KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286 bab 6 uji kompetensi

✅Kembali lagi di blog kesayangan temen temen, blog ilmu edukasi,. Pekembangan zaman merupakan hal yang tidak bisa di bedung, yang mana perkembangan zaman membuat seseorang harus mengikuti hal tersebut supaya tidak tertingal, salah satunya yang dapat membantu kita dalam menghadapi perkembangan zaman adalah dengan belajara,

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Sekolah merupakan tempat kita dalam menuntut ilmu pengetahuan yang mana di sekolah kita dapat ilmu pengetahuan dari guru guru kita hal ini bisa membuat kita dalam menghadapi perkembangan zaman itu sendiri.

 Kami juga membahasa mengenai kunci jawaban dari pelajaran kelas 8 yang lainya, kami tak hanya membahas mengenai kunci jawaban ipa kelas 8 bab 6 ini, melaikan kami juga membahas mengenai pelajaran pelajaran yang lain, yang memungkin di tbuhkan adik adik ku sekalain, jika adik adik menginginkan pembahasan nya silahkan klik tulisan di bawah

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
Kami juga membahas juga buku ipa kelas 8 bab yang lainya, yang mena mungkin di butuhkan juga adik adik, dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru, yang mana pembahasan ini kam berikan agar adik adik dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuakan 
  1. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 1
  2. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 2
  3. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 3
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 4
  5. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 5
  6. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 6
  7. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 7
  8. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 8
  9. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 9
  10. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 10
  11. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 11
Kami yakin jka temen temen menggunakan pembahasan yang kami buat ini, temen temen akan dapat memperoleh nilai yang memauskan dan dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu.

Melainkan kami telah membaca dan memahami terlebih dahulu apa yang diinginkan oleh soalnya barulah kam kemudian mencoba menjawab semaksimal yang kami bisa dan tak jarang juga kami mencari sumber sumber  kunci jawaban dari situs lain, agar kami dapat membandungkan jawaban yang mana yang paling tepat dan agar kami dapat menyimpulkan dari jawaban yang kam buat dan dari kami cari sebelumya.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283-285 bab 6 uji kompetensi

Sehingga pembahsan dari artikel yang kami buat ini kami cukup yakin jika artikel yang kami buat ini dapat membantu adik adik dalam menyelesaikan tugas dengan cepat dan memperoleh nilai yang begitu besar, dan berikut ini adalah pembahsan dari kami mengenai kucni jawaban ipa kelas 8 bab 6 bagian pilihan ganda yang dapat temen temen tulis dibawah.

A. Pilihan Ganda

1. Pernyataan yang tepat tentang ciri-ciri komponen penyusun darah adalah ….

A. leukosit tidak memiliki inti sel, selnya memiliki bentuk yang tidak tetap atau bersifat ameboid

B. eritrosit memiliki inti sel, selnya berbentuk bulat pipih dan bagian tengahnya cekung (bikonkaf)

C. plasma darah adalah cairan darah yang di dalamnya terdapat protein plasma dan zat terlarut lainnya

D.trombosit memiliki inti sel dan bergranula, bentuk selnya beraneka ragam, bulat, oval, dan memanjang

Kunci Jawaban B


2. Pernyataan yang benar tentang sel darah putih adalah ….

A. leukosit jenis granulosit terdiri atas limfosit dan monosit, sedangkan leukosit jenis agranulosit terdiri atas eosinofil, basofil, dan netrofil

B. monosit terdiri atas sel T dan sel B, kedua sel tersebut berfungsi untuk imunitas dan kekebalan tubuh

C. basofil memiliki granula berwarna biru dan memiliki fungsi pada reaksi alergi, terutama infeksi cacing

D. fungsi utama dari sel darah putih adalah melawan kuman/bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodi

Kunci Jawaban D


3. Oksigen dalam darah akan diangkut oleh ….

A. eritrosit

B. leukosit

C. trombosit

D. plasma darah

Kunci Jawaban A


4. Pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah ….

A. resipien yang memiliki golongan darah A dapat menerima darah dari golongan A dan AB

B. resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan AB

C. resipien yang memiliki golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan

D. resipien yang memiliki golongan darah O dapat menerima darah dari golongan O dan AB

Kunci Jawaban C


5. Perhatikan diagram proses pembekuan darah di bawah ini!

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Berdasarkan diagram di atas, X dan Y secara berturut-turut adalah ….

A. trombokinase/tromboplastin dan fibrin

B. fibrinogen dan trombokinase/tromboplastin

C. trombokinase/tromboplastin dan fibrinogen

D. trombokinase/tromboplastin dan protrombin

Kunci Jawaban D


6. Perhatikan kelainan-kelainan berikut.

(1) Hipertensi (4) Arteriole

(2) Hipotensi (5) Anemia

(3) Buta warna (6) Stroke

Yang merupakan gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah terdapat pada nomor ….

