1. Suatu ketika Rohim merencanakan untuk menemui dua teman lamanya Wachid dan Dani. Rohim bingung untuk memutuskan teman manakah yang akan ditemui lebih dahulu.

bagi teman-teman yang ingin dapatkan update dari etika yang kakak buat silakan klik ratifikasi diatas maka klik allow. blog yang kakak buat ini sangatlah cocok bagi adik-adikku sekarang sedang menjalankan atau mengikuti pembelajaran di sekolah yang mana di blog yang juga buat ini secara khusus membahas tentang materi-materi serta tugas-tugas ada pada di buku adik-adikku sekalian mah.

 sekarang ini banyak sekali para siswa dan siswi mencari kunci jawaban serta pembahasan mengenai tugas-tugas yang diberikan oleh guru tak jarang juga seorang orang tua murid juga banyak sekali membantu anaknya dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan juga terkadang anda juga guru untuk mencari pembahasan dari tugas yang diberikan kepada adik-adiknya biar kebahasaan tersebut dapat menjawab menyelesaikan pembahasan yang diberikan.

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
pembahasan di atas sengaja kami berikan kepada adik adik siapa tau adik adik membutuhkan jawaban dari pelajaran yang lainya, dan kami harap adik adik bisa menyelesaikan semua tugas yang di berikan oleh guru kepada adik adik sekalaian, jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman yang mengerjakan tugas yang sama iya

Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 Bab 10 Hal 279 Semester 2

 sedikit ingin kau kau ceritakan pengalaman  kakak waktu bersekolah di mana waktu sekolah tk menyala sekali kegiatan dan juga banyak sekali tugas yang diberikan oleh guru nada beberapa tips yang ingin tetap berikan kepada adik-adik sekalian dalam menghadapi atau.pun menyelesaikan permasalahan tersebut.

1. Suatu ketika Rohim merencanakan untuk menemui dua teman lamanya Wachid dan Dani. Rohim bingung untuk memutuskan teman manakah yang akan ditemui lebih dahulu. Dia memutuskan “Jika saya mendapati lampu merah pada rambu lalu lintas di depan, saya akan menemui Wachid lebih dahulu. Jika selain itu, saya akan menemui Dani lebih dahulu”

1. Suatu ketika Rohim merencanakan untuk menemui dua teman lamanya Wachid dan Dani. Rohim bingung untuk memutuskan teman manakah yang akan ditemui lebih dahulu. Dia memutuskan “Jika saya mendapati lampu merah pada rambu lalu lintas di depan, saya akan menemui Wachid lebih dahulu. Jika selain itu, saya akan menemui Dani lebih dahulu”. Lampu merah menyala selama 30 detik, lampu hijau menyala selama 27 detik, dan lampu kuning menyala selama 3 detik. Ketiga warna lampu tersebut berganti warna secara bergantian. Berikan komentar kalian, apakah cara yang digunakan Rohim tersebut fair atau t

 Baca juga:

Baca juga:

Kunci jawaban:

1. Fair, karena lampu merah menyala salama 30 detik, lampu hijau+kuning selama 30 detik juga……

2. Jelaskan di antara benda-benda berikut yang bisa digunakan untuk memutuskan suatu hal yang melibatkan dua orang secara fair. Jika bisa jelaskan penyebabnya. Jika tidak bisa bagaimana caranya agar fair?

a. Koin (sisi angka dan gambar).

b. Kantong berisi 3 kelereng berbeda warna.

c. Dadu (6 sisi).

d. Kantong berisi 8 kelereng berwarna berbeda.

e. Spinner dengan 12 bagian (juring dengan ukuran sama, tetapi warna berbeda).

Kunci jawaban:

2. a. Koin. Koin memiliki 2 sisi yang tidak sama, dapat digunakan secara fair karena peluangnya adalah P = n : s = 1/2.

b. Kantong berisi 3 kelereng. P = n : s = 1/3. Tidak bisa. c. Dadu 6 sisi. Fair jika dan hanya jika setiap pemain memilih 3 angka dalam 6 mata dadu tersebut. Maka n = 3. P = n : s = 3/6 = 1/2. Pemain pertama dapat memilih bilangan ganjil dan pemain kedua dapat memilih bilangan genap atau aturan lainnya.

d. Kantong berisi 8 kelereng. Bisa jika dan hanya jika setiap pemain memilih 4 kelereng dari 8. Maka P = n : s = 4/8 = 1/2.

e. Spinner dengan 12 bagian. Bisa jika dan hanya jika setiap pemain memilih 6 dari 12 pilihan. Maka P = n : s = 6/12 = 1/2.

3. Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu, kemudian mencatatnya sebagai berikut. 

KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 halaman 279 Bab 10 Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 Bab 10 Hal 279 Se

Percobaan penggelindingan dadu  a. Berapa kali Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu?

b. Eva mengatakan “jika saya menggelindingkan dadu sekali lagi, maka peluang munculnya mata dadu 3 lebih besar dari pada mata dadu 4”. Setujukah kalian dengan perkataan Eva tersebut? Jelaskan.

c. Dengan menggunakan dadu yang sama dengan Eva, Evi melakukan percobaan menggelindingkan dadu sebanyak 6 kali. Bagaimanakah kemungkinan di antara 6 percobaan tersebut hasilnya mata dadu 3?

d. Andaikan Evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali, berapakah perkiraan kalian hasilnya adalah mata dadu 3?

Kunci jawaban:

3. Diketahui :

hasil percobaan penggelindingan dadu : mata dadu 1 muncul 2 kali, mata dadu 2 muncul 4 kali, mata dadu 3 muncul 6 kali, mata dadu 4 muncul 7 kali, mata dadu 5 muncul 5 kali, mata dadu 6 muncul 3 kali.

Ditanya

a. total penggelindingan dadu

b. apakah peluang munculnya mata  dadu 3 lebih besar dari mata dadu 4

c. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 6 kali

d. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali

Pembahasan:

a. total penggelindingan dadu

untuk menemukan total penggelindingan dadu maka cukup dijumlah total munculnya masing masing mata dadu

total penggelindingan dadu = 2 + 4 + 6 + 7 + 5 +  3

total penggelindingan dadu = 27

Jadi, percobaan penggelindingan dadu yang dilakukan eva adalah 27 kali

b. apakah peluang munculnya mata dadu 3 lebih besar dari mata dadu 4

pertama tama kita mencari peluang munculnya mata dadu 3

peluang muncul mata dadu 3 = (total muncul mata dadu 3) / ( total penggelindingan dadu

peluang muncul mata dadu 3 = 6/27

lalu kita cari peluang munculnya mata dadu 4

peluang muncul mata dadu 4 = (total muncul mata dadu 4) / ( total penggelindingan dadu

peluang muncul mata dadu 4 = 7/27

Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa peluang muncul mata dadu 4 lebih besar yakni 7/27 dibandingkan peluan munculnya mata dadu 3 yakni 6/27

c. jumlah munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak

6 kali

untuk mengetahui jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama maka dapat dicari dengan cara berikut

jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan

jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 6

jumlah muncul mata dadu 3 = 4/3

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 6 kali percobaan adalah 1 kali

d. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali

untuk mengetahui jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama maka dapat dicari dengan cara berikut

jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan

jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 18

jumlah muncul mata dadu 3 = 4

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 18 kali percobaan adalah 4 kali

KUNCI JAWABAN matematika kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 halaman 279 Bab 10 Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 Bab 10 Hal 279 Se

4. Suatu ketika guru matematika mengadakan seleksi siswa untuk mewakili sekolah Cendekia. Siswa yang bisa dikirimkan hanya siswa kelas VII. Beliau memutuskan untuk memilih 3 orang dari tiap-tiap kelas VII paralel yang ada di sekolah. Berikut disajikan data jumlah siswa dalam kelas VII. Kuota Peserta Olimpiade

a. Berikan komentar kalian, apakah cara yang dilakukan guru matematika tersebut fair?

b. Andaikan kalian sangat ingin lulus seleksi. Dan kalian bisa memilih ikut seleksi di kelas mana saja. Manakah kelas yang kalian pilih? Mengapa kelas itu yang kalian pilih?

Kunci jawaban:

4. a.  b. Sebelum kita dapat memilih kelas mana untuk memiliki kesempatan terbesar agak bisa lulus seleksi cendekia sekolah, maka pertama-tama kita harus urutkan peluang yang dimiliki oleh tiap murid kelas VII paada masing – masing kelas mulai dari yang terkecil ke yang terbesar.

5. Dalam suatu percobaan penggelindingan dadu (mata dadu 1, 2, 3, 4, 5, dan 6) sebanyak 1 kali, tentukan:

a. kejadian muncul mata dadu antara 1 sampai 6,

b. kejadian muncul mata dadu 7, dan

c. kejadian muncul mata dadu 5.

Kunci jawaban:

5. Dalam sekali penggelindingan dadu, masing-masing mata akan memiliki peluang sebesar = 1/jumlah total mata = 1/6. Sehingga:

a. Kejadian muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1/6 x 6 = 1. Dimana berarti dalam 1 kali penggelindigan peluang muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1, dengan kata lain salah satu dari mata tersebut pasti akan muncul dalam setiap percobaan penggelindingan dadu.

b. Kejadian muncul mata dadu 7. Karena tidak ada mata dadu 7 dalam sebuah dadu yang dinyatakan dalam soal, maka peluangnya adalah 0/jumlah mata dadu = 0.

c. kejadian muncul mata dadu 5 adalah 1/n = 1/6.

