1. Sebutkan lima macam usaha untuk memenuhi kebutuhan dengan cara yang tidak halal merugikan orang lain!

✅✔️Hallo temen temen pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel yang membahas mengenai kunci jawaban IPA kelas 11, yang mana pembahasan ini kami ambil karena kami melihat banyak sekali temen yang sedang mengerjakan tugas yang di berikan oleh guru temen temen

Ulangan akhir semeter sangat menentukan kenaikan kelas adik adik hal ini di karenakan ulangan telah di tetapakan sebagai salah satu alat ukur untuk menetukan kenaikan kelas adik adik, biasanya nilai ulangan yanh diperoleh akan diambil beberapa persen dari nilai tersebut.
  1. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 1
  2. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 2
  3. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 3
  4. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 4
  5. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 5
  6. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 6
  7. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 7
  8. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 8
  9. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 9
  10. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 10
  11. Kunci jawaban PAI kelas 11 bab 11

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban dari pelajaran yang lainya yang mungkin di butuhkan temen temen, yang pembahasan yang kami buat ini masih berkaitan dengan pelajaran kelas 11 ini, jadi jika temen temen ingin menyelesaikan tugas yang lainya silahkan klik tulisan dibawah

  1. Kunci jawaban PAI kelas 11
  2. Kunci jawaban Bahasa inggris kelas 11
  3. Kunci jawaban MTK kelas 11
  4. Kunci jawaban PENJAS kelas 11
  5. Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11
  6. Kunci jawaban PKN kelas 11
  7. Kunci jawaban Prakarya kelas 11
  8. Kunci jawaban Sejarah Indonesia kelas 11
  9. Kunci jawaban Senibudaya kelas 11

Karena disini kami telah menjawab semaksimal yang kami bisa untuk menyelesaikan tugas ini sehingga kami merasa kami yakin jiak teman teman akan mendapatkan nilai yang bagus bagus.
Mungkin itulah pembahsan yang dapat kami berikan kali ini semoga pembahasan yang kami buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika temen mempunyai pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar.

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Bab 9 Halaman 161 

Pertama, menanggungnya sendiri. Kedua, mengalihkan risiko ke pihak lain. Ketiga, mengelolanya bersama-sama. Dalam ajaran Islam, musibah bukanlah permasalahan individual, melainkan masalah kelompok walaupun musibah ini hanya menimpa individu tertentu. Apalagi jika musibah itu mengenai masyarakat luas seperti gempa bumi atau banjir. Berdasarkan ajaran inilah, tujuan asuransi sangat sesuai dengan semangat ajaran tersebut. Allah Swt. menegaskan hal ini dalam beberapa ayat, di antaranya berikut ini:

B. Jawablah soal-soal berikut dengan benar dan tepat!

1. Sebutkan lima macam usaha untuk memenuhi kebutuhan dengan cara yang tidak halal merugikan orang lain!

Kunci Jawaban : 

5 macam perjuangan yang bertujuan memenuhi kebutuhan dengan cara yang ialah tidak halal dan merugikan orang lain sebagai berikut:

  1. Merampok
  2. Menipu
  3. Riba
  4. Korupsi
  5. Menjual narkoba

2. Kemukakan usaha-usaha yang harus dilakukan agar setiap kegiatan transaksi ekonomi itu bernilai ibadah!

Kunci Jawaban : 

  • Usaha-usaha yang harus dilakukan agar setiap kegiatan transaksi ekonomi itu bernilai ibadah adalah 
  • Transaksi ekonomi itu haruslah transaksi yang halal atau diperbolehkan dalam agama
  • Dimulai dengan basmalah
  • Diakhiri dengan hamdalah
  • Transaksi tersebut haruslah dengan niat atau tujuan yang baik
  • Jujur
  • Adil
  • Harus di sertai dengan syariat agama
  • Tidak ada kecurangan dalam segala acara usaha
  • Tidak membohongi konsumen
  • Selalu berikhtiar
  • Mencoba untuk ikhlas

3. Sebutkan tiga contoh jual-beli yang dianggap batil!

Kunci Jawaban : 

Tiga contoh jual-beli yang dianggap batil adalah :

  1. jual beli sesuatu yang tidak ada. contohnya memperjualbelikan buah-buahan yang putiknya pun belum muncul di pohonnya atau anak sapi yang masih di perut ibunya.
  2. Jual beli yang mengandung unsur penipuan, contohnya memperjualbelikan kurma yang ditumpuk di atasnya bagus-bagus dan manis, tetapi ternyata di dalam tumpukan itu banyak terdapat yang busuk.
  3. Jual beli benda-benda yang najis. contohnya babi, khamr, bangkai dll