A. (1), (2), (3), dan (4)

B. (1), (2), (4), dan (5)

C. (1), (2), (4), dan (6)

D.(1) , (2), (5), dan (6)

Kunci Jawaban D


7. Urutan peredaran darah yang benar adalah ….

A. seluruh tubuh – serambi kiri – bilik kiri – paru-paru – serambi kanan – bilik kanan – seluruh tubuh

B. seluruh tubuh – bilik kanan – serambi kanan – paru-paru – bilik kiri – serambi kiri – seluruh tubuh.

C. seluruh tubuh – bilik kiri – serambi kiri – paru-paru – bilik kanan – serambi kanan – seluruh tubuh.

D. seluruh tubuh – serambi kanan – bilik kanan – paru-paru – serambi kiri – bilik kiri – seluruh tubuh

Kunci Jawaban D


8. Pembuluh darah yang kaya dengan oksigen berasal dari paru-paru dan masuk ke serambi kiri adalah ….

A. aorta

B. vena pulmonalis

C. arteri pulmonalis

D. vena kava superior

Kunci JawabanD


9. Tabel perbedaan pembuluh darah berikut ini yang benar adalah ….

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Kunci Jawaban A


10. Pak Beni menderita sakit jantung. Berikut ini saran yang paling tepat diberikan kepada Pak Beni adalah ….

A. Pak Beni harus mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan mengurangi rokok

B. Pak Beni harus berolahraga dengan keras untuk melatih kekuatan otot jantung

C. Pak Beni harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berlemak

D. Pak Beni harus mengonsumsi makanan bergizi tinggi serta tidak lupa mengonsumsi obat

Kunci Jawaban C


KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 285-286 bab 6 uji kompetensi

Disekolah banyak sekali hal yang di lakukan, salah satu hal yang pasti di lakukan adalah mengerjakan tugas yang di berikan oleh guru, tugas merupakan hal yang wajib di setiap sekolah dalam memberikan nya, hal ini dikarenakan tugas mmerupaakan salah penentu nilai rapot, yan artinya tugas merupakan penentu kenaikan kelas peserta didik sekalain.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Sekarang ini banyak sekali guru memberikkan tugas kepada adik adik ku sekaian hal ini lah membuat kami akan membatu, peserta didik dalam menyelesaikan tugas tersebut dengan membuat pembahsan pembahsan mengenai kunci jawaban dari soal soal yang ada.

1. Salah satu fungsi darah adalah mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Ternyata, masih ada banyak fungsi darah yang lainnya. Sebutkanlah fungsi darah yang lainnya!

Kunci Jawaban

 Fungsi pengangkutan atau transportasi yang mengangkut berbagai macam zat-zat makanan, oksigen, sisa-sisa metabolisme, hormon, enzim-enzim, dan antibodi.

  • – Fungsi perlindungan atau proteksi yang dilakukan oleh trombosit dan leukosit.
  • – Fungsi pengaturan atau homeostatis.
  • – Fungsi pengaturan kandungan air jaringan
  • – Fungsi pengaturan suhu tubuh atau termoregulasi.
  • – Pengaturan keasaman atau pH.

2. Mengapa jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi (pegunungan) lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah (pantai)? Ingat bahwa pada daerah dataran tinggi tekanan udara dan kadar oksigennya lebih rendah apabila dibandingkan dengan dataran rendah.

Kunci Jawaban

Karena pada daerah dataran tinggi (pegunungan) kadar oksigennya rendah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh, tubuh memproduksi banyak eritrosit. Sebaliknya pada daerah dataran rendah (pantai) kadar oksigennya tinggi, sehingga dengan eritrosit dalam jumlah yang normal sudah dapat memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh.

3. Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada tubuh!

Kunci Jawaban

Peredaran Besar : Bilik Kiri (Aorta) => Pembuluh Nadi => Pembuluh Kapiler => Pembuluh Balik => Serambi Kanan

Peredaran kecil : Bilik Kanan=> Pembuluh Nadi (Paru-Paru) => Paru-Paru => Pembuluh Balik => Serambi Kiri 

4. Bu Lani pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah bu Lani pada saat itu adalah 110/90. Jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah tersebut! Tuliskan jawabanmu dengan mengaitkan tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah pada saat itu.

