KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41 bab 7 uji kompetensi

✅Hallo temen temen kembali lagi di blog ilmu edukasi pada kesempatan kali ini, kami akan membagaikan artikel yang berkaitan tentang dunia pendidiikan lagi, tapi sebelum masuk ke pembahasan kita kali ini, kami ingin memperkenalkan blog ilmu edukasi merupakan blog yang bertemakan edukasi yang mana artikel yang di buat blog ilmu edukasi berisikan tentang kunci jawaban  materi pembelajaran dan informasi seputar dunia pendidikan.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

Pada ksempatan kali ini kami akan memberikan artikel yang berjudul Kunci jawaban ipa kelas 8 halamn 38 39 40 41 bab 7 uji kompetensi Misi kami adalah untuk membuat peserta didik sekalian yang sedang bersekolahan dapat terbantu dengan adanya blog yang kami buat ini, dengan kami menyediakan kunci jawaban yang dapat mempermudah peserta didik dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru.

kami juga membahas mengenai kunci jawaban dari bab lain, yang mana pembahasan bab yang kami maksud adalah pembahasan mengnai bab selanjutnya yaitu berkaitan tenatang kunci jawaban ipa kelas 8 . berikut ini pembahasan yang bisa temen- temen klik untuk mengakses jawaban tersebut:

  1. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 1
  2. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 2
  3. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 3
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 4
  5. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 5
  6. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 6
  7. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 7
  8. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 8
  9. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 9
  10. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 10
  11. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 11

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8

Kunci jawaban merupaakan hal yang sangat penting hal ini di karenakan kunci jawaban dapat membantu peserta didik dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru dengan tepat waktu dan bisa memperoleh nilai yang memauskan.

Kami menyadari bahwa kunci jawaban yang tepat dan benar sangatlah di buthkan peserta didiik sekalain, karena kunci jawaban yang tepat dan benar dapat memberikan nilai yang begitu memuaskn bagi peserta didik, serta dengan mendapatkan nilai yang begitu besar peserta didik dapat memiliki presentasi kenaikan kelas juga besar.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38-40 bab 7 uji kompetensi 

Yang artinya nilai tugas yang di peroleh dari tugas tugas guru yang di berikan sangat menentukan kenaikan kelas preserta didik seklaian, karena ada beberapa hal fungsi tugas yang di berikan oleh guru, yang pertama sebagai alat untuk mengukur kemampuan siswanya dalam memahami apa yang di sampaikan oleh guru, sehingga guru dapat menilai bahwa siswanya telah memami materi yang di terangkan oleh guru apa belum.

A. Pilihan Ganda

1. Faktor-faktor yang memengaruhi besarnya tekanan adalah ….

A. gaya tekan dan massa benda

B. gaya tekan dan gaya gravitasi

C. luas bidang tekan dan gaya tekan

D. luas bidang tekan dan gaya gravitasi

Kunci Jawaban C


2. Sebuah alat pengangkat mobil memiliki luas penampang penghisap kecil A1 sebesar 20 cm² dan penghisap besar A2 sebesar 50 cm².

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

Gaya yang harus diberikan untuk mengangkat mobil 20.000 N adalah …N.

A. 2.000

B. 4.000

C. 5.000

D. 8.000

Kunci Jawaban D


3. Upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan tekanan yang besar adalah ….

A. mengurangi gaya tekan dan memperbesar luas bidang

B. mengurangi gaya tekan dan memperkecil luas bidang

C. meningkatkan gaya tekan dan memperbesar luas bidang

D. meningkatkan gaya tekan dan memperkecil luas bidang

Kunci JawabanD


4. Seorang penyelam menyelam dengan kedalaman 3m, massa jenis air 1,000 kg/m3, kontanta gravitasi pada tempat tersebut adalah 10n/kg. besar tekanan hidrostatisnya adalah . . . . .n/m2.

A. 3.000

B. 30.000

C. 40.000

D. 50.000

Kunci Jawaban B


5. Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air disebabkan oleh ….

A. massa jenis seluruh drum lebih kecil daripada massa jenis air

B. massa jenis seluruh drum lebih besar daripada massa jenis air

C. massa jenis bahan pembuat drum lebih kecil daripada massa jenis air

D. massa jenis bahan pembuat drum lebih besar daripada massa jenis air

Kunci Jawaban A


6. Perhatikan tabel berikut!

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

Berdasarkan tabel tersebut pernyataan yang benar mengenai hubungan tekanan udara dengan ketinggian adalah …

A. ketinggian tempat menghambat tekanan udara

B. semakin rendah tempat maka tekanan udaranya terhambat

C. semakin tinggi tempat maka tekanan udaranya semakin besar

D. semakin tinggi tempat maka tekanan udaranya semakin kecil

Kunci Jawaban D


7. Teknologi berikut ini yang tidak menggunakan prinsip Archimedes adalah ….

A. hidrometer

B. jembatan ponton

C. balon udara

D. dongkrak mobil

Kunci Jawaban D


8. Perhatikan gambar berikut!

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

Sebuah benda memiliki berat 50 N, ketika ditimbang di dalam air beratnya hanya 45 N, maka gaya ke atas yang menekan benda sebesar… N.

A. 5

B. 25

C. 45

D. 50

Kunci Jawaban A


9. Pada tumbuhan, air dari akar dapat naik sampai ke daun disebabkan oleh daya kapilaritas batang. Pernyataan yang benar terkait peristiwa tersebut adalah ….

