1. Tentukan banyak titik sampel dari ruang sampel eksperimen:a. 2 dadub. 1 koin 1 daduc. 2 koin 1 dadu

hal tersebut didasari karena memang kagak dalam proses pin jawaban atau proses menjawab dari kunci jawaban yang kau buat ini kagak bukanlah asal-asalan melahirkan kakak telah membaca dan memahami apa yang dimaksud apa yang diinginkan material soal sehingga kakak dapat berusaha mengejar sangat singa yang ketiga wisata jarang jagakarsa mencari semua sumber terpercaya pengguna untuk bisa membandingkan jawaban yang kau kau buat dengan jawaban yang mereka buat sehingga dapat disimpulkan bahwa saya inilah jawaban yang paling tepat dan benar yang mana jawaban tersebut akan diberikan kepada adik-adik u sekalian dan semoga dengan jawaban tersebut adik-adikku sekalian mendapatkan nilai yang begitu besar.

1. Tentukan banyak titik sampel dari ruang sampel eksperimen:a. 2 dadub. 1 koin 1 daduc. 2 koin 1 dadu

 kagak menyadari bahwasanya kondisi saat ini tidaklah memungkinkan bagi adik-adikku belajar di sekolah dimana kondisi saat ini virus corona ataupun kopi 19 sangatlah berbahaya bagi adik-adikku sekalian jika bersekolah di mana dampak dari selalu sekolah ini yang dampak paling besar di yaitu kematian banyak sekali contoh-contoh kasus di indonesia mengenai dampak dari virus corona namun disini kakak ini menekankan bahwasanya adik-adik ke kawah arab untuk tidak pantang menyerah dalam bersekolah karena memang bersekolah ini sangatlah penting bagi adikku sekalian untuk kedepannya.

 Baca juga:

Baca juga:

Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.2 Bab 10 Hal 291 Semester 2

 yang mana dengan bersekolah adik-adikku sekalian dapat memperoleh ilmu pengetahuan di mana ilmu pengetahuan tersebut dapat memberikan ataupun dapat menghantarkan adik-adikku dengan bersaing di dunia modern sehingga dari kesalahan apa memperoleh pekerjaan dan dapat dengan 5 tersebut dapat bermanfaat untuk itu kakak ingin mengajak bahwa ada pr dika dika sekalian untuk tidak pantang menyerah dalam belajar dan ketahuilah bahwasanya dengan sekolah juga adik-adik dapat memperoleh adalah mengasah mental dan karakter adik adik sendiri.

1. Tentukan banyak titik sampel dari ruang sampel eksperimen:a. 2 dadub. 1 koin 1 daduc. 2 koin 1 dadu

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
pembahasan di atas sengaja kami berikan kepada adik adik siapa tau adik adik membutuhkan jawaban dari pelajaran yang lainya, dan kami harap adik adik bisa menyelesaikan semua tugas yang di berikan oleh guru kepada adik adik sekalaian, jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman yang mengerjakan tugas yang sama iya

Ayo Kita Berlatih 10.2

1. Tentukan banyak titik sampel dari ruang sampel eksperimen:

a. 2 dadu

b. 1 koin 1 dadu

c. 2 koin 1 dadu

Kunci Jawaban

1. Titik sampel dari :

a) 1 dadu = 6 titik sampel

     2 dadu = 6 x 6 = 36 titik sampel

b) 1 koin = angka & gambar (2 titik sampel)

     1 dadu = 6 titik sampel

     1 koin dan 1 dadu = 2 x 6 =  12 titik sampel

c) 2 koin = 4 titik sampel

    1 dadu = 6 titik sampel

    2 koin 1 dadu = 4×6=24 titik sampel

2. Sebuah dadu digelindingkan sekali. Berapa peluang kejadian:

a. mata dadu kelipatan tiga?

b. mata dadu bukan kelipatan tiga?

Kunci Jawaban

2. Diketahui sebuah dadu di lempar satu kali.

Himpunan semua hasil yang mungkin pada suatu percobaan adalah

S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}.

Banyaknya anggota himpunan S adalah n(S) = 6¹ = 6. a. Himpunan kejadian semua anggota merupakan mata dadu kelipatan 3 adalah A = {3, 6}.

Banyaknya anggota himpunan A adalah n(A) = 2.

P(A) = n(A)/n(S) = 2/6 = 1/3.