6. Perhatikan beberapa kejadian berikut. Tentukan kejadian mana yang menurut kalian tidak mungkin terjadi (mustahil), mungkin terjadi, dan pasti terjadi. Dengan menerapkan prosedur saintifik (mengamati, menanya, menggali informasi, menalar, berbagi) silakan lengkapi tabel berikut.

Jika tiga kondisi tersebut (mustahil, mungkin, pasti) direpresentasikan dalam persentase, tentukan bilangan persentase yang sesuai dengan tiap-tiap kondisi tersebut. Jelaskan.

Kunci jawaban:

6. A. pasti terjadi

b. pasti terjadi

c. mustahil

d. mungkin terjadi

e. mungkn terjadi

7. Pada beberapa situasi berikut, tentukan situasi yang fair (atau tidak fair). Jelaskan.

a. Suatu kantong berisi 10 kelereng merah dan 10 kelereng putih. Azin disuruh mengambil satu kelereng dari dalam kantong. Jika Azin mendapatkan kelereng merah, dia bisa mendapatkan hadiah sepeda baru dari ibunya. Jika Azin mendapat kelereng merah ia tidak mendapat hadiah.

b. Suatu dadu memiliki 6 sisi (1, 2, 3, 4, 5, dan 6). Dadu tersebut digunakan mengundi siapa yang berhak memilih gawang dalam permainan sepak bola. Jika yang muncul adalah mata dadu 1 atau 6, maka tim A berhak memilih gawang lebih dulu. Jika selain itu, tim B yang berhak memilih gawang.

Kunci jawaban:

7. a. kantong berisi 20 kelereng

kelereng merah = 10 kelereng

kelereng putih = 10 kelereng

kemungkinan terambil kelereng putih = 10 / 20= 1/2

kemungkinan terambil kelereng merah = 10 / 20= 1/2

jadi perbandingannya 1/2 : 1/2= 1 : 1= Fair, karena peluang Azin mendapat sepeda dan tidak mendapat sepeda sama.

Jumlah sisi dadu = 6

Kemungkinan muncul dadu 1 atau 6

= 2 / 6

= 1/3

kemungkinan muncul dadu selain 1 atau 6

= 4 / 6

= 2/ 3

perbandingan :

1/3 : 2/3

= 1 : 2

= tidak fair, karena peluang tim A untuk memilih gawang terlebih dahulu lebih kecil dibanding tim B.

8. Suatu spinner dibuat seperti pada gambar di samping. Apakah spinner tersebut bisa digunakan untuk mengambil keputusan dengan fair yang melibatkan masalah antara dua orang? Jelaskan.

Kunci jawaban:

8. Bisa, karena setiap angka memiliki peluang yang sama untuk muncul.

9. Suatu tutup botol seperti pada gambar di samping digunakan untuk mengundi regu yang berhak memilih bola terlebih dahulu dalam suatu permainan sepak bola. Apakah tutup botol fair untuk membuat suatu keputusan? Jelaskan.

Kunci jawaban:

9. Tidak fair, karena permukaan tutup botol antara yang satu dengan yang lain berbeda.sehingga hal tersebut mempengaruhi kecondongan pada satu sisi tutup botol

10. Pada percobaan pelemparan satu koin uang logam (sisi angka dan gambar) sebanyak 100 kali, muncul sisi angka sebanyak 45 kali. Tentukan:

a. peluang empirik muncul sisi angka,

b. peluang empirik muncul sisi gambar.

Kunci jawaban:

10. Diketahui :

N = 100

n(A) = 45

A. Peluang Empirik sisi Angka

= n(A)/N

= 45/100

= 9/20

B. Peluang Empirik sisi gambar

= n(g)/N

= (100-45)/100

= 55/100

= 11/20

11. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 180 kali, mata dadu “2” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

Kunci jawaban:

11. 30/6 x 180 = 900

12. Pada percobaan pengambilan satu kelereng dari dalam kantong yang berisi 4 kelereng berwarna hitam, putih, kuning, dan biru, didapatkan hasil sebagai berikut:

– Kelereng hitam 22 kali.

– Kelereng putih 26 kali.

– Kelereng biru 24 kali.

Jika percobaan dilakukan sebanyak 100 kali, tentukan:

a. peluang empirik kejadian terambil kelereng putih,

b. peluang empirik kejadian terambil kelereng kuning, dan

c. peluang empirik kejadian terambil selain kuning.

Kunci jawaban:

12. Peluang (probabilitas) empiris dihitung berdasarkan percobaan, dan bukan secara teori.

dari 100 percobaan, didapat pengambilan kelereng

hitam = 22 ×

putih = 26 ×

biru = 24 ×

kuning = 100-(22+26+24) = 28 ×

a. peluang empiris putih = 26/100 = 0,26

b. peluang empiris kuning = 28/100 = 0,28

c. peluang empiris selain kuning = 72/100 = 0,72

13. Berapakah perkiraanmu akan muncul mata dadu “3”, saat dilakukan percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak 360 kali?