A. di dalam sel-sel akar terjadi peristiwa osmosis sehingga menyebabkan daya kapilaritas batang meningkat

B. jaringan xilem memiliki diameter yang sangat kecil sehingga memiliki tekanan yang besar untuk menaikkan air ke daun

C. jaringan floem memiliki diameter yang sangat kecil sehingga memiliki tekanan yang besar untuk menaikkan air ke daun

D. air dari dalam tanah dapat naik karena daya isap daun yang rendah sehingga tekanan osmosis dalam sel meningkat

Kunci Jawaban A


10. Pada saat mengukur tekanan darah dengan tensimeter, berlaku hukum ….

A. Pascal

B. Archimedes

C. Boyle

D. Newton

Kunci Jawaban A


KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 41 bab 7 uji kompetensi 

Fungsi yang kedua adalah untuk penentuan nilai rapot yang artinya nilai yang di peroleh dari nilai tugas yang di berikan oleh guru sangatlah menetukan kenaiakn kelas peserta didik sekalian, utnuk itu kami ingin mengajak peserta didik untuk selalu bersungguh dalam menyelesaiakn tugas yang di berikan oleh guru dan untuk memberikan target dalam meraih nilainya.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

Kami yakin jika peserta didik menggunakan jawaban yang kami buat ini, kami yakin jika peserta didik dakan mendapatkan nilai yang memuaskan hal ini di karenakan kami dalam menjawab soal soal yang da pada pembahsan kali ini kami bersuguh sunguh bukan asal asalan melaikan kami telah membaca dan memahami apa yang di sampaikan oleh guru barulah kemudian kami mencoba untuk menjawab semkasimal yang kami bisa.

1. Sebuah balok memiliki panjang (p) 12cm,lebar(l) 8cm,dan tinggi (t) 3cm serta berat sebesar 30 N.jika balok tersebut diletakkan dengan posisi seperti gambar a,b, dan c tentukan besar tekanan pada masing masing posisi tersebut!

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 38 39 40 41  bab 7 uji kompetensi

 Kunci Jawaban

1. P = F/A

keterangan:

P = tekanan (N/m²)

F = gaya (N)

A = luas bidang tekan (m²)

Nah, setelah diketahui rumusnya diatas, maka untuk menentukan  tekanan pada masing – masing gambar caranya sebagai berikut:

Pada gambar a.

Luas alas (A) = 12 x 3 = 36 cm² = 0,0036 m²

P = F/A

P = 30/0,0036

P = 8.333,33 N/m²

Pada gambar b

Luas alas (A) = 8 x 3 = 24 cm² = 0,0024 m²

P = F/A

P = 30/0,0024

P = 12.500 N/m²

Pada gambar c

Luas alas (A) = 12 x 8 = 96 cm² = 0,0096 m²

P = F/A

P = 30/0,0096

P = 3.125 N/m²

2. Sebuah Dongkrak hidrolik dapat mengangkat benda dengan massa 1 ton serta luas penampang piston penghisap besar 0,2 m kuadrat. Jika luas penampang piston penghisap kecil 0,02 m2. Serta besar percepatan gravitasi 9,8 n/m3. Berapakah gaya minimal yang harus diberikan agar dapat mengangkat benda tersebut?

 Kunci Jawaban

2. Diketahui :

m = 1 ton = 1000 kg

A₁ = 0,2 m²

A₂ = 0,02 m²

a = 9,8 m/s²

Ditanya :

gaya minimal (F₂) ?

Jawab :

F₁ = m × a

    = 1000 kg × 9,8 m/s²

    = 9800 N

F₁/A₁ = F₂/A₂

F₁/0,02  = 9800/0,2

F₁ × 0,2 = 0,02 × 9800

F₁ × 0,2 = 196

F₁ = 196/0,2

F₁ = 980 N

3. Jelaskan peristiwa tekanan yang terjadi pada saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh!

 Kunci Jawaban

 Peristiwa tekanan yang terjadi pada saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh adalah tekanan sistolik (yang terjadi saat ventrikel/bilik jantung berkontraksi) dan tekanan ditolik (yang terjadi saat darah masuk dari atrium/serambi jantung ke ventrikel/bilik jantung).

4. Identifikasilah hubungan antara gaya apung dan berat benda sebuah kapal selam ketika berada dalam keadaan a) terapung, b) melayang, dan c) tenggelam!

 Kunci Jawaban

 Jika gaya apung maksimum lebih besar dari berat benda maka benda akan terapung, jika gaya apung maksimum sama dengan berat benda makan benda akan melayang, jika gaya apung maksimum lebih kecil dari berat benda maka benda akan tenggelam.

5. Jelaskan bagaimana mekanisme pengangkutan air dari akar menuju daun!

 Kunci Jawaban

 Pengangkutan dilakukan diluar berkas pembuluh , sehingga disebut sebagai mekanisme pengangkutan ekstravaskuler. air an mineral diserap oleh akar, selanjutnya diangkut dalam berkas pembuluh, yaitu pada pembuluh kayu (xilem) sehingga proses pengangkutan disebut pengangkutan vaskuler. air dan garam mineral dari dalam tanah memasuki tumbuhan melalui epidermis akar, menembus korteks akar, lalu masuk ke stele dan kemudian mengalir naik pembuluh xilem sampai ke pucuk tumbuhan.

