KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 76 77 78 bab 8 uji kompetensi

✅Hallo temen temen kembali lagi di blog ilmu edukasi seperti biasanya kami akan memberikan pembahasan mengenai kunci jawaban sebelum masuk pembahasan kakak ingin perkenalan mengenai blog yang kakak buat ini, yang mana blog yang kakak buat ini bernama blog ilmu edukasi.

blog ilmu edukasi berisikan tentang konten artikel pendidikan, yang mana artinya blog yang kakak buat ini khusus kakak buat berkaitan tentang dunia pendidikan, salah satu yang ssering kakak buat adalah mengenai kunci jawaban, yang mana pada kesempatan kali ini kita akan membahasa mengenai Kunci jawaban ipa kelas 8 bab 8 halaman 76 77 78. yang mana kakak buat agar temen temen dapat menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuaskan, dan kakak berharap dengan adanya pembahasan yang kakak buat ini temen temen dapat memperoleh nilai yang sempurna atau memuasakn.

kami juga membahas mengenai kunci jawaban dari bab lain, yang mana pembahasan bab yang kami maksud adalah pembahasan mengnai bab selanjutnya yaitu berkaitan tenatang kunci jawaban ipa kelas 8 . berikut ini pembahasan yang bisa temen- temen klik untuk mengakses jawaban tersebut:

  1. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 1
  2. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 2
  3. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 3
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 4
  5. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 5
  6. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 6
  7. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 7
  8. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 8
  9. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 9
  10. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 10
  11. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 11

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8

kakak disini ingin mengejak peseta didik untuk selalu bersemangat dalam mengejakan tugas yang di berkan oleh guru, kakak tau bahawa saat ini banyak sekali tugas yang di berikan oleh guru kepada temen temen, namun disini lah kakak ingin membantu temen temen dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru dengan membuat blog yang kakak buat ini.

dimana kakak akan membuat kunci jawaban dari berbagai mata pelajaran mulai dari mata pelajaran ipa samapi mata pelajaran yang paling sulit yaotu MTK.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 76 -77 bab 8 uji kompetensi 

Tugas merupakan hal yang sanagt wajib di kerjakan oleh seorang siswa hal ini di karenakan, tugas meruapakan bagian dari pembelajaran yang di terap kan pemerintah agar seorang guru dan sekolah dapat mengetahui kemampauan siswanya dalam memahami apa yang telah di disampaikan oleh guru, tak hanya itu tugas meruapakan bagain dari penilain, yang atinya tugas merupakan salah penentu kenaiakn kelas peserta didik sekalain.

A. Pilihan Ganda

1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi hidung dalam proses pernapasan adalah ….

A. mengatur suhu udara yang masuk ke dalam paru-paru

B. sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida

C. mengatur kelembapan udara yang masuk ke dalam paru-paru

D. menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara

Kunci Jawaban B


2. Struktur pada laring yang berfungsi untuk mencegah masuknya partikel makanan atau minuman ke dalam laring dan trakea adalah ….

A. silia

B. tonsil

C. epiglotis

D. pita suara

Kunci Jawaban C


3. Jaringan dalam paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida adalah ….

A. alveolus

B. bronkiolus

C. bronkus

D. laring

Kunci Jawaban A


4. Struktur yang berfungsi untuk melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan mengempis adalah ….

A. pleura

B. alveolus

C. diafragma

D. lobus paru-paru

Kunci Jawaban A


5. Berikut ini merupakan aktivitas yang menyebabkan terjadinya inspirasi adalah ….

A. relaksasinya otot-otot eksternal antartulang rusuk dan relaksasinya diafragma

B. relaksasinya otot-otot eksternal antartulang rusuk dan berkontraksinya diafragma

C. berkontraksinya otot-otot eksternal antartulang rusuk dan relaksasinya diafragma

D. berkontraksinya otot-otot eksternal antartulang rusuk dan berkontraksinya diafragma

Kunci Jawaban D


6. Berikut ini yang bukan merupakan faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan adalah ….

A. umur

B. jenis kelamin

C. aktivitas tubuh

D. suhu lingkungan

Kunci Jawaban D


7. Berapakah volume udara residu yang terdapat dalam paru-paru?

A. 500 mL

B. 1.000 mL

C. 1.500 mL

D. 2.000 mL

Kunci Jawaban B


8. Apakah kelainan yang disebabkan oleh menyempitnya saluran pernapasan dalam paru-paru, sehingga seseorang dapat mengalami kesulitan bernapas?

A. asma

B. asfiksi

C. influenza

D. bronkitis

Kunci Jawaban A


9. Paru-paru seorang pasien penuh dengan cairan. Setelah dianalisis ternyata juga ditemukan bakteri Streptococcus pneumoniae. Pasien tersebut terserang penyakit ….

A. asma

B. pneumonia

C. tuberculosis

D. kanker paru-paru

Kunci Jawaban B


10. Berikut ini merupakan upaya dalam menjaga kesehatan sistem pernapasan manusia adalah ….

A. tidak merokok

B. berolahraga di malam hari

C. duduk di dekat perokok aktif

D. saling bertukar masker yang sudah digunakan

Kunci Jawaban A


KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 78 bab 8 uji kompetensi 

Untuk itu kami mengejak peserta didik untuk selalu bersemangat dalam mengejakan tugas yang di berikan oleh guru guna untuk meraih kenaikan kelas yang sebaik baiknya dan berharap bisa memperoleh juara kelas, tentunya jika temen temen dapat memperoelh juara kelas pasti orang tua temen temen akan bangka, melihat anaknya dapat mengalahkan temen yang lainya.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 76 77 78  bab 8 uji kompetensi

Untuk itulah mulailah berlajar rajin guna untu meraih juara kelas, selalulah untu kmeminta doa restu orang tua jika ingin berangkat ke sekolah, ciumlah tanagan nya. perlu temen temen ketahui bahawa ridho Allah SWT. merupakan ridho dari orang tua, maka dari itu hormati serta hargai orang tua kita, jangan membuat iya malu dengan apa yang kita buat, tap buatlah iya tesenyum dengan prestasi yang kita capai

1. Jelaskan organ penyusun sistem pernapasan manusia beserta fungsinya!

Kunci Jawaban

  •  Hidung untuk menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara, memerangkap benda asing (bakteri, virus, dst) yang masuk terhirup saat bernapas, menyamakan suhu udara yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru.
  • Faring untuk jalur masuk udara dan makanan, ruang resonansi suara, serta tempat tonsil (organ tubuh yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh).
  • Laring untuk mencegah masuknya makanan atau benda asing lainnya ke dalam laring dan trakea.
  • Trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan.
  •  Bronkus untuk menyalurkan udara dari trakea ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
  • Bronkiolus untuk menyalurkan udara dari bronkus ke alveolus
  • Paru-paru untuk tempat pertukaran udara pernapasan, karena di dalamnya terdapat alveolus yang merupakan jaringan yang berfungsi sebagai tempat pertukaran udara.

2. Jelaskan mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada sistem pernapasan manusia!

Kunci Jawaban

Mekanisme inspirasi: terjadi kontraksi otot dada dan diafragma sehingga menyebabkan rongga dada membesar, paru-paru mengembang, dan tekanan udara di dalam paru-paru mengecil sehingga udara dari luar masuk ke paru-paru. Mekanisme ekspirasi: terjadi relaksasi otot dada dan diafragma sehingga menyebabkan rongga dada kembali normal, paru-paru kembali normal, dan tekanan udara di dalam paru-paru besar sehingga udara dari dalam paru-paru keluar.