Kunci jawaban:

13. Perkiraan = Frekuensi harapan…

A={(3)}

n(A) = 1

n(S) = 6 —> Jumlah mata dadu(ruang sample)

n = banyak percobaan = 360

Fh = P(A) x n

     = n(A) / n(S)  x n

     = 1/6 x 360

     = 360/6

     = 60

Jadi perkiraan muncul mata dadu 3 adalah 60 kali

14. Dadu kuning dan biru digelindingkan bersama-sama.

a. Tentukan n(A) untuk A kejadian muncul mata dadu 1 pada dadu kuning dan mata dadu ganjil pada dadu biru.

b. Sebutkan semua titik sampel kejadian jumlah mata dadu kuning dan biru adalah 6.

Kunci jawaban:

14. 2 dadu = 6.6 = 36

a) A = {(1,1);(1,3);(1,5)} —> n(A) = 3

b) ttk.sampel jumlah = 6 :

{(1,5);(2,4);(3,3);(4,2);(5,1)}

15. Peluang muncul angka atau gambar dari pelemparan sebuah mata uang logam adalah sama.

a. Berapakah frekuensi harapan muncul angka jika uang itu dilempar 100 kali?

b. Berapakah frekuensi harapan muncul angka jika uang itu dilempar 150 kali?

Frekuensi harapan kejadian A yang dilakukan sebanyak N kali percobaan, biasanya dirumuskan dengan

Fh(A) = P(A) × N, P(A) = Peluang kejadian A

Kunci jawaban:

15. Peluang muncul angka jika dilempar 1 kali = 1/2

a. F harapan jika dilempar 100 kali = 1/2 x 100 = 50

b. F harapan jika dilempar 150 kali = 1/2 x 150 = 75

16. Sebuah kantong berisi kelereng merah dan putih. Jika peluang terambil kelereng merah adalah 3 1 , tentukan:

a. frekuensi harapan terambil kelereng merah dari 30 pengambilan,

b. frekuensi harapan terambil kelereng putih dari 45 pengambilan.

Kunci jawaban:

16. a. Frekwensi harapan = 1/3 x 30 = 10

b. peluang putih = 1-1/3 = 2/3

   F. harapan = 2/3 x 45 = 30

17. Dadu hitam dan putih digelindingkan secara bersama-sama 36 kali. Frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6 adalah 

Kunci jawaban:

17. N(A) = {(1,5) , (2,4) , (3,3) , (4,2) , (5,1)}

P(A) = 5 / 36

fh(A) = P(A) x Byk percobaan

        = 5/36 x 36

        = 5 kali

18. Jika dua dadu (berbeda warna) dilempar bersamaan, dadu yang muncul jumlahnya 10 atau 3 adalah ….

Kunci jawaban:

18. A = {(1,2) , (2,1) , (4,6) , (5,5) , (6,4) }

n(A) = 5

Jika ditanya peluangnya

P(A) = 5 / 36

19. Tiga uang logam berbeda warna dilempar secara bersamaan sebanyak 64 kali. Frekuensi harapan munculnya 1 sisi gambar dan 2 sisi angka adalah ….

Kunci Jawaban

19. Ruang sampel

n(s) = 2³

       = 8

titik sampel

n(a) = (AGG) (GAG) (GGA)

       = 3

peluang

P(a) = n(a)/n(s)

       = 3/8

Fh = P(a) x lemparan

     = 3/8 x 64

     = 3 x 8

     = 24

jawabannya adalah 24

Rangkuman matematika kelas 8 bab 10 ayo berlatih 10.1

 2. Di dalam kehidupan masyarakat terkadang kita menemui hal-hal  yang dipandang negatif dan bahkan dilarang dalam agama. Sebagai  generasi penerus bangsa tidak ada salahnya jika kita mencoba  menguak penyebabnya. Dengan mengamati dan mempelajarinya  secara mendalam seperti halnya Pascal, akhirnya kita akan tahu  mengapa permainan judi adalah tidak baik.   Kurikulum 2013 MATEMATIKA 275  Banyak masalah di sekitar kita yang berkaitan dengan pengambilan keputusan.  Kadang keputusan yang dibuat merugikan suatu pihak dan menguntungkan  pihak lain. Dengan memahami bahasan tentang peluang empirik ini diharapkan  kalian mampu membuat keputusan sebaik mungkin, sehingga bisa diterima  oleh pihak-pihak yang terkait. Amati beberapa permasalahan berikut. Ayo Kita Amati Pada saat jam istirahat Adi  dan Ani s

