1. Sebuah prisma alasnya berbentuk persegi panjang dengan luas alas 40cm2. jika lebar persegi panjang 5cm dan tinggi prisma 12cm, hitunglah luas permukaan prisma?

✔️✅ Kami ucapkan terima kasi kepada adik adik telah berkunjung di blog kami ini, kami ingin meperkenalkan blog kami ini, blog kami ini berjudulkan ilmu edukasi, nama tersebut kami ambil karena memang kami akan berfukus pada pembahasan mengenai kunci jawaban dan pembahasan mengenai materi sekolah.

 oleh karena itu dibutuhkan kunci jawaban yang tepat dan benar sehingga dengan kunci jawaban tempat dan benar dapat membuat atau pendapat mengantar para siswa dalam menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuaskan, untuk itu dalam pembahasan artikel yang kakak buat kali ini kakak tidak membuat artikel se asal-asalan melainkan kakak telah membuat artikel dengan membaca dan memahami soal terlebih dahulu barulah kemudian kakak mencoba menjawab semaksimal yang kakak bisa.

1. Sebuah prisma alasnya berbentuk persegi panjang dengan luas alas 40cm2. jika lebar persegi panjang 5cm dan tinggi prisma 12cm, hitunglah luas permukaan prisma?

Kunci jawaban bab 9 bagain uji kompetensi 9,  sehingga kakak yakin jika pembahasan artikel yang kakak buat ini kakak yakin jika artikel yang kakak buat ini dapat memberikan nilai yang besar bagi peserta didik yang menggunakannya untuk menjawab tugas-tugas yang diberikan oleh guru, untuk itu kakak mengajak para peserta didik dan pelajar untuk tidak ragu menggunakan ataupun menulis artikel atau jawaban yang kakak bawa sini karena kakak yakin jawaban yang kakak buat ini dapat memberikan nilai yang memuaskan bagi peserta didik sekalian.

Kunci jawaban Matematika kelas 8

Sebelum masuk ke pembahasan kami juga ingin memberikan pembahasan yang berkaitan dengan tema kita kali ini yaitu mengenai kunci jawaban kelas 8, yang mana pembahasan yang ingin kami berikan siapa tau temen temen juga membutuhkannya, temen temen dapat mengklik tulisan di bahwa ini untuk mengakses pembahasannya:

  1. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.1
  2. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.2 
  3. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.3
  4. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.4
  5. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.5
  6. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.6 
  7. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.7
  8. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.8
  9. KUNCI JAWABAN Matematika Kelas 8 Uji Kompetensi 8
  10. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.1
  11. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.2 
  12. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.3

Kami juga membuat pembahasan dari pelajaran yang lainnya yang mungkin di butuhkan oleh temen temen, karena memang pembahasan yang kami berikan ini, dapat di pertanggung jawabkan, berikut ini pembahasan mengenai pelajaran kelas 8 yang dapat di akses dengan mengklik tulisanya.

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
 kami menyarankan teman-teman untuk menyelesaikan ataupun menjawab semaksimal teman-teman dalam tugas yang diberikan oleh guru. salamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kembar lagi di blog sayangan teman-teman pada kesempatan kali ini kami akan membahas sebuah artikel yang berkaitan dengan dunia pendidikan yang mana para kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai kunci jawaban dari berbagai mata pelajaran.

 salah satu hal yang wajib dikerjakan oleh seorang pelajar adalah mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, fungsi tugas yang diberikan oleh guru kepada peserta didik adalah untuk mengetahui apakah seorang peserta didik telah memahami apa yang telah disampaikan oleh guru atau tidak, tahunya itu fungsi itulah juga supaya seorang peserta didik dapat secara mandiri menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru yang diharapkan dengan adanya tempat tersebut peserta didik dapat secara mandiri dalam yustika masalah yang akan datang kemudian adanya.

