1. Perhatikan limas segi empat beraturan K.PQRS di bawah.sebutkan semua: a. rusuk b. bidang sisi tegak c. tinggi limas

✔️✅ Kami ucapkan terima kasi kepada adik adik telah berkunjung di blog kami ini, kami ingin meperkenalkan blog kami ini, blog kami ini berjudulkan ilmu edukasi, nama tersebut kami ambil karena memang kami akan berfukus pada pembahasan mengenai kunci jawaban dan pembahasan mengenai materi sekolah.

1. Perhatikan limas segi empat beraturan K.PQRS di bawah.sebutkan semua: a. rusuk b. bidang sisi tegak c. tinggi limas

Kunci jawaban bab 9 bagain uji kompetensi 9,  tak lama lagi akan diadakan ujian akhir semester yang mana ujian tersebut sangat menentukan kenaikan kelas peserta didik sekalian untuk itu jika peserta didik sekalian tidak mempersiapkan diri dalam mengikuti ujian tersebut maka bisa dipastikan kemungkinan besar peserta didik tidak akan naik kelas untuk itu marilah mulai sekarang kakak mengajak untuk peserta didik sekalian tuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian tersebut salah satu caranya adalah dengan manfaatkan artikel yang kakak buat ini sebagai salah satu media untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian yang akan datang.

Kunci jawaban Matematika kelas 8

Sebelum masuk ke pembahasan kami juga ingin memberikan pembahasan yang berkaitan dengan tema kita kali ini yaitu mengenai kunci jawaban kelas 8, yang mana pembahasan yang ingin kami berikan siapa tau temen temen juga membutuhkannya, temen temen dapat mengklik tulisan di bahwa ini untuk mengakses pembahasannya:

  1. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.1
  2. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.2 
  3. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.3
  4. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.4
  5. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.5
  6. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.6 
  7. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.7
  8. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 8.8
  9. KUNCI JAWABAN Matematika Kelas 8 Uji Kompetensi 8
  10. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.1
  11. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.2 
  12. KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 9.3

Kami juga membuat pembahasan dari pelajaran yang lainnya yang mungkin di butuhkan oleh temen temen, karena memang pembahasan yang kami berikan ini, dapat di pertanggung jawabkan, berikut ini pembahasan mengenai pelajaran kelas 8 yang dapat di akses dengan mengklik tulisanya.

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
dan untuk mengurangi aktivitas bermain nya dan mulailah belajar sedikit demi sedikit dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian yang akan datang, berikut ini adalah pembahasan yang dapat dapat berikan semoga dengan pembahasan yang tetap berikan ini dapat membantu peserta didik dalam menyesuaikan tugas yang diberikan oleh guru dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang besar.

 jika terdapat kesalahan dalam penulisan kata ataupun jawaban kakak mohon maaf sebesar-besarnya dan kakak mohon masukan untuk artikel ini dan teman-teman bola yang menulis jawab soal ataupun buku-buku yang ingin kakak jawab nantinya kakak akan berusaha semaksimal yang kehabisan dalam menjawabnya.

 jangan lupa untuk mendukung belok kakak buat ini dengan cara membagikan artikel yang kakak bukan ini dengan teman-teman yang mengerjakan tugas yang selama semoga dengan begitu artika yang kabur ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan jangan lupa untuk berlangganan dibelah kakak ini dengan cara mengklik notifikasi diatas semoga dengan begitu star tadi sekalian dapat memperoleh update terbaru dari artikel yang kakak buat ini karena blog ini berburu fokus kan untuk tentang pembahasan kunci jawaban dan seputar tentang pendidikan yang mana blog ini bernama ilmu edukasi.