3. Sebutkan 4 gangguan atau penyakit pada sistem pernapasan manusia beserta penyebabnya!

Kunci Jawaban

a. Dipteri

Merupakan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas.

Penyebab : Disebabkan oleh Corynebacterium diphterial

b. Pneumonia atau Logensteking

Merupakan penyakit radang paru – paru.

Penyebab : Disebabkan oleh Diplococcus pneumoniae

c. Tuberculosis (TBC)

Merupakan penyakit menular paru-paru yang cukup berpotensi menyebabkan kematian.

Penyebab : Disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis.

d. Influenza (Flu)

Merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan.

Penyebab : Disebabkan oleh virus Influenza.

4. Jelaskan upaya yang dapat kamu lakukan untuk menjaga sistem pernapasan kamu tetap sehat!

Kunci Jawaban

  • a. Sering berolahraga
  • b. Sering melakukan liburan ke tempat yang udaranya bersih
  • c. Menjaga berat badan
  • d. Tidak merokok
  • e. Menggunakan masker pada situasi dengan polusi udara tinggi
  • f. Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh

5. Beny adalah anak yang suka menyanyi. Suatu ketika Beny menderita demam dengan gejala pilek dan sakit tenggorokan, sehingga mengganggunya dalam bernyanyi. Struktur apa yang terganggu pada tubuh Beny? Bagaimana demam dapat memengaruhi struktur tersebut?

Kunci Jawaban

 Struktur yang terganggu pada tubuh Beny adalah pita suara. Tubuh Beny mengalami demam sehingga pita suara Beny membengkak dan Beny kesulitan bernyanyi.

Rangkuman IPA kelas 8 bab 8

Sistem Pernapasan  8 Manusia  Setiap saat manusia menghirup dan mengembuskan  udara. Tahukah kamu apa fungsi udara bagi manusia?  Apakah semua jenis gas yang terdapat di udara  diperlukan oleh manusia? Bagaimanakah mekanisme  pertukaran udara di dalam tubuh manusia? Untuk  mengetahui jawabannya, ayo kita pelajari bab ini dengan  bersemangat!  S  u  m  b  e  r  :     R  e  c  e  e     e  t     a  l  .     2  0  1  2   46 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, kita wajib bersyukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kesuburan tanah dan  adanya musim hujan,  sehingga banyak tumbuh-tumbuhan yang dapat  hidup untuk menyediakan oksigen (O2) bagi kita dan menyerap karbon  dioksida (CO2). Gas oksigen (O2) dan gas karbon dioksida (CO2)  merupakan gas-gas utama yang terlibat dalam proses pernapasan.  Pernahkah kamu menghitung berapa kali dalam satu menit kamu  bernapas? Pernahkah kamu m

enghitung berapa banyak kamu bernapas  dalam satu hari?  Untuk mengetahuinya, ayo lakukan aktivitas berikut!  Aktivitas 8.1  Mengamati Jumlah Kekerapan (Frekuensi)   Pernapasan  Ayo, Kita Lakukan    Apa yang harus kamu lakukan? 1. Bernapaslah secara normal atau seperti biasa dan hitung  berapa jumlah napasmu selama 1 menit. Satu kali bernapas  dapat diartikan dengan sekali menghirup udara dan sekali  mengembuskan udara. Jumlah kekerapan (frekuensi)  pernapasan adalah jumlah bernapas dalam satuan waktu  tertentu. 2. Ulangi langkah 1 sebanyak tiga kali, kemudian carilah rerata  frekuensi pernapasanmu. 3. Cobalah menghitung rerata frekuensi dua orang temanmu  dengan melakukan langkah 1 dan 2 kemudian catat hasilnya  pada Tabel 8.1 Tabel 8.1 Hasil Perhitungan Frekuensi Pernapasan Nama Ulangan  Frekuensi  Pernapasan  selama 1 Menit  Rerata Frekuens

i  Pernapasan selama  1 Menit  1 2 3   Ilmu Pengetahuan Alam 47  Nama Ulangan  Frekuensi  Pernapasan  selama 1 Menit  Rerata Frekuensi  Pernapasan selama  1 Menit  1 2 3 1 2 3 Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Organ apa saja yang berperan dalam sistem pernapasan? 2. Berdasarkan rerata frekuensi pernapasan selama 1 menit,  hitunglah frekuensi pernapasanmu selama 1 hari! 3. Apakah rerata frekuensi pernapasanmu dan temanmu berbeda?  4. Menurutmu mengapa rerata frekuensi pernapasanmu berbeda  dengan temanmu?    Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan hasil percobaan dan diskusi yang telah kamu  lakukan, apa saja yang dapat kamu simpulkan?   Pada umumnya, manusia dapat bernapas sekitar 17 ribu kali  dalam sehari. Berapa jumlah napasmu dalam sehari berdasarkan  kegiatan yang telah kamu lakukan? Selama bernapas, udara terus  keluar dan masuk melalui organ-organ pernapasan. Apa sajakah organ  pernapasan yang kamu ketahui? Hidung dan paru-par

u merupakan  contoh dari organ pernapasan. Tahukah kamu organ apa sajakah yang  menghubungkan hidung dengan paru-paru? Proses apa sajakah yang  terjadi di antara hidung dan paru-paru? Pernahkah kamu mengamati  bahwa di dalam hidungmu terdapat rambut-rambut halus? Tahukah  kamu apa fungsi dari rambut halus yang ada di hidung? Tuhan yang  Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu di bumi ini dengan tugas  dan fungsinya masing-masing. Manusia memiliki organ pernapasan  yang dilengkapi dengan berbagai komponen yang dapat membantu  manusia untuk dapat memasukkan udara yang bersih dan suhu yang  sesuai dengan keadaan di dalam paru-paru. Setelah kamu melakukan  Aktivitas 8.1, kamu juga mengetahui bahwa kecepatan bernapas setiap    48 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  orang berbeda-beda, faktor apa saja yang memengaruhinya? Untuk  menjawab berbagai pertanyaan yang membuatmu ingin tahu, ayo  pelajari bab ini dengan saksama!  A. Struktur dan Fungsi Sistem Pernapasan Manusia Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Organ pernapasan pada  manusia • Mekanisme pernapasan  pada manusia  • Respirasi • Bernapas • Volume  pernapasan  • Oksigen • Karbon dioksida • Inspirasi  • Ekspirasi  Mempelajari materi ini akan membantumu mengetahui organ pernapasanmu  dan mekanisme yang ada di dalamnya.  Mengapa Penting?  Pernahkah kamu mendengar istilah respirasi? Respirasi adalah  proses pertukaran gas yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup.  Ada tiga proses dasar dalam respirasi manusia. (1) Bernapas atau  ventilasi paru-paru, merupakan proses menghirup udara (inhalasi)  dan mengembuskan udara (ekhalasi) yang melibatkan pertukaran  udara antara atmosfer dengan alveolus paru-paru. (2) Respirasi  eksternal, merupakan pertukaran gas-gas antara alveolus paru-paru  dengan darah di dalam pembuluh kapiler paru-paru. Pada proses  tersebut darah dalam pembuluh kapiler mengikat O2 dari alveolus dan  melepaskan CO2 menuju alveolus. (3) Respirasi internal, merupakan  pertukaran gas-gas antara darah di dalam pembuluh kapiler jaringan  tubuh dengan sel-sel atau jaringan tubuh