Kunci jawaban matematika kelas 8 bab 8 Ayo Kita Berlatih 8.2

 Jawaban Matematika Ayo Kita Berlatih 8.2 Kelas 8 Hal 144 Semester 2 Jawaban Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.2 Kelas 8 Hal 144 Semester 2 Bab 8 Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD). Soal ini kami tulis untuk memudahkan Anda dalam mempelajari materi BRSL tentang menentukan luas permukaan prisma. Berikut ini soal dan jawaban matematika kelas 8 ayo kita berlatih 8.2 kelas 8 hal 144 semester 2 tentang bangun ruang sisi datar.

Ayo Kita Berlatih 8.2

1. Sebuah prisma alasnya berbentuk persegi panjang dengan luas alas 40cm2. jika lebar persegi panjang 5cm dan tinggi prisma 12cm, hitunglah luas permukaan prisma?
Kunci jawaban:
1. Diketahui :
– Luas Alas (La) = 40 cm²
– Lebar Alas (l) = 5 cm
– Tinggi Prisma (t) = 12 cm
Ditanya :
– Luas Permukaan Prisma (Lp) = ……?
Penyelesaian :
– Panjang Alas (p) :
La = p × l
p = La ÷ l
p = 40 ÷ 5
p = 8 cm
– Luas Permukaan Prisma (Lp) :
Lp = 2La + 2pt + 2lt
Lp = (2(40)) + 2(8)(12) + 2(5)(12)
Lp = 80 + 16(12) + 10(12)
Lp = 80 + 192 + 120
Lp = 272 + 120
Lp = 392 cm²

2. Alas sebuah prisma berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi 12 cm, 9 cm, dan 15 cm. Jika tinggi prisma adalah 30 cm, hitunglah luas permukaan prisma tersebut.
Kunci jawaban:
2. Luas prima = keliling alas x tinggi prisma + 2 x luas alas
lp = (9+12+15) x 30 + 2 x 1/2 x 9 x 12
lp = 36 x 30 + 108
lp= 1.188 cm²

3. Pernahkah kalian berkemah?

Berbentuk apakah tenda yang kamu pakai? Bila tenda yang kamu pakai seperti gambar tenda di samping, dapatkah kamu menghitung luas kain terkecil yang diperlukan untuk membuat tenda itu? Coba hitunglah.

 Berbentuk apakah tenda yang kamu pakai? Bila tenda yang kamu pakai seperti gambar tenda di samping, dapatkah kamu menghitung luas kain terkecil yang diperlukan untuk membuat tenda itu? Coba hitunglah.
Kunci jawaban:
3. Pada bagian depan tenda berbentuk segitiga sama kaki yang tergambar pada Δ ABC.
Untuk mengitung panjang kain yang bewarna hijau, kita menggunakan pythagoras.
BC² = t² + (AB/2)²
       = 2² + ()²
       = 4 +
       = 4 + 2,25
       = 6,25
 BC = √6,25
 BC = 2,5 m
∴ Panjang kain warna hijau = 2 × 2,5 m
                                            = 5 m
Menentukan luas kain minimal pada tenda
Luas kain = (2 × luas segitiga) + (luas kain warna hijau)
                = (2 × 1/2 × 3 × 2 m²) + (5 × 4 m²)
                = 6 m² + 20 m²
                = 26 m²
Jadi luas kain minimal pada tenda tersebut adalah 26 m²

4. Sebuah prisma tegak segienam beraturan ABCDEF.GHIJKL mempunyai panjang rusuk alas 10 cm dan panjang rusuk tegak 80 cm.
a. Gambarlah bangun prismanya.
b. Tentukan luas bidang tegaknya.
c. Tentukan luas permukaan prisma.
Kunci jawaban:
4. Perhatikan gambar pada lampiran
B. Luas bidang tegak = Keliling alas x tinggi prisma
= 6 × sisi × tinggi prisma
= 6 × 10 cm × 80 cm
= 4800 cm²
Jadi, luas bidang tegak adalah 4800 cm²
C. Segienam dari alas prisma terdiri dari 6 segitiga sama sisi yang kongruen atau sama besar.
cari tinggi segitiga dengan menggunakan teorema phytagoras:
(tΔ)² = 10² – 5²
(tΔ)² = 100 – 25
(tΔ)² = 75
tΔ = √75
tΔ = √(25×3)
tΔ = 5√3 cm
Luas alas prisma (segienam) = 6 × Luas segitiga
= 6 × 1/2 × alas Δ × t Δ
= 3 × 10 cm × 5√3 cm
= 150√3 cm²
Luas permukaan prisma
= (2 × Luas alas ) + (Keliling alas × tinggi prisma)
= (2 × 150√3 cm²) + (6 × 10 cm × 80 cm)
= 300√3 cm² + 4800cm²
= (4800+300√3) cm²
Jadi, luas permukaan prisma adalah  (4800+300√3) cm²