Kunci jawaban matematika kelas 8 bab 8 Ayo Kita Berlatih 8.3

Jawaban Buku Matematika Ayo Kita Berlatih 8.3 Kelas 8 Bab 8 Semester 2 Hal 152Jawaban Buku Matematika Ayo Kita Berlatih 8.3 Kelas 8 Hal 152 Bab 8 Bangun Ruang Ssi Datar Semester 2. Materi pada soal ini yaitu bangun ruang sisi datar (BRSL) menentukan luas permukaan limas. Soal ini terdiri atas 12 nomer semuanya berbentuk uraian. Dibawah ini soal dan jawaban ayo kita berlatih 8.3 kelas 8 bab 8 bangun ruang isis datar semester 2 hal 152.

Ayo Kita Berlatih 8.3

1. Perhatikan limas segi empat beraturan K.PQRS di bawah.sebutkan semua:

1. Perhatikan limas segi empat beraturan K.PQRS di bawah.sebutkan semua:

a. rusuk
b. bidang sisi tegak
c. tinggi limas
Kunci jawaban:
1. A. rusuknya ada 8 yaitu :
   PQ; QR; RS; PS; KP;KQ; KR; dan KS
b. bidang sisi tegak ada 4 yaitu
   segitiga KPQ; KQR; KSR; dan KPS
c. tinggi limas yaitu jarak  titik potong diagonal alas PR dan SQ ke titik puncak K

2. Kerangka model limas dengan alas berbentuk persegi panjang dengan panjang lebarnya masing-masing 16 cm dan 12 cm, sedangkan tinggi limas 24 cm. Tentukan panjang kawat paling sedikit yang diperlukan untuk membuat kerangka model limas tersebut.
Kunci jawaban:
2. Panjang 1/2 diagonal alas = 1/2 x √16²+12² = 1/2 x √256+144 = 1/2 x √400 = 1/2 x 20 = 10 cm
panjang sisi tegak = √24²+10² = √576+100 = √676 = 26 cm
panjang kawat yg diperlukan = 2 (16 + 12 + 2 x 26) = 2(28 + 52) = 160 cm

3. Sebuah limas tingginya 36 cm dan tinggi rusuk tegaknya 39 cm. Jika alasnya berbentuk persegi, maka tentukan:

3. Sebuah limas tingginya 36 cm dan tinggi rusuk tegaknya 39 cm. Jika alasnya berbentuk persegi, maka tentukan:

a. keliling persegi,
b. luas permukaan limas
Kunci jawaban:
3. Panjang persegi= 2(√39²-36²)
                       = 2 x 15 cm
                      = 30 cm
a keliling= 4s
             = 4.30 cm
             = 120 cm

b. Lp= Lalas+ jumlah luas sisi tegak
       = 30²+ 4(1/2 x 39 x 30)
       = 900+  2340
       = 3240 cm²

4. Alas sebuah limas segi empat beraturan berbentuk persegi. Jika tinggi segitiga 13 cm dan tinggi limas 12 cm, tentukan luas permukaan limas.
Kunci jawaban:
4. 1/2 pjg alas = √13^2 – 12^2
= √169 – 144
= √25 = 5cm
pjg alas= 2 x 5 = 10cm
Luas alas = sisi xsisi
= 10 x 10 = 100 cm ^2
Luas per mukaan limas
= Luas alas + 4 x Luas segitiga
= 100 + 4 x 1/2 x 10 x 13
= 100 + 4 x 65
= 100 + 260
= 360 cm^2

5. Sebuah limas mempunyai alas berbentuk persegi. Keliling alas limas 96 cm, sedangkan tingginya l6 cm. Luas seluruh permukaan limas adalah ….
A. 1.056 cm2
B. 1.216 cm2
C. 1.344 cm2
D. 1.536 cm2
Kunci jawaban:
5. Keliling alas = 4 x sisi
96 = 4 x sisi
sisi = 96/4
sisi = 24 cm
jika sisi 24 cm dan tinggi 16 cm maka tinggi sisi tegaknya 20 cm (triple Pythagoras)
luas limas = luas alas + 4 x luas sisi tegak
               = (24 x 24) + (4 x 1/2 x 24 x 20)
               = 576 + 960
               = 1.536 cm²

6. Limas segitiga T.ABC pada gambar berikut merupakan limas dengan alas segitiga siku-siku sama kaki dengan panjang kaki-kaki segitiganya adalah 10 cm. 

