1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter.

1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter. Berikut adalah kunci jawaban IPA kelas 7 semster 1 bab 3, Ayo Latihan halaman 122, kami menyediakan lengkap, baik dari segi penjelasan maupun caranya. Memudahkan teman-teman dalam mememcahkan masalah yang sulit teman-teman jawab di buku belajar. Dengan adanya kunci ini, kami berharap teman-teman bisa memanfaatkan dengan baik.

1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter.
1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam

Sehingga kedepannya teman-teman lebih semangat lagi dalam mengerjakan tugas sekolah, banyak sekali latihan-latihan yang harus teman-teman kerjaan setelah, kami membaca buku IPA kelas 7, teman-teman harus lebih giat lagi dalam membuka  buku dan belajar di kalah waktu luang, demimendapatkan nilai yang maksimal dan prestasi yang diinginkan.

  1. KUNCI JAWABAN Bahasa Inggris kelas 7
  2. KUNCI JAWABAN Pendidikan agama islam kelas 7
  3. KUNCI JAWABAN IPA kelas 7
  4. KUNCI JAWABAN Matematika kelas 7
  5. KUNCI JAWABAN Penjas kelas 7
  6. KUNCI JAWABAN PKN kelas 7
  7. KUNCI JAWABAN IPS kelas 7
  8. KUNCI JAWABAN prakarya kelas 7
  9. KUNCI JAWABAN Seni Budaya kelas 7

Kebanyakan dari teman-teman yang malas dalam membuka buku dan sering ketimbang mencari jawaban di internet, merupakan salah satu alternatif pilihan teman-teman yagn kesulitan mencari jawaban di buku. Kami disini lengkap akan membahas buku belajar IPA kelas 7 semester 1, dengan adanya blog ini kedepannya semoga bisa membantu teman-teman dalam mememcahkan masalah belajar.

Kendala yang sering di alamai para siswa ialah jawaban yang tidak ada di buku, apalagi di tamabah kondisi sekarang, sekolah-sekolah pada belajar di rumah, membuat  siswa cepat stres akan banyaknya tugas yang harus dikerjan, ketimabang mencari di buku lebih baik sebagian mahasiswa lebih melilih mencari di internet.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7

 Sebernya cara seperti itu kurang efektif apabila diterapkan secara terus-menrus karena mengigat kurangnya pendamping belajar teman-teman. Banyak dari siswa setelah mengerjakan tugas ia akan melupakan begitu saja, karena kondisi seperti itu,kami sangat meyerankan kepada teman-teman. Ketika menyalin jawaban kami untuk memeriksa ulang lagi di buku. Supaya yang disalin di buku benar akan jawabanny. 

  1. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 13 Ayo Kita Latihan Bab 1
  2. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 26 Ayo Kita Latihan Bab 1
  3. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 29 Uji Kompetensi 1 Bab 1
  4. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 79 Ayo Kita Latihan Bab 2
  5. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 89, 90 Uji Kompetensi  bab 2
  6. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
  7. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3
  8. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 129 ,130,131 Uji Kompetensi bab 3
  9. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 137 Ayo Kita Latihan Bab 4
  10. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 143 Ayo Kita Latihan Bab 4
  11. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 154, 155 Uji Kompetensi bab 4
  12. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 170 Ayo Kita Latihan bab 5
  13. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 183 Ayo Kita Latihan bab 5
  14. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 185, 186 Uji Kompetensi bab 5
  15. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 196 197 Mengamati dan Menalar bab 6
  16. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 199 Ayo Kita Latihan Bab 6
  17. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 202 Ayo Kita Latihan Bab 6
  18. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 214,215 Uji Kompetensi Bab 6

adapun hak bagi seorang siswa adalah hak memperoleh ilmu pengetahuan dari seorang guru dimana seorang siswa boleh menuntut seorang guru jika guru tersebut tidak memiliki tuntunan atau tidak memberikan ilmu ketahuan bad adik-adik sekalian namun hal ini sangat jarang sekali karena biasanya seorang murid lah yang tidak menuntut hak tersebut dimana seorang murid biasanya bandel sekali.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3

 namun ketika sangat menyayangkan banyak sekali para murid murid bolos sekolah padahal dengan bersekolah seorang murid dapat memperoleh ilmu pengetahuan. dengan bersekolah sdm indonesia juga dapat dibentuk secara sedikit dengan demi sedikit dan memperoleh nilai hembuskan

Ayo Latihan

Pemecahan Masalah

1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter. Gunakan Tabel 3.8 untuk memprediksi logam tersebut.