Kunci Jawaban

Pada orang dewasa yang sehat,umumnya sistol sebesar 120 mmHg dan diastol sebesar 80 mmHg atau dapat juga di tulis sabagai tekanan arteri = 120/80 (sistol/diastol).pada saat itu tekanan kapiler 30/10 dan tekanan vena 10/0

berarti tekanan bu lani adalah sahat karena umumnya sistol sebesar 120 mmHg sedangkan bu lani 110 mmHg dan doastol sebesar 90 mmHg

5. Mengapa sebaiknya seseorang itu tidak merokok? Hubungkan dengan gangguan pada sistem peredaran darah!

Kunci Jawaban

 Karena rokok mengandung bahan-bahan yang berhbahaya bagi tubuh. Bahan-bahan yang terkandung dalam rokok dapat menghambat atau menjadi kerak dalam pembuluh darah karena tidak dapat larut, hal itu menyebabkan adanya gangguan dalam sistem peredaran darahnya. sehingg darah yang diedarkan menjadi tidak lancar. padahal darah membawa oksigen yang dibutuhkan tubuh. apabila peredarannya terhambat, hal itu mengakibatkan darah tidak mampu mencukupi kebutuhan oksigen bagi otak karena jalurnya terhambat. bahan di dalam rokok juga dapat membuat pengentalan darah

Rangkuman IPA kelas 8 bab 6

Apakah kamu pernah melihat orang yang melakukan  transfusi atau donor darah? Untuk apakah darah yang  didonorkan tersebut? Apa pentingnya darah bagi  kehidupan? Organ apa saja yang berperan dalam sistem  peredaran darah manusia? Apa saja penyakit atau  kelainan yang berhubungan dengan sistem peredaran  darah? Agar kamu memahaminya, ayo pelajari bab ini 

 dengan penuh semangat!  S  u  m  b  e  r  :     S  a  n  t  o  a  m  b  r  o  s  i  u  s  .  o  r  g   254 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan sistem peredaran darah  bagi manusia. Pernahkah bagian tubuhmu terluka, misalnya karena  terjatuh akibat bermain sepeda atau terkena benda tajam seperti pisau  atau benda tajam lainnya? Ketika tubuhmu terluka, bagian tubuh yang  terluka tersebut akan mengeluarkan darah. Perhatikan Gambar 6.1!   Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 6.1 Anak Terjatuh dari Sepeda dan Terjadi Luka pada Lutut Setelah beberapa lama, darah yang awalnya keluar dari tubuh  dapat terhenti. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Apa yang terjadi  dengan tubuhmu jika darah keluar secara terus menerus? Tentu jika  darah keluar secara terus menerus kamu akan kekurangan darah.  Tentu kita wajib bersyukur atas adanya mekanisme pembekuan darah,  sehingga darah tidak terus keluar dari tubuh. Apakah kamu pernah  berpikir apa a

kibatnya jika kekurangan darah? Apa sebenarnya fungsi  darah bagi tubuh kita? Bagaimana proses pembekuan darah? Darah pada tubuh manusia berfungsi untuk mengangkut nutrisi,  oksigen, hormon, dan senyawa kimia lain ke seluruh sel-sel tubuh serta  mengangkut karbon dioksida dan sisa metabolisme untuk dikeluarkan  dari tubuh. Selain itu, darah juga berfungsi untuk menjaga tubuh kita  dari serangan penyakit. Proses ini berlangsung terus menerus selama  kehidupan manusia. Untuk melakukan fungsi tersebut melibatkan  berbagai organ dalam tubuh. Apa saja proses yang terjadi dalam  sistem peredaran darah? Organ apa saja yang berperan dalam sistem  peredaran darah? Agar kamu dapat memahaminya pelajari materi  berikut ini dengan baik.     Ilmu Pengetahuan Alam 255  A. Struktur dan Fungsi Sistem Peredaran Darah Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Darah • Jantung dan pembuluh  darah  • Eritrosit • Leukosit • Trombosit • Plasma darah • Hemoglobin  • Atrium • Ventrikel • Arteri • Vena  Mempelajari materi ini akan membantumu memahami komponen penyus

un  darah dan fungsinya serta organ-organ yang berperan dalam sistem peredaran  darah.  Mengapa Penting?  1.       Darah Darah merupakan jaringan ikat yang berwujud cair dan tersusun  atas dua komponen utama yaitu plasma dan elemen seluler. Perhatikan  Gambar 6.2!  Elemen Seluler 45%  Plasma 55%  Jenis Sel Jumlah   (per mm3) Fungsi  Eritrosit (sel  darah merah)  Leukosit (sel  darah putih)  5–6 juta Transpor O2  dan CO2  5.000–10.000 Pertahanan &   kekebalan  Basofil  Eosinofil  Limfosit  Neutrofil Monosit Trombosit 250.000– 400.000  Pembekuan  darah  Komposisi Fun