5. Sebuah prisma dengan alas berbentuk belah ketupat mempunyai panjang diagonal 24 cm dan 10 cm. Jika tinggi prisma 8 cm, maka luas permukaan prisma adalah ….
A. 768 cm2
B. 656 cm2
C. 536 cm2
D. 504 cm2
Kunci jawaban:
5. isi prrisma = 1/2 √d1²+d2²
                   = 1/2 √24²+10²
                   = 1/2 √576+100
                   = 1/2 √676
                   = 1/2 x 26
                   = 13 cm
Luas permukaan = 2 x L als + Keliling alas x tinggi
                         = 2 x 1/2 x d1 x d2 + 4s x t
                         = d1 x d2 + 4s x t
                         = 24 x 10 + 4 x 13 x 8
                         = 240 + 416
                         = 656 cm²
Jadi luasnya adalah 656 cm²

6. Indra akan membuat tiga buah papan nama dari kertas karton yang bagian kiri dan kanannya terbuka seperti tampak pada gambar. 

6. Indra akan membuat tiga buah papan nama dari kertas karton yang bagian kiri dan kanannya terbuka seperti tampak pada gambar.

Luas minimum karton yang diperlukan Indra adalah ….
A. 660 cm2
B. 700 cm2
C. 1.980 cm2
D. 2.100 cm2
Kunci jawaban:
6. Diketahui
Tinggi prisma = 22 cm
Tinggi segitiga = 12 cm
Alas segitiga = 5 cm
Sisi miring = ?
Gunakan rumus prisma tanpa alas dan tutup
t(a + b + c)
Sebelumnya cari dulu sisi miringnya
s = √12² + 5²
s = √144 + 25
s = √169
s = 13
Jadi sisi miringnya 13 cm.
2(12 + 5 + 13)
22(30)
660 cm²
660 cm² × 3 = 1980 cm² (C).

7. ABCD.EFGH pada gambar di samping adalah prisma dengan ABFE sejajar DCGH jika panjang AB=4cm, BC=6cm,AE=8cm dan BF=5cm, maka luas permukaan prisma adalah

7. ABCD.EFGH pada gambar di samping adalah prisma dengan ABFE sejajar DCGH jika panjang AB=4cm, BC=6cm,AE=8cm dan BF=5cm, maka luas permukaan prisma adalah

Kunci jawaban:
7. Bangun Ruang Prisma
AB= 4
BC = 6
AE = 8
BF = 5
EF = (√(8-5)²+(4²)= 5
Luas Permukaan = 2 ( luas trapesium ABFE) + Luas persegi panjang ADHE + Luas peresgipanjang BCGF + Luas persegipanjang ABCD + Luas persegi panjang EFGH
LP = 2{ 1/2 (BF+AE)(AB)) + (AD xAE) + (BC xBF) + (ABxBC) + (EFxFG)
LP = (5+8)(4) + (6×8) + (6×5) + (4 x 6) + (5 x 6)
LP= 52 + 48 + 30+ 24 + 30
LP = 184 cm²

