pelajari • Kondisi Bulan Mengapa penting? • Untuk mengetahui  fakta-fakta sistem  Bulan.  Sumber: Atwater, M et al, 1995 Gambar 6.12 Gerak Bulan dan Bumi mengelilingi  Matahari   160 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  1) Pasang Purnama dipengaruhi oleh gravitasi  Bulan dan terjadi ketika Bulan purnama.  Pasang ini menjadi maksimum ketika terjadi  gerhana Matahari. Hal ini karena dipengaruhi  oleh gravitasi Bulan dan Matahari yang  mempunyai arah yang sama atau searah. 2) Pasang Perbani, yaitu ketika permukaan air  laut turun serendah-rendahnya. Pasang ini  terjadi pada saat Bulan kuartir pertama dan  kuartir ketiga. Pasang perbani dipengaruhi  oleh gravitasi Bula

n dan Matahari yang saling  tegak lurus.  b. Pembagian Bulan Ada dua pembagian bulan, yaitu bulan  sideris dan bulan sinodis. Waktu yang dibutuhkan  bulan untuk satu kali berevolusi sekitar 27,3 hari  yang disebut kala revolusi sideris (satu bulan  sideris). Tetapi karena Bumi juga bergerak searah  gerak Bulan, maka menurut pengamatan di Bumi  waktu yang dibutuhkan Bulan untuk melakukan  satu putaran penuh menjadi lebih panjang dari  kala revolusi sideris, yaitu sekitar 29,5 hari yang  disebut kala revolusi sinodis (satu bulan sinodis).  Kala revolusi sinodis dapat ditentukan melalui  pengamatan dari saat terjadinya Bulan baru  sampai Bulan baru berikutnya. Satu bulan sinodis  digunakan sebagai dasar penanggalan Komariyah (penanggalan Islam).  Bulan Sideris  membutuhkan  kala revolusi  selama 27,3 hari. Bulan Sinodis  membutuhkan  kala revolusi  selama 29,5 hari  Pasang adalah  peristiwa naiknya  permukaan air  laut. Surut adalah  peristiwa turunnya  

permukaan air  laut.   Ilmu Pengetahuan Alam 161  c. Fase-fase Bulan  Sumber: HowStuffWork Gambar 6.13 Fase-fase Bulan Fase-fase Bulan merupakan perubahan bentuk-bentuk Bulan yang terlihat di  Bumi. Hal ini dikarenakan posisi relatif antara Bulan, Bumi, dan Matahari.  Fase-fase Bulan adalah sebagai berikut. 1. Bulan baru terjadi ketika posisi Bulan berada di antara Bumi dan Matahari.  Selama Bulan baru, sisi Bulan yang menghadap ke Matahari nampak terang  dan sisi yang menghadap Bumi nampak gelap.  2. Bulan sabit terjadi ketika bagian Bulan yang terkena sinar Matahari sekitar  seperempat, sehingga permukaan Bulan yang terlihat di Bumi hanya  seperempatnya.  Bayangan  Matahari Sisi jauh Bulan  Bumi  Bulan  Fase kemunculan Bulan  Bulan  baru  Bulan  Bulan sabit purnama  Bulan  separuh  Bulan  cekung  Bulan  cembung  Bulan sabit  mengecil  Bulan  separuh  Matahari   162 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  3. Bulan separuh terjadi ketika bagian Bulan yang terkena sinar Matahari se

kitar  separuhnya, sehingga yang terlihat dari Bumi juga separuhnya (kuartir  pertama). 4. Bulan cembung terjadi ketika bagian Bulan yang terkena sinar Matahari tiga  perempatnya, yang terlihat dari Bumi hanya tiga perempat bagian Bulan.  Akibatnya, kita dapat melihat Bulan cembung. 5. Bulan purnama terjadi ketika semua bagian Bulan terkena sinar Matahari,  begitu juga yang terlihat dari Bumi. Akibatnya, kita dapat melihat Bulan  purnama (kuartir kedua). D. Gerhana Pernahkah kamu mengalami ketika siang  hari tiba-tiba secara tidak terduga Matahari  menghilang dari langit, sesaat kemudian suasana  berubah menjadi gelap dan kemudian Matahari  muncul kembali dan me

