1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur? Dalam melakukan pengukuran, mengapa harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?

1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur? Dalam melakukan pengukuran, mengapa harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?Berikut ini kunci jawaban ipa kelas 7 ayo kita latihan,  disini kami ingin berbagi sedikit kepada temen-temen yang kesulitan dalam mencari kunci jawaban ipa, dengan kunci jawaban yang telah kami sediakan semoga temen-temen lebih muda lagi dalam menjawab soal-soal yang telah di berikan oleh guru, kami harapakn bisa membantu temen-temen dalam mengumpulakn tugasnya.

Berikut pembahasan tentang kunci jawaban ipa, kami disini ingin sekali membantu adik-adik dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru kepada adik-adik, karena banyak yang pelajaran yang harus adik-adik kerjakan sehingga menyulitkan adik-adik dalam menjawab soal-soal ataupun tugas yang telah di berikan, karena tugas-tugas harian telah menjadi keawajiban setiap siswa untuk mengerjakannya.

  1. KUNCI JAWABAN Bahasa Inggris kelas 7
  2. KUNCI JAWABAN Pendidikan agama islam kelas 7
  3. KUNCI JAWABAN IPA kelas 7
  4. KUNCI JAWABAN Matematika kelas 7
  5. KUNCI JAWABAN Penjas kelas 7
  6. KUNCI JAWABAN PKN kelas 7
  7. KUNCI JAWABAN IPS kelas 7
  8. KUNCI JAWABAN prakarya kelas 7
  9. KUNCI JAWABAN Seni Budaya kelas 7

Maka sudah seharunya temen-temen lebih memaksimalkan dalam mengerjakan tugas sekolah, demi mencapai nilai yang sebaik-baiknya.

nilai bertugas tersebut akan di akumulasi terlebih dahulu seluruhnya barulah kemudian akan dibagi sesuai dengan jumlah dari nilai tersebut dan dan akhirnya yaitu gas tersebut akan diambil beberapa persen sekitar 40% untuk dimasukkan kedalam nilai rapot tu itu kakak mengajak adik-adik sekalian untuk selalu mengerjakan tugas dengan bersungguh-sungguh.

Kunci Jawaban IPA Kelas 7

Hallo temen temen kami juga membahas mengenai latihan dari tugas yang lain yang mungkin temen temen buthkan untuk menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru, kami yakin jika temen temen menggunakan pembahasan ini, temen temen akan memperoleh nilai yang memuaskan.
  1. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 13 Ayo Kita Latihan Bab 1
  2. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 26 Ayo Kita Latihan Bab 1
  3. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 29 Uji Kompetensi 1 Bab 1
  4. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 79 Ayo Kita Latihan Bab 2
  5. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 89, 90 Uji Kompetensi  bab 2
  6. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 91 Uji Kompetensi  bab 2
  7. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 122 Ayo Latihan bab 3
  8. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 129 ,130,131 Uji Kompetensi bab 3
  9. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 137 Ayo Kita Latihan Bab 4
  10. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 143 Ayo Kita Latihan Bab 4
  11. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 154, 155 Uji Kompetensi bab 4
  12. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 170 Ayo Kita Latihan bab 5
  13. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 183 Ayo Kita Latihan bab 5
  14. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 185, 186 Uji Kompetensi bab 5
  15. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 196 197 Mengamati dan Menalar bab 6
  16. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 199 Ayo Kita Latihan Bab 6
  17. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 202 Ayo Kita Latihan Bab 6
  18. KUNCI JAWABAN IPA Kelas 7 Halaman 214,215 Uji Kompetensi Bab 6
Kami berharap  jika temen temen merasa pembhasan kami ini bisa bermanfaat, temen temen membagikan pembahasan ini dengan orang lain yang membutuhkan, semoga kita dapat memperoleh nilai yang memuaskan

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 13 Ayo Kita Latihan

Berikut ini adalah ulasan kunci jawaban yang ingin kami bagikan kepada adik-adik tujuan kami di sini ingin memudahkan di dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru alternatif yang sangat mudah diakses oleh adik-adik adalah dengan mencari kunci jawaban di internet. Mengerjakan tugas dengan semaksimal mungkin menjadi potensi untuk mendapatkan nilai yang sangat bagus, dalam mengerjakan tugas banyak kendala-kendala yang harus dipertimbangkan baik kesulitan mengerjakan maupun dalam mencari jawaban di sini kami ingin berbagi kepada adik-adik tentang jawaban-jawaban yang telah kami cari semaksimal mungkin, untuk memudahkan para siswa dalam mencari jawaban.