8. Sebuah prisma alasnya berbentuk belah ketupat dengan panjang diagonal 16cm dan 12 cm . tentukan tinggi prisma jika luas permukaannya adalah 672 cm2
Kunci jawaban:
8. Diketahui :
d1 = 16 cm
d2 = 12 cm
luas permukaan = 672 cm²
Dijawab :
luas alas = 1/2 . d1 . d2
               = 1/2 . 16 . 12
               = 96 cm²
sisi belah ketupat (s) = √(1/2 . d1)² +(1/2 . d2)²
                                  = √(1/2 . 16)² +(1/2 . 12)²
                                  = √8² +6²
                                  = √100
                                  = 10 cm
Keliling = 4s
            = 4(10)
            = 40 cm
Luas permukaan = (2 x luas alas) +(keiling x tinggi)
672 = 2(96) +(40 x t)
672 = 192 +40t
672 -192 = 40t
480 = 40t
t = 480/40
t = 12 cm

9. Diketahui luas permukaan prisma tegak segiempat beraturan 864 cm2 dan tinggi prisma 12 cm. Tentukan panjang sisi alas prisma tersebut.
Kunci jawaban:
9. Karena alas prisma berupa segiempat beraturan, maka kita misalkan persegi (tidak belah ketupat).
  Lp = 2(La) + (Ka × t)
  Lp = 2(s × s) + ((4 × s) × t)
864 = 2(s × s) + ((4 × s) × 12)
864 = 2(s²) + (4s × 12)
864 = 2s² + 48s
   0 = 2s² + 48s – 864
   0 = s² + 24s – 432
   0 = (s + 36) (s – 12)
 0 = s + 36
s₁ = -36
  0 = s – 12
s₂ = 12
Jadi panjang sisi alas prisma tersebut adalah 12 cm.

10. Gambar berikut adalah prisma dengan alas trapesium sama kaki. 

Panjang AB = 6 cm, BC = AD = 5 cm, CD = 14 cm, dan AE = 15 cm. Luas permukaan prisma adalah  A. 450 cm2 B. 480 cm2 C. 500 cm2 D. 510 cm2

Panjang AB = 6 cm, BC = AD = 5 cm, CD = 14 cm, dan AE = 15 cm. Luas permukaan prisma adalah 
A. 450 cm2
B. 480 cm2
C. 500 cm2
D. 510 cm2
Kunci jawaban:
10. Luas permukaan = 2 x luas alas + keliling alas x tinggi prisma
                             = 2 (1/2 . (6 + 14) . 3) + (6 + 5 + 5 + 14) . 15
                             = 2 (1/2 . 60) + 30 . 15
                             = 2 . 30 + 450
                             = 510 cm (D)

11. Diketahui luas permukaan prisma segiempat adalah 500 cm2 dengan tinggi 10 cm. Jika alas prisma tersebut berbentuk persegi panjang, maka tentukan kemungkinan-kemungkinan ukuran panjang dan lebar prisma itu.
Kunci jawaban:
11. Luas Prisma Segi empat = 2.Luas alas + Luas Selubung
500 cm² = 2 . (p x l) + 2 . (p x t) + 2(l x t)
500 = 2 (p x l) + 2 . (p x 10) + 2 (l x 10)
250 = (p x l) + (p x 10) + (l x 10)
Kemungkinan-kemungkinan ukuran panjang dan lebar dari prisma segi empat tersebut adalah
Panjang = 10 cm, lebar = 7,5 cm

12. Garasi
Garasi dirancang dengan hanya memiliki satu pintu dan satu jendela.

12. Garasi Garasi dirancang dengan hanya memiliki satu pintu dan satu jendela.

Pak Sinaga memilih model garasi dengan letak jendela dan pintu ditunjukkan oleh gambar berikut.
Ilustrasi berikut menunjukkan model berbeda yang dilihat dari belakang garasi. Hanya satu ilustrasi yang cocok dengan model garasi yang dipilih Pak Sinaga. Model manakah yang dipilih oleh Pak Sinaga?
Kunci jawaban:

12. Garasi tersebut, dilihat dari depan:
Posisi jendela ada di sebelah kanan kita
Posisi jendela lebih dekat ke kita (pintu garasi)
Maka jika kita melihat garasi tersebut dari belakang, maka
Posisi jendela menjadi berada di sebelah kiri kita
Posisi jendela menjadi lebih jauh dari kita
Jadi model yang dipilih oleh Pak Sinaga adalah model yang C
Keterangan:
Yang model A salah karena posisi jendela lebih dekat ke kita
Yang model B dan D salah karena posisi jendela ada di sebelah kanan kita

Rangkuman materi:

Selain itu diadakan pula operasi tempur  dengan sasaran langsung basis-basis pasukan DI/TII. Melalui perpaduan antara, seperti yang  disebut Soekarno : “unsur-unsur Nekolim (negara Barat), pimpinan PKI  yang keblinger serta oknum-oknum ABRI yang tidak benar”. Semuanya  pecah dalam improvisasi di lapangan. 6. 

1. Sebuah prisma alasnya berbentuk persegi panjang dengan luas alas 40cm2. jika lebar persegi panjang 5cm dan tinggi prisma 12cm, hitunglah luas permukaan prisma?

Dalang Gerakan 30 September adalah PKI Menurut teori ini tokoh-tokoh PKI adalah penanggungjawab peristiwa  kudeta, dengan cara memperalat unsur-unsur tentara. Dasarnya adalah  serangkaian kejadian dan aksi yang telah dilancarkan PKI antara  tahun 1959-1965. Dasar lainnya adalah bahwa setelah G30S, beberapa  perlawanan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan  diri CC PKI sempat terjadi di Blitar Selatan, Grobogan, dan Klaten. Teori yang dikemukakan antara lain oleh Nugroho Notosusanto dan Ismail  Saleh ini merupakan teori yang paling umum didengar mengenai kudeta  tanggal 30 September 1965. Namun terlepas dari teori mana yang benar mengenai peristiwa G30S, yang  pasti sejak Demokrasi Terpimpin secara resmi dimulai pada tahun 1959,  Indonesia memang diwarnai dengan figur Soekarno yang menampilkan    18 Kelas XII SMA/MA   dirinya sebagai penguasa tunggal di Indonesia. Ia juga menjadi kekuatan  penengah diantara dua kelompok politik besar yang saling bersaing dan  terkurung dalam pertentangan yang tidak terdamaikan saat itu : AD  dengan PKI. Juli 1960 misalnya, PKI melancarkan kecaman-kecaman terhadap kabinet  dan tentara. Ketika tentara bereaksi, Soekarno segera turun tangan hingga  persoalan ini sementara selesai. Hal ini kemudian malah membuat  hubungan Soekarno dengan PKI kian dekat (Crouch, 1999 dan Ricklefs,  2010 ). Bulan Agustus 1960 Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang  merupakan partai pesaing PKI, dibubarkan pemerintah. PKI pun semakin  giat melakukan mobilisasi massa untuk meningkatkan pengaruh dan  memperbanyak anggota. Partai-partai lain seperti NU dan PNI hingga saat  itu praktis telah dilumpuhkan (Feith, 1998). Tahun 1963, situasi persaingan semakin sengit, baik di kota maupun di  desa. PKI berusaha mendesak untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih  besar. Oleh karena itu, strategi ofensif yang dipilih untuk memenuhi  harapannya.  Sumber: diolah dari berbagai sumber  Gambar 1.5 Data PKI Menjelang G30S/PKI   Sejarah Indonesia 19  Di tingkat pusat, PKI mulai berusaha dengan sungguh-sungguh untuk  duduk dalam kabinet. Mungkin PKI merasa kedudukannya sudah  cukup kuat. Pada tahun-tahun sebelumnya partai ini umumnya hanya  melancarkan kritik terhadap pemerintah khususnya para menteri yang  memiliki pandangan politik berbeda dengan mereka. Di bidang kebudayaan, saat sekelompok cendekiawan anti PKI  memproklamasikan Manifesto Kebudayaan (“Manikebu”) yang tidak  ingin kebudayaan nasional didominasi oleh suatu ideologi politik tertentu  (misalnya komunis), Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat) yang pro PKI  segera mengecam keras. Soekarno ternyata menyepakati kecaman itu.  