Rangkuman IPA kelas 8 bab 7

Sebelum kamu menggunakan buku ini, kamu perlu membaca  bagian petunjuk ini. Mengapa diperlukan? Ibarat kamu bermain di  tempat wisata, kamu tentunya ingin memanfaatkan fasilitas yang  ada di tempat wisata tersebut bukan? Tentunya, agar tujuan tersebut  tercapai kamu akan membaca peta di mana fasilitas itu berada. Begitu  juga dengan buku ini. Jika kamu ingin memperoleh manfaat yang  maksimal dari buku ini tentu merupakan tindakan yang bijak jika  kamu benar-benar memerhatikan dan memahami bagian petunjuk  penggunaan buku ini. Selamat m

empelajari!  Pada bagian awal setiap bab kamu  akan diajak untuk memikirkan  ciptaan dan kebesaran Tuhan  Yang Maha Esa, agar kamu dapat  meningkatkan keimanan, ketakwaan,  dan hal-hal di lingkungan yang  berkaitan dengan materi agar kamu  tertarik untuk mempelajari materi  yang akan disajikan.  Bagian ini merupakan awal dari  setiap bab, berisi judul bab serta  hal-hal yang ada di lingkungan yang  terkait materi yang akan dipelajari.  Petunjuk  Penggunaan Buku   xiv Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Fitur ini memberikan pengetahuan  tambahan yang berkaitan dengan  materi yang dipelajari. Banyak hal- hal unik dan menarik yang disajikan  dalam fitur ini.  Fitur ini memberikan panduan  percobaan sederhana atau aktivitas  untuk membantu kamu dalam  memahami prinsip atau konsep.  Aktivitas ini dapat dilakukan secara  berkelompok di bawah bimbingan guru.   Fitur ini berisi pertanyaan yang menantang terkait materi yang  dipelajari. Fitur ini juga dapat melatih kemamp

uan kamu dalam berpikir  dan dapat memotivasi kamu untuk dapat mencari jawabannya.  Fitur ini memberikan informasi istilah-istilah  penting yang menjadi pokok pembahasan  pada materi yang akan dipelajari.  Fitur ini memberikan gambaran pada kamu apa  yang harus dikuasai setelah mempelajari bab yang  berkaitan.  Fitur ini memberikan landasan  pentingnya mempelajari  materi yang akan dipelajari.   Ilmu Pengetahuan Alam xv  Fitur ini berisi soal-soal atau  pertanyaan untuk mengetahui tingkat  pemahaman kamu terhadap sebagian  kecil materi yang telah dipelajari.  Fitur ini berisi uraian singkat  konsep penting yang terkait dengan  materi yang dipelajari.  Fitur ini berisi tugas atau  permasalahan yang perlu untuk  dicari jawabannya atau untuk  mencari pengetahuan tambahan  terkait materi yang dipelajari  Fitur ini berisi ringkasan materi dari  bab yang telah dipelajari. 

Kamu dapat  mereview keseluruhan materi yang telah  dipelajari melalui fitur ini.  Fitur ini berisi hal-hal yang  berhubungan dengan kebesaran Tuhan  dan hal-hal yang perlu untuk dihayati  dan diterapkan dalam kehidupan  sehari-hari.   xvi Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Fitur ini menjelaskan alur pemikiran  bab yang telah dipelajari. Fitur  ini dapat membantu kamu untuk  melihat hubungan konsep-konsep  yang telah dipelajari, serta dapat  dijadikan panduan tentang konsep  penting mana yang belum dipahami.  Fitur ini berisi soal-soal untuk  mengevaluasi pemahaman dan  penerapan konsep dalam satu bab  yang telah dipelajari.  Fitur ini berisi suatu  masalah yang berkaitan  dengan konsep yang  perlu untuk dipecahkan  melalui kelompok. Fitur  ini dapat melatih kamu  dalam mengungkapkan  pendapat atau  berkomunikasi dan  memecahkan masalah.  Fitur ini memberikan wawasan  te

ntang para ilmuwan terdahulu  yang telah berjasa dalam  menyumbangkan ilmu pengetahuan  terkait materi yang dibahas  sekaligus sebagai motivasi bagi  kamu untuk memperdalam ilmu.   Ilmu Pengetahuan Alam xvii  Glosarium ini terdapat pada akhir  buku, berisi penjelasan istilah- istilah penting yang ada dalam  buku dan tersusun menurut  abjad.  Indeks ini terdapat pada akhir  buku, berisi penjelasan daftar  kata atau istilah penting yang  terdapat dalam buku dan tersusun  menurut abjad, yang memberikan  informasi mengenai halaman  kata atau istilah tersebut dapat  ditemukan. Dengan menggunakan  indeks, kamu dapat menemukan  penjelasan  suatu konsep dalam  buku secara cepat.  Fitur ini berisi petunjuk aktivitas  agar kamu dapat mengaplikasikan  konsep-konsep dan memecahkan  suatu permasalahan. Aktivitas  ini dapat dilakukan secara  berkelompok di bawah bimbingan  guru.   Fitur ini berisi daftar buku, artikel,  atau sumber lain yang digunakan  dalam pembuatan buku. Sumber- sumber tersebut dapat dibaca lebih  lanjut jika ingin mendapatkan  materi yang lebih mendala

m.   xviii Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Ananda, pendidikan merupakan hal yang   penting dalam perkembangan dan peradaban suatu  bangsa. Setelah terjadi pengeboman di Hiroshima dan  Nagasaki pada tahun 1945, tahukah Ananda, apa hal  pertama yang dipertanyakan oleh Perdana Menteri  Jepang pada saat itu? Pertanyaan pertama adalah  berapa jumlah guru yang tersisa. Tahukah Ananda,  bahwa setelah pengeboman tersebut, bangsa Jepang  dengan cepat memperbaiki segala kerusakan dan terus  berkembang, sehingga saat ini menjadi salah satu  negara maju dan mampu menciptakan berbagai teknologi yang  sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Menurut Anand