Ayo Kita Latihan
1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur? Dalam melakukan pengukuran, mengapa harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?

Kunci Jawaban :
Mengukur adalah membandingkan antara satu besaran dengan besaran lainnya yang sejenis sebagai acuan. Misalnya mengukur lebar meja dengan penggaris.
Dalam melakukan pengukuran dipergunakan satuan pengukuran yang baku agar hasil pengukuran yang dihasilkan sama diseluruh dunia meskipun dilakukan pengukuran oleh pengukur yang berbeda-beda.

2. Berilah contoh besaran yang satuannya dalam SI adalah sekon (detik).

Kunci Jawaban :
Contoh besarannya adalah waktu.
Misal waktu tempuh pelari sprint 100 meter dalam ajang olimpiade.

3. Neptunus adalah salah satu planet dalam tata surya kita. Jarak Neptunus dengan Matahari adalah 30 SA. Berapa jarak ini dalam kilometer?

Kunci Jawaban :
1SA = 150 juta kilometer
30 SA = 30 x 150 juta kilometer
30 SA = 4500 juta kilometer

4. Mengapa semua ilmuwan dan produsen (penghasil) barang-barang pabrik di seluruh dunia harus melakukan pengukuran dengan menggunakan satuan baku yang sama?

Kunci Jawaban :
Melakukan pengukuran dengan satuan baku atau SI adalah agar hasil yang diukur tetap sama meskipun dilakukan oleh ilmuwan dan produsen yang berbeda-beda.

Rangkuman ipa kelas 7

Selamat! Kamu sekarang telah menjadi peserta didik kelas VII. Saatnya kamu mempelajari lebih dalam lagi tentang benda-benda yang ada di sekitarmu. Benda-benda yang ada di sekitarmu dapat dipelajari melalui mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). 

1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur? Dalam melakukan pengukuran, mengapa harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?
1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur

mempelajari tentang sistem kehidupan mulai dari ukuran renik sampai dengan lingkungan yang sangat luas. 4) Ilmu Bumi dan Antariksa, mempelajari asal mula bumi, perkembangan dan keadaan saat ini, bintang-bintang, planet-planet, dan berbagai benda langit lainnya. 1. Seorang ilmuwan sedang tekun di laboratorium. Dia menyelidiki suatu zat dengan tujuan ingin mengetahui zat tersebut. Bidang apakah yang ditekuni ilmuwan itu? 2. Lakukan pengamatan terhadap akar tanaman. Laporkan hasil pengamatanmu dalam bentuk tulisan. Ayo Kita Lakukan Ilmu Pengetahuan Alam 7 Apakah “cinta”, “keadilan”, dan “kasih sayang” termasuk objek yang dipelajari dalam IPA? Jelaskan jawabanmu. Berpikir Kritis B. Pengukuran sebagai Bagian dari Pengamatan Pengamatan objek dengan menggunakan indra merupakan kegiatan yang penting untuk menghasilkan deskripsi suatu benda. Akan tetapi, seringkali pengamatan seperti itu tidak cukup. Kamu memerlukan pengamatan yang memberikan hasil yang pasti ketika dikomunikasikan kepada orang lain. Contoh, pernahkah kamu pergi ke penjahit untuk minta dibuatkan baju? Bagaimana penjahit dapat membuatkan baju dengan ukuran yang tepat? Atau, pernahkah kamu melihat orang berjual beli buah, misalnya duku? Bagaimanakah menentukan banyaknya duku secara akurat? Semua1.Apakah yang dimaksud dengan mengukur peristiwa di atas terkait dengan kegiatan pengukuran. Pada bagian ini, kamu akan mendiskusikan dan melakukan berbagai kegiatan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai. Mencoba Membuat Alat Ukur Sendiri 1. Misalkan, kamu hendak mengukur panjang bangku, panjang papan tulis, atau lebar ruang kelas. Namun, kamu tidak memiliki mistar atau alat ukur yang biasanya. 2. Gunakan sesuatu yang ada di kelasmu sebagai alat pengukur panjang, misalnya buku, pensil, jengkal tangan, atau benda-benda lain yang mudah didapatkan. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.9 Mengukur panjang meja dengan satuan jengkal. Ayo Kita Lakukan 8 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 3. Ukurlah panjang bangku atau lebar ruangan kelas dengan menggunakan alat-alat pengukur 1.Apakah yang dimaksud dengan mengukurpanjang yang telah kamu tentukan. Catat hasil pengukuranmu. 4. Mintalah salah seorang temanmu untuk melakukan pengukuran yang sama dengan menggunakan alat-alat pengukur panjang yang ditentukan sendiri. Jangan lupa, temanmu juga harus mencatat hasil dan satuan ukuran yang dibuatnya. Menalar dan Mengomunikasikan Bandingkan hasil pengukuranmu dan hasil pengukuran temanmu. Catat persamaan dan perbedaannya. Jika hasil pengukurannya dikomunikasikan kepada orang lain, apakah orang tersebut memperoleh pemahaman yang sama? Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, hal penting apakah yang harus dirumuskan bersama? Diskusikan dalam kelompokmu. 1. Pengukuran Mengukur merupakan kegiatan penting dalam kehidupan dan kegiatan utama di dalam IPA. Contoh, kamu hendak mendeskripsikan suatu benda, misalnya mendeskripsikan dirimu. Kemungkinan besar kamu akan menyertakan tinggi badan, umur, massa tubuh, dan lainlain. Tinggi badan, umur, dan massa tubuh merupakan sesuatu yang dapat diukur. Segala sesuatu yang dapat diukur disebut besaran. Seperti yang telah kamu lakukan, mengukur merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Misalnya, kamu melakukan pengukuran panjang meja dengan jengkalmu. Dengan demikian, kamu harus membandingkan panjang meja dengan panjang jengkalmu. Jengkalmu digunakan sebagai satuan pengukuran. Misalnya, hasil pengukurannya yaitu panjang meja sama dengan 6 jengkal. Ayo Kita Pelajari • Melakukan pengukuran Mengapa Penting? • Pengukuran merupakan langkah penting dalam mengembangkan IPA Ilmu Pengetahuan Alam 9 Perlu Diketahui Misalkan, kamu memiliki seekor kelinci. Hal apa dan besaran apa yang dapat diukur dari kelinci tersebut? Misalnya panjang telinganya, jarak loncatannya, dan frekuensi menarik napasnya tiap menit. Tentu saja, ada hal-hal yang tidak dapat diukur (bukan besaran) dari kelinci tersebut, seperti warna, bau, kasih sayang terhadap anaknya, takut terhadap anjing, dan lain-lain. Misalnya, ada 3 temanmu melakukan pengukuran panjang meja yang sama, tetapi dengan jengkal masing-masing. Hasilnya, sebagai berikut. » Panjang meja = 6 jengkal Andrian. » Panjang meja = 5,5 jengkal Edo. » Panjang meja = 7 jengkal Emi. Mengapa hasil ketiga pengukuran itu be1.Apakah yang dimaksud dengan mengukurrbeda? Jelaskan. Sekarang bayangkan, apa yang terjadi jika setiap pengukuran di dunia ini menggunakan satuan yang berbeda-beda, misalnya jengkal? Ketika kamu memesan baju ke penjahit dengan panjang lengan 3 jengkal, kemungkinan besar hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginanmu. Mengapa? Karena penjahit itu menggunakan jengkalnya. Demikian juga, jika satuan yang digunakan adalah depa, seperti Gambar 1.10. Oleh karena itu, diperlukan satuan yang disepakati bersama untuk semua orang. Satuan yang disepakati ini disebut satuan baku. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.10. Mengukur dengan satuan depa. Bagaimanakah kemungkinan hasil pengukuran dua orang terhadap panjang sebuah benda jika satuannya depa? Jelaskan. 