1. Pernyataan yang tepat tentang ciri-ciri komponen penyusun darah adalah

✅Kembali lagi di blog kesayangan temen temen, blog ilmu edukasi,. Pekembangan zaman merupakan hal yang tidak bisa di bedung, yang mana perkembangan zaman membuat seseorang harus mengikuti hal te✔️sebut supaya tidak tertingal, salah satunya yang dapat membantu kita dalam menghadapi perkembangan zaman adalah dengan belajara,

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Minum air putih dalam jumlah yang  cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, mengonsumsi minuman  yang dapat meningkatkan tekanan darah, misalnya kopi, mengonsumsi  makanan yang cukup mengandung garam, dan berolahraga dengan  teratur.  Ayo, Kita Renungkan Pernahkah kamu membayangkan bahwa sistem transportasi di  dalam tubuh dikatakan mirip dengan sistem transportasi yang sering  kita temui di jalan raya? 

 Kami juga membahasa mengenai kunci jawaban dari pelajaran kelas 8 yang lainya, kami tak hanya membahas mengenai kunci jawaban ipa kelas 8 bab 6 ini, melaikan kami juga membahas mengenai pelajaran pelajaran yang lain, yang memungkin di tbuhkan adik adik ku sekalain, jika adik adik menginginkan pembahasan nya silahkan klik tulisan di bawah

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
Kami juga membahas juga buku ipa kelas 8 bab yang lainya, yang mena mungkin di butuhkan juga adik adik, dalam menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru, yang mana pembahasan ini kam berikan agar adik adik dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuakan 
  1. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 1
  2. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 2
  3. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 3
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 4
  5. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 5
  6. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 6
  7. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 7
  8. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 8
  9. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 9
  10. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 10
  11. Kunci jawaban IPA kelas 8 Bab 11

Ada bus penumpang dan ada penumpang  yang dibawa. Pada sistem transportasi di dalam tubuh, ada sel  darah merah yang ditumpangi oleh sari-sari makanan dan oksigen  untuk dihantarkan ke bagian-bagian tubuh yang membutuhkan.  Sel darah merah dari jantung akan melalui jalan yang besar, yaitu  aorta dan arteri.

 Semakin jauh dari jantung, sel darah merah akan  melalui jalan-jalan kecil, yaitu kapiler darah. Selanjutnya, sel darah  merah akan kembali dengan mengangkut zat sisa metabolisme  dan karbon dioksida untuk dikeluarkan dari tubuh. Ditambah lagi  dengan peran sel darah putih yang siap menjaga kamu dari serangan  penyakit atau virus dari luar tubuh, seperti halnya polisi lalu lintas  yang senantiasa menjaga ketertiban jalan raya. 

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283-285 bab 6 uji kompetensi

 Tuhan menciptakan sistem transportasi yang sangat rumit  dengan ukuran yang sangat kecil di dalam tubuhmu. Sistem  transportasi di tubuhmu bekerja selama 24 jam tanpa henti bahkan  saat kamu tidur lelap. Sungguh Tuhan telah menciptakan darah dan  sistem peredaran darah dengan sangat kompleks dan sempurna.  Oleh karena itu, hendaknya kita selalu bersyukur kepada Tuhan  atas anugerah berupa darah dan sistem peredaran darah yang  diberikan kepada kita. 

A. Pilihan Ganda

1. Pernyataan yang tepat tentang ciri-ciri komponen penyusun darah adalah

A. leukosit tidak memiliki inti sel, selnya memiliki bentuk yang tidak tetap atau bersifat ameboid

B. eritrosit memiliki inti sel, selnya berbentuk bulat pipih dan bagian tengahnya cekung (bikonkaf)

C. plasma darah adalah cairan darah yang di dalamnya terdapat protein plasma dan zat terlarut lainnya

D.trombosit memiliki inti sel dan bergranula, bentuk selnya beraneka ragam, bulat, oval, dan memanjang

Kunci Jawaban B


2. Pernyataan yang benar tentang sel darah putih adalah ….

A. leukosit jenis granulosit terdiri atas limfosit dan monosit, sedangkan leukosit jenis agranulosit terdiri atas eosinofil, basofil, dan netrofil

B. monosit terdiri atas sel T dan sel B, kedua sel tersebut berfungsi untuk imunitas dan kekebalan tubuh

C. basofil memiliki granula berwarna biru dan memiliki fungsi pada reaksi alergi, terutama infeksi cacing

D. fungsi utama dari sel darah putih adalah melawan kuman/bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodi

Kunci Jawaban D


3. Oksigen dalam darah akan diangkut oleh ….

A. eritrosit

B. leukosit

C. trombosit

D. plasma darah

Kunci Jawaban A


4. Pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah ….

A. resipien yang memiliki golongan darah A dapat menerima darah dari golongan A dan AB

B. resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan AB

C. resipien yang memiliki golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan

D. resipien yang memiliki golongan darah O dapat menerima darah dari golongan O dan AB

Kunci Jawaban C


5. Perhatikan diagram proses pembekuan darah di bawah ini!

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Berdasarkan diagram di atas, X dan Y secara berturut-turut adalah ….