4. Kemukakan alasan (dalil) naqli dan aqli-nya bahwa jual-beli yang mengandung unsur kecurangan itu hukumnya haram!

Kunci Jawaban : 

Hal tersebut dijelaskan di Al-Quran dalam Surah Al-Mutaffifin Ayat 1-3. Yang dimana menjelaskan wacana bahaya bagi orang yang curang dalam menakar/menimbang(dalam jual-beli) mengatakan keharaman perbuatan ini.

(1). وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang,
(2). الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
(yaitu) orang-orang yang apabila mendapatkan dosis dari orang lain mereka minta dipenuhi,
(3). وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.

5. Kemukakan perbedaan antara perbankan konvensional dan perbankan syari’ah!

Kunci Jawaban : 

Perbedaan bank syariah dan bank konvensional ialah :

Perbedaan aturan : bank syariah memakai syariah Islam yang berdasar atas Al-Quran serta Hadist yang mana sudah difatwakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia), sedangkan bank konvensional memakai aturan positif yang telah berlaku dan diakui di Indonesia.

Perbedaan investasi : bank syariah hanya mendapatkan pengajuan pemberian hanya dari jenis perjuangan yang halal, sedangkan bank konvensional mendapatkan pengajuan pemberian dari segala jenis usaha.

Perbedaan orientasi : bank syariah berorientasi untuk memperoleh laba serta mendapatkan kebahagiaan dan kemakmuran baik di dunia maupun di akhirat, sedangkan bank konvensional hanya berorientasi untuk memperoleh laba semata.

Perbedaan laba : laba yang diperoleh bank syariah melalui sistem bagi hasil, sedangkan laba yang diperoleh bank konvensional berasal dari bunga.

Perbedaan nasabah dan bank : relasi antara nasabah dan bank syariah ialah sebagai mitra, sedangkan relasi antara nasabah dan bank konvensional ialah sebagai kreditur dan debitur.

Perbedaan kebersamaan dewan pengawas : setiap transaksi yang dilakukan oleh bank syariah akan diawasi oleh dewan pengawas, yaitu jago ekonomi atau ulama yang telah memahami mengenai fiqih muamalah, sedangkan transaksi yang dilakukan oleh bank konvensial tidak diawasi oleh dewan pengawas, kecuali aturan positif.

Rangkuman materi

E. Asuransi Syar³’ah

1. Prinsip-Prinsip Asuransi Syar³’ahAsuransi berasal dari bahasa Belanda, assurantie yang artinya pertanggungan. Dalam bahasa Arab dikenal dengan atTa’m³n yang berarti pertanggungan, perlindungan, keamanan, ketenangan atau bebas dari perasaan takut. Si penanggung (assuradeur) disebut mu’ammin dan tertanggung (geasrurrerde) disebut must’min.Dalam Islam, asuransi merupakan bagian dari muāmalah.

Artinya: “…dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan 
dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan 
pelanggaran…” (Q.S. al-Māidah/5: 2)
Banyak pula hadis Rasulullah saw. yang memerintahkan umat Islam untuk 
saling melindungi saudaranya dalam menghadapi kesusahan. Berdasarkan ayat 
al-Qur’ān dan riwayat hadis, dapat dipahami bahwa musibah ataupun risiko 
kerugian akibat musibah wajib ditanggung bersama. Bukan setiap individu 
menanggungnya sendiri-sendiri dan tidak pula dialihkan ke pihak lain. Prinsip 
menanggung musibah secara bersama-sama inilah yang sesungguhnya esensi dari 
asuransi syar³’ah.