6. Limas segitiga T.ABC pada gambar berikut merupakan limas dengan alas segitiga siku-siku sama kaki dengan panjang kaki-kaki segitiganya adalah 10 cm.

Jika diketahui tinggi limas tersebut 20 cm, maka berapakah luas permukaan limas tersebut?
Kunci jawaban:
6. Luas alas       = 1/2 alas x tinggi
                     = 1/2 10 x 10
                     = 50 cm²
luas segitiga = 1/2 x 10 x 20
                     = 100 cm²
luas permukaan limas = luas alas + 3 x luas segitiga
                                    = 50 + ( 3 x 100 )
                                    = 350 cm²

7. Diketahui luas permukaan limas dengan alas berbentuk persegi adalah 96 cm². 

7. Diketahui luas permukaan limas dengan alas berbentuk persegi adalah 96 cm².

jika tinggi limas tersebut 4 cm, maka tentukan kemungkinan luas seluruh bidang tegak limas tersebut?
Kunci jawaban:

jika tinggi limas tersebut 4 cm, maka tentukan kemungkinan luas seluruh bidang tegak limas tersebut?

8. Perhatikan gambar limas segienam T.ABCEF berikut.
Diketahui pada gambar limas tersebut merupakan limas segienam beraturan dengan panjang AB = 10 cm dan TO = 30 cm. Tentukan luas permukaan limas tersebut.
Kunci jawaban:
8. Diketahui :
Limas segi enam beraturan T. ABCDEF
Panjang AB = 10 cm
Tinggi TO = 30 cm
Ditanya :
Luas permukaan limas segi enam tersebut ?
Jawab :
Untuk lebih jelas silahkan perhatikan gambar yang ada pada lampiran.
Segitiga yang terdapat pada alas segi enam beraturan merupakan segitiga sama sisi.
Kita akan mencari tinggi OP pada Δ CDO dengan menggunakan pythagoras.

OP² = OD² – ()²
       = 10² – ()²
       = 10² – 5²
       = 100 – 25
       = 75
 OP = √75
 OP = 8,66 cm
Menentukan tinggi TP pada sisi tegak limas segi enam.
TP² = TO² + OP²
       = 30² + 8,66²
       = 900 + 75
       = 975
 TP = √975
 TP = 31,22 cm

Menentukan luas permukaan limas segi enam
L segi-6 beraturan = 6 × L Δ CDO
                              = 6 × 1/2 × CD × OP
                              = 6 × 1/2 × 10 cm × 8,66 cm
                              = 3 × 86,6 cm²
                              = 259,8 cm²
L sisi tegak limas = 6 × L Δ TCD
                             = 6 × 1/2 × CD × TP
                             = 6 × 1/2 × 10 cm × 31,22 cm
                             = 3 × 312,2 cm²
                             = 936,6 cm²
L limas segi-6 = L alas + L sisi tegak
                       = 259,8 cm² + 936,6 cm²
                       = 1196,4 cm²
Jadi Luas permukaan limas segi enam tersebut adalah 1196,4 cm²

9. Alas sebuah limas segi empat beraturan berbentuk persegi. Jika tinggi segitiga 20 cm dan tinggi limas 16 cm, tentukan luas permukaan limas.
Kunci jawaban:
9. a² + t² = m²
(8/2)² + 16² = 20²
(8/2)² + 256 = 400
(8/2)² = 400 – 256
(8/2)² = 144
8/2 = √144
8/2 = 12
s = 2 × 12
s = 24 cm
Menentukan luas permukaan limas
L P limas = (s × s) + (4 × 1/2 × s × m)
                = (24 × 24) cm² + (4 × 1/2 × 24 × 20) cm²
                = 576 cm² + 960 cm²
                = 1536 cm²

10. Perhatikan limas segiempat T.ABCD berikut.

Segiempat PQRS pada limas tersebut merupakan suatu persegi. Diketahui luas permukaannya adalah 360 cm². Jika tinggi limas tersebut merupakan bilangan bulat, maka tentukan kemungkinan panjang sisi alas dan tinggi limas tersebut.