Jadi, peluangnya kejadian semua anggota merupakan mata dadu kelipatan 3 adalah 1/3.

b. Peluang dari kejadian semua anggota merupakan mata dadu bukan kelipatan 3 adalah

P(A’) = 1 – P(A)

⇔ P(A’) = 1 – 1/3

⇔ P(A’) = 2/3.

Jadi, peluangnya kejadian semua anggota merupakan mata dadu bukan kelipatan 3 adalah 2/3.

3. Dadu merah dan putih digelindingkan sekali. Berapakah peluang kejadian:

a. komplemen mata dadu kembar?

b. jumlah mata dadu 7?

c. jumlah mata dadu 8?

d. jumlah mata dadu kurang dari 7?

e. jumlah mata dadu tidak kurang dari 7?

Kunci Jawaban

3. Jumlah sampel = 6²

= 36 kejadian

a. mata dadu kembar :

{1,1}{2,2}{3,3}{4,4}{5,5}{6,6}

= 6 kejadian

peluang = 6 / 36

= 1/6

b. jumlah mata dadu 7 :

{1,6}{2,5}{3,4}{4,3}{5,2}{6,1}

= 6 kejadian

peluang = 6 / 36

= 1/6

c. 8 = 3,5 5,3 4,4 2,6 6,2 = 5/36

d. jumlah mata dadu kurang dari 7 :

{1,1}{1,2}{1,3}{1,4}{1,5}{2,1}{2,2}{2,3}{2,4}{3,1}{3,2}{3,3}{4,1}{4,2}{5,1}

= 15 kejadian

peluang = 15 / 36

e. tidak kurang dari 7 = 17/36

4. Dalam suatu ruangan ada suatu komputer yang bisa digunakan oleh Yessi, Ratna, dan Rohim selama 3 jam. Mereka berencana untuk mengundi giliran agar setiap anak bisa menggunakan komputer tersebut masing-masing 1 jam, dengan sebuah dadu. Menurutmu apakah alat yang digunakan untuk mengundi tersebut cocok? Jika tidak, Jelaskan alasanmu. Jika iya, jelaskan caranya.

Kunci Jawaban

4. Ada 3 orang, waktu 3 jam masing masing 1 jam, alat yang digunakan untuk mengundi yaitu dengan

dadu yang mempunyai 6 mata dadu. Menurut saya, alat yang digunakan tidak cocok karena orangnya

hanya 3 akan tetapi ruang sampel nya ada 6. Agar alat berupa daau dapat digunakan maka 6 mata

dadu tersebut dikategorikan dulu agar menjadi 3 ruang sampel saja.

Contoh :

jika mata dadu yang keluar 1 atau 6 yang mendapat giliran Yessi,

jika mata dadu yang keluar 2 atau 5 yang mendapat giliran Ratna,

jika mata dadu yang keluar 3 atau 4 yang mendapat giliran Rohim, sehingga apabila seperti itu maka

peluang ketiganya akan sama yaitu sama sama 2 dari 6 atau 2/6 atau 1/3

5. Suatu ketika Okta dan adiknya yang bernama Dina berebut remote control TV. Mereka mempunyai pilihan siaran berbeda pada saat yang sama. Saiful mempunyai ide untuk mengundi dengan menggunakan dadu. Jika yang muncul adalah mata dadu 1, yang berhak adalah Dina. Jika selain itu, yang berhak adalah Okta. Sedangkan Dina mengusulkan untuk menggunakan dua koin uang logam. Jika yang muncul adalah mata dadu kembar, yang berhak adalah Okta. Jika selain itu, yang berhak adalah Dina. Berikan pendapatmu, cara manakah yang menurutmu adil? Jelaskan.

Kunci Jawaban

5. Tidak adil mengundi dengan 1 dadu yang jika keluar mata dadu 1 maka untuk dian dan jika

selain itu, yaitu 2,3,4,5,6 maka untuk adiknya. Karena peluangnya tidak sama.

Peluang dian = 1 dari 6 = 1/6

Peluang adik = 5 dari 6 = 5/6

Apabila dengan 2 koin uang logam maka kategorinya harus jelas,

Ruang sampel untuk 2 koin yaitu AA,GG,GA,AG

misal jika keluar yang sama (AA dan GG) untuk dian, dan apabila keluar yang tidak sama (AG,GA)

maka untuk adiknya sehingga peluangnya sama dan adil.