A. trombokinase/tromboplastin dan fibrin

B. fibrinogen dan trombokinase/tromboplastin

C. trombokinase/tromboplastin dan fibrinogen

D. trombokinase/tromboplastin dan protrombin

Kunci Jawaban D


6. Perhatikan kelainan-kelainan berikut.

(1) Hipertensi (4) Arteriole

(2) Hipotensi (5) Anemia

(3) Buta warna (6) Stroke

Yang merupakan gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah terdapat pada nomor ….

A. (1), (2), (3), dan (4)

B. (1), (2), (4), dan (5)

C. (1), (2), (4), dan (6)

D.(1) , (2), (5), dan (6)

Kunci Jawaban D


7. Urutan peredaran darah yang benar adalah ….

A. seluruh tubuh – serambi kiri – bilik kiri – paru-paru – serambi kanan – bilik kanan – seluruh tubuh

B. seluruh tubuh – bilik kanan – serambi kanan – paru-paru – bilik kiri – serambi kiri – seluruh tubuh.

C. seluruh tubuh – bilik kiri – serambi kiri – paru-paru – bilik kanan – serambi kanan – seluruh tubuh.

D. seluruh tubuh – serambi kanan – bilik kanan – paru-paru – serambi kiri – bilik kiri – seluruh tubuh

Kunci Jawaban D


8. Pembuluh darah yang kaya dengan oksigen berasal dari paru-paru dan masuk ke serambi kiri adalah ….

A. aorta

B. vena pulmonalis

C. arteri pulmonalis

D. vena kava superior

Kunci JawabanD


9. Tabel perbedaan pembuluh darah berikut ini yang benar adalah ….

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Kunci Jawaban A


10. Pak Beni menderita sakit jantung. Berikut ini saran yang paling tepat diberikan kepada Pak Beni adalah ….

A. Pak Beni harus mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan mengurangi rokok

B. Pak Beni harus berolahraga dengan keras untuk melatih kekuatan otot jantung

C. Pak Beni harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berlemak

D. Pak Beni harus mengonsumsi makanan bergizi tinggi serta tidak lupa mengonsumsi obat

Kunci Jawaban C


KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 285-286 bab 6 uji kompetensi

Sehingga, kamu dapat memulai untuk membiasakan pola  hidup sehat agar sistem peredaran darahmu terjaga.  Mengapa Penting?  Pernahkah kalian mendengar seseorang yang terkena serangan  jantung atau penyakit stroke? Serangan jantung dan penyakit stroke  adalah peristiwa yang terjadi karena adanya gangguan pada sistem  peredaran darah. Apakah ada gangguan lain yang terjadi pada sistem  peredaran darah? 

KUNCI JAWABAN IPA kelas 8 halaman 283 284 285 286  bab 6 uji kompetensi

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi gangguan  tersebut? Agar kamu dapat memahaminya, ayo, perhatikan penjelasan  berikut ini!    1.       Jantung Koroner Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama  terjadinya kematian, baik di negara maju maupun negara berkembang.  Tahukah kamu apa yang menjadi penyebab terjadinya penyakit  jantung koroner? Penyakit jantung koroner terjadi jika arteri koronaria  tidak dapat menyuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Arteri  koronaria merupakan pembuluh darah yang menyuplai nutrisi dan  oksigen ke otot-otot jantung. Kondisi ini dapat terjadi karena arteri  koronaria tersumbat oleh lemak atau kolestero

1. Salah satu fungsi darah adalah mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Ternyata, masih ada banyak fungsi darah yang lainnya. Sebutkanlah fungsi darah yang lainnya!

Kunci Jawaban

 Fungsi pengangkutan atau transportasi yang mengangkut berbagai macam zat-zat makanan, oksigen, sisa-sisa metabolisme, hormon, enzim-enzim, dan antibodi.

  • – Fungsi perlindungan atau proteksi yang dilakukan oleh trombosit dan leukosit.
  • – Fungsi pengaturan atau homeostatis.
  • – Fungsi pengaturan kandungan air jaringan
  • – Fungsi pengaturan suhu tubuh atau termoregulasi.
  • – Pengaturan keasaman atau pH.