Segiempat PQRS pada limas tersebut merupakan suatu persegi. Diketahui luas permukaannya adalah 360 cm². Jika tinggi limas tersebut merupakan bilangan bulat, maka tentukan kemungkinan panjang sisi alas dan tinggi limas tersebut.
Kunci jawaban:

10. Kemungkinan luas alas 100 cm2
L alas = S^2 = 100
sisi alas = akar 100 = 10 cm
kemungjinan tinggi limas 12 cm
T sisi tegak = T^2= 5^2 + 12 ^2
= 25 + 144 = 169
T sisi tegak = akar 169 = 13 cm
luas sisi tegak limas = 1/2 x a x t
= 1/2 x 10 x 13 = 65 cm2
ada 4 sisi tegak = 4 x 65 = 260 cm2
luas permukaan limas segi empat =
= luas alas + luas sisi tegak
= 100 + 260 = 360 cm2
jadi panjang sisi alas 10 cm dan tinggi limas 12 cm

11. Suatu limas segiempat beraturan sisi tegaknya terdiri atas empat segitiga sama kaki yang sama besar dan sama bentuknya. Diketahui luas salah satu segitiga itu 135 cm² dan tinggi segitiga dari puncak limas 12 cm. Hitunglah luas permukaan limas.
Kunci jawaban:
11. Luas segitiga= axt:2
135= a x 15 :2
135 x 2 = a x 15
270 = 15a
a  = 18cm
Luas persegi= sxs
18x 18= 324cm²
Lp limas= 4Lsegitiga + Lalas
Lp = 4 x 135 + 324
Lp= 540 + 324= 864cm²

12. Gambar di bawah menunjukkan sebuah kubus dengan panjang rusuk 5 cm yang dipotong sehingga salah satu bagiannya berbentuk limas segitiga (tetrahedron). 

12. Gambar di bawah menunjukkan sebuah kubus dengan panjang rusuk 5 cm yang dipotong sehingga salah satu bagiannya berbentuk limas segitiga (tetrahedron).

Tentukan luas permukaan kedua bangun hasil perpotongannya.
Kunci jawaban:

12. Ada dua bagian bangun 1 berbentuk limas dan 2 berbentus sisa potongan kubus
jawaban pertama (limas )
segitiga di arsir
a = s√2
   = 5√2
t² = (5√2)² + (5/2√2)²
t² = (25√4) + (25/4√4)
t² = 50 + ( 25/2)
t² = 50+12,5
t  = √ 62,5
luas = 1/2 x a x t
        = 1/2 x 5√2 x √62,5
        = 1/2 x 5√125
        = 1/2 x 25√5
        = 25√5/2
luas limas seluruhnya
luas = 3 x 1/2 x 5 x 5 + 25√5/2
        = 75/2 + 25√5/2
luas kedua ( sisa belahan kubus)
luas = ( 3 x s x s) + luas limas
        = ( 3 x 5 x 5) + 75/2 + 25√5
        = 75 + 75/2 + 25√5
        = 75 + 37,5 +25√5
        = 112,5 + 25√5

Rangkuman materi

Andi Aziz. Ada kekhawatiran  dari kalangan tentara KNIL bahwa mereka akan diperlakukan secara  diskriminatif oleh pimpinan APRIS/TNI. Pasukan KNIL di bawah pimpinan Andi Aziz ini kemudian bereaksi  dengan menduduki beberapa tempat penting, bahkan menawan Panglima  Teritorium (wilayah) Indonesia Timur, 