. Pada proses tersebut darah  melepaskan O2 dan mengikat CO2. Di dalam sel tubuh, O2  digunakan  untuk reaksi metabolisme tubuh, selama proses ini dihasilkan energi  berupa ATP dan sisa metabolisme berupa CO2. Proses yang terjadi di  dalam sel tersebut disebut dengan respirasi seluler. Respirasi seluler  akan kamu pelajari pada jenjang pendidikan berikutnya. 1.       Organ Pernapasan Manusia Dapatkah kamu menyebutkan apa saja organ yang menyusun  sistem pernapasan manusia? Sistem pernapasan manusia tersusun  atas hidung, faring (tekak), laring (ruang suara), trakea (tenggorokan),    Ilmu Pengetahuan Alam 49  bronkus, dan paru-paru. Gambar 8.1 menunjukkan susunan organ- organ dalam sistem pernapasan. Organ penyusun sistem pernapasan  tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan struktur maupun fungsinya.  Secara struktural, sistem pernapasan tersusun atas dua bagian utama.  (1) Sistem pernapasan bagian atas, meliputi hidung dan faring. (2)  Sistem pernapasan bagian bawah, meliputi laring, trakea, bronkus,  dan paru-paru. Secara fungsional, sistem pernapasan tersusun atas  dua bagian utama. (1) Zona penghubung, tersusun atas serangkaian  rongga dan saluran yang saling terhubung baik di luar maupun di  dalam paru-paru. Bagian penghubung, meliputi hidung, faring, laring,  trakea, bronkus, dan bronkiolus. Fungsi dari bagian penghubung  yaitu menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara serta  menyalurkan udara menuju paru-paru. (2) Z

ona respirasi,  tersusun  atas jaringan dalam paru-paru yang berperan dalam pertukaran gas  yaitu alveolus.  Rongga  hidung  Faring Laring Trakea  Bronkus Bronkiolus  Paru-paru  kiri  Paru-paru  kanan  Diafragma  Alveolus  Pembuluh  kapiler  CO2  O2  Cabang vena pulmonalis Bronkiolus Cabang arteri pulmonalis  Sumber: Reece et al. 2010 Gambar 8.1 Sistem Pernapasan pada Manusia  a.    Hidung Hidung merupakan organ pernapasan yang langsung berhubungan  dengan udara luar. Hidung dilengkapi dengan rambut-rambut hidung,  selaput lendir, dan konka. Rambut-rambut hidung berfungsi untuk  menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara.  Selaput lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup  saat bernapas, misalnya debu, virus, dan bakteri. Konka mempunyai    50 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara yang  terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang  masuk ke paru-paru.      Tahukah Kamu? Udara  tersusun atas banyak sekali jenis gas. Gas yang terdapat di  udara d

apat berupa gas NO2, CO2, CO, O2, dan SO2. Tidak semua gas- gas tersebut baik untuk kesehatan manusia, misalnya gas  karbon  monoksida (CO). Gas CO dihasilkan dari proses pembakaran tidak  sempurna dan terdapat pada asap kendaraan bermotor. Apabila  gas CO terhirup dalam jumlah besar dapat menyebabkan kematian.  Oleh karena itu, janganlah kamu menyalakan kendaraan bermotor  di dalam rumah, agar gas karbon monoksida tidak banyak terhirup  olehmu dan keluargamu.  Ayo, Kita Selesaikan Setelah mengetahui fungsi dari hidung, menurutmu lebih  baik menghirup udara melewati hidung ataukah melewati mulut?  Jelaskan alasanmu! b.    Faring Faring merupakan organ pernapasan yang terletak di belakang  (posterior) rongga hidung hingga rongga mulut dan di atas laring  (superior) (Gambar 8.2). Dinding faring, tersusun atas otot rangka  yang dilapisi oleh membran mukosa. Kontraksi dari otot rangka  tersebut membantu dalam proses menelan makanan. Faring berfungsi  sebagai jalur masuk  udara dan makanan, ruang resonansi suara, serta  tempat tonsil yang berpartisipasi pada reaksi kekebalan tubuh dalam  melawan benda asing.   Ilmu Pengetahuan Alam 51  Faring  Laring  Trakea  Konka  Rongga  hidung  Rongga  mulut  Tonsil  Epiglotis  Esofagus  Sumber: Shier et a

l. 2012 Gambar 8.2  Struktur Organ Pernapasan: Rongga hidung, Faring, dan Laring  c.    Laring Laring atau ruang suara merupakan organ pernapasan yang  menghubungkan faring dengan trakea. Di dalam laring terdapat  epiglotis dan pita suara (Gambar 8.3).  Epiglotis berupa katup tulang  rawan yang berbentuk seperti daun dilapisi oleh sel-sel epitel, berfungsi  untuk menutup laring sewaktu menelan makanan atau minuman.  Apabila ada partikel kecil seperti debu, asap, makanan, atau minuman  yang masuk ke dalam laring akan terjadi refleks batuk, yang berfungsi untuk mengeluarkan partikel tersebut dari laring. Udara yang melewati laring dapat menggetarkan pita suara, sehingga  dihasilkan gelombang suara. Gelombang suara ini dapat diatur untuk  menghasilkan berbagai bunyi dengan cara mengatur kolom  udara pada  faring, rongga hidung, dan mulut. Tinggi rendahnya suara dikontrol  oleh tegangan pita suara. Apabila pita suara tegang akibat tertarik oleh  otot, pita suara akan bergetar lebih cepat dan dihasilkan nada suara  yang tinggi. Berkurangnya tegangan pada pita suara akan menyebabkan  pita suara bergetar lebih lamban, sehingga menghasilkan nada suara  yang rendah. Akibat adanya hormon and

rogen (hormon kelamin pria),  pita suara pada pria biasanya lebih tebal dan lebih panjang, sehingga    52 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  pita suara akan bergetar lebih lamban. Hal ini yang menyebabkan nada  suara pria memiliki rentang nada yang lebih rendah daripada rentang  nada suara wanita.  Pita suara  Epiglotis  Laring  Rongga  hidung Rongga  mulut  Faring  Sumber: Shier et al. 2012 Gambar 8.3 Struktur Pita Suara dalam Laring  c.    Trakea Udara yang telah masuk ke laring selanjutnya masuk ke trakea  (batang tenggorokan). Trakea  adalah saluran yang menghubungkan  laring dengan bronkus. Trakea memiliki panjang sekitar 10-12 cm  dengan lebar 2 cm. Dindingnya tersusun dari cincin-cincin tulang  rawan dan selaput lendir yang terdiri atas jaringan epitelium bersilia.  Fungsi silia pada dinding trakea untuk menyaring  benda-benda  asing   yang masuk ke dalam saluran pernapasan.  d.   Bronkus Pada bagian paling dasar dari trakea, trakea bercabang menjadi  dua. Percabangan trakea  tersebut disebut  dengan bronkus, masing- masing bronkus memasuki paru-paru kanan dan paru-paru kiri.  Struktur bronkus hampir sama dengan trakea, tetapi lebih sempit.  Bentuk tulang rawan bronkus tidak teratur, tetapi berselang-seling  dengan otot polos.   e.    Bronkiolus Di dalam paru-paru bronkus bercabang-cabang lagi. Bronkiolus  merupakan cabang-cabang kecil dari bronkus. Pada ujung-ujung  bronkiolus terdapat gelembung-gelembung yang sangat kecil dan  berdinding tipis yang disebut alveolus (jamak = alveoli).    Ilmu Pengetahuan Alam 53  f.    Paru-Paru Paru-paru merupak