,  mengapa Perdana Menteri Jepang menanyakan mengenai  jumlah guru? Tahukah Ananda, guru memiliki peran penting  dalam hal perbaikan bangsa melalui pendidikan.   Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam  perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Di masa depan,  Anandalah yang berperan lebih besar bagi kemajuan bangsa,  melalui proses pendidikan saat ini. Ananda merupakan aktor  dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, bersungguh- sungguhlah dalam belajar. Mengapa belajar itu penting?  Karena dengan belajar Ananda akan banyak mendapatkan  pengetahuan dan ilmu, juga menambah keterampilan yang  akan memperbanyak pengalaman Ananda. Jika Ananda  telah memiliki banyak pengetahuan, ilmu, keterampilan, dan  pengalaman, bagaimana selanjutnya? Ananda akan lebih  mampu mengembangkan diri, mampu menciptakan inovasi- inovasi, dan tentunya Ananda akan dapat ikut berjuang dalam  membangun bangsa Indonesia yang lebih maju

 dan sejahtera!  Selamat Belajar dan Berjuang Ananda!   Motivasi untuk Ananda   Tekanan Zat dan  Penerapannya dalam   7 Kehidupan Sehari-hari  Pernahkah kamu ke tempat cucian mobil? Jika kamu  pergi ke tempat cucian mobil, kamu akan menemukan  pompa hidrolik mampu mengangkat mobil yang sangat  berat. Tahukah kamu bagaimana prinsip kerja alat  tersebut sehingga mampu mengangkat mobil yang  sangat berat tersebut? Tahukah kamu bahwa pompa  hidrolik tersebut memanfaatkan prinsip tekanan zat  cair atau tekanan gas untuk mengangkat mobil? Agar  mengetahuinya lebih dalam, ayo pelajari bab ini dengan  penuh semangat!  S  u  m  b  e  r  :     D  o  k  .     K  e  m  d  i  k  b  u  d   2 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Pada saat musim hujan kamu sering menjumpai jalanan yang  berlumpur akibat terguyur hujan sehingga kita lebih sulit untuk  melintasi jalanan tersebut. Jika kamu hendak melewati jalanan yang  berlumpur. Sepatu manakah yang akan kamu gunakan, se

patu boot  atau sepatu hak tinggi?  (a) (b) (c) Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.1 (a) Jalanan Berlumpur, (b) Sepatu Boot, (c) Sepatu Hak Tinggi Agar kamu dapat melewati jalanan berlumpur dengan mudah,  sebaiknya kamu menggunakan sepatu boot. Dengan menggunakan  sepatu boot kamu akan mudah melewati jalanan yang berlumpur dan  tidak mudah terjebak masuk ke dalam lumpur. Mengapa hal ini dapat  terjadi? Coba amati gambar sepatu boot dan sepatu hak tinggi yang  terdapat pada Gambar 7.1 b dan c! Apabila kita cermati, sepatu boot  memiliki permukaan pijakan lebih luas dibandingkan dengan sepatu  hak tinggi. Sepatu yang memiliki permukaan pijakan lebih luas tidak  mudah terjebak masuk ke dalam lumpur. Fenomena tersebut juga dapat kamu amati pada angsa

 atau entok  atau bebek dan ayam. Coba kamu perhatikan tempat hidup angsa  dan ayam! Angsa dapat dengan mudah mencari makan di tempat  yang berlumpur, misalnya di sawah, sedangkan ayam kesulitan untuk  mencari makan di tempat tersebut. Mengapa angsa dapat memiliki  kemampuan seperti itu? Coba kamu perhatikan struktur dari kaki angsa  dan ayam. Angsa memiliki selaput pada kakinya, sedangkan ayam  tidak memiliki. Agar kamu mengetahuinya, perhatikan Gambar 7.2!  Permukaan pijakan yang luas menyebabkan tekanan yang dihasilkan  oleh kaki terhadap lumpur semakin kecil, sehingga angsa tidak mudah  terperosok masuk ke dalam lumpur.      Ilmu Pengetahuan Ala

m 3  Maha Besar Tuhan yang telah merancang struktur kaki angsa yang   dilengkapi selaput sehingga angsa dapat mencari makan di tempat  yang berlumpur. Masih banyak fenomena di alam terkait tekanan  yang menarik untuk dipelajari. Kamu tentu ingin mengetahuinya lebih  dalam bukan? Ayo kita pelajari dengan lebih semangat!  (a) (b) Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.2 (a) Kaki Angsa, (b) Kaki Ayam  A. Tekanan Zat Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Tekanan zat padat • Tekanan zat cair • Tekanan gas  • Tekanan • Tekanan  hidrostatis  • Hukum  Archimedes • Hukum Pascal  Mempelajari materi ini akan membantumu memahami konsep dasar tekanan,  se