2. Mengapa jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi (pegunungan) lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah (pantai)? Ingat bahwa pada daerah dataran tinggi tekanan udara dan kadar oksigennya lebih rendah apabila dibandingkan dengan dataran rendah.

Kunci Jawaban

Karena pada daerah dataran tinggi (pegunungan) kadar oksigennya rendah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh, tubuh memproduksi banyak eritrosit. Sebaliknya pada daerah dataran rendah (pantai) kadar oksigennya tinggi, sehingga dengan eritrosit dalam jumlah yang normal sudah dapat memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh.

3. Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada tubuh!

Kunci Jawaban

Peredaran Besar : Bilik Kiri (Aorta) => Pembuluh Nadi => Pembuluh Kapiler => Pembuluh Balik => Serambi Kanan

Peredaran kecil : Bilik Kanan=> Pembuluh Nadi (Paru-Paru) => Paru-Paru => Pembuluh Balik => Serambi Kiri 

4. Bu Lani pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah bu Lani pada saat itu adalah 110/90. Jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah tersebut! Tuliskan jawabanmu dengan mengaitkan tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah pada saat itu.

Kunci Jawaban

Pada orang dewasa yang sehat,umumnya sistol sebesar 120 mmHg dan diastol sebesar 80 mmHg atau dapat juga di tulis sabagai tekanan arteri = 120/80 (sistol/diastol).pada saat itu tekanan kapiler 30/10 dan tekanan vena 10/0

berarti tekanan bu lani adalah sahat karena umumnya sistol sebesar 120 mmHg sedangkan bu lani 110 mmHg dan doastol sebesar 90 mmHg

5. Mengapa sebaiknya seseorang itu tidak merokok? Hubungkan dengan gangguan pada sistem peredaran darah!

Kunci Jawaban

 Karena rokok mengandung bahan-bahan yang berhbahaya bagi tubuh. Bahan-bahan yang terkandung dalam rokok dapat menghambat atau menjadi kerak dalam pembuluh darah karena tidak dapat larut, hal itu menyebabkan adanya gangguan dalam sistem peredaran darahnya. sehingg darah yang diedarkan menjadi tidak lancar. padahal darah membawa oksigen yang dibutuhkan tubuh. apabila peredarannya terhambat, hal itu mengakibatkan darah tidak mampu mencukupi kebutuhan oksigen bagi otak karena jalurnya terhambat. bahan di dalam rokok juga dapat membuat pengentalan darah

Rangkuman IPA kelas 8 bab 6

mengetahuinya, ayo  lakukan aktivitas berikut!  Aktivitas 6.2  Menyelidiki Faktor-faktor yang Memengaruhi   Frekuensi Denyut Jantung  Ayo, Kita Lakukan    Apa yang kamu perlukan? 1. Alat tulis 2. Stopwatch    Apa yang harus kalian lakukan? Buatlah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang. Tentukan di antara  anggota kelompokmu siapa yang akan menghitung denyut nadi,  siapa yang memerhatikan stopwatch, dan yang akan melakukan  beberapa aktivitas. Bekerja samalah dengan baik bersama teman  satu kelompokmu dalam melakukan pembagian tugas!   Kegiatan I 1. Mintalah temanmu untuk duduk  dengan tenang selama 1 menit. 2. Temukan denyut nadi pada  pergelangan tangan temanmu.  Gunakan jari telunjuk dan jari  tengah untuk menemukannya.  Agar kamu mengetahuinya,  perhatikan Gambar 6.10! 3. Hitung denyut nadi temanmu  selama 1 menit. Selanjutnya  catatlah hasilnya pada Tabel 6.5.  Lakukan penghitungan dengan  cermat dan teliti agar data yang kamu peroleh benar. 4. Ulangi langkah 1-3, tetapi kegiatan tersebut dilakukan setelah  temanmu duduk dengan tenang selama 2 menit.  Sumber: 