ecara bersamaan  menuju ke ruang komputer  sekolah untuk mengerjakan  tugas. Setelah berdiskusi,  mereka memutuskan untuk  menggunakan komputer secara  bergiliran masing-masing  selama satu jam. Masalahnya  adalah mereka sama-sama ingin  mendapat giliran lebih dahulu. Bagaimanakah menurut kalian cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah  tersebut? Adi dan Ani memikirkan cara yang fair (mempunyai kesempatan sama) agar  hasilnya bisa mereka terima. Adi mengusulkan untuk mengundi dengan tiga  pilihan berikut. 1. Melemparkan suatu koin uang logam (2 sisi) sekali. Jika pada pelemparan,  sisi angka muncul (menghadap atas), Adi yang berhak menggunakan  komputer terlebih dahulu. Jika sisi gambar muncul, maka Ani yang berhak  menggunakan komputer lebih dahulu.   Gambar 10.2 Koin uang logam  K egiatan10.1 Peluang Empirik  Sumber: Tekno.Liputan6.com Gambar 10.1 Dua anak dan sebuah komputer   276 Kelas VIII SMP/MTs Semester II  2. Mengambil satu kelereng dari tiga kelereng dengan  mata tertutup. Kelereng yang disiapkan adalah  warna merah, kuning, dan hijau. Adi menyuruh Ani  untuk memikirkan satu kelereng warna sebarang.  Kemudian Adi menyuruh Ani mengambil (dengan  mata tertutup) satu kelereng dari dalam kantong  yang sudah dipersiapkan. Jika kelereng yang diambil  Ani sesuai dengan yang dia pikirkan, yang berhak  menggunakan komputer terlebih dulu adalah Ani.  3. Menggelindingkan satu dadu (enam sisi). Jika yang  muncul di sisi atas adalah angka genap, Ani yang  berhak menggunakan komputer terlebih dahulu. Jika  yang muncul di sisi atas adalah angka ganjil, Adi  yang berhak menggunakan komputer terlebih dahulu.  Ayo Kita ?? Menanya Buatlah pertanyaan sesuai hal yang kalian amati. Sebaiknya pertanyaan  membuat kalian untuk belajar lebih lanjut tentang peluang empirik. B

erikut  contoh pertanyaan kalimat yang baik untuk diajukan. 1. Dari ketiga percobaan yang dilakukan tersebut, percobaan manakah yang fair? 2. Apakah yang dimaksud dengan peluang empirik? Buatlah kalimat lain yang menurut kalian penting untuk ditanyakan.   =+  +  Ayo Kita Menggali Informasi Suatu cara dikatakan fair dalam masalah Adi dan Ani di atas, jika dengan cara  tersebut Adi dan Ani mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan  giliran menggunakan komputer terlebih dahulu. Untuk mengetahui cara yang  digunakan tersebut fair atau tidak, kalian bisa melakukan percobaan dengan  mengikuti langkah-langkah berikut. Alat dan bahan: a. Satu koin. b. Tiga kelereng (warna merah, kuning, dan hijau) dalam satu kantong  terbungkus rapi. c. Satu dadu.  Gambar 10.3       3 buah Kelereng  Gambar 10.4  Dadu bilangan   Kurikulum 2013 MATEMATIKA 277  1. Lakukan percobaan:  a. Melemparkan satu koin sebanyak (minimal) 50 kali. b. Ambil satu kelereng dari dalam kantong dengan mata tertutup  sebanyak (minimal) 60 kali. c. Gelindingkan dadu sebanyak (minimal) 120 kali. 2. Amati hasil yang didapatkan dalam setiap kali percobaan. 3. Agar catatan kalian rapi gunakan tabel seperti berikut.  Percobaan koin  Kejadian Turus Banyak kali  muncul (f)  Rasio f terhadap  n(P)   f  n(P)   Sisi Angka Sisi Gambar Total percobaan n(P)   Percobaan kelereng  Kejadian Turus Banyak kali  muncul (f)  Rasio f terhadap  n(P)   f  n(P)   Kelereng merah Kelereng kuning Kelereng hijau Total percobaan n(P)    Kurikulum 2013 MATEMATIKA 279  3. Jika m menyatakan banyak percobaan, dan n menyatakan banyak  kemunculan kejadian A dari percobaan tersebut, nyatakan peluang empirik  kejadian A.  Ayo Kita Berbagi Silakan presentasikan benda yang kalian pilih untuk menetukan keputusan  agar fair. Jelaskan alasan kalian kepada teman dan guru di kelas, minta saran  dan komentar terhadap presentasi tersebut. 