gsi Air Pelarut untuk  membawa senyawa lain Garam-Garam Kalium Natrium Kalsium Magnesium Klorida Bikarbonat  Keseimbangan  osmotik, buffer pH, dan mengatur  permeabilitas  membran  Protein Plasma Albumin Fibrinogen Immunoglobin  (antibodi)  Keseimbangan  osmotik, buffer pH, pembekuan darah, sistem  pertahanan Senyawa yang ditransportasikan darah Nutrisi (glukosa, asam lemak, vitamin) Produk sisa metabolisme Gas-gas respirasi (O2 dan CO2) Hormon-hormon Sumber: Campbell et al. 2008 Gambar 6.2 Komponen Penyusun Darah   256 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Agar kamu dapat memahami komponen penyusun darah, ayo coba  simulasikan dengan melakukan Aktivitas 6.1 berikut!  Aktivitas 6.1  Model Komponen Penyusun Darah  Ayo, Kita Lakukan  Apa yang kamu perlukan? 1. 1 buah tabung reaksi  2. 3 buah pipet tetes  3. 3 gelas ukur 4. Minyak goreng 5. Air  6. Pewarna makanan 7. Pelumas mesin atau oli Apa yang 

harus kamu lakukan? 1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang! 2. Ukurlah 5 mL minyak goreng dengan menggunakan gelas  ukur. Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan  minyak goreng tersebut ke dalam tabung reaksi.  3. Ukurlah 5 mL oli dengan menggunakan gelas ukur. Lakukan  pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan oli tersebut ke  dalam tabung reaksi.  4. Ukurlah 5 mL air dengan menggunakan gelas ukur. Lakukan  pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan air tersebut ke  dalam tabung reaksi.  5. Tambahkan beberapa tetes zat warna kue pada campuran  minyak goreng, oli, dan air. 6. Tutuplah ujung tabung reaksi, dengan cara menyumbat bagian  mulut tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari.  7. Kocoklah beberapa saat hingga seluruh komponen tercampur  dengan cukup sempurna. Lakukan dengan hati-hati agar tabung  reaksi tidak terjatuh. 8. Diamkan tabung reaksi beberapa saat, biarkan hingga larutan  terpisah. Agar kamu mendapa

tkan hasil yang tepat, lakukan  kegiatan ini dengan cermat dan teliti!   Ilmu Pengetahuan Alam 257  Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Ada berapa lapisan yang terbentuk pada campuran tersebut? 2. Gambarlah lapisan yang terbentuk dalam tabung reaksi tersebut!  3. Analogikan setiap lapisan yang terbentuk dengan komponen- komponen penyusun darah!  Plasma darah merupakan cairan  ekstraseluler yang mengandung zat- zat terlarut, sedangkan elemen seluler  tersusun atas sel-sel darah. Apabila  darah yang terdapat di dalam tabung  reaksi disentrifugasi (diputar) dengan  kecepatan tertentu, sel-sel darah akan  berada pada bagian dasar sedangkan  plasma berada pada bagian atas.  Darah  tersusun atas 55% plasma darah dan  45% sel-sel darah. Secara normal, lebih  dari 99% sel-sel darah tersusun atas  sel darah merah (eritrosit) dan sisanya  tersusun oleh sel darah putih (leukosit)  dan

 keping darah (trombosit).  Perhatikan Gambar 6.3! a.    Plasma Darah Plasma darah tersusun atas 91,5% air (H2O) dan 8,5% zat-zat  terlarut. Zat-zat terlarut tersebut tersusun atas protein dan zat-zat  lain. Protein-protein yang terlarut dalam plasma antara lain albumin,  fibrinogen, dan globulin yang sering disebut sebagai protein plasma. Zat-zat lain yang terlarut dalam plasma darah antara lain sari makanan,  mineral, hormon, antibodi, dan zat sisa metabolisme (urea dan karbon  dioksida).  b.    Sel Darah Merah (Eritrosit) Sel darah merah berbentuk bulat pipih dengan bagian tengahnya  cekung (bikonkaf). Sel darah merah tidak memiliki inti sel. Warna  merah pada sel darah merah disebabkan adanya hemoglobin (Hb)  d

alam sel darah merah. Hemoglobin merupakan suatu protein yang   Sel darah  putih  Sel darah  merah  Keping  darah  Sumber: Tortora & Derricson, 2009 Gambar 6.3 Sel-sel Darah   258 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  mengandung unsur besi. Sel darah merah paling banyak terdapat  dalam darah, 1 mm3 (kurang lebih sekitar satu tetes) darah terdiri  atas 4-5 juta sel darah merah. Ketika dalam paru-paru, hemoglobin  dalam sel darah merah mempunyai daya ikat yang tinggi terhadap  oksigen, sehingga akan mengikat oksigen membentuk kompleks  oksihemoglobin. Persamaan reaksi kimianya adalah: Hb   (hemoglobin)  O2   (oksigen)   HbO2    + (oksihemoglobin) Ketika sel darah merah berada dalam jaringan tubuh, daya ikat  hemoglobin terhadap oksigen berkurang, sehingga oksigen terlepas  dari hemoglobin menuju sel-sel tubuh. Sebaliknya, saat berada dalam  jaringan tubuh, day