6. Restoran “D’ Resto” menyediakan menu masakan sebagai berikut.   

6. Restoran “D' Resto” menyediakan menu masakan sebagai berikut.

Berapakah banyak menu yang bisa dibuat oleh Restoran “D’ Resto” tersebut? Daftar semua menunya.

Kunci Jawaban

6. Diketahui:

Tabel menu masakan Restoran D’ Resto pada soal.

Ditanyakan:

Banyaknya menu yang dibuat oleh Restoran D’ Resto.

Jawab:

Banyaknya Ikan x Banyaknya Cara Masak x Banyaknya Item Pelengkap

= 4 x 3 x 3

= 36

Jadi, banyaknya menu yang dibuat oleh Restoran D’ Resto adalah 36 buah.

Daftar semua menunya, yaitu:

1. tuna dipanggang sayuran segar

2. tuna digoreng sayuran segar

3. tuna diasap sayuran segar

4. patin dipanggang sayuran segar

5. patin digoreng sayuran segar

6. patin diasap sayuran segar

 7. dan seterusnya.

(silakan lanjutkan sendiri)

Rangkuman matematika kelas 8 bab 10 ayo berlatih 10.2

Dalam  kedua dialog di atas, kata “peluang” digunakan untuk memperkirakan suatu  kejadian akan terjadi atau tidak terjadi. Dari kedua dialog tersebut, meski apa  yang dibicarakan antara Made dengan Boaz, serta Udin dengan Keke masing- masing adalah hal yang sama, tetapi mereka punya pendapat berbeda tentang  peluang. Made dan Boaz saling mendukung, tetapi nilai peluangnya berbeda.  Sedangkan Udin dengan Keke saling berlawanan dalam membicarakan  peluang terpilihnya Riko dan Nikma untuk menjadi ketua OSIS. Tidak ada kesep

akatan dalam menentukan nilai peluang dalam dialog di  atas. Hal tersebut karena mereka tidak mempunyai acuan yang sama dalam  menentukan nilai peluang. Nilai peluang yang diungkapkan dalam dialog  tersebut adalah nilai peluang subjektif (subjective probability). Oleh karena  itu, tiap orang mungkin sama, mungkin juga berbeda. Pada bab ini kita juga akan membahas tentang “peluang”. Dalam hal istilah,  memang sama-sama peluang, tetapi peluang yang dimaksud berbeda makna  dengan dialog tersebut. Dalam bahasan ini, kalian akan mempelajari tentang  peluang teoretik (theoretical probability) suatu eksperimen. Peluang teoretik  dikenal juga dengan istilah peluang klasik (classical probability), dalam  beberapa bahasan juga disebut peluang saja. Jika terdapat suatu soal yang  hanya menyebutkan “peluang”, maka peluang y

ang dimaksud tersebut adalah  peluang teoretik. Peluang teoretik adalah rasio dari hasil yang dimaksud  dengan semua hasil yang mungkin pada suatu eksperimen tunggal. Dalam  suatu eksperimen, himpunan semua hasil (outcome) yang mungkin disebut  ruang sampel (biasanya disimbolkan dengan S). Selanjutnya setiap hasil  (outcome) tunggal yang mungkin pada ruang sampel disebut titik sampel.  Kejadian adalah bagian dari ruang sampel S. Suatu kejadian A dapat terjadi  jika memuat titik sampel pada ruang sampel S. Misalkan n(A) menyatakan  banyak titik sampel kejadian A dan n(S) adalah semua titik sampel pada ruang  sampel S. Peluang teoretik kejadian A, yaitu  P(A) dirumuskan: P A nn S  ^ = A  ^  ^  h  h  h   Kurikulum 2013 MATEMATIKA 287  Untuk memahami peluang teoretik suatu kejadian silakan amati Tabel 10.1. Ayo Kita Amati Tabel 10.1 Peluang Teoretik Kejadian dari suatu eksperimen Eksperimen saRuang   m