hingga dapat menjadi bekal bagimu di masa depan dalam mengembangkan  bangunan atau teknologi yang memanfaatkan tekanan.  Mengapa Penting?  Cobalah kamu mengingat kembali materi pada Bab 1 tentang Gerak  Benda dan Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar! Pada pembelajaran  materi tersebut, kamu sudah memahami tentang gaya bukan? Gaya  adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan  kecepatan benda. Sekarang, tahukah kamu apa itu tekanan? Tekanan  sangat berhubungan dengan gaya dan luas permukaan benda. Agar  kamu dapat dengan mudah memahami lebih dalam tentang tekanan,  ayo kita lakukan aktivitas berikut!   4 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Aktivitas 7.1  Menyelidiki Tekanan pada Benda Padat  Ayo, Kita Lakukan  Apa yang kamu perlukan? 1. 2 buah plastisin ukuran besar/ tanah liat/ tepung terigu 2. 2 keping uang logam (Rp.500)  Apa yang harus kamu lakukan? 1. Letakkan uang logam pertama pada plastisin dengan posisi  horizontal dan uang logam kedua dengan posisi vertikal seperti  Gambar 7. 3!  (a) (b) Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.3 Posisi Uang Logam pada Plastisin, (a) Vertikal, (b) Horizontal 2. Berilah doron

gan pada kedua uang logam tersebut dengan besar  dorongan atau kekuatan yang sama! Kamu dapat menggunakan  suatu benda sebagai beban, sehingga gaya yang diberikan dapat  sama besar. 3. Ambil kedua uang logam tersebut dari plastisin, kemudian amati  kedalaman bekas uang logam itu! 4. Siapkan kembali plastisin dan uang logam! 5. Letakkan uang logam pada masing-masing plastisin dengan  posisi vertikal! 6. Berilah dorongan pada uang logam pertama dengan dorongan  yang kuat (gaya besar) dan pada uang logam kedua dengan  dorongan lemah (gaya kecil)! 7. Ambil kedua uang logam tersebut dari plastisin, kemudian amati  kedalaman bekas uang logam itu!   Ilmu Pengetahuan Alam 5  Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Posisi uang logam yang manakah yang memiliki luas p

ermukaan  pijakan (tempat gaya bekerja) yang lebih kecil?  2. Ketika kamu mendorong kedua uang logam dengan posisi  horizontal dan posisi vertikal dengan besar dorongan (gaya)  yang  sama,  uang  logam  dengan posisi manakah yang memiliki  bekas lebih dalam? Mengapa demikian? 3. Ketika kamu mendorong kedua uang logam yang posisinya  vertikal, tetapi dengan besar dorongan (gaya) yang berbeda,  uang logam yang manakah yang memiliki bekas lebih dalam?  Mengapa demikian? 4. Bekas pada plastisin yang dalam berarti plastisin tersebut  mendapatkan tekanan yang lebih besar. Dari kedua perlakuan  tersebut, manakah yang mampu menghasilkan tekanan yang  lebih besar? A

pa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan Aktivitas 7.1, dapatkah kamu menyebutkan  faktor-faktor apa sajakah yang memengaruhi besarnya tekanan?  Bagaimanakah hubungan antara tekanan dan luas permukaan  dengan gaya?  Kamu telah melakukan Aktivitas 7.1 tentang tekanan pada zat padat  dan juga mempelajari bagaimana hubungan antara tekanan dengan  luas permukaan dan gaya. Agar kamu lebih memahami konsep tersebut,  ayo pelajari dan cermati bahasan berikut dengan bersemangat! 1.       Tekanan Zat Padat Masih ingatkah kamu dengan hasil percobaan pada Aktivitas 7.1?  Ketika kamu mendorong uang logam di atas plastisin, berarti  kamu  telah  memberikan  gaya  pada  uang  logam. Besarnya tekanan   yang dihasilkan uang logam pada plastisin tergantung pada bes

arnya  dorongan (gaya) yang kamu berikan dan luas permukaan pijakan atau  luas bidang tekannya.  Konsep tekanan sama dengan penyebaran gaya  pada luas suatu permukaan. Sehingga, apabila gaya yang diberikan  pada suatu benda (F) semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan    6 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  akan semakin besar. Sebaliknya, semakin luas permukaan suatu benda,  tekanan yang dihasilkan semakin kecil. Secara matematis, besaran  tekanan dapat dituliskan dalam persamaan sebagai berikut. p =  F A  dengan:   p   = Tekanan (N/m2 yang disebut juga satuan pascal (Pa)) F  = Gaya (newton) A  = Luas bidang (m2) Setelah mengetahui bahwa besar tekanan dipengaruhi oleh  besarnya gaya dan luas bidang, sekarang kamu tentunya dapat  menjelaskan alasan ketika kamu berjalan di tanah berlumpur dengan  menggunakan sepatu boot, kamu akan lebih mudah b

erjalan dan  tidak mudah terjebak masuk ke dalam lumpur dibandingkan dengan  menggunakan sepatu dengan pijakan yang sempit. Kamu juga dapat  memahami alasan angsa lebih mudah mencari makanan di tempat  yang berlumpur daripada ayam.  2.       Tekanan Zat Cair a.   Tekanan Hidrostatis Indonesia merupakan negara yang memiliki lautan yang sangat  luas. Tuhan telah menganugerahkan pesona bawah laut Indonesia  yang sangat indah sehingga kita patut mensyukuri dan menjaganya.  Pe