an alat pernapasan utama. Paru-paru terbagi  menjadi dua bagian, yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang  terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas  2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh selaput rangkap dua yang disebut  pleura. Pleura berupa kantung tertutup yang berisi cairan limfa. Pleura  berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan  mengempis. Di dalam paru-paru terdapat bagian yang berperan dalam  pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida yaitu alveolus.  g.   Alveolus Perhatikan Gambar 8.4! Dinding alveolus tersusun atas satu lapis  jaringan epitel pipih. Struktur yang demikian memudahkan molekul- molekul gas melaluinya. Dinding alveolus berbatasan dengan pembuluh  kapiler darah, sehingga gas-gas dalam alveolus dapat dengan mudah  mengalami pertukaran dengan gas-gas yang ada di dalam darah.  Adanya gelembung-gelembung alveolus memungkinkan pertambahan  luas permukaan untuk proses pertukaran gas. Luas permukaan alveolus  100 kali luas permukaan tubuh manusia. Besarnya luas permukaan  seluruh alveolus dalam paru-paru menyebabkan penyerapan oksigen  lebih efisien. Mekanisme pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida telah kamu pelajari pada Bab 7 tentang tekanan zat dan  penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.  Bronkiolus Otot polos  Paru-paru  kanan  Paru-paru  kiri  Alveolus  Arteri pulmonalis  Vena  pulmonalis  Kapiler  Lobus  paru-paru  Bronkiolus Lobus paru-paru  Bronkus   Sumber: Shier  et al. 2012 Gambar 8.4 Struktur Paru-paru, Bronkus, Bronkiolus, dan Alveolus   5

4 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Ayo, Kita Cari Tahu Tahukah kamu bahwa tidur dengan posisi menghadap ke  kanan, merupakan posisi tidur yang terbaik untuk kesehatan  tubuh, termasuk untuk kesehatan paru-paru. Coba kamu cari tahu  mengapa hal tersebut dapat terjadi!  2.       Mekanisme Pernapasan Manusia Pada saat kamu bernapas berlangsung dua mekanisme, yaitu  menghirup udara (inhalasi/inspirasi) dan mengembuskan udara  (ekshalasi/ekspirasi) yang melibatkan pertukaran udara antara  atmosfer dengan alveolus paru-paru. Pada saat melakukan mekanisme  pernapasan terjadi kerja sama antara otot dada, tulang rusuk, otot  perut, dan diafragma. Diafragma adalah otot yang terdapat di antara   rongga dada dan rongga perut. Perhatikan Gambar 8.5!  Diafragma  kontraksi  (bergerak turun)  Diafragma  relaksasi  (bergerak naik)  Paru-paru Diafragma  Otot tulang rusuk  kontraksi sehingga  rongga dada  mengembang  Otot tulang rusuk  relaksasi sehingga  rongga dada  mengempis  Udara masuk  Udara keluar  Mekanisme Inspirasi Mekanisme Ekspirasi Sumber: Recee et al. 2012 Gambar 8.5 Mekanisme Pernapasan Dada dan Perut saat Inspirasi dan Ekspirasi   Ilmu Pengetahuan Alam 55  Pada saat inspirasi, diafragma dan otot dada berkontraksi, volume  rongga dada membesar, paru-paru mengembang, dan udara masuk ke  paru-paru. Pada sa

at ekspirasi, diafragma dan otot dada berelaksasi,  volume rongga dada kembali normal, paru-paru kembali normal,  dan udara keluar dari paru-paru. Satu kali pernapasan terdiri atas  satu kali inspirasi dan satu kali ekspirasi. Berdasarkan aktivitas otot- otot pernapasan, bernapas dengan membesarkan dan mengecilkan  volume rongga dada disebut pernapasan dada. Begitu juga jika  kita membesarkan dan mengecilkan volume rongga perut, disebut  pernapasan perut.  Untuk lebih memahami pernapasan dada dan pernapasan perut,  ayo lakukan aktivitas berikut!  Aktivitas 8.2  Mengidentifikasi Mekanisme Pernapasan Dada dan   Pernapasan Perut  Ayo, Kita Lakukan    Apa yang harus kamu lakukan?  1. Letakkan tanganmu di dada.  2. Hiruplah udara dalam-dalam dengan mengembangkan dada,  kemudian embuskan. Pernapasan ini disebut dengan pernapasan  dada. 3. Amati bagaimana perg

erakan dadamu saat kamu menghirup  udara dan saat mengembuskan udara. 4. Letakkan tangan di perut.  5. Hiruplah udara dalam-dalam dengan mengembangkan perut, lalu  embuskan. Pernapasan ini disebut dengan pernapasan perut. 6. Amati bagaimana pergerakan perutmu saat kamu menghirup  udara dan saat mengembuskan udara.   Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Pada saat kamu melakukan pernapasan dada, apa yang terjadi  pada dadamu ketika kamu menghirup udara (inspirasi) dan  ketika kamu mengembuskan udara (ekspirasi)?   56 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  2. Pada saat kamu melakukan pernapasan perut, apa yang terjadi  pada perutmu ketika kamu menghirup udara (inspirasi) dan  ketika kamu mengembuskan udara (ekspirasi)? 3. Adakah perbedaan proses yang terjadi pada pernapasan dada  dan pernapasan perut? Jelaskan!   Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan hasil percobaan dan diskusi yang telah kamu  lakukan, apa saja yang dapat kamu simpulkan?  3.       Frekuensi Pernapasan Pada bagian awal bab ini, kamu telah melakukan aktivitas  menghitung frekuensi pernapasan. Ingatkah kamu berapa frekuensi  pernapasanmu selama satu menit? Apakah sama dengan frekuensi  pernapasan temanmu? Faktor apa saja yang meme

ngaruhi frekuensi  pernapasan seseorang? Agar mengetahuinya, ayo lakukan Aktivitas  8.3 berikut!  Aktivitas 8.3  Menyelidiki Faktor-faktor yang Memengaruhi   Frekuensi Pernapasan   Ayo, Kita Lakukan    Apa yang kamu perlukan? 1. Stopwatch atau jam  2. Kertas dan pena   Apa yang harus kamu  lakukan? 1. Bekerjalah secara berkelompok. Usahakan agar dalam satu  kelompok terdapat anggota laki-laki dan perempuan. 2. Lakukan perhitungan napas selama 15 detik untuk masing- masing kegiatan berikut. Lakukan masing-masing kegiatan  dengan 2 kali ulangan.   Ilmu Pengetahuan Alam 57  Tabel 8.2 Data Perhitungan Frekuensi Pernapasan Faktor yang Memengaruhi  Frekuensi Pernapasan  Frekuensi Pernapasan  Rerata  Ulangan 1 Ulangan 2  Jenis  Kelamin  Laki-laki Perempuan Posisi tubuh Berbaring  Duduk  Berdiri  Kegiatan/  aktivitas  tubuh  Duduk Berjalan selama 1  menit Berlari selama 1  menit   Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Berdasarkan hasil pengamatanmu, manakah yang lebih tinggi  frekuensi pernapasan laki-laki atau perempuan? Menurutmu  mengapa demikian? 2. Posisi tubuh manakah yang memiliki frekuensi pemapasan  paling tinggi? Mengapa demikian? 3. Menurutmu apakah kegiatan tubuh memengaruhi frekuensi  pemapasan? Mengapa demikian?   Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan hasil percobaan dan diskusi yang telah kamu  lakukan, apa saja yang dapat kamu simpulkan?  Berdasarkan Aktivitas 8.3 kamu telah mengetahui bahwa ada  beberapa faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan di antaranya  adalah jenis kelamin, posisi tubuh, dan kegiatan tubuh. Selain itu ada  beberapa faktor lainnya seperti um