a ikat hemoglobin terhadap karbon dioksida  tinggi. Karbon dioksida berikatan dengan hemoglobin membentuk  karbaminohemoglobin. Persamaan reaksi kimianya adalah: Hb (hemoglobin)  CO2   (karbon dioksida)   HbCO2   (karbaminohemoglobin)  + Sel darah merah yang mengandung karbaminohemoglobin selanjutnya  menuju paru-paru. Di dalam paru-paru karbon dioksida dilepaskan  untuk dikeluarkan dari tubuh. Masih ingatkah kamu di mana sel darah merah dibentuk? Sel  darah merah dibentuk di dalam sumsum merah tulang. Namun,  selama dalam kandungan, sel darah merah dibentuk dalam hati dan  limpa. Sel darah merah hanya berusia sekitar 100 – 120 hari. Sel yang  telah tua akan dihancurkan oleh sel makrofag di dalam hati dan limpa.  Sela

njutnya, di dalam hati, hemoglobin dirombak, kemudian dijadikan  bilirubin (pigmen empedu). b.   Sel Darah Putih (Leukosit) Berbeda dengan sel darah merah, sel darah putih memiliki bentuk  yang tidak tetap atau bersifat ameboid dan mempunyai inti. Jumlah  sel darah putih tidak sebanyak jumlah sel darah merah, setiap 1 mm3  darah mengandung sekitar 8.000 sel darah putih. Fungsi utama dari  sel darah putih adalah melawan kuman/bibit penyakit yang masuk  ke dalam tubuh. Apabila di dalam darah terjadi peningkatan jumlah  leukosit, maka kemungkinan terjadi infeksi di bagian tubuh. Jika  jumlah leukosit sampai di bawah 6.000 sel per 1 mm3 darah disebut  sebagai kondisi leukopenia

. Jika jumlah leukosit melebihi normal (di  atas 9.000 sel per 1 mm3) disebut leukositosis.   Ilmu Pengetahuan Alam 259  Berdasarkan ada tidaknya butir-butir kasar (granula) dalam  sitoplasma leukosit, leukosit dapat dibedakan menjadi granulosit dan  agranulosit. Leukosit jenis granulosit terdiri atas eosinofil, basofil, dan netrofil. Agranulosit terdiri atas limfosit dan monosit. Agar kamu dapat memahami dengan baik karakteristik jenis-jenis sel darah putih,  perhatikan Tabel 6.1. Tabel 6.1 Karakteristik Jenis-jenis Sel Darah Putih Jenis Sel Darah Putih Bentuk Sel Karakteristik Granulosit Eosinofil Mengandung granula berwarna  merah. Berfungsi pada reaksi  alergi, terutama infeksi cacing.  Basofil Mengandung granula berwarna  biru. Berfungsi pada reaksi alergi.  Netrofil Disebut juga sel-sel PMN (Poly  Morpho Nuclear). Berfungsi  sebagai fagosit (menyerang  patogen).   Agranulosit Limfosit Ada dua jenis, sel T dan sel  B. Keduanya berfungsi untuk  imu

nitas dan kekebalan tubuh.  Monosit Leukosit yang berukuran paling  besar. Berfungsi mencerna sel- sel yang mati atau rusak dan  membantu sistem kekebalan  tubuh. Sumber: Marieb & Hoehn, 2012 c.    Keping Darah (Trombosit) Bentuk trombosit beraneka ragam, yaitu bulat, oval, dan  memanjang. Trombosit tidak berinti dan bergranula. Jumlah sel pada  orang dewasa sekitar 200.000 – 500.000 sel per 1 mm3 darah. Umur  dari keping darah cukup singkat, yaitu 5 sampai 9 hari. Keping darah  sangat berhubungan dengan proses mengeringnya luka, sehingga tidak    260 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  heran jika ada yang menyebut keping darah dengan sel darah pembeku.  Nah, pernahkah kamu berpikir bagaimana proses pembekuan darah  terjadi? Sesaat setelah bagian tubuh terluka, trombosit akan pecah karena  bersentuhan dengan permukaan kasar dari pembuluh darah yang luka.  Di dalam trombosit, terdapat enzim trombokinase atau tromboplastin.  Enzim tromboplastin akan mengubah protrombin (calon trombin)  menjadi trombin karena pengaruh ion kalsium dan vitamin K dalam  darah. Trombin akan mengubah fibrinogen (protein darah) menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang fibrin ini akan menjaring sel- sel darah sehingga luka tertutup dan darah tidak menetes lagi. Agar  kamu dapat dengan mudah memahami proses pembekuan darah,  perhatikanlah Gambar 6.4!  Jaringan  yang rusak  Trombosit  pecah  Fibrin menutup  jaringan yang rusak  Sel darah merah  Faktor terjadinya pembekuan darah: Keping darah (faktor: enzim trombokinase) Jaringan yang rusak Plasma darah (faktor: vitamin