bahasa b. Kalimat langsung c. Konjungsi bahwa d. Konjungsi temporal/ kronologis e. Keterangan waktu f. Kata kerja mental  Tugas Individu   Pada tugas sebelumnya, kamu telah banyak mendengarkan dan membaca  banyak berita, bukan? Untuk tugas berikut, tentukan salah satu berita yang  telah didengar atau dibaca. Kemudian, tentukanlah struktur dan kaidah-kaidah  kebahasaannya. Sajikanlah laporan atas tugasmu itu dalam format berikut. Topik/Judul Berita Struktur Kaidah  D. Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu menjelaskan  pentingnya berita serta menyajikan informasi yang ada didalamnya secara  tulis dan lisan dengan memperhatikan ketetapan struktur dan kaidah  kebahasaannya.   19  Kelas VIII SMP/MTs BAB 1 – Bahasa Indonesia   1. Pentingnya Berita  Banyak manfaat yang dapat kita peroleh setelah membaca berita. Manfaat- manfaat itu pula yang dapat diartikan sebagai hasil pemaknaan terhadap suatu  berita. Dalam Kamus Besar Bahasa Ind

onesia, arti memaknai adalah ‘memberi  makna’, sedangkan makna itu sendiri adalah ‘arti’ atau ‘maksud perkataan’, Kegiatan 1.8 A. 1. Bacalah sebuah berita dengan cermat!  2. Jelaskanlah arti penting atau manfaat yang kamu peroleh dengan  membaca berita tersebut bersama kelompokmu!  3. Presentasikanlah hasil pekerjaan kelompokmu di depan kelompok  lainnya!  4. Mintalah kelompok lain untuk memberikan tanggapan-tanggapan  berdasarkan aspek-aspek berikut :  a. kelogisan pendapat yang kamu kemukakan; dan  b. kejelasan dalam penyampaian. Kelompok Tanggapan Kelogisan Kejelasan 1) …. 2) …. 3) …. dst. 2. Penyampaian Berita  Di samping sebagai pendengar atau pembaca, dalam berbagai kesempatan,  kamu sering kali dihadapkan pada keharusan untuk menyampaikan kembali  informasi. Misalnya, ketika mendapat pertanyaan dari seseorang tentang isi  berita yang pernah didengar. Ketika itu, kamu harus memiliki kemampuan untuk  menceritakannya kembali. Kamu tidak mungkin mengarang ketika itu. Kita  harus menyampaikan berita itu apa adanya, tanpa ada yang ditambah-tambah  atau dikurangi. Dalam hal ini bukan berarti kamu harus menghapalkan berita    20  Kelas VIII SMP/MTs  itu. Kamu cukup dengan memahami ide-ide pokok berita itu. K

emudian, kamu  menceritakannya berdasarkan kata-kata kita sendiri.  Dengan demikian, pemahaman tentang ide-ide pokok berita sangat penting  ketika kamu akan menceritakan isi suatu berita. Berdasarkan ide-ide pokok  itulah, kita bisa menyampaikan kembali berita dengan benar dan ringkas.  Adapun langkah-langkah penyampaian berita sebagai berikut. 1. Menentukan sumber berita, yakni berupa peristiwa yang menarik dan  menyangkut kepentingan banyak orang. 2. Mendatangi sumber berita, yakni dengan mengamati langsung dan  mewawancarai orang-orang yang berhubungan dengan peristiwa itu. 3. Mencatat fakta-fakta dengan berkerangka pada pola ADIKSIMBA 4. Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita yang utuh, yang  disajikan mulai dari bagian yang penting ke yang kurang penting.  Menentukan  sumber berita.  Mendatangi  sumber berita.  Mencatat fakta- fakta penting.  Mengembangkan  catatan menjadi  teks berita yang  utuh dengan  memperhatikan  struktur  dan kaidah- kaidahnya.  Langkah-langkah Menulis Berita   21  Kelas VIII SMP/MTs BAB 1 – Bahasa Indonesia   Kegiatan 1.9 A. Peristiwa manakah yang layak diberitakan? Susunlah dari yang terpenting  ke yang kurang penting dengan membubuhkan nomor pada kotak yang  tersedia!  No. Nama Peristiwa Urutan 1. Letusan gunung berapi 2. Memancing ikan lele 3. Kecelakaan lalu lintas 4. bMeninggalnya seorang penarik   ecak 5. Pemilihan presiden/wakil presiden B. Misalnya, kamu akan membuat berita tentang pementasan drama yang  dilakukan oleh kelompok teater di sekolah. Bagaimana pertanyaan-  pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada pemimpin dan anggota teater  tersebut? No. Kata Tanya Pertanyaan 1. Apa 2. Siapa 3. Kapan 4. Di mana 5. Mengapa 6. Bagaimana C. 1. Tulislah sebuah berita dengan peritiwa yang kamu tentukan sendiri!  2. Su