ur dan suhu tubuh.  a. Umur, pada umumnya semakin bertambah umur seseorang maka  semakin rendah frekuensi pernapasannya. Hal ini berhubungan  erat dengan makin berkurangnya proporsi kebutuhan energinya.  b. Jenis kelamin, pada umumnya laki-laki lebih banyak bergerak  sehingga lebih banyak memerlukan energi. Kebutuhan oksigen  dan produksi CO2 pada laki-laki juga lebih tinggi. Hal ini    58 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  menunjukkan bahwa proses metabolisme pada laki-laki jauh lebih  tinggi daripada perempuan. c. Suhu tubuh, semakin tinggi suhu tubuh maka semakin cepat  frekuensi pernapasannya. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan  proses metabolisme di dalam tubuh, sehingga diperlukan peningkatan  pemasukan oksigen dan pengeluaran CO2. d. Posisi tubuh, posisi tubuh sangat berpengaruh terhadap frekuensi  pernapasan. Hal ini berkaitan dengan beban yang harus ditanggung  oleh organ tubuh. Pada saat posisi tubuh berdiri, otot-otot kaki  akan berkontraksi untuk menghasilkan tenaga yang dibutuhkan  tubuh untuk tetap tegak berdiri. Sedangkan pada saat posisi tubuh  duduk atau berbaring, beban berat tubuh disangga oleh sebagian  besar tubuh sehingga tubuh tidak membutuhkan banyak energi,  dengan demikian frekuensi pernapasannya rendah.  e. Kegiatan atau aktivitas tubuh, orang yang melakukan aktivitas  memerlukan lebih banyak energi dibandingkan dengan orang  yang tidak melakukan aktivitas seperti duduk santai atau tidu

an.  Ketika tubuh memerlukan banyak energi maka tubuh perlu lebih  banyak oksigen sehingga frekuensi pernapasan meningkat.   4.       Volume Pernapasan Ketika kamu membaui harumnya parfum atau aroma kue yang lezat  kamu tentu pernah menarik napas sangat dalam bukan? Pernahkah  kamu berpikir berapa jumlah udara yang kamu hirup saat bernapas  sangat dalam atau saat kamu bernapas biasa? Agar kamu mengetahui  berapa volume pernapasanmu, ayo kita lakukan Aktivitas 8.4 berikut!  Aktivitas 8.4  Mengukur Volume Pernapasan   Ayo, Kita Lakukan  Apa yang kamu perlukan? 1. Air 2. Spidol permanen 3. Selang plastik berdiameter 1 cm   Ilmu Pengetahuan Alam 59  4. Gelas ukur 100 mL 5. Botol air mineral 1,5 liter 6. Bak air ukuran 5 liter Apa yang harus kamu lakukan? 1. Tandailah botol air mineral pada setiap volume 100 mL dengan  menggunakan spidol, hingga volume 1.500 mL. 2. Untuk memberi tanda kamu dapat mengisi botol air mineral  dengan air yang telah diukur volumenya menggunakan gelas  ukur 100 mL. 3. Setelah melakukan langkah 1-2 kamu akan memiliki botol air  mineral yang memiliki skala volume 100 – 1.500 mL. 4. Masukkan air hingga penuh ke dalam botol air mineral. 5. Isilah bak air hingga 21 bagian. 6. Tutuplah mulut botol dengan rapat, lalu balikkan dan masukkan  ke dalam bak berisi air dengan posisi tegak. Usahakan botol 

 terisi air penuh dan tidak terdapat udara di dalamnya. 7. Bukalah penutup mulut botol air mineral saat sudah masuk di  dalam bak air. 8. Masukkan selang ke dalam mulut botol hingga 21 bagian botol.  Perhatikan Gambar 8.6!   Botol air  mineral  Bak air  100  500  1000  1500  Selang plastik  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 8.6 Rangkaian Percobaan Pengukuran Volume Pernapasan  dengan Botol Air Mineral terisi Air Penuh 9. Letakkan set percobaan di atas dengan posisi sejajar dengan  mulutmu, kamu dapat meletakkannya di atas meja. 10. Masukkan ujung selang yang lain pada mulutmu.    60 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  11. Lakukan inspirasi seperti biasa melalui hidung kemudian lakukan  ekspirasi melalui mulut sehingga udara yang dikeluarkan masuk  ke dalam botol. Volume ini disebut volume tidal. Amati berapa  volume udara yang masuk dalam botol dan catatlah volume hasil  pengamatanmu pada Tabel 8.3. 12. Ulangi kembali langkah 4-9. Lalu lakukan inspirasi biasa melalui  hidung, kemudian lakukan ekspirasi biasa melalui hidung pula.  Setelah itu, lakukan ekspirasi secara maksimal melalui mulut  sehingga udara yang dikeluarkan masuk ke dalam botol. Volume  ini disebut volume cadangan ekspirasi. Amati berapa volume  udara yang masuk dalam botol dan catatla

h volume hasil  pengamatanmu pada Tabel 8.3. 13. Keluarkan air dari botol mineral, lalu balikkan dan masukkan  ke dalam bak berisi air dengan posisi tegak. Masukkan selang ke  dalam mulut botol hingga 21 bagian botol. 14. Hiruplah udara yang ada dalam botol sehingga tepat pada skala  1.500 mL. Perhatikan Gambar 8.7!  Selang plastik  Botol air  mineral  Bak air  100  500  1000  1500  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 8.7 Rangkaian Percobaan Pengukuran Volume Pernapasan dengan Botol  Air Mineral terisi Udara dengan Volume 1.500 mL 15. Lakukan inspirasi secara normal melalui hidung, lalu lakukan  inspirasi kembali secara maksimal melalui mulut sehingga  udara dalam botol air mineral terhirup olehmu. Volume ini  disebut volume cadangan inspirasi. Amati berapa volume udara  yang masuk dalam botol.   Ilmu Pengetahuan Alam 61  16. Jumlahkan volume tidal + volume cadangan ekspirasi + volume  cadangan inspirasi. Total volume ini disebut dengan kapasitas  vital paru-paru. Isikan hasilnya pada Tabel 8.3. 17. Meskipun kamu telah melakukan ekspirasi secara maksimal,  di dalam paru-parumu sebenarnya masih terdapat sisa udara  sekitar 1.000 mL. Volume ini disebut volume residu. 18. Jumlahkan volume kapasitas vital paru-paru + volume r

esidu.  Volume ini disebut kapasitas total paru-paru. Isikan hasilnya  pada Tabel 8.3. Tabel 8.3 Volume Pernapasan Berdasar Hasil Percobaan No Volume Pernapasan Volume (mL) 1 Volume tidal 2 Volume cadangan ekspirasi 3 Volume cadangan inspirasi 4 Kapasitas vital paru-paru 5 Kapasitas total paru-paru  Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan, apa yang  dapat kamu simpulkan tentang volume pernapasan manusia?  Setelah melakukan Aktivitas 8.4 