1. Perhatikan limas segi empat beraturan K.PQRS di bawah.sebutkan semua: a. rusuk b. bidang sisi tegak c. tinggi limas

Pemerintahpun bertindak  tegas dengan mengirimkan pasukan dibawah pimpinan Kolonel Alex  Kawilarang. April 1950, pemerintah memerintahkan Andi Aziz agar melapor ke Jakarta  akibat peristiwa tersebut, dan menarik pasukannya dari tempat-tempat  yang telah diduduki, menyerahkan senjata serta membebaskan tawanan  yang telah mereka tangkap. Tenggat waktu melapor adalah 4 x 24 jam.  Namun Andi Aziz ternyata terlambat melapor, sementara pasukannya  telah berontak. Andi Aziz pun segera ditangkap di Jakarta setibanya ia ke  sana dari Makasar. Ia juga kemudian mengakui bahwa aksi yang  dilakukannya berawal dari rasa tidak puas terhadap APRIS. Pasukannya  yang memberontak akhirnya berhasil ditumpas oleh tentara Indonesia di  bawah pimpinan Kolonel Kawilarang.   Sumber Gambar : Atlas Nasional Indonesia  (Bakorsurtanal, 2011)  Gambar 1.8 Foto/ Gambar Tentara  Carilah informasi tentang KNIL!  Tuliskan pendapat kalian,  mengapa di negara federal  pasukan KNIL tidak mau diganti  oleh pasukan APRIS !   Sejarah Indonesia 25   c. Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) Sesuai dengan namanya, pemberontakan RMS dilakukan dengan tujuan  memisahkan diri dari Republik Indonesia dan menggantinya dengan  negara sendiri. Diproklamasikan oleh mantan Jaksa Agung Negara  Indonesia Timur, Dr. Ch.R.S. Soumokil pada April 1950, RMS didukung  oleh mantan pasukan KNIL. Upaya penyelesaian secara damai awalnya dilakukan oleh pemerintah  Indonesia, yang mengutus dr. Leimena untuk berunding. Namun upaya  ini mengalami kegagalan. Pemerintahpun langsung mengambil tindakan  tegas, dengan melakukan operasi militer di bawah pimpinan Kolonel  Kawilarang. Kelebihan pasukan KNIL RMS adalah mereka memiliki kualifikasi sebagai pasukan komando. Konsentrasi kekuatan mereka berada di pulau  Ambon dengan medan perbentengan alam yang kokoh. Bekas benteng  pertahanan Jepang juga dimanfaatkan oleh pasukan RMS. Oleh karena  medan yang berat ini, selama peristiwa perebutan pulau Ambon oleh  TNI, terjadi pertempuran frontal dan dahsyat dengan saling bertahan dan  menyerang. Meski kota Ambon sebagai ibukota RMS berhasil direbut dan  pemberontakan ini akhirnya ditumpas, namun TNI kehilangan komandan  Letnan Kolonel Slamet Riyadi dan Letnan Kolonel Soediarto yang gugur  tertembak. Soumokil sendiri awalnya berhasil melarikan diri ke pulau  Seram, namun ia akhirnya ditangkap tahun 1963 dan dijatuhi hukuman  mati.  3. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Sistem  Pemerintahan. a. Pemberontakan PRRI dan Permesta Munculnya pemberontakan PRRI dan Permesta bermula dari adanya  persoalan di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas  minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi. Hal ini  mendorong beberapa tokoh militer untuk menentang Kepala Staf Angkatan  Darat (KSAD). Persoalan kemudian ternyata malah meluas pada tuntutan  otonomi daerah. Ada ketidakadilan yang dirasakan beberapa tokoh militer  dan sipil di daerah terhadap pemerintah