 K dan kalsium)  Protrombin Trombin Fibrinogen Fibrin  Pembuluh  darah  Sumber: Campbell et al. 2008 Gambar 6.4 Proses Pembekuan Darah  Tahukah Kamu? Tahukah kamu darah dapat digolongkan menjadi beberapa  golongan? Tahukah kamu sistem penggolongan darah? Darah dapat  dikelompokkan berdasar sistem ABO, sistem Rhesus (Rh), dan  sistem MN. Sistem ABO dan Rh merupakan sistem penggolongan  darah yang sering digunakan. Berdasarkan sistem penggolongan  darah ABO, darah dikelompokkan menjadi 4 golongan darah, yaitu  golongan darah A, B, AB, dan O. Pembagian ini dilakukan karena  adanya perbedaan aglutinogen (antigen) pada permukaan membran    Ilmu Pengetahuan Alam 261  sel darah merah (eritrosit) dan antibodi (aglutinin) dalam plasma  darah. Perha

tikan Gambar 6.5! TIPE DARAH Sel Darah Merah  Antibodi  dalam Plasma  Darah  TIPE A TIPE B TIPE AB TIPE O  Antibodi  anti-B  Antibodi  anti-A  Antibodi anti-A dan  anti B  Tidak terdapat  antibodi anti-A  maupun anti-B  Antigen-A Antigen-B Antigen-A dan  antigen-B  Tidak terdapat  antigen-A dan  antigen-B  Sumber: Tortora & Derricson, 2009 Gambar 6.5 Antigen (Aglutinogen) dan Antibodi (Aglutinin) pada Darah Ada dua jenis antigen pada sel darah merah, yaitu antigen-A  dan antigen-B. Antibodi dalam plasma darah juga terdiri atas  dua jenis, yaitu antibodi anti-A dan antibodi anti-B. Jenis antigen  dan antibodi inilah yang akan menentukan jenis golongan darah  seseorang. Perhatikanlah Tabel 6.2! Tabel 6.2 Karakteristik Golongan Darah A, B, AB, dan O Golongan  Darah  Antigen yang  Dimiliki  Antibodi yang  Dimiliki A A β B B α AB A dan B – O – α dan β Sistem penggolongan darah Rhesus dapat digolongkan menjadi  dua kelompok, yaitu Rhesus positif (Rh+) dan Rhesus negatif (Rh−).  Golongan darah seseorang dapat dikelompokkan berd

asar dua  sistem penggolongan darah baik sistem golongan darah ABO dan  Rhesus, misalnya seseorang yang memiliki golongan darah A ada  yang Rhesusnya positif dan ada yang Rhesusnya negatif. Kita harus mengetahui golongan darah karena golongan darah  sangat penting pada proses transfusi darah. Transfusi darah  adalah proses pemindahan darah dari donor (pemberi) ke resipien  (penerima). Jika seseorang mendapatkan transfusi darah dari  donor yang golongan darahnya berbeda dengan golongan darah    262 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  resipien, akan menimbulkan bahaya bagi resipien. Darah resipien  dapat mengalami pembekuan atau penggumpalan dan dapat  menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dalam transfusi darah  harus disesuaikan jenis golongan darah baik golongan berdasarkan  ABO maupun Rhesusnya. Misalnya, kamu memiliki golongan  darah A Rhesus positif, ketika kamu akan menerima transfusi  darah, pilihan golongan darah yang juga golongan darah

 A Rhesus  positif. Namun, jika tidak terdapat golongan darah A Rhesus positif,  kamu dapat menerima dari golongan darah O Rhesus positif.  Perhatikanlah Tabel 6.3 agar kamu dapat mengetahui golongan  darah yang dapat ditransfusikan! Tabel 6.3 Golongan Darah Resipien dan Donor Golongan Darah  Resipien Golongan Darah Donor O Pilihan pertama O Pilihan kedua – Pilihan ketiga – A Pilihan pertama A Pilihan kedua O Pilihan ketiga – B Pilihan pertama B Pilihan kedua O Pilihan ketiga – AB Pilihan pertama AB Pilihan kedua A atau B Pilihan ketiga O Berdasarkan Tabel 6.3, kamu dapat mengetahui bahwa  golongan darah AB dapat menerima darah dari resipien golongan  darah apapun. Oleh karena itu, golongan darah AB disebut dengan  resipien universal. Sebaliknya golongan darah O dapat menjadi  donor bagi semua golongan darah atau golongan darah O itu sendiri.  Oleh karena itu, golongan darah O disebut sebagai donor universal.  Meskipun secara teorinya golongan darah AB dapat menerima  dari semua golongan darah, akan tetapi pada praktiknya tim medis  selalu mengusahakan golongan darah yang sama pada saat transfusi  darah. Misalnya seseorang yang bergolongan darah AB, pada saat  membutuhkan transfusi darah, akan ditransfusi oleh orang atau  keluarga yang bergolongan darah AB juga.   Ilmu Pengetahuan Alam 26