rnahkah kamu menyelam ke dalam laut untuk melihat biota bawah  laut? Perhatikan Gambar 7.4!  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.4 Menyelam Melihat Pesona Bawah Laut   Ilmu Pengetahuan Alam 7  Ketika kamu menyelam, bagaimanakah kondisi telinga yang kamu  rasakan? Apakah telingamu terasa tertekanan? Semakin dalam kamu  menyelam, kamu akan merasakan tekanan yang lebih besar. Mengapa  hal ini dapat terjadi? Agar mengetahuinya, ayo lakukan Aktivitas 7.2  berikut!  Aktivitas 7.2  Menyelidiki Tekanan Zat Cair pada Kedalaman   Tertentu  Ayo, Kita Lakukan  Apa yang kamu perlukan? 1. 2 buah gelas kimia 2. Pipa U atau selang berbentuk U 3. Corong 4. Air berwarna 5. Minyak kelapa atau minyak goreng 6. Balon untuk menutup corong Apa yang harus kamu lakukan? 1. Susunlah alat percobaan seperti pada Gambar 7.5!  Air Air  Corong  Karton Selang  Pipa U  Lubang pada  corong dilapisi  balon  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.5 Rangkaian A

lat Percobaan Tekanan Zat Cair   8 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  2. Isilah gelas kimia dengan air! 3. Masukkan corong ke dalam gelas kimia, kemudian ubahlah  kedalaman corong yang terdapat pada gelas kimia sesuai dengan  data kedalaman (h) yang terdapat di dalam Tabel 7.1! 4. Amatilah selisih permukaan air (∆h) yang terdapat pada pipa  U. Jangan lupa lakukan percobaan ini dengan teliti dan cermat! 5. Ulangi kembali percobaan di atas dengan mengganti air dalam  gelas kimia dengan minyak kelapa atau minyak goreng! 6. Tuliskan hasil pengamatan pada Tabe

l 7.1! Tabel 7.1 Data Hasil Percobaan Tekanan Zat Cair No Kedalaman (h)   (cm)  Selisih Ketinggian (∆h) (cm) Air Minyak Kelapa  1 5 2 10 3 15 4 5 Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Menurutmu, manakah yang lebih besar antara massa jenis air  atau massa jenis minyak goreng?  2. Bagaimana selisih ketinggian air pada pipa U jika corong  dimasukkan semakin dalam pada gelas kimia? 3. Coba bandingkan selisih ketinggian air pada pipa U pada setiap  kedalaman corong ketika dimasukkan ke dalam gelas kimia  yang berisi air dan ketika berisi minyak goreng! Manakah yang  memiliki selisih ketinggian lebih besar? 4. Penyebab selisih ketinggian adalah adanya tekanan dari cairan  (air dan minyak) yang diteruskan melalui corong dan selang.  Faktor apa sajakah yang memengaruhi besar

nya tekanan dari  percobaan ini? Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan percobaan dan diskusi yang telah kamu lakukan,  apa yang dapat kamu simpulkan?   Ilmu Pengetahuan Alam 9  Setelah melakukan Aktivitas 7.2 kamu telah mengetahui bahwa  kedalaman  zat cair  dan massa jenis  zat  cair  memengaruhi  tekanan  yang  dihasilkan oleh zat cair atau disebut dengan tekanan hidrostatis.  Semakin dalam zat cair, semakin besar tekanan yang dihasilkan.  Semakin besar massa jenis zat cair, semakin besar pula tekanan yang  dihasilkan. Pada bagian sebelumnya kamu sudah memahami bahwa  tekanan merupakan besarnya gaya per satuan luas permukaan tempat  gaya itu bekerja, secara matematis 

dirumuskan sebagai: p = F A Pada zat cair, gaya (F) disebabkan oleh berat zat cair (w) yang  berada di atas benda, sehingga: p = w A karena berat (w) = m × g                    m  = ρ × V   V = h × A maka dapat ditulis bahwa p = ρ × g × h × A A   atau p = ρ × g × h     dengan: p    = Tekanan (N/m2) m  = Massa benda (kg) ρ    = Massa jenis zat cair (kg/m3) g    = Percepatan gravitasi (m/s2) h    = Tinggi zat cair (m) V   = Volume (m3) Tekanan hidrostatis ini penting untuk diperhatikan dalam  merancang berbagai struktur bangunan dalam penampungan air,  misalnya pembangunan bendungan untuk Pembangkit Listrik  Tenaga Air (PLTA). Selain PLTA, para arsitek kapal selam juga  memperhitungkan tekanan hidrostatis air laut, sehingga kapal selam  mampu menyelam ke dasar laut dengan kedalaman ratusan meter  tanpa mengalami kebocoran atau kerusakan akibat tekanan hidrostatis. Apakah kamu mengetahui bahwa manusia hanya mampu menyelam  hingga kedalaman kurang lebih 20 m? Hal ini dikarenakan paru-paru  manusia tidak dapat menahan tekanan yang besar (>240.000 Pa).   10 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.6 Struktur Bendungan Air  b.   Hukum Archimedes Pernahkah kamu melihat kapal selam? Pada bagian sebelumnya  kamu telah mengetahui bahwa dalam merancang kapal selam  harus memerhatikan tekanan hidrostatis air laut. Hal ini menjadi  pertimbangan dalam merancang struktur dan pemil