Kunci Jawaban :
DIketahui :  Massa logam = 178 gram
 Volume = 20 mL
Ditanya : massa jenis ?
Jawab :
ρ = m / v
Keterangan :  ρ = Massa jenis (kg/m³) atau (g/cm³)
                       m = massa (kg atau gram)
                       v = volume (m³ atau cm³)
Maka caranya yaitu :
ρ = m / v
  = 178 gram/ 20 mL
  = 8,9 g/mL
 Kesimpulan nilai massa jenis logam tersebut adalah 8,9 g/mL.

2. Sebuah benda berbentuk balok, dengan panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tingginya 1 cm. Saat diukur dengan neraca, ternyata massa benda itu 540 g. Berdasarkan Tabel 3.8, benda apakah itu?

Kunci Jawaban :
Diketahui:
p=20 cm
l=10 cm
t= 1 cm
m = 540 g
Ditanyakan: Benda apa?
DIjawab:
Cari dahulu Volume benda:
V = V balok 
    = p x l x t
    = 20 x 10 x 1  
    = 200 cm³
Maka untuk massa jenisnya:
ρ = m 
      V
   = 540  
      200
   = 2,7 g/cm³
atau
ρ=2,7 x10⁻³ kg
             10⁶ m³
  = 2700 kg/m³
Jenis benda yang memiliki massa jenis seperti ini adalah alumunium.
Maka benda tersebut adalah balok alumunium.

Rangkuman ipa kelas 7 bab 3

Segala sesuatu yang ada di sekitar kita terdiri atas benda-benda. Perhatikan air yang biasa diminum, udara yang dihirup setiap saat, atau uang logam yang digunakan sebagai uang jajan. Tersusun atas apakah benda-benda tersebut? Air (H2O) merupakan zat cair yang tersusun atas 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O). 

1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam. Hitunglah massa jenis suatu logam yang bermassa 178,0 gram dan volumenya 20,0 mililiter.
1. Seorang ahli kimia menggunakan massa jenis untuk mengidentifikasi suatu logam