Dok. Kemdikbud Gambar 6.10  Menghitung  Frekuensi Denyut Jantung   Ilmu Pengetahuan Alam 269    Kegiatan II 1. Mintalah temanmu untuk berjalan santai selama 1 menit. Setelah  itu mintalah temanmu untuk duduk. 2. Temukan denyut nadi pada pergelangan tangan temanmu.  3. Hitung denyut nadinya selama 1 menit. Selanjutnya catatlah  hasilnya pada Tabel 6.5. Lakukan penghitungan dengan cermat  dan teliti agar data yang kamu peroleh benar. 4. Ulangi langkah 1-3, tetapi kegiatan tersebut dilakukan setelah  temanmu berjalan santai selama 2 menit.   Kegiatan III 1. Mintalah temanmu untuk berlari-lari kecil selama 1 menit.  Setelah itu mintalah temanmu untuk duduk. 2. Temukan denyut nadi pada pergelangan tangan temanmu. 3. Hitung denyut nadinya selama 1 menit. Selanjutnya catatlah  hasilnya pada Tabel 6.5. Lakukan penghitungan dengan cermat  dan teliti agar data yang kamu peroleh benar. 4. Ulangi langkah 1-3, tetapi kegiatan tersebut dilakukan setelah  temanmu berlari kecil selama 2 menit. Tabel 6.5 Frekuensi Nadi Jantung pada Beberapa Aktivitas Fisik  dengan Intensitas yang Berbeda  Nama Siswa  Jenis dan Intensitas Aktivitas Duduk Tenang Berjalan Santai Berlari Kecil 1 Menit 2 Menit 1 Menit 2 Menit 1 Menit 2 Menit  Siswa laki- laki Siswa  perempuan Rata-rata   Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Mengapa kita dapat menghitung denyut jantung dengan cara  menghitung denyut nadi? Apakah frekuensi denyut jantung  sama dengan denyut nadi? 2. Pada saat duduk tenang, manakah yang lebih tinggi frekuensi  denyut jantung laki-laki atau perempuan? Menurutmu mengapa  demikian?   270 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  3. Manakah di antara kegiatan berjalan selama 1 menit dan berlari  selama 1 menit yang menyebabkan frekuensi denyut jantung  paling tinggi? Mengapa demikian? 4. Manakah di antara kegiatan berlari selama 

1 menit dan berlari  selama 2 menit yang menyebabkan frekuensi denyut jantung  paling tinggi? Mengapa demikian? 5. Menurutmu apakah jenis kelamin, jenis dan intensitas dalam  beraktivitas memengaruhi frekuensi denyut jantung? Jelaskan!    Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan hasil penyelidikan dan diskusi yang telah kamu  lakukan, apa saja yang dapat kamu simpulkan?    Apa yang harus kamu lakukan selanjutnya? Setelah selesai melakukan penyelidikan, buatlah artikel tentang  hasil penyelidikamu! Selanjutnya, kamu dapat menempelkan  artikelmu di majalah dinding kelas.  Berdasarkan Aktivitas 6.2 kamu telah mengetahui bahwa ada  beberapa faktor yang memengaruhi frekuensi denyut jantung di  antaranya adalah jenis kelamin dan aktivitas tubuh, dan beberapa hal  berikut. 1)   Kegiatan atau Aktivitas Tubuh  Orang yang melakukan aktivitas memerlukan lebih banyak sumber  energi berupa glukosa dan oksigen dibandingkan dengan orang yang  tidak melakukan aktivitas seperti duduk santai atau tiduran. Untuk  memenuhi kebutuhan sumber energi dan oksigen tersebut, jantung  harus memompa darah lebih cepat.  2)   Jenis Kelamin Pada umumnya perempuan memiliki frekuensi denyut jantung yang  lebih tinggi daripada laki-laki. Pada kondisi normal, denyut jantung  perempuan berkisar antara 72-80  denyutan/menit, sedangkan denyut  jantung laki-laki berkisar antara 64-72 denyutan/menit. 3)   Suhu Tubuh Semakin tinggi suhu tubuh maka semakin cepat frekuensi 

denyut  jantung. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan proses metabolisme,  sehingga diperlukan peningkatan pasokan O2 dan pengeluaran CO2.   Ilmu Pengetahuan Alam 271  4)   Umur Pada janin, denyut jantung dapat mencapai 140-160 denyutan/ menit. Semakin bertambah umur seseorang, semakin rendah frekuensi  denyut jantung. Hal ini berhubungan erat dengan makin berkurangnya  proporsi kebutuhan energinya.  5)   Komposisi Ion Berdenyutnya jantung secara normal, tergantung pada  keseimbangan komposisi ion di dalam darah. Ketidakseimbangan ion,  dapat menyebabkan bahaya bagi jantung.    Ayo, Kita Diskusikan Rerata maksimal detak jantung seseorang berkaitan dengan usianya  sehingga dapat dirumuskan:  Rerata maksimal detak jantung = 220 – usia  Penelitian terbaru saat ini menemukan rumus terbaru hasil  modifikasi dari rumus di atas yakni: Rerata maksimal detak jantung = 208 – ( 0, 7 × usia)  Pertanyaan:  Sebuah artikel mengatakan bahwa penggunaan rumus terbaru  ternyata berbeda jauh dengan rumus yang lama dalam mengukur  detak jantung seseorang. Perbedaannya adalah jika akan mengukur  detak jantung anak muda maka akan terjadi penurunan yang  tajam dan jika akan mengukur detak jantung or