ihan bahan untuk  membuat  kapal selam.  Salah satu bahan yang tahan terhadap tekanan hidrostatis air laut  yang sangat besar adalah baja. Tahukah kamu bahwa baja merupakan  logam yang utamanya terbuat dari campuran besi dan karbon? Dengan  demikian baja memiliki massa jenis yang lebih besar daripada massa  jenis air laut. Coba kamu pikirkan mengapa kapal selam maupun kapal  laut lainnya yang terbuat dari baja tidak tenggelam, padahal massa  jenis baja jauh lebih besar daripada massa jenis air laut? Sebelum  mempelajarinya lebih jauh, ayo lakukan aktivitas berikut terlebih  dahulu!  Sumber: inhabitat.com Gambar 7.7 Kapal Selam   Ilmu Pengetahuan Alam 11  Aktivitas 7.3  Hukum Archimedes  Ayo, Kita Lakukan    Apa yang kamu perlukan? 1. Gelas kimia 2. Gelas ukur 3. Neraca pegas 4. Benda dari logam atau batu (sebagai beban) 5. Air   Apa yang harus kamu lakukan? 1. Isilah gelas kimia dengan air hingga 43 bagian! 2. Kaitkan beban dengan neraca pegas, catatlah berat beban ketika  di udara (wbu) dengan membaca skala yang ditunjukkan pada  neraca peg

as!  Neraca pegas  Gelas kimia  Beban  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.8 Rangkaian Alat Percobaan Hukum Archimedes 3. Masukkan rangkaian beban dan neraca pegas ke dalam air,  kemudian catatlah berat beban ketika berada di dalam air (wba )!  4. Hitunglah besar gaya apung (Fa ) pada beban tersebut.  5. Timbanglah berat air yang tumpah (wap)! 6. Catatlah hasil percobaan pada Tabel 7.2. Lakukan kegiatan ini  dengan cermat dan teliti agar kamu mendapatkan data yang  benar.   12 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  7. Ulangilah langkah kegiatan 1–4 sebanyak 3 kali dengan  menggunakan beban yang sama tetapi volumenya berbeda.  Tabel 7.2 Data Hasil Percobaan Hukum Archimedes No Berat Beban di  Udara (wbu )  Berat Beban di  Air (wba)  Gaya Apung  (Fa= wbu- wba)  Berat air  yang Pindah  (wap )  1 2 3 4     Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan, apa yang  dapat kamu simpulkan?  Setelah kamu melakukan percobaan  hukum Archimedes, kamu dapat  mengetahui bahwa ketika suatu benda  dimasukkan ke dalam air, beratnya  seolah-olah berkurang. Peristiwa  ini bukan berarti ada massa benda  yang hilang. Berat benda berkurang  saat dimasukkan ke dalam air,  disebabkan oleh adanya gaya apung  (Fa) yang me

ndorong benda ke atas  atau berlawanan dengan arah berat  benda. Perhatikan Gambar 7.9!  Secara  matematis, dapat dituliskan: Fa= wbu− wba sehingga,  wba = wbu− Fa dengan: Fa    = Gaya apung (N) wba  = Berat benda di air (N) wbu   = Berat benda di udara (N)  Gaya berat   (wba)  Resultan  gaya (F)  Gaya apung  (Fa)  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.9  Gaya yang Bekerja  pada Batu yang Tenggelam   Ilmu Pengetahuan Alam 13  Fenomena ini dipelajari oleh Archimedes yang hasilnya kemudian  dinyatakan sebagai hukum Archimedes sebagai berikut:   “Jika benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda itu akan  mendapat gaya ke atas yang sama besar dengan berat zat cair yang  didesak oleh benda tersebut”.  Archimedes (287 SM – 212 SM) adalah seorang berkebangsaan  Yunani yang terkenal sebagai ahli matematika, astronomi, filsafat, fisika, dan insinyur. Pada suatu hari ia diminta

Raja Hieron II untuk membuktikan bahwa mahkotanya benar-benar berasal dari emas  murni. Archimedes merasa kesulitan menentukan massa jenis mahkota  tersebut karena tidak bisa menghitung volume mahkota. Hingga  pada akhirnya saat Archimedes menceburkan dirinya ke bak mandi,  ia mengamati adanya air yang tumpah dari bak tersebut. Seketika  itu Archimedes berteriak “eureka, eureka!”. Archimedes menyadari  bahwa volume air yang tumpah tersebut sama besarnya dengan volume  tubuh yang mendesak air keluar dari bak. Melalui temuan tersebut,  Archimedes dapat membuktikan bahwa ternyata mahkota Raja tidak  berasal dari emas murni melainkan dicampur dengan perak, sehingga  pembuat mahkota tersebut dihukum mati oleh sang Raja. Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur  dalam air daripada di udara karena di dalam air benda mendapat  gaya ke atas. Ketika di udara, benda memiliki berat mendekati yang  sesungguhn

ya. Karena berat zat cair yang didesak atau dipindahkan  benda adalah: wcp = mcp × g   dan   mcp = ρcp × Vcp sehingga berat air yang didesak oleh benda adalah: wcp = ρc × g × Vcp Berarti, menurut hukum Archimedes, besar gaya ke atas adalah: Fa= ρc × g × Vcp dengan: Fa    = Gaya apung (N) ρc    = Massa jenis zat cair (kg/m3) g     = Percepatan gravitasi (m/s2) Vcp  = Volume zat cair yang dipindahkan (m3)    14 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  Hukum Archimedes tersebut digunakan sebagai dasar pembuatan  kapal laut atau kapal selam. Suatu benda dapat terapung atau tenggelam  tergantung pada besarnya gaya berat (w) dan gaya apung (Fa). Jika gaya  apung maksimum lebih besar daripada gaya berat maka benda akan  terapung. Sebaliknya, jika gaya apung  maksimum lebih kecil daripada  gaya berat maka benda akan tenggelam. Jika gaya apung maksimum  sama dengan berat benda, maka benda akan melayang. Gaya apung  maksimum adalah gaya apung jika seluruh benda berada di bawah  permukaan zat cair. Hampir semua logam memiliki massa jenis (kerapatan) yang  lebih besar dari air. Tentu kamu berpikir bahwa semua logam akan  tenggelam dalam air. Mengapa kapal laut yang terbuat dari logam tidak  tenggelam? Kapal laut dapat terapung karena pada saat dilet