Pada suhu kamar air berwujud cair, sedangkan hidrogen dan oksigen, keduanya berwujud gas. Air dapat digunakan untuk memadamkan api, sedangkan gas hidrogen merupakan zat yang mudah terbakar dan gas oksigen merupakan zat yang diperlukan dalam pembakaran. Senyawa dapat diuraikan menjadi dua unsur atau lebih dengan proses kimia biasa. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 3.8 Air dan model molekul air Perhatikan Tabel 3.6 berikut yang menunjukkan beberapa contoh senyawa dan unsur penyusunnnya. Tabel 3.6 Contoh senyawa sederhana dan unsur penyusunnya No. Senyawa Unsur Penyusun 1. Air Hidrogen + Oksigen 2. Garam Dapur (Natrium klorida) Natrium + Klorin 3. Gula tebu (Sukrosa) Karbon + Hidrogen + Oksigen Ilmu Pengetahuan Alam 103 c. Campuran Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya Gambar 2.21 Contoh campuran di alam (a) Udara, air sungai,dan batuan merupakan campuran (b) Batuan, batu bara, dan udara merupakan campuran campuran Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 3.9 Contoh campuran di alam adalah udara, air sungai, dan batuan merupakan campuran Contoh beberapa campuran yang sering kita jumpai dalam kehidupan seharihari adalah susu cokelat, air sungai, udara, batuan, garam beryodium, dan paduan logam. Kamu mungkin sering menggunakan berbagai jenis campuran, misalnya ketika memasak, membuat teh manis atau kopi. Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya. Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Sebelum membahas lebih jauh tentang kedua campuran tersebut, lakukanlah kegiatan berikut ini. Mengetahui perbedaan campuran homogen dan heterogen. Lakukanlah langkah-langkah berikut ini. 1. Masukkan satu sendok gula ke dalam segelas air. Aduk hingga merata dan larut. Beri label Gelas X. 2. Masukkan satu sendok pasir ke dalam segelas air. Aduk hingga optimal. Beri label Gelas Y. 3. Lakukan pengamatan pada Gelas X, Apakah kamu dapat membedakan air dan gula dalam larutan gula tersebut? Jelaskan hasil pengamatanmu. 4. Amati Gelas Y. Apakah kamu dapat membedakan air dan pasir pada campuran air dan pasir tersebut? Jelaskan hasil pengamatanmu. Ayo Kita Lakukan 104 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 5. Catatlah hasil pengamatanmu, bandingkan antara Gelas X dan Y. 6. Lakukan diskusi dengan teman-teman kelompokmu. Buatlah kesimpulan dari kegiatan ini. 1) Campuran Homogen Campuran homogen banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Larutan gula, larutan garam, dan sirop merupakan contoh campuran homogen. Dalam larutan gula, apakah kamu dapat membedakan zat-zat penyusunnya? Tentu saja tidak. Kamu tidak dapat membedakan zat-zat yang menyusun larutan gula tersebut. Jadi, campuran homogen adalah campuran yang tidak dapat dibedakan zat- zat yang tercampur di dalamnya. Larutan tersusun atas pelarut (solvent) dan zat terlarut (solute). Pelarut yang banyak digunakan adalah air. Senyawa lain yang dapat digunakan sebagai pelarut adalah senyawa organik yang dikenal juga sebagai pelarut organik , contohnya kloroform dan alkohol. Dalam larutan, ukuran partikel zat terlarut sangat kecil dengan diameter kurang dari 1 nm sehingga partikel zat terlarut tidak dapat dilihat walaupun menggunakan mikroskop ultra. Oleh karena itu, larutan terlihat homogen (serba sama). Artinya zat yang terlarut dan pelarut dalam larutan tersebut tidak dapat dibedakan. Dilarutkan Partikel zat terlarut tidak bisa terlihat, sehingga tidak bisa dibedakan dengan pelarutnya Pelarut Larutan Zat terlarut Dilarutkan Partikel zat terlarut tidak bisa terlihat, sehingga tidak bisa dibedakan dengan pelarutnya Pelarut Larutan Zat terlarut Larutan = pelarut + zat terlarut Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 3.11 Pelarut, zat terlarut, dan larutan Partikel zat terlarut tidak dapat terlihat, sehingga tidak dapat dibedakan dengan pelarutnya Sumber: www food.detik com. Gambar 3.10 Sirop, contoh campuran homogen Ilmu Pengetahuan Alam 105 a) Larutan Asam, Basa, dan Garam Pada pembahasan sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa contoh campuran homogen adalah larutan. Pada dasarnya, larutan yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari dapat dikelompokkan menjadi larutan yang bersifat asam, basa, atau garam. Larutan seperti cuka, sirop, penghilang noda, sabun cuci, sabun mandi, soda kue, dan garam dapur merupakan contoh larutan asam, larutan basa, atau garam yang banyak dijumpai setiap hari. Untuk membedakan larutan asam dan basa dapat dilakukan kegiatan berikut. Bagaimana membedakan larutan asam dan basa? Lakukan langkah-langkah berikut. 