pel S n(S) Kejadian A  Titik  sampel  kejadian  A  Banyak  titik  sampel  n(A)  Peluang  teoretik  P(A)  Pelemparan satu  koin  {A, G} 2 Hasil sisi   Angka {A} 1 12 {A, G} 2 Hasil sisi   Gambar {G} 1 12  Penggelindingan  satu dadu  {1, 2, 3, 4,  5, 6} 6  Hasil mata   dadu “3” {3} 1 16  {1, 2, 3, 4,  5, 6} 6  Hasil mata  dadu “7”  (dadu)  { } kosong  0  6  0 atau 0  {1, 2, 3, 4,  5, 6} 6  Hasil mata  dadu genap  (dadu)  {2, 4, 6} 3  6  3 atau   2  1  {1, 2, 3, 4,  5, 6} 6  Hasil mata  dadu prima  (dadu)  {2, 3, 5} 3  6  3 atau   2  1  Pada Tabel 10.1, kejadian yang hanya memuat satu hasil (titik sampel) disebut  kejadian dasar. Kejadian yang tidak memuat titik sampel disebut

 kejadian  mustahil, peluangnya sama dengan nol atau dengan kata lain tidak mungkin  terjadi. Ayo Kita ?? Menanya Berdasarkan pengamatan yang telah kalian lakukan, buat pertanyaan terkait  pengamatan tersebut. Sebaiknya pertanyaan yang kalian buat membuat kalian  untuk mempelajari lebih lanjut tentang peluang teoretik. Berikut ini contoh  pertanyaan yang baik untuk diajukan.   288 Kelas VIII SMP/MTs Semester II  1. Apakah hubungan antara peluang teoretik dengan peluang empirik? 2. Apakah perbedaan antara peluang teoretik dengan peluang empirik? 3. Bagaimana cara menentukan titik sampel suatu kejadian dalam suatu  eksperimen? 4. Bagaimana cara menentukan ruang sampel dari suatu eksperimen? Silakan buat pertanyaan lainnya.  =+  +  Ayo Kita Menggali Informasi Sebelum menentukan peluang teoretik suatu percobaan, terlebih dahulu  penting untuk kalian ketahui tentang ruang sampel suatu eksperimen. Berikut disajikan ruang sampel percobaan pelemparan 

berikut. a. Iklan pemberitahuan  Iklan ini lebih terfokus pada kepentingan untuk memberitahu khalayak  mengenai suatu hal, baik itu yang berupa peristiwa, keadaan, atau hal lainnya.    44  Kelas VIII SMP/MTs  Iklan jenis ini umumnya dipasang oleh perorangan atau suatu keluarga. Namun,  ada pula yang dipasang oleh perusahaan-perusahaan, misalnya yang berupa  pemberitahuan pembubaran perusahaan, rapat pemegang saham. Contoh:  (sumber: www.iklanmini.com)  b. Iklan layanan masyarakat  (sumber: www.pajak.go.id)  Iklan ini bertujuan memberikan penerangan atau penjelasan kepada  masyarakat. Contohnya, iklan keluarga berencana dan iklan bahaya narkotika.  Pengguna iklan ini umumnya Pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat  (LSM).   45  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  c. Iklan penawaran  Iklan ini bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa. Iklan penawaran  jasa, disebut juga dengan iklan niaga dan iklan lowongan kerja. Contoh:  (sumber: www.iklanmini.com)  Kegiatan 2.6 Kerjakanlah soal-soal berikut secara berdiskusi! 1. Tuliskan tiga judul iklan elektronik. Pesan-pesan yang disampaikan serta daya  t

arik iklan tersebut! Judul Iklan Pesan-pesan Daya Tarik a. ….  b. ….  c. ….  2. Tentukan pula dua buah iklan media cetak. Tempelkan iklan tersebut dalam  buku lembar kerjamu. Jelaskan isi dan penawaran iklan tersebut dengan  menggunakan kata-katamu sendiri!   46  Kelas VIII SMP/MTs  Guntingan Iklan Isi Iklan Penawaran  3. Carilah masing-masing dua contoh iklan pemberitahuan, iklan layanan  masyarakat, dan iklan penawaran. Jelaskan pula maksud setiap ik

lan tersebut! Jenis Iklan pemb(Iklan   eritahuan)  (Iklan layanan  masyarakat)  (Iklan  penawaran)  Penjelasan Jenis iklan pemb(Iklan   eritahuan)  (Iklan layanan  masyarakat) (Iklan penawaran)  Penjelasan 2. Struktur Teks Iklan Perhatikan kembali iklan-iklan yang tersaji pada pembelajaran sebelumnya.  Tampak pada iklan-iklan tersebut bagian-bagian berikut. a.  Pengenalan produk. Bagian ini dapat pula disebut sebagai judul teks. b. Pernyataan persuatif, berisi pernyataan yang mendorong pembaca atau  pendengar berbuat sesuatu. Bagian ini biasanya berupa pernyataan tentang  kelebihan produk yang ditawarkan.  Selain itu, dalam iklan sering disajikan pula slogan, gambar-gambar produk,  serta nama dan logo perusahaan. 1) Slogan, Misalnya: “