Tidak sampai satu tahun usianya, Manikebu dilarang pemerintah. Sedangkan di daerah, persoalan-persoalan yang muncul tampaknya  malah lebih pelik lagi karena bersinggungan dengan konflik yang lebih radikal. Hal ini sebagian merupakan akibat dari masalah-masalah yang  ditimbulkan oleh program di bidang agraria (landreform/UU Pokok  Agraria 1960), dimana PKI segera melancarkan apa yang disebut sebagai  kampanye aksi sepihak. Aksi ini merupakan upaya mengambilalih tanah  milik pihak-pihak mapan di desa dengan paksa dan menolak janji-janji  bagi hasil yang lama. “Tujuh Setan Desa” karenanya dirumuskan oleh  PKI, yang terdiri dari tuan tanah jahat, lintah darat, tukang ijon, tengkulak  jahat, kapitalis birokrat desa, pejabat desa jahat dan bandit desa. “Setan  Desa”menurut versi PKI ini, menurut Tornquist, ujung-ujungnya merujuk  pada para pemilik tanah (Tornquist, 2011). Adegan-adegan protespun berlangsung bahkan radikalisme dipraktikkan  hingga upaya menurunkan lurah serta aksi protes terhadap para sesepuh  desa. Dalam aksi pengambilalihan tanah –terutama di Jawa Tengah dan  Jawa Timur, juga Bali, Jawa Barat dan Sumatera Utara– massa PKI-pun  terlibat dalam pertentangan yang sengit dengan, tentu saja, para tuan tanah,  juga kaum birokrat dan para pengelola yang berasal dari kalangan tentara.  Para tuan tanah kebetulan pula kebanyakan berasal dari kalangan muslim  yang taat dan pendukung PNI. Kondisi ini pada akhirnya menyebabkan  PKI, khususnya di Jawa Timur, segera saja berhadapan muka dengan para  santri NU. Di kota-kota tindakan liar juga bukan tidak terjadi. Ini misalnya tergambar  dalam cerita mengenai istri seorang dokter terkenal di Solo, yang akan  pergi ke suatu resepsi. Ia, yang mengenakan kebaya lengkap dengan  sanggul besar dan sepatu hak tinggi, digiring oleh ratusan tukang becak    20 Kelas XII SMA/MA   di tengah terik matahari ke kantor polisi untuk menyelesaikan pertikaian  harga becak. Adegan serupa pernah juga terjadi di berbagai kota. Ada pula  para kepala desa yang sudah tua disidangkan di depan pengadilan rakyat   (Ong Hok Ham,1999). Selama tahun 1964, perlawanan terhadap aksi sepihak semakin lama  semakin kuat. Kekerasan jadinya semakin kerap terjadi. Di Jawa Timur  tindak balasan anti PKI dipelopori oleh kelompok pemuda NU, yaitu  Ansor. Hubungan angkatan darat dengan PKI sendiri pada masa itu juga kian  memanas. Sindiran dan kritik kerap dilontarkan para petinggi PKI  terhadap AD.  Pada bulan-bulan awal tahun 1965 PKI “menyerang” para pejabat  anti PKI dengan menuduhnya sebagai kapitalis birokrat yang korup.  Demonstrasi-demonstrasi juga dilakukan untuk menuntut pembubaran  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Maka hingga pertengahan tahun  1965 atau sebelum pecah kudeta di awal Oktober, kekuatan politik di  ibukota tampaknya sudah semakin bergeser ke kiri. PKI kian berada di  atas angin dengan perjuangan partai yang semakin intensif.  