pusat yang dianggap tidak adil  dalam alokasi dana pembangunan. Kekecewaan tersebut diwujudkan  dengan pembentukan dewan-dewan daerah sebagai alat perjuangan  tuntutan pada Desember 1956 dan Februari 1957, seperti :   26 Kelas XII SMA/MA   a. Dewan Banteng di Sumatra  Barat yang dipimpin oleh  Letkol Ahmad Husein. b. Dewan Gajah di Sumatra  Utara yang dipimpin oleh  Kolonel Maludin Simbolan. c. Dewan Garuda di Sumatra  Selatan yang dipimpin oleh  Letkol Barlian. d. Dewan Manguni di Sulawesi  Utara yang dipimpin oleh  Kolonel Ventje Sumual. Dewan-dewan ini bahkan  kemudian mengambil alih  kekuasaan pemerintah daerah  di wilayahnya masing- masing. Beberapa tokoh sipil  dari pusatpun mendukung  mereka bahkan bergabung ke  dalamnya, seperti Syafruddin  Prawiranegara, Burhanuddin  Harahap dan Mohammad  Natsir. KSAD Abdul Haris Nasution  dan PM Juanda sebenarnya  berusaha mengatasi krisis ini  dengan jalan musyawarah,  namun gagal. Ahmad Husein lalu  mengultimatum pemerintah  pusat, menuntut agar Kabinet  Djuanda mengundurkan diri dan menyerahkan mandatnya kepada  presiden. Tuntutan tersebut jelas ditolak pemerintah pusat. Krisis pun  akhirnya memuncak ketika pada tanggal 15 Februari 1958 Achmad  Hussein memproklamasikan berdirinya Pemerintahan Revolusioner  Republik Indonesia (PRRI) di Padang, Sumatera Barat. Seluruh dewan  perjuangan di Sumatera dianggap mengikuti pemerintahan ini. Sebagai  perdana menteri PRRI ditunjuk Mr. Syafruddin Prawiranegara.  Sumber : 30 Tahun Indonesia Merdeka,  Deppen, 1975  Gambar 1.9 Allen Pope dalam persidangan, 28 Desember 1959  Allen Lawrence Pope  Pemberontakan PRRI dan Permesta  ternyata melibatkan AS di dalamnya.  Kepentingan AS dalam pemberontakan  ini berkait dengan kekhawatiran negara  tersebut bila Indonesia akan jatuh ke  tangan komunis yang saat itu kian  menguat posisinya di pemerintahan pusat  Jakarta. Salah satu bukti keterlibatan AS melalui  operasi CIA-nya adalah ketika pesawat  yang dikemudikan pilot Allen Lawrence  Pope berhasil ditembak jatuh.  Coba kalian cari informasi mengenai kisah  Allen Pope ini dalam kaitannya dengan  keterlibatan AS dalam pemberontakan  PRRI dan Permesta.    Sejarah Indonesia 27  Bagi Syafruddin, pembentukan PRRI hanyalah sebuah upaya untuk  menyelamatkan negara Indonesia, dan bukan memisahkan diri. Apalagi  PKI saat itu mulai memiliki pengaruh di pusat. Tokoh-tokoh sipil yang  ikut dalam PRRI sebagian memang berasal dari partai Masyumi yang  dikenal anti PKI. Berita proklamasi PRRI ternyata disambut dengan antusias pula  oleh para tokoh masyarakat Manado, Sulawesi Utara. Kegagalan  musyawarah dengan pemerintah, menjadikan mereka mendukung PRRI,  mendeklarasikan Permesta sekaligus memutuskan hubungan dengan  pemerintah pusat (kabinet Juanda). Pemerintah pusat tanpa ragu-ragu langsung bertindak tegas. Operasi  militer dilakukan untuk menindak pemberontak yang diam-diam ternyata  didukung Amerika Serikat. AS berkepentingan dengan pemberontakan ini  karena kekhawatiran mereka terhadap pemerintah pusat Indonesia yang  bisa saja semakin dipengaruhi komunis. Pada tahun itu juga pemberontakan  PRRI dan Permesta berhasil dipadamkan.  