Membangun perpustakaan, membangun peradaban  utama”.   47  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  2) Gambar dan logo perusahaan atau nama produk. Misalnya: Gambar tumpukan  buku.  Kegiatan 2.7 1. Guntinglah tiga contoh iklan, khususnya yang bertema pendidikan. 2. Tempelkan iklan-iklan itu pada tabel seperti berikut. 3. Kemudian, jelaskan struktur dari iklan-iklan tersebut! 4. Bacakanlah hasil analisismu itu untuk mendapatkan tanggapan dari teman- teman berdasarkan aspek-aspek berikut! Aspek Nilai  (1-4) Keterangan  a. Kelengkapan  b. Ketepatan  c. Kejelasan  Jumlah  3. Kaidah Kebahasaan Teks Iklan Teks iklan bertujuan menawarkan p

roduk, baik berupa barang maupun jasa.  Oleh karena itu, kata-kata yang muncul umumnya bersifat persuasif, bujukan,  atau dorongan tentang suatu kebiasaan ataupun gaya hidup.  Pernyataan-pernyataan dalam teks iklan umumnya bersifat imperatif, yakni  permintaan, ajakan, dorongan, atau larangan. Adapun kalimat imperatif itu  sendiri ditandai oleh kata-kata seperti temukan. Kata lainnya adalah ikutilah,  hadirilah, wujudkan, nyatakan, nikmati, sebaiknya, marilah, ayo, dan janganlah.  Bahasa iklan sering kali menggunakan bahasa sederhana, mudah diingat, dan  mudah pula dipahami. Kalimat yang panjang, dan berbelit-belit, selalu dihindari  dalam iklan. Justru bahasa yang akrab di tengah-tengah khalayak itulah yang  sering digunakan di samp

ing memberikan kesan positif tentang produk yang    48  Kelas VIII SMP/MTs  ditawarkan. Pilihan kata yang berima dan memiliki banyak persamaan bunyi juga  merupakan pilihan penting di dalam bahasa iklan. Di samping itu, bahasa iklan  harus singkat sehingga mudah diingat oleh khalayak.  Bahkan, iklan baris dituntut untuk lebih efisien di dalam penggunaan kata- kata dan huruf-hurufnya. Iklan baris mengutamakan keefesien kata. Di dalam  iklan baris sering dijumpai penyingkatan kata. Berikut beberapa singkatan yang  sering digunakan dalam iklan baris beserta kepanjangannya. Singkatan Kepanjangan Singkatan Kepanjangan BPK BT CCK CCL CPT CV JL JT HUB KRM LAM LKP LS LMBT MG  bapak bata cocok cicil cepat curriculum vitae jual juta hubungi kirim lamaran lengkap luas lambat minggu  PROF PEND PLG PO RMH RP SE 

SDRJ STL TH TLP TNG TP U/ UTK WST  profesional pendidikan paling post office rumah rupiah sarjana ekonomi sederajat setelah tahun telepon tenaga tanpa perantara untuk untuk wisata   Apabila singkatan-singkatan itu sudah kita ketahui artinya maka akan  lebih mudah kamu untuk memahami maksud dari iklan-iklan baris tersebut.  Contohnya iklan di bawah ini.  JUAL RMH SEMI VILA LS 174 BT 4 BH KOLAM, AIR BAGUS, CCK UTK PERISTIRAHATAN HUB. 3283799 (TP)   49  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia   Iklan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Dijual rumah semi vila  dengan luas 174 bata, memiliki empat buah kolam. Airnya bagus. Rumah  tersebut cocok untuk peristirahatan. Hubungi telepon 3283799 dengan tanpa  perantara.  Kegiatan 2.8 A. 1. Perhatikanlah contoh-contoh iklan berikut! 2. Berdiskusilah tentang kaidah kebahasaan yang digunakan di dalam iklan- iklan di bawah ini! Apakah kaidah kebahasaannya itu sudah memenuhi  syarat-syarat yang telah kamu pelajari? Contoh Iklan Kaidah Kebahasaan 1 2 3 4 5  (sumber: iluhanik.wordpress.com)   50  Kelas VIII SMP/MTs  (sumber: www.kesehatankita.com)  (sumber: www.kesehatankita.com)  Keterangan :  1 = persuasif  2 = imperatif  3 = berirama  4 = berkesan positif  5 = ringkas B. 1. Secara berkelompok, nilailah kualitas kebahasaan dari kedua buah iklan/ poster berikut! 2. Gunakanlah format penilaian di bawahnya!   51  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia   Iklan I Iklan II     (sumber: www.belajar.com) Iklan 1  Judul iklan : …. Isi iklan : …. Aspek Penilaian Nilai (1-4) Keterangan a.  Kepersuasifan b.  Keimperatifan c.  Keberiramaan d. Keberkesan e. Keringkasan Jumlah   52  Kelas VIII SMP/MTs  Iklan II   J