Usul pembentukan angkatan ke-5 selain AD-AU- AL-Polisi yang dikemukakan oleh PKI pada Januari  1965, diakui memang semakin memperkeruh suasana  terutama dalam hubungan antara PKI dan AD. Tentara  telah membayangkan bagaimana 21 juta petani dan  buruh bersenjata, bebas dari pengawasan mereka.  Bagi para petinggi militer gagasan ini bisa berarti  pengukuhan aksi politik yang matang, bermuara pada  dominasi PKI yang hendak mendirikan pemerintahan  komunis yang pro RRC (Republik Rakyat Cina  yang komunis) di Indonesia (Southwood dan  Flanagan, 2013). Usulan ini akhirnya memang gagal  direalisasikan. PKI lalu meniupkan isu tentang adanya Dewan  Jenderal di tubuh AD yang tengah mempersiapkan  suatu kudeta. Di sini, PKI menyodorkan “Dokumen  Gilchrist” yang ditandatangani Duta Besar Inggris  di Indonesia. Isi dokumen ditafsirkan sebagai isyarat   Sumber : 30 Tahun  Indonesia Merdeka  Gambar 1.6 Berita  koran di tahun  1965 mengenai  usulan PKI untuk  mempersenjatai  buruh dan petani   Sejarah Indonesia 21  adanya operasi dari pihak Inggris-AS dengan melibatkan our local army  friend (kawan-kawan kita dari tentara setempat) untuk melakukan kudeta.  Meski kebenaran isi dokumen ini diragukan danJenderal Ahmad Yani  kemudian menyanggah keberadaan Dewan Jenderal ini saat Presiden  Soekarno bertanya kepadanya, namun pertentangan PKI dengan angkatan  darat kini tampaknya telah mencapai level yang akut. Bulan itu juga, Pelda  Sujono yang berusaha menghentikan penyerobotan tanah perkebunan  tewas dibunuh sekelompok orang dari BTI dalam peristiwa Bandar Betsy  di Sumatera Utara. Jenderal Yani segera menuntut agar mereka yang  terlibat dalam peristiwa Bandar Betsy diadili. Sikap tegasnya didukung  penuh oleh organisasi-organisasi Islam, Protestan dan Katolik. Sementara itu di Mantingan, PKI berusaha mengambil paksa tanah  wakaf Pondok Modern Gontor seluas 160 hektar (Ambarwulan dan  Kasdi dalam Taufik Abdullah, ed., 2012 : 139). Sebuah tindakan yang tentu saja semakin membuat marah kalangan Islam. Apalagi empat bulan  sebelumnya telah terjadi peristiwa Kanigoro Kediri, dimana BTI telah  membuat kacau peserta mental Training Pelajar Islam Indonesia dan  memasuki tempat ibadah saat subuh tanpa melepas alas kaki yang penuh  lumpur lalu melecehkan Al Quran. Suasana pertentangan antara PKI dengan AD dan golongan lain non PKI  pun telah sedemikian panasnya menjelang tanggal 30 September 1965.  Apalagi  pada bulan Juli sebelumnya Soekarno tiba-tiba jatuh sakit. Tim  dokter Cina yang didatangkan DN Aidit untuk memeriksa Soekarno  menyimpulkan bahwa presiden RI tersebut kemungkinan akan meninggal  atau lumpuh. Maka dalam rapat Politbiro PKI tanggal 28 September 1965,  pimpinan PKI pun memutuskan untuk bergerak. Dipimpin Letnan Kolonel Untung, perwira yang dekat dengan PKI,  pasukan pemberontak melaksanakan “Gerakan 30 September” dengan  menculik dan membunuh para jenderal dan perwira di pagi buta tanggal 1  Oktober 1965. Jenazah para korban lalu dimasukkan ke dalam sumur tua  di daerah Lubang Buaya Jakarta. Mereka adalah : Letnan Jenderal Ahmad  Yani (Menteri/Panglima AD), Mayor Jenderal S. Parman, Mayor Jenderal  Soeprapto, Mayor Jenderal MT. Haryono, Brigadir Jenderal DI Panjaitan,  Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo dan Letnan Satu Pierre Andreas  Tendean. Sedangkan Jenderal Abdul Haris Nasution berhasil lolos dari  upaya penculikan, namun putrinya Ade Irma Suryani menjadi korban.  