1. Buatlah air perasan jeruk, larutan detergen, larutan garam dapur, dan larutan soda kue. 2. Tuanglah setiap larutan tersebut dalam gelas kimia/gelas plastik (kemasan air mineral) yang sudah tidak terpakai. 3. Setiap larutan dituangkan ke dalam gelas yang berbeda. 4. Uji semua larutan dengan kertas lakmus merah dan lakmus biru. 5. Amati dan catatlah apa yang terjadi pada kertas lakmus tersebut. Lakukan pengamatan terhadap kegiatan observasi berikut. a. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan biru dicelupkan ke dalam larutan jeruk? b. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan lakmus biru dicelupkan ke dalam larutan detergen dan soda kue? c. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan lakmus biru dicelupkan ke dalam larutan mineral dan larutan garam? Ayo Kita Lakukan Sumber: www. en.wikipedia.org Gambar 3.12 Buah jeruk mengandung asam sitrat 106 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 d. Jika larutan jeruk merupakan larutan asam, kertas lakmus akan berubah dari warna … menjadi warna … e. Jika larutan soda kue merupakan larutan basa, kertas lakmus akan berubah dari warna .. menjadi warna … f. Catat semua hasil pengamatanmu dalam tabel pengamatan berdasarkan kelompok sifat asam dan sifat basa. Larutan asam dan basa dimanfaatkan secara luas untuk industri, pertanian, kesehatan, dan penelitian di laboratorium. Oleh karena itu, dalam memahami sifat-sifat asam dan basa merupakan hal yang sangat penting untuk memahami berbagai macam jenis larutan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. (1) Asam Tentu kamu telah mengenal larutan asam dalam kehidupan sehari-hari. Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contohnya, jeruk, lemon, dan tomat. Pada saat memasak di dapur, tentu kamu mengenal salah satu bahan penambah rasa makanan, yaitu cuka dapur yang mengandung asam asetat. Aki pada kendaraan bermotor mengandung asam sulfat. Asam dalam lambung kita, yaitu asam klorida berfungsi membantu proses pencernaan bahan makanan. Masih banyak contoh senyawa asam lainnya yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Kamu dapat menemukan larutan asam, baik dalam makanan, minuman, ataupun bahan pembersih di rumah. Dari beberapa contoh larutan asam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana cara kita mengidentifikasi larutan asam? Berikut ciri atau tanda dari larutan asam. (a) Rasanya masam (tidak boleh dicoba kecuali dalam makanan). (b) Dapat menimbulkan korosi. (c) Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah. Selain banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, larutan asam dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, contohnya terjadinya hujan asam. Di beberapa wilayah tertentu, terjadi hujan asam yang Ilmu Pengetahuan Alam 107 menyebabkan kerusakan pada bangunan gedung dan patung-patung dalam kota. Mengapa dapat terjadi hujan asam? Bila terdapat kadar gas belerang dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NO) di atmosfer sangat tinggi, maka gas ini akan bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat, asam nitrat, dan senyawa asam lainnya. Ketika terjadi hujan, air yang dihasilkan bersifat lebih asam dari keadaan normal. Air hujan inilah yang dikenal dengan hujan asam. Gas belerang dioksida dan gas nitrogen oksida dihasilkan dari pembakaran minyak bumi yang berasal dari buangan industri dan kendaraan bermotor. Selain merusak gedung dan patung-patung, hujan asam tersebut dapat merusak tumbuh-tumbuhan dan dapat menyebabkan kematian pada makhluk hidup yang ada di sungai apabila hujan asam tersebut masuk ke sungai. (2) Basa Basa merupakan larutan yang banyak dijumpai dalam kehidupan seharihari. Contoh benda yang mengandung basa ialah sabun mandi, sabun cuci, sampo, pasta gigi, obat mag, dan pupuk. Dalam penggunaan sehari-hari, umumnya basa dicampur dengan zat lain. Bagaimana cara kita mengidentifikasi larutan basa? Berikut adalah sifatsifat basa. a. Mempunyai rasa agak pahit (tidak boleh dicoba). b. Terasa licin di kulit. c.jaringan, organ, dan sistem  organ.  