udul iklan : ….  Isi iklan : ….   Aspek Penilaian Nilai (1-4) Keterangan a. Kepersuasifan b. Keimperatifan c. Keberiramaan d. Keberkesan e. Keringkasan Jumlah  3. Bagaimana dengan pendapat teman-temanmu dari kelompok lain; sama atau  berbedakah pendapatnya? Simpulkanlah melalui forum diskusi kelas! D. Menulis Iklan Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu : Menyajikan gagasan, pesan, dan ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau  poster secara lisan dan tulis.  1. Langkah-langkah Penulisan  Iklan yang baik bisa menampilkan suatu produk yang berbeda dengan  produk lain. Iklan baik memuat adanya pesan yang rasional dan mudah dicerna oleh  khalayak. Selain itu, iklan harus memperhatikan rumus sebagai problema, janji, 

dan  bukti. a. Mulailah iklan dengan pernyataan yang menarik perhatian khalayak, yakni  berfokus pada kepentingan atau masalah yang mereka hadapi.   Misalnya, jika kamu bermaksud menjual obat (jerawat), gunakanlah  pernyataan seperti berikut, “Wajah Anda berjerawat?” Jika akan menjual produk  pelangsing, pernyataan pendahuluannya bisa seperti berikut, “Anda ingin    53  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  menurunkan berat badan?” Contoh lainnya: Anda sering stres. Ingin mendapatkan ketenangan dalam waktu  kurang dari 30 menit? b. Menawarkan solusi.  Misalnya, untuk masalah jerawat, kamu dapat mengajukan kalimat tawaran  seperti berikut: “Ramuan ‘Jamu Cantik

‘ mengurangi dan melenyapkan jerawat  dalam waktu tiga pulih hari dan Anda kembali tampil cantik.”  Untuk masalah berat badan, kamu dapat memberikan solusi seperti berikut,  “Penyembuhan nondiet cara baru ini bergantung pada pikiran Anda, bukan oleh  makanan yang Anda makan. Pikiran dapat menurunkan bobot Anda dengan  cepat.” c. Menunjukkan bukti  Yang diperlukan khalayak sesungguhnya adalah bukti. Dalam membuat  iklan, kamu tidak boleh sekadar menyampaikan janji-janji. Agar mereka lebih  yakin, tunjukkanlah bukti bahwa solusi kamu berikan benar dan sesuai dengan  harapan mereka.  Berikut contoh-contohnya. a. Jerawat Anda akan sembuh dalam 30 hari atau uang kembali. Ada 11.500  orang yang wajahnya kembali putih berseri setelah menggunakan produk  kami ini. b. Riset memperlihatkan bahwa berat badan orang-orang turun sekitar 13 kg  setelah menggunakan metode baru ini. c. Anda akan merasa relaks k