kamu telah mengetahui bahwa  volume udara yang digunakan dalam proses pernapasan ada beberapa  macam sebagai berikut.  a. Volume tidal, yaitu volume udara yang keluar masuk paru-paru  saat tubuh melakukan inspirasi atau ekspirasi biasa (normal),  volumenya sekitar 500 mL.  b. Volume cadangan ekspirasi, merupakan volume udara yang  masih dapat dikeluarkan secara maksimal  dari paru-paru setelah  melakukan ekspirasi biasa. Volume cadangan ekspirasi sekitar  1.500 mL. c. Volume cadangan inspirasi, yaitu volume udara yang masih dapat  dimasukkan ke dalam paru-paru setelah melakukan inspirasi  secara biasa. Volume cadangan inspirasi sekitar 1.500 mL.   62 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  d. Volume residu, yaitu volume udara yang masih tersisa di dalam  paru-paru meskipun telah melakukan ekspirasi secara maksimal,  volumenya sekitar 1.000 mL. e. Kapasitas vital paru-paru, yaitu total dari volume tidal + volume  cadangan ekspirasi + volume cadangan inspirasi. Kapasitas vital  paru-paru sekitar 3.500 mL. f. Kapasitas total paru-paru, yaitu volume udara yang dapat  ditampung secara maksimal dalam paru-paru. Volume kapasitas  total paru-paru yaitu volume kapasitas vital paru-paru + volume  residu, volumenya sekitar 4.500 mL.  B. Gangguan pada Sistem Pernapasan Manusia dan  Upaya untuk Mencegah atau Menanggulanginya Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Gangguan sistem  pernapasan manusia  • Asma • Pneumonia • Tuberculosis  (TBC)  

Faringitis • Tonsilitis • Influenza • Infeksi  Mempelajari materi ini akan membantumu mengetahui berbagai gangguan sistem  pernapasan dan dapat melakukan upaya agar tidak tertular penyakit pernapasan.  Mengapa Penting?  Cobalah untuk menahan napas selama ± 15 detik! Bagaimana  rasanya? Tentu kamu akan merasa sesak dan ingin segera mengambil  napas. Hal ini menunjukkan bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa  udara (oksigen). Bayangkan bila ada seseorang yang menderita  gangguan pernapasan, pasti orang tersebut akan sangat kesulitan  untuk bernapas. Ada banyak sekali gangguan yang terjadi pada sistem  pernapasan. Tahukah kamu apa saja gangguan yang dapat terjadi  pada sistem pernapasan? Sebelum mempelajari lebih lanjut, coba  kamu diskusikan berbagai gangguan pada sistem pernapasan beserta  gejalanya!   Ilmu Pengetahuan Alam 63  Ayo, Kita Diskusikan Coba diskusikan dengan teman kelompokmu dan tuliskan  berbagai gangguan pernapasan yang terdapat di lingkunganmu  serta tuliskan pula gejala penderita gangguan pernapasan tersebut! Tabel 8.4 Gejala Penderita Gangguan Pernapasan No Nama Gangguan Gejala 1 2 3 4 5  Setelah melakukan diskusi dengan kelompokmu, apakah ada yang  menyebutkan “Infeksi Saluran Pernapasan Atas” atau “Infeksi Saluran  Pernapasan Akut” (ISPA) sebagai gangguan pada sistem pernapas

an?  ISPA dalam bahasa Inggris disebut dengan Upper Respiratory Tract  Infection (URI) merupakan penyakit yang diakibatkan adanya infeksi  virus, bakteri, atau jamur pada sistem pernapasan bagian atas yaitu  meliputi infeksi pada hidung, sinus, faring, dan laring. Beberapa jenis  ISPA antara lain influenza, tosilitis, faringitis, laringitis, rhinitis, dan sinusitis. Virus, bakteri, atau jamur tersebut juga dapat menginfeksi  sistem pernapasan bagian bawah yaitu meliputi trakea, brokus, dan  alveolus atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Lower  Respiratory Tract Infection. Infeksi saluran  pernapasan bagian bawah paling umum  terjadi yaitu pneumonia, tuberculosis,  asma, kanker paru-paru, dan bronkitis. 1.       Influenza Influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Influenza virus  (Gambar 8.8). Gejala umum influenza yaitu, demam dengan suhu lebih dari 39oC,   Sumber: wikipedia.org Gambar 8.8 Virus  Influenza   64 Kelas VIII SMP/MTs Se

mester 2  pilek, bersin-bersin, batuk, sakit kepala, sakit otot,  dan rongga hidung  terasa gatal. Dengan kondisi hidung tersumbat, penderita influenza akan kesulitan untuk bernapas. Virus influenza keluar dari tubuh seseorang bersamaan dengan batuk dan pilek, kemudian disebarkan  melalui udara. Selain itu, virus juga dapat menular ketika seseorang  menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, kemudian orang  tersebut menyentuh mulut dan mata. Agar kamu tidak mudah tertular  virus influenza, sebaiknya kamu selalu menggunakan masker ketika berkendaraan dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun  sebelum makan.  Tahukah Kamu? Berdasarkan hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada  hubungan antara tingkat stres dengan penyakit influenza. Semakin tinggi tingkat stres seseorang, semakin sering dan lama pula  seseorang mengalami influenza.  2.       Tonsilitis Secara normal, tonsil (amandel) akan  menyaring virus dan bakteri yang akan  masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan  makanan atau udara. Apabila daya tahan  tubuh dalam kondisi lemah, virus dan  bakteri akan menginfeksi tonsil sehingga  dapat menyebabkan penyakit tonsilitis.  Perhatikan Gambar 8.9! Gejala tonsilitis  yaitu sakit tenggorokan, tonsil mengalami  peradangan, batuk, sakit kepala, sakit pada  bagian leher atau telinga, dan demam.  Virus yang dapat menyebabka

n tonsilitis  yaitu Adenovirus, Rhinovirus, Influenza,  dan Corona virus. Golongan bakteri yang  menyebabkan tonsilitis pada umumnya  bakteri Streptococcus.  Sumber: en.wikipedia.org Gambar 8.9 Tonsilitis   Ilmu Pengetahuan Alam 65  3.       Faringitis Faringitis adalah infeksi pada faring oleh kuman penyakit,  seperti virus, bakteri, maupun jamur. Virus yang dapat menyebabkan  faringitis misalnya, Adenovirus, Orthomyxovirus, Rhinovirus, dan  Coronavirus. Banyak bakteri yang dapat menginfeksi faring, salah  satunya yaitu Streptococcus pyogenes. Perhatikan Gambar 8.10! Selain  disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan jamur, faringitis juga dapat  disebabkan oleh zat kimia yang dapat mengiritasi jaringan pada faring.   Faringitis merupakan penyebab umum sakit tenggorokan.  Orang yang  menderita faringitis biasanya disertai dengan radang tonsil (amandel),  yang menyebabkan rasa nyeri saat menelan makanan. Penanganan  faringitis yaitu dengan memberi antibiotik dan anti-fungi untuk  membunuh bakteri serta jamur yang menginfeksi faring. Selain itu,  tentu harus ditambah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi,  agar sistem pertahanan tubuh menjadi lebi