3  Ayo, Kita Diskusikan Coba diskusikan bersama kelompokmu apa saja fungsi darah selain  mengangkut oksigen dan karbon dioksida!  Ayo, Kita Pikirkan! Darah dipompakan ke seluruh bagian tubuh manusia oleh  suatu organ. Organ tersebut merupakan salah satu organ utama  yang berperan dalam sistem peredaran darah. Organ ini berfungsi  untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh manusia, termasuk  memompa darah ke seluruh ruangan yang ada pada organ tersebut.  Jika kalian ingin merasakan kerja dari organ tersebut, coba sekarang  pegang dada kalian. Apa yang dapat kalian rasakan? Adakah bagian  yang berdenyut? Tahukah kalian, apa nama organ tersebut?  2.       Jantung dan Pembuluh Darah  a.    Jantung Darah dapat mengalir ke seluruh tubuh karena di dalam tubuh kita  terdapat organ yang berperan sebagai pemompa  darah yang disebut  dengan jantung. Perhatikan Gambar 

6.6! Jantung terdiri atas 4 ruangan,  yaitu serambi (atrium) kiri dan serambi (atrium) kanan serta bilik  (ventrikel) kiri dan bilik (ventrikel)  kanan. Serambi jantung terletak  pada bagian atas, sedangkan bilik jantung terletak di sebelah bawah.  Darah dari seluruh tubuh, akan masuk pertama kali ke serambi kanan,  sehingga darah  dalam serambi kanan banyak mengandung CO2. Dari  serambi kanan, darah akan melewati katup trikuspidalis menuju bilik  kanan. Katup ini berfungsi agar darah tidak dapat kembali ke serambi  kanan. Darah yang ada dalam bilik kanan, dipompa oleh bilik kanan  melewati arteri pulmonalis menuju paru-paru agar CO2 dalam darah  terlepas dan terjadi pengikatan O2.    264 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Darah dari paru-paru mengalir melalui vena pulmonalis menuju  serambi kiri, sehingga darah dalam serambi kiri banyak mengandung  O2. Darah dari serambi kiri turun melalui katup bikuspidalis menuju  bilik kiri. Bilik kiri akan memompa darah ke 

seluruh tubuh melalui  pembuluh aorta. Perhatikan kembali Gambar 6.6! Melalui gambar  tersebut kamu dapat melihat bahwa dinding bilik kiri lebih tebal  dibandingkan bagian jantung yang lain. Mengapa demikian? Coba  hubungkan dengan fungsi bilik kiri!  Serambi kiri Katup  bikuspidalis  Bilik kiri  Dinding  jantung  Serambi  kanan Katup  trikuspidalis  Bilik kanan  Vena kava  Aorta  Arteri  pulmonalis  Vena  pulmonalis  Sumber: Reece et al. 2012 Gambar 6.6 Bagian-bagian Jantung Pernahkah kamu berpikir mengapa jantung dapat berdenyut  secara otomatis tanpa perlu kamu perintah sehingga meskipun kamu  tertidur  jantungmu tetap berdenyut? Coba renungkan, apa yang akan  terjadi jika untuk setiap berdenyut kamu harus memerintah jantung  berdenyut, seperti halnya ketika kamu memerintahkan kaki ketika akan  berjalan! Tentu jika jantung harus berdenyut berdasarkan perintahmu,  saat kamu tertidur jantung akan berhenti berdenyut sehingga tidak  dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini mengakibatkan  sel-sel tubuh tidak mendapat pasokan O2, nutrisi, dan zat-zat sisa  metabolismenya tidak dapat diangkut oleh darah. Apa yang akan  terjadi jika demikian? Maha Besar Tuhan yang telah merancang kerja  jantung secara otomatis. Tentu kamu wajib bersyukur atas karunia  yang telah diberikan Tuhan ini. Coba renungkan, apa yang harus kamu  lakukan untuk mensyukuri karunia tersebut?   Ilmu Pengetahuan Alam 265  Tahukah Kamu? Tahukah kamu bagaimana Tuhan merancang jantung dapat  bekerja secara otomatis