3.6.7. Menjelaskan konsep  sistem organ dan  organisme.  3.6.7.1. Peserta didik dapat menjelaskan  konsep sistem organ dan  organisme.  3.6.8. Menyebutkan 3 contoh  sistem organ yang  menyusun organisme.  3.6.8.1. Peserta didik dapat menyebutkan  3 contoh sistem organ yang  menyusun organisme.  3.6.9. Memiliki keterampilan  berbicara di depan  kelas melalui kegiatan  presentasi hasil projek sel.  3.6.9.1. Peserta didik memiliki keterampilan  berbicara di depan kelas melalui  kegiatan presentasi hasil projek sel.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 149  C. Peta Konsep  Organ  Sistem Organ  Sistem Organisasi  Kehidupan  Jaringan  Sel  Tumbuhan  Sel Hewan  Sel Tumbuhan  Hewan  Mata  Hidung  Jantung  Hewan  Hidung  Tumbuhan  Sistem Pernapasan  Sistem Pencernaan  Sistem Peredaran Darah  Sistem Gerak  Organisme  Epitel  Meristem  Otot  Epidemis  contoh contoh  contoh  contoh  memiliki  tingkatan  contoh  terbagi  atas   150 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs  D. Materi Esensial  Pembelajaran dan penilaian topik Organisasi Kehidupan memerlukan  waktu 15 jam pelajaran atau 6 tatap muka/TM (dengan asumsi 5 JP/minggu  diorganisasikan menjadi dua kali tatap muka/TM, yakni 3 JP dan 2 JP).  Pengorganisasian 6 tatap muka (TM) tersebut adalah sebagai berikut  TM Ke- Materi JP 1 Konsep Organisasi Kehidupan 3 2 Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan 2 3 Praktikum: Mengamati Sel Tumbuhan dengan  Mikroskop dan Membandingkan Sel Hewan dengan Sel  Tumbuhan  3  4 Jaringan Praktikum  2 3 5 Organ 2 6 Sistem Organ, Organisme, dan Presentasi Projek Model  Sel  3  E. Proses Pembelajaran  1. Pertemuan I : Konsep Organisasi Kehidupan (3 JP) a. Materi untuk Guru  Pertemuan I dimaksudkan untuk mengantarkan peserta didik  kepada pemahaman tentang hierarki kehidupan/biologi dan konsep  sistem, melatihkan kesadaran peserta didik tentang hakikat dirinya  melalui kegiatan pengamatan terhadap kondisi yang terjadi pada saat  ini (peserta didik menjadi peserta didik baru dan menjadi bagian dari  suatu sistem).   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 151  Organisasi kehidupan memberikan pemahaman kepada kita bahwa  pada hakikatnya dalam suatu kehidupan terdapat keteraturan (dan  keteraturan ini adalah disengaja/diciptakan oleh Tuhan Yang Maha  Esa). Keteraturan  tersebut  tidak  hanya  pada  individu  saja,  tetapi pada  semua tingkatan, termasuk keberadaan hierarki kehidupan yang  merupakan suatu keteraturan. Oleh karena dunia kehidupan  merupakan suatu hierarki yang niscaya, mulai dari molekul sampai ke  biosfer.  Tiap-tiap tingkatan hierarki dalam kerangka struktur biologisnya  memiliki sifat-sifat baru yang berbeda dari struktur biologis  penyusunnya. Organ memiliki karakteristik yang berbeda dengan  jaringan yang menyusunnya. Demikian juga sel yang menyusun  suatu jaringan tidak sama karakternya dengan jaringan yang disusun  tersebut. Tetapi semua struktur dan fungsi tersebut saling terkait dan  tergantung untuk membentuk suatu struktur yang lebih tinggi lagi.  Sumber:  Gambar 1.1 Keteraturan Ciptaan Tuhan pada Mata Faset Serangga (A) dan Bunga Matahari (B)  a b   152 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs  b. Kegiatan Pembelajaran No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan 1. Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik  tunjukkanlah posisi mereka di dalam kelas, kemudian keberadaan kelas  mereka. Kemudian, mintalah peserta didik untuk menganalisis suatu  bangunan sekolah yang terdiri atas ruang kelas, ruang  guru, ruang  kepala sekolah, dan lain-lain, peran serta fungsi keberadaan ruang- ruang tersebut serta apa jadinya bila ruang tersebut tidak tersedia. 2.. Catatan: “Guru dapat mengembangkan dengan hal-hal terkait yang  menggambarkan adanya hierarki dan dekat dengan kehidupan peserta  didik.” 3. Bimbing peserta didik untuk mengajukan pertanyaan terkait  pengamatan terhadap ruang-ruang sekolah dan fungsinya.  