h kuat.  (a) (b) Sumber: en.wikipedia.org Gambar 8.10 (a) Faringitis, (b) Salah Satu Bakteri Penyebab Faringitis,   Streptococcus pyogenes  4.       Pneumonia Pneumonia merupakan infeksi pada bronkiolus dan alveolus.  Penyebab terjadinya pneumonia, antara lain karena infeksi dari virus,  bakteri, jamur, dan parasit lainnya. Namun, umumnya disebabkan oleh  bakteri Streptococcus pneumoniae. Pada paru-paru penderita pneumonia  terdapat cairan yang kental. Cairan tersebut dapat mengganggu pertukaran  gas pada paru-paru. Hal ini menyebabkan oksigen yang diserap oleh darah  menjadi kurang. Perhatikan Gambar 8.11 !   66 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  (a) (b) Sumber: Berwald et al. 2007 Gambar 8.11 (a) Paru-paru Normal (b) Paru-paru Penderita Pneumonia Gejala dari penyakit pneumonia yaitu demam, batuk berdahak,  tidak enak badan, sakit pada bagian dada, dan terkadang mengalami  kesulitan bernapas. Penyakit pneumonia dapat ditularkan melalui  udara ketika penderita pneumonia batuk maupun bersin. Oleh karena  itu, ketika kamu pergi ke rumah sakit untuk menjenguk teman atau  saudara yang dirawat di rumah sakit, sebaiknya kamu menggunakan  masker. Penanganan pneumonia dapat dilakukan dengan memberikan  antibiotik, obat pembuat sa

luran napas menjadi lebar (bronkodilator),   terapi oksigen, dan penyedotan cairan dalam paru-paru. Gambar 8.12  merupakan perbandingan antara alveolus orang sehat dengan alveolus  penderita pneumonia.   Paru-paru  Bronkiolus  Alveolus  Pneumonia  Normal  Alveolus  penuh cairan  Trakea  Sumber: medicalassessmentonline.com Gambar 8.12 Kondisi Alveolus Normal dan Alveolus Penderita Pneumonia   Ilmu Pengetahuan Alam 67  5.       Tuberculosis (TBC) Penyakit TBC disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium  tuberculosis. Selain menginfeksi paru-paru, bakteri ini juga dapat  menginfeksi bagian lain dari tubuh. Perhatikan Gambar 8.13! Ketika  bakteri tersebut masuk ke dalam paru-paru, bakteri akan menyebabkan  infeksi sehingga memicu sistem imun untuk bergerak menuju area  yang terinfeksi dan segera “memakan” bakteri tersebut agar tidak  menyebar luas. Jika sistem imun lemah, maka bakteri dapat masuk ke  dalam peredaran darah dan sistem limfa untuk menginfeksi organ lain.   (a) (b) Sumber:(a) radiopaedia.org, (b) louisville.edu Gambar 8.13 (a) Paru-paru Penderita TBC, (b) Bakteri Penyebab Penyakit TBC,   Mycobacterium tuberculosis Gejala dari penyakit TBC yaitu mudah lelah, berat badan turun  drastis, lesu, hilang nafsu makan, demam, berkeringat di malam hari,  sulit bernapas, sakit pada bagian dada, dan batuk berdarah.  Ayo, Kita 

Cari Tahu Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menginfeksi tulang  dan menyebabkan penyakit TBC tulang. Bersama kelompokmu  galilah informasi lebih mendalam tentang TBC tulang, lalu  presentasikanlah di depan kelas!.   68 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  6.       Asma Asma merupakan salah satu kelainan yang menyerang saluran  pernapasan. Asma dapat disebabkan oleh faktor lingkungan. Faktor  lingkungan yang dapat menyebabkan asma diantaranya masuknya  zat pemicu alergi (alergen) dalam tubuh, misalnya asap rokok, debu,  bulu hewan peliharaan, dan lain-lain. Masuknya alergen, akan memicu  tubuh untuk menghasilkan senyawa kimia seperti prostaglandin dan  histamin. Senyawa kimia tersebutlah yang dapat memicu penyempitan  saluran pernapasan. Perhatikan Gambar 8.14!  paru-paru Penampang  melintang saluran  pernapasan  Dinding saluran  pe

rnapasan menebal  Trakea  Normal Gejala  asma  Otot  Mukus  Dinding  Dinding  menebal  Otot  berkontraksi  Saluran udara  menyempit  Bronkiolus  Sumber: en.wikipedia.org Gambar 8.14 Kondisi Bronkus Normal dan Penderita Asma Penyempitan yang terjadi pada saluran pernapasan menyebabkan  penderita kesulitan untuk menghirup cukup oksigen. Penderita asma  akan mengalami batuk, napas berbunyi, napas pendek, dan sesak napas.  Oleh karena itu, penderita asma harus berhati-hati, dan menghindari  keadaan atau benda-benda yang dapat memicu asma.  7.       Kanker Paru-paru Kanker paru-paru (Gambar 8.15) terjadi karena pertumbuhan sel- sel yang tidak terkendali pada jaringan dalam paru-paru. Jika sel-sel  tersebut tidak segera ditangani, dapat menyebar ke seluruh paru-paru    Ilmu Pengetahuan Alam 69  bahkan jaringan di sekitar paru-paru.  Gejala orang  yang menderita  kanker paru-paru yaitu batuk disertai darah, berat badan berkurang  drastis, napas menjadi pendek, dan sakit pada bagian dada.  Sekitar 85% kasus kanker paru-paru disebabkan oleh merokok  dalam jangka waktu yang lama, sedangkan 10-15% kasus terjadi pada  orang yang tidak pernah merokok. Kanker paru-paru pada orang yang  tidak merokok dapat diakibatkan karena kombinasi

 faktor keturunan  dan faktor lingkungan, misalnya menghirup debu asbes dan udara  yang terpolusi, termasuk akibat menjadi perokok pasif.  (a) (b) Sumber: Campbell et al. 2008 Gambar 8.15 Kanker Paru-paru  Ayo, Kita Diskusikan Perokok pasif merupakan seseorang yang menghirup asap  rokok dari orang yang sedang merokok atau orang yang terpapar  asap rokok dari asap yang dikeluarkan perokok aktif. Perokok  pasif memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan perokok aktif.  Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga sampai  lima kali lipat dari bahaya perokok aktif. Mengapa demikian? Coba  diskusikan bersama kelompokmu!   70 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Aktivitas 8.5  Membuat Artikel tentang Dampak Kebakaran Hutan   terhadap Sistem Pernapasan Manusia  Ayo, Kita Lakukan  Kebakaran hutan dan lahan yang melanda beberapa daerah  di Indonesia ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan  sistem pernapasan manusia. Buatlah suatu art

ikel tentang dampak  kebakaran hutan terhadap sistem pernapasan manusia. Kamu  dapat memperoleh sumber informasi dari wawancara orang di  lingkungan rumah, sekolah, ataupun mencari berbagai macam  informasi dari internet atau surat kabar yang berkaitan dengan  tema tersebut!  Ayo, Kita Renungkan Tahukah kamu makhluk hidup tidak dapat hidup tanpa  bernapas? Begitu pun tubuhmu, tidak dapat melakukan aktivitas  tanpa adanya O2, karena semua sel-sel dalam tubuh memerlukan  O2 untuk melakukan fungsinya. Apabila tubuh kita kekurangan O2  maka semua organ yang ada dalam tubuh kita tidak dapat berfungsi  sebagaimana mestinya, dan berakibat timbulnya berbagai penyakit.  Coba pikirkan bagaimana jika organ pernapasanmu ada yang tidak  berfungsi? Tentu tubuhmu akan kesulitan untuk bernapas dan  merasa tidak nyaman. Selain itu tentu kamu harus mengeluarkan  banyak uang untuk menyembuhkan organ pernapasan yang  tidak berfungsi tersebut. Bersyukurlah kepada Tuhan yang telah  menciptakan tubuhmu dengan sempurna dengan adanya organ- organ pernapasan yang sedemikian rumitnya melakukan proses  pernapasan,  sehingga dapat mencukupi kebutuhan O2 dalam sel dan  udara yang bebas kita hirup serta adanya tumbuh-tumbuhan y