sunlah berita itu dengan langkah-langkah yang telah kamu pelajari  pada bagian sebelumnya!   22  Kelas VIII SMP/MTs  3. Penyuntingan Berita  Kalau masih ditemukan beberapa kekeliruan dari berita yang kamu buat  itu wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus kamu lalui sebelum berita itu  dipublikasikan, yakni penyuntingan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan di  dalam tahap ini sebagai berikut.  a Kebenaran isi berita, yang ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya.  b. Kelengkapan isi berita, yang ditandai oleh hadirnya komponen- komponen berita yang terangkum dalam rumus ADIKSIMBA.  c. Struktur penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke  bagian yang kurang penting.  d. Penggunaan bahasa, yang terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan  kata, dan ketepatan ejaan dan tanda bacanya.  Apabila berita itu disertai gambar atau ilustrasi, perlu diperhatikan pula  kesuaian gambar dengan isi berita di samping keartistikannya. Perhatikanlah teks berikut!  Sebanyak 16 Unit Damkar Padamkan Api yang Bakar Dua Rumah di Cipete Utara  Dua rumah di Cipete Utara, Jakarta Selatan, terbakar. Kebakaran ini sempat  membuat lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet.  Dua rumah yang terbakar tersebut berlokasi di kawasan perkampungan Jalan  Haji Jian, Cilandak Utara, Jakarta Selatan.  “Itu lokasinya masuk perkampungan. Jadi, masuk Jalan Fatmawati Raya,  kemudian masuk Jalan Cipete, dan masuk Jalan Haji Jian,” kata petugas Pemadam  Kebakaran Sudin Jakarta Selatan, Dendi.  Enam belas unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Mobil- mobil itu menyebar dan berusaha menjangkau lokasi kebakaran dari segala  penjuru mata angin, mencari jalan tercepat. Akibatnya, macet tak terelakkan.   23  Kelas VIII SMP/MTs BAB 1 – Bahasa Indonesia    “Macet. Dari utara, barat, timur, kita kerahkan supaya mana yang lebih dulu  sampai langsung bisa menangani. Jadinya macet di Cipete, di Pos Fatmawati, dan  sekitarnya,” tutur Dendi.  Dendi menyatakan dua rumah yang terbakar itu berhasil dipadamkan dan  sekarang sedang dilakukan pendinginan. Beruntung tak ada korban jiwa dari  kebakaran ini. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan oleh petugas.  Dalam teks itu terdapat beberapa bagian yang perlu diperbaiki. a. Berdasarkan kelengkapannya, dalam berita tersebut terdapat bagian yang  hilang. Di dalamnya tidak dijelaskan waktu terjadinya kebakaran. Dengan  demikian, pertanyaan kapan tidak bisa dijawab oleh berita tersebut. b. Ada beberapa kata yang ejaannya tidak tepat. Kata-kata yang dimaksud  adalah Cilandak Utara dan Jakarta Selatan. Kedua pasangan kata tersebut  harusnya ditulis Cilandak Utara dan Jakarta Selatan. Huruf awal dari  setiap kata itu harus menggunakan huruf kapital karena merupakan  nama tempat. c. Penggunaan angka 16 di dalam teks tersebut tidak tepat. Harusnya huruf  yang dapat dinayatakan dengan dua kata ditulis dengan huruf, yakni  enam belas. d. Judul berita tersebut tidak efektif. Oleh karena itu, judul tersebut harus  disederhanakan, misalnya, menjadi “Dua Rumah Terbakar di Cipete  Utara”. e. Berita tersebut juga tidak menggunakan sumber yang jelas.  Kegiatan 1.10 A. 1. Bacalah sebuah berita, baik dari surat kabar, majalah, maupun dari  internet!  a. Perhatikanlah keefektifan judulnya!  b. Perhatikan pula kelengkapan unsur-unsur berita tersebut!   24  Kelas VIII SMP/MTs   c. Cermati pula struktur ataupun susunannya serta penggunaan  bahasanya!  2. Lakukanlah perbaikan terhadap bagian-bagian yang dianggap salah di  dalam teks tersebut secara berkelompok!  Bentuk Kesalahan Saran Perbaikan  B. 1. Lakukanlah silang baca dengan salah seorang teman terhadap teks berita  yang telah kamu tulis!  2. Berikanlah saran-saran terhadap tulisan temanmu itu! Gunakanlah buku  tata bahasa baku, kamus, dan buku EYD sebagai pedoman.   25  Kelas VIII SMP/MTs BAB 1 – Bahasa Indonesia   Aku Bisa      Lengkapilah tabel di bawah ini dengan benar, sesuai dengan tingkat penguasan  terhadap materi-materi yang telah kamu pelajari dalam bab ini! Pokok Bahasan Tingkat Penguasaan A B C D 1. Mampu memilah unsur-unsur berita dengan     jelas dan benar. 2. Mampu meringkas dan menyimpulkan unsur     unsur berita dengan logis. 3. Mampu menemukan struktur dan kaidah      kaidah berita secara lengkap. 