akkan  secara tegak di lautan, kapal laut dapat memindahkan air laut dalam  jumlah yang cukup besar, sehingga kapal laut mendapat gaya ke atas  yang sama besar dengan berat kapal laut  (Gambar 7.10).  Lambung kapal  (ruang berisi udara)  Badan kapal (terbuat  dari logam)  Sumber: Hart & Davis, 2009 Gambar 7.10  Struktur Kapal Laut  Ayo, Kita Diskusikan Apakah yang terjadi jika kapal diletakkan miring? Apakah kapal  dapat terapung? Jelaskan mengapa demikian!   Ilmu Pengetahuan Alam 15  Bagaimana dengan kapal selam? Bagaimana kapal selam dapat  terapung, melayang, dan tenggelam dalam air laut? Pada prinsipnya  kapal selam dapat memiliki kemampuan tersebut karena berat kapal  selam dapat diperbesar dengan cara memasukkan air ke dalam badan  kapal dan dapat

 diperkecil dengan cara mengeluarkan air dari badan  kapal. Ketika kapal selam akan tenggelam, air laut dimasukkan ke  dalam penampung dalam badan kapal. Berat total dari kapal selam  menjadi lebih besar daripada gaya ke atas, sehingga kapal selam dapat  tenggelam. Agar tidak terus tenggelam, pada kedalaman tertentu  air dalam badan kapal selam dikeluarkan kembali dari penampung,  sehingga berat total dari kapal selam sama dengan gaya ke atas. Hal ini  menyebabkan kapal selam melayang dalam air. Saat kapal selam akan  mengapung, air dari penampungan pada badan kapal dikeluarkan  sehingga volume total dari kapal selam menjadi lebih kecil daripada  gaya ke atas, sehingga kapal selam dapat mengapung. Perhatikan  Gambar 7.11!  Pengatur  keseimbangan  Katup tertutup  Tangki udara  bertekanan  Udara yang  tertekan  masuk  Air keluar dari  penampung  Kapal selam  naik  Udara  keluar dari  penampung  Kapal selam tenggelam  Air masuk  menuju  penampung  Sumber: Hart & Davis, 2009 Gambar 7.11  Mekanisme Pengeluaran dan Pemasukan Air dalam  Kapal Selam c.    Hukum Pascal Pernahkah kamu melihat mobil yang dicuci di tempat pencucian  kendaraan? Mobil di te

mpat pencucian kendaraan akan diangkat  dengan menggunakan alat pengangkat yang disebut pompa hidrolik    16 Kelas VIII SMP/MTs Semester 2  (Gambar 7.12) untuk membantu pencuci mobil menjangkau semua  bagian mobil yang akan dibersihkan.   Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 7.12  Pompa Hidrolik Pengangkat Mobil Bagaimana alat pengangkat tersebut dapat mengangkat mobil yang  sangat berat padahal di dalam pompa hidrolik tersebut hanya berisi  udara atau dapat berupa minyak? Kamu penasaran bukan dengan hal  tersebut? Agar mengetahuinya, ayo lakukan aktivitas berikut!  Aktivitas 7.4 Simulasi Prinsip Kerja Pompa Hidrolik  Ayo, Kita Lakukan    Apa yang kamu perlukan? 1. Selang plastik kecil sekitar 50 cm 2. 2 buah alat suntik, 1 ukuran besar, 1 ukuran kecil 3. Papan tripleks atau karton ukuran 25 × 35 cm 4. Air  5. Pewarna makanan 6. Beban   Apa yang harus k

amu lakukan? 1. Buatlah alat sederhana yang memiliki prinsip kerja seperti  pompa hidrolik dengan  merangkaikan selang plastik pada dua  alat suntik tersebut, seperti Gambar 7.13!   Ilmu Pengetahuan Alam 17  Sumber: sukasains.com Gambar 7.13 Model Percobaan Pascal 2. Rancanglah alat tersebut sebaik mungkin! 3. Isilah selang plastik dengan air sampai penuh, kemudian berilah  pewarna makanan pada air yang ada dalam selang tersebut! 4. Doronglah pengisap alat suntik kecil, lalu amati yang terjadi  pada pengisap alat suntik besar.  5. Amati pula aliran air berpewarna makanan yang ada dalam  selang! 6. Letakkan beban pada pengisap alat suntik besar, lalu doronglah  pengisap alat suntik kecil. Apakah yang akan terjadi? 7. Ulangi kegiatan tersebut dengan cara menempatkan beban  di pengisap kecil dan dengan 

Demikian soal beserta penyelesaian soal ipa uji kompetensi bab 7 hal 38 tentang tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Anda dapat menganalis kembali pembahasan yang telah kami buat. Kami menyadari mungkin soal dan pembahasan ini masih banyak kekurangan. Untuk itu Anda dapat memberi kritik agar artikel berikutnya dapat lebih bagus lagi.

sumber:buku siswa ipa kelas 8

You May Also Like