mancarkan sinarnya? Peristiwa tersebut adalah gerhana. Apakah  yang menyebabkan terjadinya gerhana? Gerhana  terjadi ketika posisi Bulan dan Bumi menghalangi  sinar Matahari, sehingga Bumi atau Bulan tidak  mendapatkan sinar Matahari. Gerhana juga  merupakan akibat dari pergerakan Bulan. Ada  dua jenis gerhana, yaitu gerhana Matahari dan  gerhana Bulan.  1. Gerhana Matahari Gerhana Matahari terjadi ketika bayangan Bulan bergerak menutupi  permukaan Bumi. Dimana posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, dan  ketiganya terletak dalam satu garis. Gerhana Matahari terjadi pada waktu Bulan  baru. Akibat ukuran Bulan lebih kecil dibandingkan Bumi atau Matahari, maka  terjadi tiga kemungkinan gerhana, yaitu sebagai berikut. a. Gerhana Matahari total, terjadi pada daerah-daerah yang berada di bayangan  inti ( ), sehingga cahaya Matahari tidak tampak sama sekali. Gerhana  Matahari total terjadi hanya sekitar 6

 menit.  Ayo Kita Pelajari • Gerhana Matahari • Gerhana Bulan Mengapa penting? • Untuk mengetahui dan  menjelaskan  proses terjadinya  gerhana Matahari  dan gerhana  Bulan.   Ilmu Pengetahuan Alam 163  b. Gerhana Matahari cincin,  terjadi pada daerah yang  terkena lanjutan ,  sehingga Matahari kelihatan  seperti cincin. c. Gerhana Matahari sebagian,  terjadi pada daerah-daerah  yang terletak di antara   dan (ba- yangan kabur), sehingga  Matahari kelihatan seba- gian.  2. Gerhana Bulan Gerhana Bulan terjadi  ketika Bulan memasuki  bayangan Bumi. Gerhana  Bulan hanya dapat terjadi  pada saat Bulan purnama.  Gerhana Bulan terjadi  apabila Bumi berada  di antara Matahari dan  Bulan. Pada waktu seluruh  bagian Bulan 

masuk dalam  daerah Bumi, maka  terjadi gerhana Bulan  total. Proses Bulan berada  dalam dapat mencapai 6 jam, dan dalam hanya sekitar 40 menit. Umbra adalah bayangan gelap yang terbentuk selama  terjadinya gerhana. Penumbra adalah bayangan kabur (remang-remang) yang  terbentuk selama terjadinya gerhana.  Sumber: Glenco Science Level Blue Gambar 6.15 Proses Terjadinya Gerhana Bulan  Sumber: Glenco Science Level Blue Gambar 6.14 Proses terjadinya gerhana Matahari   164 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Fase-fase Bulan dan Proses Terjadinya Gerhana Alat dan Bahan Alat dan Bahan Jumlah Senter 1 buah Bola pingpong 1 buah Globe 1 buah Pensil 1 buah 

Cara Kerja 1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4 orang. 2. Tancapkan bola pingpong di ujung pensil dan nyalakan senter. 3. Letakkan bola pingpong, globe, dan senter secara berurutan dalam  satu garis lurus. 4. Gerakkan bola pingpong mengelilingi globe. 5. Tempatkan bola pingpong pada posisi Bulan baru, Bulan sabit, Bulan  separuh, dan Bulan cembung. 6. Catat hasil pengamatanmu pada Tabel 6.3 berikut.  Tabel 6.3 Hasil pengamatan fase-fase Bulan Fase-fase Bulan Hasil Pengamatan Bulan Baru Bulan Sabit Bulan Separuh Bulan Cembung 7. Tempatkan bola pingpong di lokasi mana dapat terjadi gerhana Bulan. 8. Dekatkan bola pingpong ke arah Bumi dan kemudian jauhkan dari  Bumi. 9. Perhatikan jumlah perubahan ukuran bayangan. 10. Ulangi langkah ke-7 dan ke-8 dengan menempatkan bola pingpong  di lokasi mana dapat terjadi gerhana Matahari.  Ayo Kita Lakukan   Ilmu Pengetahuan Alam 165  Analisis dan Diskusi 1. Apabila bola pingpong dianalogikan sebag

ai Bulan, di posisi manakah  dapat menyebabkan terjadinya gerhana Bulan dan gerhana Matahari? 2. Bagaimana efek perubahan jarak bola pingpong terhadap globe  (langkah 6-9) terhadap bayangan umbra dan penumbra yang  terbentuk? 3. Mengapa gerhana Bulan dan Matahari tidak terjadi setiap bulan?  Jelaskan. Simpulkan Berdasarkan kegiatan yang telah kamu lakukan, kesimpulan apakah  yang dapat kamu buat? Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas dan bandingkan  dengan hasil kerja kelompok yang lainnya.  Ilmuwan yang telah melakukan penelitian