ang  menghasilkan O2. Tuhan telah menciptakan organ pernapasan kita    Ilmu Pengetahuan Alam 71  dengan begitu sempurna dan bermanfaat bagi tubuh kita. Apakah  kamu sudah bersyukur dan berupaya untuk menjaga kesehatan  organ pernapasanmu? Coba jawablah beberapa pertanyaan berikut  ini dengan memberi centang (√) pada kolom “ya” atau “tidak”! Tabel 8.5 Pertanyaan/Pernyataan untuk Refleksi Terkait Sistem Pernapasan Manusia No Pertanyaan/Pernyataan Ya Tidak 1 Saya selalu menggunakan masker saat sakit flu 2 Saya rajin berolahraga agar sistem pernapasan saya  sehat 3 Saya tidak setuju dengan orang yang merokok 4 Saya tidak setuju pada pengolahan sampah dengan  cara dibakar 5 Saya suka menanam tumbuhan di sekitar rumah Coba kamu hitung, berapa total skormu dengan ketentuan: ƒ Jawaban “ya” m

endapat skor 2 (dua) ƒ Jawaban “tidak” mendapat skor 0 (nol) Bandingkan total skormu dengan kriteria berikut. ƒ Skor 0 – 3 : kamu tidak peduli pada sistem pernapasanmu. ƒ Skor 4 – 6 : kamu kurang peduli pada sistem pernapasanmu. ƒ Skor 7 – 10 : kamu peduli pada sistem pernapasanmu. Untuk kamu yang tidak peduli atau kurang peduli terhadap  sistem pernapasanmu, sebaiknya kamu terus berusaha untuk  meningkatkan kepedulianmu terhadap sistem pernapasanmu.    72 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Info Tokoh  1922-1987 M  Roger E.C. Altounyan Penemu obat asma,  yaitu asam kromolin.  Penemuan ini dilatar-  belakangi oleh penelitian  terhadap tanaman  Ammi visnaga yang  telah digunakan sebagai  obat relaksasi otot sejak  zaman kuno di Mesir  John. 

. Haldane Menemukan bahwa  pernapasan dipengaruhi  oleh konsentrasi karbon  dioksida di dalam otak  1860-1936 M  1874-1949 M  Schack A. Krogh Menemukan bahwa  pembuluh kapiler  sebagai tempat  pertukaran oksigen  dan karbon dioksida ke  jaringan tubuh  Robert Koch Penemu bakteri  penyebab penyakit  1843-1910 M antraks, TBC, dan kolera   Ilmu Pengetahuan Alam 73  Rangkuman 1. Respirasi adalah proses pertukaran gas yang terjadi di dalam  tubuh. Ada tiga proses dasar dalam respirasi, yaitu bernapas,  respirasi eksternal, dan respirasi internal. 2. Sistem pernapasan manusia tersusun atas hidung, faring  (tenggorokan),  laring (ruang suara), trakea (batang tenggorokan),  bronkus, bronki0lus, dan paru-paru. 3. Organ penyusun sistem pernapasan tersebut dapat dikelompokkan  b

erdasarkan struktur maupun fungsinya.  4. Secara struktural, sistem pernapasan tersusun atas dua bagian  utama. (1) Sistem pernapasan bagian atas, meliputi hidung dan  faring. (2) Sistem pernapasan bagian bawah, meliputi laring,  trakea, bronkus, dan paru-paru.  5. Secara fungsional, sistem pernapasan tersusun atas dua bagian  utama. (1) Zona penghubung, tersusun atas serangkaian rongga  dan saluran yang saling terhubung baik di luar maupun di dalam  paru-paru. Bagian penghubung, meliputi hidung, faring, laring,  trakea, bronkus, dan bronkiolus. Fungsi dari bagian penghubung  yaitu menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara  serta menyalurkan udara menuju paru-paru. (2) Zona respirasi,  tersusun atas jaringan dalam paru-paru yang berperan d

alam  pertukaran gas yaitu alveolus. 6. Hidung merupakan organ pernapasan yang langsung  berhubungan dengan udara luar. Hidung dilengkapi dengan  rambut-rambut hidung, selaput lendir, konka, dan reseptor  olfaktori. Rambut-rambut hidung berfungsi untuk menyaring  partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara. Selaput  lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup saat  bernapas, misalnya debu, virus, dan bakteri. Konka mempunyai  banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara  yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan  udara yang masuk ke paru-paru. 7. Faring merupakan organ pernapasan yang terletak di belakang  (posterior) rongga hidung hingga rongga mulut dan di atas  laring (superior).    74 Kelas VIII SMP/M

Ts Semester 2  8. Faring berfungsi sebagai jalur masuk udara dan makanan, ruang  resonansi suara, serta tempat tonsil yang berpartisipasi pada  reaksi kekebalan tubuh dalam melawan benda asing. 9. Laring atau ruang suara merupakan organ pernapasan yang  menghubungkan faring dengan trakea. Di dalam laring terdapat  epiglotis dan pita suara. 10. Trakea merupakan saluran yang menghubungkan laring dengan  bronkus. Dinding trakea tersusun dari cincin-cincin tulang rawan  dan selaput lendir yang terdiri atas jaringan epitelium bersilia.  Fungsi silia pada dinding trakea untuk menyaring  benda-benda   asing  yang masuk ke dalam saluran pernapasan.  11. Bronkus menghubungkan trakea dengan bronkiolus. Bronkiolus  merupakan cabang-cabang kecil dari bronkus yang memiliki  ukuran 0,5 – 1 mm. 12. Paru-paru dibungkus oleh selaput rangkap dua yang disebut  pleura. Pleura berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan  saat mengembang dan mengempis. Di dalam paru-paru terdapat  jaringan yang berperan dalam pertukaran gas oksigen dan gas  karbon dioksida yaitu alveol

us. Dinding alveolus tersusun dari  satu lapis sel epitel pipih. 13. Mekanisme pernapasan dapat dibedakan menjadi pernapasan  dada dan pernapasan perut. Pada pernapasan dada melibatkan  kontraksi dan relaksasi otot-otot antartulang rusuk  bagian luar  (otot eksternal interkostalis). Pada pernapasan perut melibatkan  kontraksi dan relaksasi otot diafragma. 14. Frekuensi pernapasan dipengaruhi oleh jenis kelamin, posisi  tubuh, kegiatan tubuh, umur, dan suhu tubuh.  15. Volume udara yang digunakan dalam proses pernapasan  dikelompokkan menjadi beberapa macam, yaitu volume tidal  (500 mL), volume cadangan ekspirasi (1.500 mL), volume  cadangan inspirasi (1.500 mL), volume residu (1.000 mL). 16. Ada banyak gangguan, kelainan, atau penyakit pada sistem  pernapasan, antara lain asma, pneumonia, tuberculosis (TBC),  faringitis, tonsilitis, influenza atau flu, dan kanker paru-paru. 

Demikian soal dan jawaban uji kompetensi bab 8 tentang sistem pernapasan manusia. Mungkin masih banyak yang salah untuk itu Anda bisa analisis kembali jawaban yang telah kami bagikan dengan cara mengirim pesan melalui kolom komentar.

You May Also Like

x