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.2 Organisasi Kehidupan  Organisme  Sistem Organ  Jaringan  Sel  Molekul  Tumbuhan  Tingkat Tinggi   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 153  Inti 1. Secara berkelompok, peserta didik melakukan Kegiatan 1.1 “Mengamati  Bagian Tubuh Katak”, melakukan pengamatan bagian tubuh katak.  Kemudian menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi  peserta  didik),  dan mendiskusikan hasilnya, serta mempresentasikannya. Doronglah  peserta didik untuk tidak takut salah; yang penting prosedur dilakukan  dengan benar dan aman. 2. Elaborasi lebih lanjut ke keterampilan proses IPA (kaitkan dengan hasil  kegiatan peserta didik), yaitu observasi – inferensi – komunikasi serta  manfaat belajar IPA bagi peserta didik 3. Catatan: “Untuk pengembangan lebih lanjut, guru dapat menggunakan  hewan tambahan yang mungkin dan mudah didapat peserta didik.  Dapat pula menggunakan awetan yang sudah jadi apabila di sekolah  memiliki.” 4. Ingat: “Observasi ini hanya ingin mengenalkan bahwa makhluk hidup  tersusun dari bagian-bagian, bukan mempelajari struktur hewan!. Penutup Guru melakukan pengecekan pemahaman dengan meminta siswa  mengerjakan tugas  (lihat  Ayo  Latihan Subbab A). Pada akhir pembelajaran  mintalah siswa melakukan refleksi tentang apa yang dipelajari dan  manfaatnya.  2. Pertemuan II dan III: Sel sebagai Unit Struktural dan  Fungsional Kehidupan (2 JP) dan Praktikum (3JP a. Materi Untuk Guru Pertemuan II dan III dimaksudkan untuk memberikan pemahaman  kepada peserta didik peran dari sel sebagai unit struktural dan  fungsional terkecil. Selain itu, peserta didik dapat dilatihkan dalam  penggunaan mikroskop sebagai alat dasar dalam mempelajari  kehidupan serta membuat preparat untuk pengamatan. Untuk itu guru  juga diharapkan memiliki pemahaman akan hal tersebut. Peserta Didik pernah mempelajari sel sebagai penyusun tubuh  tumbuhan. Sel-sel apa sajakah yang menyusun tumbuhan dan apakah  fungsi masing-masing sel itu? Jika dilihat sekilas di bawah mikroskop,  tampak bahwa bentuk sel itu kaku dan seperti benda mati. Akan tetapi  ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, di dalam sel terjadi segala    154 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs  proses kegiatan, bahkan sebenarnya segala kegiatan kita sehari-hari  itu terjadi pada tingkat sel. Hal ini dapat digambarkan dengan kegiatan  Peserta Didik sehari-hari, misalnya ketika Peserta Didik melakukan  aktivitas membaca buku. Sel-sel apa sajakah yang bekerja saat  Peserta Didik melakukan aktivitas itu? Sel-sel tubuh yang bekerja  antara lain sel otot. Dengan adanya sel otot, maka tangan Peserta Didik  dapat memegang buku. Selain itu, sel batang dan kerucut mata juga  bekerja  menerima  bayangan  tulisan  atau  gambar.  Setelah  itu, sel  otak akan menerjemahkan sehingga menghasilkan suatu pengertian.  Berdasarkan gambaran tersebut dapat kita ketahui bahwa sel itu  hidup dan saling bekerja sama satu dengan yang lain untuk melakukan  fungsi hidup. Fakta tersebut menunjukkan bahwa tubuh manusia  tersusun atas kumpulan sel-sel. Sel-sel berkelompok membentuk  suatu jaringan, dan kemudian jaringan tersebut akan menyusun organ.  Organ mempunyai beragam bentuk dan fungsi. Organ-organ tersebut  saling berkaitan satu sama lain untuk membentuk suatu sistem. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa pada hierarki  organisasi kehidupan, sel berada di tingkatan struktural terendah  yang masih mampu menjalankan semua fungsi kehidupan. Sel  mampu melakukan regulasi terhadap dirinya sendiri, memproses  energi, tumbuh, dan berkembang, tanggap terhadap lingkungan, serta  melakukan reproduksi untuk melestarikan keturunannya. Setiap organisme tersusun dari salah satu dari dua jenis sel yang  secara struktural berbeda, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.  Hanya bakteria dan arkea yang memiliki sel prokariotik. Protista,  jamur, tumbuhan, dan hewan semuanya mempunyai sel eukariotik. Sel prokariotik (berasal dari bahasa Yunani prokaryote, pro  berarti “sebelum” dan karyon berarti “karnel” atau “nukleus”).  Sel prokariotik memiliki nukleus/inti sel tetapi inti sel tersebut tidak  diselubungi membran inti (Gambar 1.3). Sel eukariotik (Yunani, eu  berarti “sejati/sebenarnya”) merupakan sel yang memiliki inti sel dan  inti (Gambar 1.4).   Buku Guru Kelas 

Sumber: buku ipa kelas 7

You May Also Like