b. Persoalan Negara Federal dan BFO Konsep Negara Federal dan “Persekutuan” Negara Bagian (BFO/ Bijeenkomst Federal Overleg) mau tidak mau menimbulkan potensi  perpecahan di kalangan bangsa Indonesia sendiri setelah kemerdekaan.  Persaingan yang timbul terutama adalah antara golongan federalis yang  ingin bentuk negara federal dipertahankan dengan golongan unitaris yang  ingin Indonesia menjadi negara kesatuan. Dalam konferensi Malino di Sulawesi Selatan pada 24 Juli 1946 misalnya,  pertemuan untuk membicarakan tatanan federal yang diikuti oleh wakil  dari berbagai daerah non RI itu, ternyata mendapat reaksi keras dari para  politisi pro RI yang ikut serta. Mr. Tadjudin Noor dari Makasar bahkan  begitu kuatnya mengkritik hasil konferensi. Perbedaan keinginan agar bendera Merah-Putih dan lagu Indonesia Raya  digunakan atau tidak oleh Negara Indonesia Timur (NIT) juga menjadi  persoalan yang tidak bisa diputuskan dalam konferensi. Kabinet NIT juga  secara tidak langsung ada yang jatuh karena persoalan negara federal ini  (1947).   28 Kelas XII SMA/MA   Dalam tubuh BFO juga bukan tidak terjadi pertentangan. Sejak  pembentukannya di Bandung pada bulan Juli 1948, BFO telah terpecah  ke dalam dua kubu. Kelompok pertama menolak kerjasama dengan  Belanda dan lebih memilih RI untuk diajak bekerjasama membentuk  Negara Indonesia Serikat. Kubu ini dipelopori oleh Ide Anak Agung Gde  Agung (NIT) serta R.T. Adil Puradiredja dan R.T. Djumhana (Negara  Pasundan). Kubu kedua dipimpin oleh Sultan Hamid II (Pontianak) dan  dr. T. Mansur (Sumatera Timur). Kelompok ini ingin agar garis kebijakan  bekerjasama dengan Belanda tetap dipertahankan BFO. Ketika Belanda  melancarkan Agresi Militer II-nya, pertentangan antara dua kubu ini kian  sengit. Dalam sidang-sidang BFO selanjutnya kerap terjadi konfrontasi  antara Anak Agung dengan Sultan Hamid II. Dikemudian hari, Sultan  Hamid II ternyata bekerjasama dengan APRA Westerling mempersiapkan  pemberontakan terhadap pemerintah RIS. Setelah Konferensi Meja Bundar atau KMB (1949), persaingan antara  golongan federalis dan unitaris makin lama makin mengarah pada konflik terbuka di bidang militer, pembentukan Angkatan Perang Republik  Indonesia Serikat (APRIS) telah menimbulkan masalah psikologis. Salah  satu ketetapan dalam KMB menyebutkan bahwa inti anggota APRIS  diambil dari TNI, sedangkan lainnya diambil dari personel mantan  anggota KNIL. TNI sebagai inti APRIS berkeberatan bekerjasama dengan  bekas musuhnya, yaitu KNIL. Sebaliknya anggota KNIL menuntut agar  mereka ditetapkan sebagai aparat negara bagian dan mereka menentang  masuknya anggota TNI ke negara bagian (Taufik Abdullah dan AB Lapian, 2012.). Kasus APRA Westerling dan mantan pasukan KNIL Andi Aziz  sebagaimana telah dibahas sebelumnya adalah cermin dari pertentangan  ini. Namun selain pergolakan yang mengarah pada perpecahan, pergolakan  bernuansa positif bagi persatuan bangsa juga terjadi. Hal ini terlihat ketika  negara-negara bagian yang keberadaannya ingin dipertahankan setelah  KMB, harus berhadapan dengan tuntutan rakyat yang ingin agar negara- negara bagian tersebut bergabung ke RI.   