10 Kelas VII SMP/MTs Semester 1 Amatilah benda di sekitarmu, misalnya jeruk. Tuliskan ide sebanyak-banyaknya, besaran apa yang dapat diukur pada benda tersebut? Tuliskan juga besaran apa yang tidak dapat diukur? Diskusikan dengan temanmu, apakah besaran yang menurut kamu tidak dapat diukur tersebut pada suatu saat dapat diukur? Tuliskan hasil diskusimu ke dalam tabel berikut. Benda yang Diamati Besaran yang Dapat Diukur Besaran yang Tidak Dapat Diukur Sumber: Dok.Kemdikbud Gambar 1.11 Besaran apa yang dapat diukur pada buah jeruk? Ayo Kita Lakukan Mungkin kamu pernah mendengar satuan sentimeter, kilogram, dan detik. Satuan-satuan tersebut adalah contoh satuan baku dalam Sistem Internasional (SI). Setelah tahun 1700, sekelompok ilmuwan menggunakan sistem ukuran yang dikenal dengan nama Sistem Metrik. Pada tahun 1960, Sistem Metrik dipergunakan dan diresmikan sebagai Sistem Internasional. Penamaan ini berasal dari bahasa Prancis, Le Systeme Internationale d’Unites. Dalam sat1.Apakah yang dimaksud dengan mengukuruan SI, setiap jenis ukuran memiliki satuan dasar, contohnya panjang memiliki satuan dasar meter. Untuk hasil pengukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari meter, dapat digunakan awalan-awalan, seperti ditunjukkan dalam Tabel 1.1. Penggunaan awalan ini untuk memudahkan dalam berkomunikasi karena angkanya menjadi lebih sederhana. Misalnya, untuk menyebutkan 20.000 meter dapat dipermudah menjadi 20 kilometer. Nilai kelipatan awalan tersebut menjangkau objek yang sangat kecil hingga objek yang sangat besar. Contoh Ilmu Pengetahuan Alam 11 objek yang sangat kecil adalah atom, molekul, dan virus. Contoh objek yang sangat besar adalah galaksi. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.12 Mistar. Perhatikan satuan baku yang tertulis dalam mistar ini. Amati satuan baku yang ada dalam mistar. Tuliskan satuan baku yang ada di dalam mistar tersebut. Bandingkan kedua satuan panjang dalam mistar itu. Ayo Kita Amati Tabel 1.1 Awalan Satuan (dalam SI) dan  Parasitisme  Omnivora  Peristiwa  Definisi Konsep  Peran Makhluk Hidup  dalam Lingkungan  Pola Interaksi  digambarkan melalui  dapat berupa  berdasarkan  kemampuan  menghasilkan  makanan  berdasarkan jenis  makananya  Rantai  Makanan  Jaring-jaring  Makanan  Piramida  Ekologi  dipelajari melalui  dibagi menjadi   176 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   D. Materi Esensial  Pembelajaran dan penilaian topik Interaksi Makhluk Hidup dengan  Lingkungan memerlukan waktu 13 jam pelajaran atau 7 tatap muka (TM)  (dengan asumsi 5 JP/minggu diorganisasikan menjadi dua kali tatap muka  (TM), yakni 3 JP dan 2 JP). Pengorganisasian 7 tatap muka (TM) tersebut  adalah sebagai berikut. TM Ke- MATERI JP 1 Konsep Lingkungan 3 2 Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? 2 3 Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola 3 4 Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan 2 5 Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem 2 6 Tugas Projek 1 7 Ayo Kita Latihan dan Presentasi Tugas Kelompok  E. Proses Pembelajaran  1. Pertemuan I: Konsep Lingkungan (3 JP) a. Materi untuk Guru  Tatap muka I dimaksudkan untuk mengantarkan Peserta Didik  kepada pemahaman tentang konsep lingkungan, melatih kesadaran  Peserta Didik tentang hakikat dirinya dan keberadaan dirinya dalam  suatu lingkungan melalui kegiatan pengamatan terhadap suatu  lingkungan makro yang direkayasa oleh Peserta Didik dalam suatu  kegiatan pengamatan. Istilah lingkungan berasal dari kata “Environment”, yang memiliki  makna “The physical, chemical, and biotic condition surrounding  an organism.” Berdasarkan istilah tersebut, maka lingkungan secara  umum diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu    Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 177  di luar individu merupakan sistem yang kompleks, sehingga dapat  memengaruhi satu sama lain. Kondisi yang saling memengaruhi  ini  membuat  lingkungan selalu  dinamis  dan  dapat  berubah-ubah   sesuai  dengan kondisi dan seberapa besar komponen lingkungan itu  dapat memengaruhi  dengan  kuat.  Ada  saatnya  berubah  menjadi  baik dan tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi buruk.  Perubahan itu dapat disebabkan oleh makhluk hidup dalam satu  lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama,  yaitu sebagai berikut. 1) Komponen biotik, terdiri atas makhluk hidup seperti: manusia,  hewan, tumbuhan, dan jasad renik. 2)  Komponen biotik, terdiri atas benda-benda mati seperti: air, tanah, udara, cahaya, dan sebagainya.  b. Kegiatan Pembelajaran  No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik tunjukkanlah  posisi gambar suatu kawasan dan meminta Peserta Didik untuk  mengungkapkan apa yang mereka lihat dalam gambar tersebut. Inti 1. Secara berkelompok, Peserta Didik melakukan Kegiatan 2.1 pada buku  siswa “Mempelajari Lingkungan”, melakukan pengamatan terhadap suatu   lingkungan  yang  direkayasa  oleh  peserta  didik  dalam kerja ilmiahnya.  