? Jantung memiliki dinding yang tersusun  atas otot-otot jantung. Berbeda dengan otot rangka, otot jantung  memang memiliki kemampuan untuk berkontraksi secara tak sadar  (otonom) karena dikendalikan oleh sistem saraf otonom. Di dalam  jantung terdapat saraf khusus yang disebut dengan pacu jantung  (pacemaker) yang diperankan oleh nodus sinoatrial. Pacu jantung  inilah yang berperan dalam pengaturan irama detak jantung.  Perhatikan Gambar 6.7! Pada beberapa orang, pacu jantung  mengalami gangguan sehingga tidak dapat mengatur irama detak  jantung dengan normal, sehingga ilmuwan telah mengembangkan  alat pacu jantung buatan dengan energi dari baterai.  (a) (b) (c)  Nodus sinoatrial  Saraf jantung  Serambi  kanan  Serambi  kiri  Bilik  kanan  Bilik  kiri  Pacu jantung  buatan  Serambi  kanan  Bilik  kanan Sumber:(a) Marieb et al. 2012, (b) drugline.org, (c) corporate-ir.net Gamba

r 6.7 (a) Pacu Jantung, Nodus Sinoatrial, (b) Pacu Jantung yang Dipasang  pada Tubuh Seseorang, (c) Alat Pacu Jantung  b.   Pembuluh Darah Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh  nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler (Gambar  6.8). Arteri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar  jantung, sedangkan vena mengalirkan darah masuk ke dalam jantung.   Arteri berisi darah yang mengandung oksigen, kecuali pembuluh  arteri pulmonalis. Vena berisi darah yang banyak mengandung karbon  dioksida, kecuali vena pulmonalis. Ujung arteri dan vena bercabang- cabang menjadi pembuluh-pembuluh kecil yang disebut pembuluh  kapiler. Pada pembuluh kapiler inilah terjadi pertukaran gas oksigen  dan gas karbon dioks

ida antara darah dengan jaringan tubuh.    266 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Arteri Vena  Arteriole  Venula  Arteri  Vena  Kapiler  Kapiler  Endotelium  Otot  polos Jaringan  ikat  Endotelium  Otot  polos Jaringan  ikat  Sel darah merah  Sumber: Reece et al. 2012 Gambar 6.8 Pembuluh Darah Tahukah kamu perbedaan antara pembuluh arteri dan vena? Agar  kamu dapat dengan mudah memahaminya, coba perhatikan Tabel 6.4! Tabel 6.4 Perbedaan Pembuluh Arteri dan Vena Pembeda Pembuluh Nadi   (Arteri) Pembuluh Balik (Vena) Tempat Agak tersembunyi di  dalam tubuh  Dekat dengan permukaan  tubuh, tampak kebiru-biruan Dinding Pembuluh Tebal, kuat, elastis Tipis dan tidak elastis Aliran Darah Meninggalkan  jantung  Menuju jantung Denyut Terasa Tidak terasa Katup Satu pada pangkal  jantung  Banyak di sepanjang pembuluh Darah yang Keluar Darah memancar Darah tidak memancar   Ilmu Pengetahuan Alam 267  C.   Peredaran Darah pada Manusia Peredaran darah manusia termasuk peredaran darah tertutup  karena darah selalu beredar di dalam pembu

luh darah. Setiap beredar,  darah melewati jantung dua kali sehingga disebut peredaran darah  ganda. Pada peredaran darah ganda tersebut dikenal peredaran darah  kecil dan peredaran darah besar. Peredaran darah kecil merupakan  peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) menuju ke  paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung (serambi kiri). Perhatikan  Gambar 6.9 pada nomor 1 sampai 5 ! Peredaran darah besar adalah  peredaran darah dari jantung (bilik kiri) ke seluruh tubuh k

emudian  kembali ke jantung lagi (serambi kanan). Perhatikan Gambar 6.9 pada  nomor 6 sampai 10 !  1  2 2 3 3 4 4  5  6  7  8  8  9  9  10  Arteri  pulmonalis Kapiler paru- paru kiri  Vena  pulmonalis Serambi kiri Bilik kiri  Aorta  Arteri  Kapiler daerah perut  dan kaki  Venula Arteriole  Vena  Serambi kanan Bilik kanan  Arteri  pulmonalis Kapiler paru- paru kiri  Kapiler daerah  kepala, dada, dan  tangan  Vana kava  superior  Sumber: Reece et al. 2012 Gambar 6.9 Peredaran Darah Manusia   268 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  D.   Frekuensi Denyut Jantung Apakah kamu pernah menghitung denyut jantungmu? Berapa  kali jantung berdenyut setiap menitnya? Apakah jumlah denyut  jantung antara laki-laki dan perempuan berbeda? Apakah aktivitas  memengaruhi jumlah denyut jantung? Untuk 

Demikianlah pembahasan mengenai kunci jawaban ipa kelas 8 bab 6 semoga bermanfaat bagi kita semoa, jangan lupa untuk mendukung kakak dengan cara membagikan artikel yang kakak buat ini dengan teman teman yang sedang mengerjakan tugas yang sama semogga kita dapat bermanfaat.

Sumber:Buku siswa ipa kelas 8

You May Also Like