arena metode pemijatan kami sampai-sampai  Anda akan tertidur di meja pijat saya. d. Mengajukan harga  Bagian terakhir adalah mengajukan harga yang kamu inginkan. Berikut  contohnya. 1. “Jika Anda ingin merawat wajahnya Anda sekarang, pesanlah segera ramuan  istimewa kamu dengan harga….” 2. Hanya dengan …., Anda sudah bisa memainkan gitar di akhir pekan ini.   54  Kelas VIII SMP/MTs  3. Klik di sini untuk membayar sejumlah …. dan Anda bisa mengunduhnya  sekarang juga.  Dalam bagian ini kamu pun bisa memberikan promosi lain, misalnya dengan  adanya potongan harga dan berbagai kemudahan lainnya. Kegiatan 2.9 A. 1. Perhatikanlah iklan berikut!  (sumber: www.lingkunganhidup.com) 2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!  a. Mengiklankan produk apakah teks tersebut?  b. Permasalahan apakah yang ditawarkannya?  c. Solusi apakah yang diberikan oleh iklan tersebut?  d. Adakah bukti-bukti yang meyakinkan khalayak di dalamnya?  e. Bagaimana cara iklan tersebut menarik hari khalayak berkaitan  dengan harga yan

g ditawarkannya?  B. 1. Buatlah sebuah iklan dengan terlebih dulu menentukan jenis barang/jasa  yang akan kamu tawarkan.  2. Susunlah iklan tersebut dengan memperhatikan struktur dan kaidah- kaidah kebahasaannya!   55  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  2. Penyuntingan Iklan  Perhatikan kembali iklan yang telah kamu susun, baik itu berkaitan dengan  isi, struktur, maupun penggunaan bahasanya. Adakah bagian-bagian yang  harus kamu sempurnakan? Kegiatan seperti itulah yang harus dilakukan dalam  proses penyuntingan. Kegiatan tersebut perlu dilakukan untuk mendapatkan  karya tulis yang lebih baik. Penyuntingan hampir sama dengan kegiatan dalam  mengevaluasi. Oleh karena itu, pertanyaan-pertanyaan yang pernah kamu ajukan  di dalam kegiatan tersebut dapat kembali kamu gunakan, sebagai berikut.  a. Apakah iklan itu berstruktur dengan lengkap?  b. Apakah informasi yang disampaikannya mudah dipahami?  c. Apakah kata-katanya ringkas dan persuasif?  d. Apakah ilustrasinya memikat?  e. Apakah iklan itu sudah sesuai produk yang dijual serta sesuai pula dengan  khalayak sasarannya?  Selain itu, kamu bisa meneliti secara lebih mendalam berkaitan dengan tata  penulisannya, seperti kebakuan ejaan/tanda bacanya. Kegiatan 2.10 

A. 1. Perhatikanlah kedua iklan di bawah ini!      (sumber: www.listrikkita.com) (sumber: www.kesehatankita.com)   2. Dari kedua iklan tersebut, manakah yang perlu mendapat perbaikan?  Jelaskan alasan-alasannya.   56  Kelas VIII SMP/MTs   3. Kemukakan pendapat-pendapatmu didepan teman-teman untuk mendapat  tanggapan-tanggapan! Pendapatku Tanggapan Teman  B. 1. Perhatikan kembali iklan yang pernah kamu buat sebelumnya!  2. Lakukanlah silang baca dengan salah seorang teman!  3. Mintalah teman itu untuk melakukan penyuntingan terhadap iklan  yang telah kamu buat, baik itu terhadap isi, struktur, maupun kaidah  kebahasaannya. Aspek Bentuk Kesalahan Saran Perbaikan   4. Perbaikilah iklan yang kamu buat itu sesuai denga

n saran teman!   57  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  Aku Bisa Lengkapilah tabel di bawah ini dengan benar, sesuai dengan tingkat penguasaanmu  terhadap materi-materi dalam bab ini! Pokok Bahasan Tingkat Penguasaan A B C D 1. Mampu menelaah dan membedakan  unsur-unsur yang ada pada iklan, slogan,  dan poster dengan jelas. 2. Mampu menyimpulkan isi suatu teks  iklan dengan tepat. 3.   Mampu menelaah struktur dan kaidah- kaidah iklan dengan benar. 4.    Mampu menulis iklan secara menarik.  Keterangan:  A = sangat dikuasai  B = dikuasai  C = cukup dikuasai  D = tidak dikuasai   Apabila masih ada pokok bahasan yang belum kamu kuasai, pelajarilah  kembali dengan lebih baik. Bertanyalah kepada guru, orang tua, ataupun kepada  ahlinya tentang permasalahan iklan tersebut. Akan lebih baik pula, apabila kamu  membaca berbagai sumber untuk lebih meningkatkan penguasaanmu pada  materi lainnya.   Akan lebih baik

Previous Post

No more post

You May Also Like