Kemudian menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan  mendiskusikan hasilnya serta mempresentasikannya. Doronglah Peserta  Didik untuk tidak takut salah, dan yang penting prosedur dilakukan  dengan benar dan aman. 2. Elaborasi lebih lanjut ke keterampilan proses IPA (kaitkan dengan hasil  kegiatan Peserta Didik): observasi – inferensi – komunikasi serta manfaat  belajar IPA bagi Peserta Didik. Penutup Guru melakukan refleksi serta penugasan.   178 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   2. Pertemuan II : Apa yang Kamu Temukan dalam Suatu  Lingkungan (2 JP) a. Materi untuk Guru  Pertemuan II dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar  kepada Peserta Didik dalam hal mengenal lingkungannya. Lingkungan  yang dikenalkan adalah lingkungan yang terdekat (sekolah atau  rumah). Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan sebagai suatu  habitat/tempat hidup bagi makhluk hidup. Lingkungan hidup adalah suatu kesatuan hidup antara kondisi fisik  yang mencakup keadaan sumber daya alam, seperti tanah, air, energi  surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun  di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia  seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.  Lingkungan hidup terdiri atas dua bagian, yakni lingkungan abiotik dan  lingkungan biotik. Lingkungan abiotik adalah segala sesuatu yang tidak  bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembapan, cahaya, dan  bunyi. Lingkungan hidup biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa,  seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme (virus dan  bakteri). Hubungan kehidupan dari lingkungan hidup digambarkan  ekosistem. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dari  hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya.  Ekosistem dapat dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh  dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling  memengaruhi. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks  dan memiliki penyusun yang beragam. Di bumi ada bermacam-macam  ekosistem. Komponen-komponen pembentuk ekosistem meliputi komponen  hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik). Kedua komponen  tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu  kesatuan yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem akuarium,  ekosistem ini terdiri atas ikan, tumbuhan air, plankton yang terapung  di air sebagai komponen biotik. Adapun yang termasuk komponen  abiotik adalah air, pasir, batu, mineral, dan oksigen yang terlarut  dalam air. Perhatikan Gambar 2.1 berikut ini.   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 179  b. Kegiatan Pembelajaran No Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan 1. Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik, maka  ajaklah Peserta Didik untuk melihat sekeliling kelas. Kemudian mintalah  mereka menyampaikan idenya tentang “Apa yang dilihatnya terkait  dengan kompenen biotik dan abiotik pada ruang tersebut. 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Inti Peserta Didik melakukan Kegiatan 2.2 pada buku siswa “Mengamati  Ekosistem“, menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan  mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi – inferensi – komunikasi). Doronglah Peserta Didik untuk tidak takut salah dalam menyampaikan  pendapatnya. Penutup Guru melakukan refleksi serta penugasan.  Rubah  Burung Elang  Laba-laba  Tikus  Kelinci  Serangga Herbivora  Tumbuhan  Ular  Katak  Serangga Predator  Burung Pemakan Serangga  Burung Pemakan Biji-bijian  Sumber: wanenoor.blogspot.com Gambar 7.1 Jaring-jaring Makanan   180 Buku Guru Kelas VII SMP/MTs   3. Pertemuan III : Interaksi dalam Ekosistem Membuat Suatu Pola  (3 JP) a. Materi untuk Guru  Pertemuan III dimaksudkan untuk melatih Peserta Didik tentang  pola-pola yang terbentuk selama interaksi antara komponen  lingkungan. Bila kita mengamati bagian kecil ekosistem, seperti pada   kegiatan sebelumnya, atau seluruh ekosistem yang luas seperti  lautan, maka Peserta Didik dapat mengetahui hubungan keterkaitan di   antara  organisme  yang  terdapat  dalam  ekosistem  tersebut. Setiap  organisme tersebut tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung  pada organisme yang lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan  ini akan membentuk suatu pola interaksi. Terjadi pula interaksi antara  komponen biotik serta komponen abiotik dan terjadi pula interaksi  antara komponen biotik dan biotik. Interkasi tersebut mencakup 3 hal, yaitu sebagai berikut. 1) Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya  dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan  (rantai makanan, jaring makanan dan piramida makanan), maupun  melalui bentuk hidup bersama, yaitu simbiosis.  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 2.2. Rantai Makanan   Buku Guru Kelas VII SMP/MTs Ilmu Pengetahuan Alam 181  2) Simbiosis merupakan bentuk hidup bersama antara dua individu  yang berbeda jenis. Ada beberapa jenis simbiosis, yaitu simbiosis  mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.  Rubah  Burung Elang  Laba-laba  Tikus  Kelinci  Serangga Herbivora  Tumbuhan  Ular  Katak  Serangga Predator  Burung Pemakan Serangga  Burung 

Sumber: buku ipa kelas 7

You May Also Like

x