Sejarah Indonesia 29  KESIMPULAN 1. Potensi disintegrasi bangsa pada masa kini bisa saja benar-benar  terjadi bila bangsa Indonesia tidak menyadari adanya potensi semacam  itu. Karena itulah kita harus selalu waspada dan terus melakukan upaya  untuk menguatkan persatuan bangsa Indonesia. 2. Sejarah Indonesia telah menunjukkan bahwa proses disintegrasi  sangat merugikan. Antara tahun 1948-1965 saja, gejolak yang timbul  karena persoalan ideologi, kepentingan atau berkait dengan sistem  pemerintahan, telah berakibat pada banyaknya kerugian fisik, materi  mental dan tenaga bangsa. 3. Konflik dan pergolakan yang berlangsung diantara bangsa Indonesia  bahkan bukan saja bersifat internal, melainkan juga berpotensi ikut  campurnya bangsa asing pada kepentingan nasional bangsa Indonesia.  LATIH UJI KOMPETENSI 1. Tuliskan contoh konflik di Indonesia yang berkait dengan vested interest,  yang terjadi antara tahun 1948-1965. Jelaskan ! 2. Jelaskan perbedaan latar belakang terjadinya pemberontakan DI/TII di  Jawa Barat dengan DI/TII Aceh ! 3. Jelaskan, mengapa sebagian pasukan KNIL tidak mau bergabung ke  dalam APRIS sesuai dengan keputusan yang diambil dalam perundingan  KMB ! 4. Tuliskan pendapat kamu mengenai persamaan atau perbedaan antara  latar belakang terjadinya aneka pemberontakan pada periode 1948-1965,  dengan beberapa konflik pusat – daerah pada masa sekarang ! 5. Tuliskan 5 (lima) hikmah yang bisa diambil dari pergolakan yang pernah  terjadi di Indonesia pada periode 1948-1965 !   30 Kelas XII SMA/MA   B. Dari Konflik Menuju Konsensus Suatu Pembelajaran “Tujuan yang nyata hanyalah satu, Republik Indonesia Serikat yang  merdeka, bersatu, bernaung di bawah bendera Sang Saka Merah  Putih, bendera kebangsaan Indonesia sejak beribu-ribu tahun” (Soekarno, dalam Konferensi BFO 1948)  Salah satu guna sejarah adalah kegunaan edukatif. Maksudnya, dengan  mempelajari sejarah maka orang dapat mengambil hikmah dari pengalaman  yang pernah dilakukan masyarakat pada masa lampau, yang tentu saja dapat  dikaitkan dengan masa sekarang. Keberhasilan di masa lampau akan dapat  memberi pengalaman pada masa sekarang. Sebaliknya, kesalahan masyarakat  di masa lampau akan menjadi pelajaran berharga yang harus diwaspadai di  masa kini. Karena itu sebelum kita melanjutkan ke bab ini, kalian akan belajar tentang  bagaimana sejarah dapat memberikan hikmah keteladanan atau pembelajaran  dalam kehidupan berbangsa, ada baiknya bila kita coba mengingat kembali  materi pada bab sebelumnya. Cobalah kalian baca kembali uraian dalam bab I, lalu lakukan analisis, dan  temukan hikmah dari berbagai kisah konflik yang pernah terjadi di Indonesia dalam rentang tahun 1948-1965. Diskusikan pemikiran kalian dengan rekan  diskusi yang telah dipilih.. Diskusikan juga dengan guru apabila kalian  memiliki pertanyaan! Bentuk Pergolakan Hikmah yang bisa diambil Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait  dengan 

Sumber:buku matmatika kelas 8

You May Also Like

x