2. Perbedaan Asuransi Syar³’ah dan Asuransi Konvensional

Tentu saja prinsip tersebut berbeda dengan yang berlaku di sistem asuransi 
konvensional, yang menggunakan prinsip transfer risiko. Seseorang membayar 
sejumlah premi untuk mengalihkan risiko yang tidak mampu dia pikul kepada 
perusahaan asuransi. Dengan kata lain, telah terjadi ‘jual-beli’ atas risiko kerugian 
yang belum pasti terjadi. Di sinilah cacat perjanjian asuransi konvensional. Sebab 
akad dalam Islam mensyaratkan adanya sesuatu yang bersifat pasti, apakah itu 
berbentuk barang ataupun jasa.
Perbedaan yang lain, pada asuransi konvensional dikenal dana hangus, di mana 
peserta tidak dapat melanjutkan pembayaran premi ketika ingin mengundurkan 
diri sebelum masa jatuh tempo. Dalam konsep asuransi syari’ah, mekanismenya 
tidak mengenal dana hangus. Peserta yang baru masuk sekalipun, lantas karena 
satu dan lain hal ingin mengundurkan diri, dana atau premi yang sebelumnya 
sudah dibayarkan dapat diambil kembali, kecuali sebagian kecil saja yang sudah 
diniatkan untuk dana tabarru’ (sumbangan) yang tidak dapat diambil.

 Pndidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 159 

Setidaknya, ada manfaat yang bisa diambil kaum muslimin dengan terlibat 

dalam asuransi syar³’ah, di antaranya bisa menjadi alternatif perlindungan yang 

sesuai dengan hukum Islam. Produk ini juga bisa menjadi pilihan bagi pemeluk 

agama lain yang memandang konsep syariah lebih adil bagi mereka karena syariah 

merupakan sebuah prinsip yang bersifat universal.

Untuk pengaturan asuransi di Indonesia dapat dipedomani Fatwa Dewan 

Syar³’ah Nasional No. 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi 

Syar³’ah.

Rangkuman

1. Muāmalah ialah kegiatan tukar-menukar barang atau sesuatu yang memberi 

manfaat dengan cara yang ditempuhnya, seperti jual-beli, sewa-menyewa, 

utang-piutang, pinjam-meminjam, urusan bercocok tanam, berserikat, dan 

usaha lainnya.

2. Syirkah (perseroan) berarti suatu akad yang dilakukan oleh dua pihak 

atau lebih yang bersepakat untuk melakukan suatu usaha dengan tujuan 

memperoleh keuntungan. Syirkah ada beberapa macam: syirkah `inān, 

syirkah ‘abdān, syirkah wujūh, dan syirkah mufāwaḍah.

3. Muḍārabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak, di mana 

pihak pertama menyediakan semua modal (ṡāhibul māl), sedangkan pihak 

lainnya menjadi pengelola atau pengusaha (muḍarrib).

4. Musāqah adalah kerja sama antara pemilik kebun dan petani di mana 

sang pemilik kebun menyerahkan kepada petani agar dipelihara dan hasil 

panennya nanti dibagi dua menurut persentase yang ditentukan pada waktu 

 Kaitan dengan dasar hukum asuransi menurut fiqh Islam adalah boleh (jaiz) dengan suatu ketentuan produk asuransi tersebut harus sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Pada umumnya, para ulama berpendapat asuransi yang berdasarkan syar³’ah dibolehkan dan asuransi konvensional haram hukumnya.Asuransi dalam ajaran Islam merupakan salah satu upaya seorang muslim yang didasarkan nilai tauhid. Setiap manusia menyadari bahwa sesungguhnya setiap jiwa tidak memiliki daya apa pun ketika menerima musibah dari Allah 

akad.

5. Bank Islam atau bank syariah, yaitu bank yang menjalankan operasinya 

menurut syariat Islam. Bank syariah menggunakan beberapa cara yang 

bersih dari riba, misalnya: muḍārabah, musyārakah, waḍ³’ah, qarḍul 

hasān, dan murābahah.

Kunci Jawaban PAI Halaman 178 179 Kelas 11 Bab 10 Pilihan Ganda dan Essay Pembaruan Islam adalah kunci jawaban yang membahas Jawaban PAI Kelas 11 Bab 10 Halaman 178 179 Pilihan Ganda dan Essay Pembaruan Islam. Kunci Jawaban PAI Halaman 178 179 Kelas 11 Bab 10 Pilihan Ganda dan Essay Pembaruan Islam. merupakan kunci jawaban soal yang di kutip dari Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 edisi Revisi terbaru. 

Kunci-Jawaban-PAI-Kelas-11-Bab-10-Halaman-178-179-Pilihan-Ganda-Essay

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Bab 10 Halaman 178 179 Pilihan Ganda dan Essay Pembaruan Islam

Pembahasan rangkuman materi, soal-soal dan Kunci Jawaban PAI Halaman 178 179 Kelas 11 Bab 10 Pilihan Ganda dan Essay Pembaruan Islam dapat di baca dan di salin di bawah ini.

You May Also Like