 terkait tata surya ada  banyak sekali, untuk itu mari kita kenali beberapa di antaranya sebagai  berikut. • Al-Battani (858-929 M) Al-Battani banyak mengoreksi perhitungan Ptolomeus mengenai orbit  Bulan dan planet-planet tertentu. Dia membuktikan kemungkinan  gerhana Matahari tahunan dan menghitung secara lebih akurat sudut  lintasan Matahari terhadap Bumi, perhitungan yang sangat akurat  mengenai lamanya setahun Matahari 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan  24 detik. Tak hanya itu saja, ia juga berhasil mengubah sistem  perhitungan sebelumnya yang membagi satu hari ke dalam 60 bagian  (jam) menjadi 12 bagian (12 jam), dan setelah ditambah 12 jam waktu  malam sehingga berjumlah 24 jam. • Ibnu Al Syatir (1304 – 1375 M) Ide Ibnu Al-Syatir tentang planet Bumi mengelilingi Matahari telah  menginspirasi Copernicus. Akibatnya, Copernicus dimusuhi gereja   INFO ILMUWAN   166 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  dan dianggap pengikut 

setan. Demikian juga Galileo, yang merupakan  pengikut Copernicus, secara resmi dikucilkan oleh Gereja Katolik dan  dipaksa untuk bertobat, namun dia menolak. • Nicolaus Copernicus (1473-1543) Nicolaus Copernicus adalah seorang astronom, matematikawan,  dan ekonom berkebangsaan Polandia yang mengembangkan teori  heliosentrisme Tata Surya dalam bentuk yang terperinci, sehingga  teori tersebut bermanfaat bagi sains. Teorinya tentang Matahari  sebagai pusat Tata Surya yang menjungkirbalikkan teori geosentris  tradisional (yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta)  dianggap sebagai salah satu penemuan yang terpenting sepanjang  masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi  modern dan sains modern (teori i

ni menimbulkan revolusi ilmiah).  1. Tata surya adalah susunan benda-benda lagit yang terdiri atas  Matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid,  dan asteroid yang mengelilingi Matahari. 2. Matahari adalah bintang yang terdapat di dalam tata surya yang  memiliki empat lapisan, yaitu inti Matahari, fotosfer, kromosfer, dan  korona. 3. Planet dalam adalah planet yang orbitnya dekat dengan Matahari. 4. Pla

net dalam terdiri atas Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.  5. Planet luar adalah planet yang orbitnya jauh dari Matahari. 6. Planet luar terdiri atas Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. 7. Komet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari dengan orbit  yang sangat lonjong. 8. Meteoroid adalah potongan batu atau puing-puing logam yang  bergerak di luar angkasa. 9. Meteor adalah meteoroid yang habis terbakar oleh atmosfer bumi.  RANGKUMAN   Ilmu Pengetahuan Alam 167  10. Meteorid adalah meteoroid yang jatuh ke bumi.  11. Asteroid adalah potongan-potongan batu yang mirip dengan materi  penyusun planet. 12. Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. 13. Kala Rotasi Bumi adalah waktu yang 

dibutuhkan oleh Bumi untuk  sekali berputar, yaitu 23 jam 56 menit. 14. Dampak dari rotasi Bumi di antaranya adalah gerak semu harian  Matahari, perbedaan waktu, pembelokan arah angin, dan pembelok- an arah arus laut. 15. Revolusi Bumi adalah pergerakan Bumi untuk mengelilingi Matahari. 16. Kala revolusi Bumi adalah waktu yang dibutuhkan oleh Bumi untuk  sekali mengelilingi Matahari, yaitu 365,25 hari. 17. Dampak dari revolusi Bumi di antaranya adalah terjadinya gerak  semu tahunan Matahari, perbedaan lamanya siang dan malam, dan  pergantian musim. 18. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu rotasi, revolusi, dan  bergerak bersama-sama dengan Bumi untuk mengelilingi Matahari.  Kala rotasi Bulan sama dengan kala revolusinya terhadap Bumi, yaitu  27,3 hari. 19. Dampak dari pergerakan Bulan diantaranya terjadinya pasang surut  air laut, pembagian Bulan, fase-fase Bulan, gerhana Matahari, dan  gerhana Bulan. 20. Gerhana Matahari terjadi ketika posisi Bulan berada di antara Matahari  dan Bumi, dan ketiganya terletak dalam satu garis. 21. Gerhana Bulan terjadi apabila Bumi berada di antara Matahari dan  Bulan. 

Demikian soal dan jawaban buku siswa ipa kelas 7 uji kompetensi 6 tentang tata surya yang dapat kami bagikan. Apabila terdapat jawaban yang tidak dipahami Anda bisa bertanya melalui komentar yang ada dibawah ini. Semoga dapat membantu para siswa dalam belajar.

Sumber: buku ipa kelas 7 siswa

You May Also Like