Di Yogyakarta Gerakan 30 September juga melakukan penculikan dan  pembunuhan terhadap perwira AD yang anti PKI, yaitu : Kolonel Katamso  dan Letnan Kolonel Sugiono.   22 Kelas XII SMA/MA   Pada berita RRI pagi harinya, Letkol Untung lalu menyatakan pembentukan  “Dewan Revolusi”, sebuah pengumuman yang membingungkan  masyarakat. Dalam situasi tak menentu itulah Panglima Komando Strategis Angkatan  Darat (Pangkostrad) Mayor Jenderal Soeharto segera berkeputusan  mengambil alih pimpinan Angkatan Darat, karena Jenderal Ahmad  Yani selaku Men/Pangad saat itu belum diketahui ada dimana. Setelah  berhasil menghimpun pasukan yang masih setia kepada Pancasila, operasi  penumpasan Gerakan 30 September pun segera dilakukan. Bukan saja di  Jakarta, melainkan hingga basis mereka di daerah-daerah lainnya. Dalam  perkembangan berikutnya, ketika diketahui bahwa Gerakan September  ini berhubungan dengan PKI, maka pengejaran terhadap pimpinan dan  pendukung PKI juga terjadi. Bukan saja oleh pasukan yang setia pada  Pancasila tetapi juga dibantu oleh masyarakat yang tidak senang dengan  sepak terjang PKI. G30S/PKI pun berhasil ditumpas, menandai pula  berakhirnya gerakan dari Partai Komunis Indonesia.  TUGAS Buatlah kelompok  yang terdiri dari 2-3 orang, kemudian buatlah rangkuman  mengenai “konflik dan pergolakan  yang  berkait dengan ideologi”.    2. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Kepentingan. a. Pemberontakan APRA Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dibentuk oleh Kapten Raymond  Westerling pada tahun 1949. Ini adalah milisi bersenjata yang anggotanya  terutama berasal dari tentara Belanda: KNIL, yang tidak setuju dengan  pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) di  Jawa Barat, yang saat itu masih berbentuk negara bagian Pasundan. Basis  pasukan APRIS di Jawa Barat adalah Divisi Siliwangi. APRA ingin agar  keberadaan negara Pasundan dipertahankan sekaligus menjadikan mereka  sebagai tentara negara federal di Jawa Barat. Karena itu, pada Januari  1950 Westerling mengultimatum pemerintah RIS. Ultimatum ini segera  dijawab Perdana Menteri Hatta dengan memerintahkan penangkapan  terhadap Westerling.   Sejarah Indonesia 23  APRA malah bergerak menyerbu kota Bandung secara mendadak dan  melakukan tindakan teror. Puluhan anggota APRIS gugur. Diketahui  pula kemudian kalau APRA bermaksud menyerang Jakarta dan ingin  membunuh antara lain Menteri Pertahanan Sultan Hamengkubuwono IX  dan Kepala APRIS Kolonel T.B. Simatupang. Namun semua itu akhirnya  dapat digagalkan oleh pemerintah. Westerling kemudian melarikan diri ke  Belanda.  TUGAS Perhatikan potongan gambar di bawah ini! Tuliskan pendapatmu tentang dampak langsung dari terjadinya  pemberontakan APRA.  Sumber: 30 Tahun Indonesia Merdeka, (Deppen, 1975) Gambar 1.7 Korban Westerling b. Peristiwa Andi Aziz Seperti halnya pemberontakan APRA di Bandung, peristiwa Andi Aziz  berawal dari tuntutan Kapten Andi Aziz dan pasukannya yang berasal dari  KNIL (pasukan Belanda di Indonesia) terhadap pemerintah Indonesia agar  hanya mereka yang dijadikan pasukan APRIS di Negara Indonesia Timur  (NIT). Ketika akhirnya tentara Indonesia benar-benar didatangkan ke  Sulawesi Selatan dengan tujuan memelihara keamanan, hal ini menyulut    24 Kelas XII SMA/MA   ketidakpuasan di kalangan pasukan 

Sumber:buku mtk kelas 8

You May Also Like