4.  Mampu menyampaikan informasi dalam      bentuk berita, baik itu secara lisan maupun      tulisan.  Keterangan:  A= sangat dikuasai  B= dikuasai  C= cukup dikuasai  D= tidak dikuasai  Apabila masih ada pokok bahasan yang belum kamu kuasai, pelajarilah  kembali dengan lebih baik. Bertanyalah kepada guru ataupun kepada teman  tentang materi-materi berita yang belum kamu kuasai itu. Akan lebih baik pula,  apabila kamu pun membaca berbagai sumber, baik itu yang berupa buku, e-book,  maupun artikel-artikel dalam internet. Sumber-sumber bacaan itu penting untuk  lebih meningkatkan pemahamanmu tentang masalah berita.   26  Kelas VIII SMP/MTs  Judul Bacaan Penulis Catatan Penting tentang Berita   27  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia  Iklan, Sarana Komunikasi  (Sumber: www.techno.id)   Dalam bab sebelumnya, kita sudah mendalami teks berita dari berbagai  media. Ketika mengikuti berita, baik itu melalui media cetak maupun  elektronik, kita tidak bisa lepas dari yang namanya iklan. Beragam iklan  dapat kita saksikan hampir setiap saat. Tujuannya untuk membujuk dan  memengaruhi pembaca atau pendengar untuk berbuat sesuai dengan yang  dikehendaki iklan itu.  Sebagaimana yang dapat kamu baca di surat kabar ataupun kamu tonton  di layar televisi dan di internet, tidak sedikit iklan yang susah dipahami artinya.  Dengan cara berdiskusi, kita bisa memberikan pendapat dan tafsiran tentang  hal-hal yang tidak kamu pahami.  BAB 2   28  Kelas VIII SMP/MTs   Iklan merupakan salah bagian dari industri perdagangan. Dalam hal ini  perusahaan-perusahaan ataupun perorangan menawarkan barang atau jasa  yang dimilikinya melalui iklan. Secara umum iklan dapat diartikan sebagai  pemberitahuan yang bertujuan mendorong atau membujuk khalayak. Dengan  iklan tersebut kamu sebagai anggota masyarakat terbujuk untuk membeli  barang atau jasa yang diberitahukan itu.  A. Menentukan Unsur-Unsur Iklan, Slogan, dan Poster Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu : Menjelaskan pengertian, fungsi, serta mengidentifikasi unsur-unsur teks iklan,  slogan, atau poster dari berbagai sumber. 1. Pengertian dan Fungsi Iklan, Slogan, dan Poster Perhatikanlah teks berikut!  (sumber: aboutme.blogspot.com)  Kamu sudah memaklumi bahwa teks di atas disebut iklan. Teks tersebut  bermaksud mengajak para pelajar dan masyarakat pada umumnya untuk lebih  gemar membaca guna meraih prestasi. Dengan iklan tersebut, diharapkan  khalayak dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana pengembangan  kecerdasan dan pemberdayaan bangsa.   29  Kelas VIII SMP/MTs Bab 2 Bahasa Indonesia   Dengan karakteristik seperti itu, iklan dapat diartikan sebagai teks  yang mendorong, membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa  yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada  khalayak mengenai suatu barang dan jasa. Pada umumnya iklan disampaikan  melalui media massa, seperti televisi, radio, surat kabar, dan internet. Unsur  yang ditampilkan adalah gambar, gerak, kata-kata atau suara.  Iklan tidak hanya merupakan bagian dari industri berskala besar. Dewasa  ini, iklan merupakan sarana yang banyak digunakan untuk kepentingan- kepentingan di bawah ini.  a. Bagi perusahaan bisnis komersial, untuk menjual barang dan jasa.  b. Bagi dunia perkantoran, untuk mendapatkan karyawan.  c. Bagi Pemerintah, untuk menyebarkan informasi dan memberikan  layanan kepada masyarakat.  d. Bagi orang perorangan, untuk membeli dan menjual barang-barang  pribadi.  Daftar tentang fungsi iklan semakin hari semakin banyak, bertambah  hari bertambah luas jaringannya. Hal itu seiring dengan kemajuan teknologi  komunikasi dan keperluan hidup warga masyarakat itu sendiri. Namun, dari  sekian fungsinya itu, iklan memiliki kesamaan umum, yakni sebagai kebutuhan  untuk mengomunikasikan pesan, baik yang bersifat komersial, sosial, maupun  pribadi.  Keberagaman itu muncul pula pada bentuk dan teknik penyajiannya. Oleh  karena itu, terdapat istilah slogan dan poster. a. Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar  tuntuntan (pegangan hidup); prinsip utama dari suatu usaha, organisasi,  dan sebagainya. Slogan sering pula disebut moto atau semboyan. Slogan  lebih mengutamakan kepadatan makna dan kehematan kata-

a

Previous Post

No more post

You May Also Like