angtua akan terjadi  kenaikan yang tajam pula. Menurutmu, pada usia berapakah tidak  ada perbedaan sama sekali dari penggunaan kedua rumus tersebut?   272 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  B. Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran  Darah dan Upaya untuk Mencegah  serta  Menanggulanginya Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Gangguan pada sistem  peredaran darah • Upaya untuk mencegah  atau menanggulanginya  • Stroke • Varises  • Hemofilia • Anemia  Mempelajari materi ini akan membantumu memahami berbagai gangguan  pada sistem peredaran darah, penyebabnya,

 dan upaya untuk mencegah atau  menanggulanginya. Sehingga, kamu dapat memulai untuk membiasakan pola  hidup sehat agar sistem peredaran darahmu terjaga.  Mengapa Penting?  Pernahkah kalian mendengar seseorang yang terkena serangan  jantung atau penyakit stroke? Serangan jantung dan penyakit stroke  adalah peristiwa yang terjadi karena adanya gangguan pada sistem  peredaran darah. Apakah ada gangguan lain yang terjadi pada sistem  peredaran darah? Bagaimana cara mencegah dan mengatasi gangguan  tersebut? Agar kamu dapat memahaminya, ayo, perhatikan penjelasan  berikut ini!    1.       Jantung Koroner Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama  terjadinya kematian, baik di negara maju maupun negara berkembang.  Tahukah kamu apa yang menjadi penyebab terjadinya penyakit  jantung koroner? Penyakit jantung koroner terjadi jika arteri koronaria  tidak dapat menyuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Arteri  koronaria merupakan pembuluh darah yang menyuplai nutrisi dan  oksigen ke otot-otot jantung. Kondisi ini dapat terjadi karena arteri  koronaria tersumbat oleh lemak atau kolesterol. Perhatikan Gambar  6.11!  Jika otot-otot jantung tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen,  maka otot jantung tidak dapat ber

kontraksi, sehingga jantung tidak  dapat berdenyut. Gejala dari penyakit jantung koroner antara lain dada  terasa sakit, sakit pada bagian lengan dan punggung, napas pendek  dan kepala pusing.   Ilmu Pengetahuan Alam 273  Arteri  koronaria  Arteri koroner  tersumbat oleh  Jaringan otot jantung lemak mengalami kematian  Aorta Arteri  koronaria  Sumber: Campbell et al. 2008 Gambar 6.11 Penyumbatan pada Arteri Koroner Nah, bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit jantung  koroner? Agar kamu memahaminya perhatikanlah penjelasan berikut  ini. a.   Melakukan Olahraga dan Istirahat yang Teratur Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan berolahraga  secara teratur. Berolahraga tidak harus berat yang terpenting adalah  teratur. Kamu dapat melakukan olahraga ringan seperti berlari kecil  ataupun hanya berjalan. Apabila kamu ingin melakukan olahraga yang  berat, misalnya bulu tangkis, basket, sepak bola, dan olahraga lainnya,  maka sebaiknya diawali dengan melakukan pemanasan. Pemanasan  membuat kecepatan denyut jantung bertambah secara bertahap. Selain berolahraga dengan teratur, untuk menjaga kesehatan  jantung diperlukan istirahat yang terat

ur. Istirahat dapat dilakukan  dengan duduk santai ataupun tidur. Saat ini banyak orang yang  begadang di malam hari, padahal begadang tidak baik bagi kesehatan.  Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak begadang apalagi jika begadang  tersebut adalah untuk melakukan aktivitas yang tidak bermanfaat.    b.   Menjaga Pola Makan Sehari-hari Menjaga kesehatan sistem peredaran darah dapat dilakukan  dengan menjaga pola makan sehari-hari. Menjaga pola makan dapat  dilakukan dengan makan secara teratur, menyesuaikan jumlah kalori  yang masuk ke tubuh sesuai dengan kebutuhan, serta menyeimbangkan  komposisi nutrisi. Nah, masih ingatkah kamu cara menghitung kalori  makanan yang terdapat pada bab sistem pencernaan? Untuk  menjaga  kesehatan jantung sebaiknya banyak mengonsumsi sayuran, buah- buahan, biji-bijian, serta makanan berserat lainnya. Sebaiknya kurangi    274 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  mengonsumsi daging, makanan camilan, dan makanan yang banyak  mengandung lemak atau kolesterol. Jenis makanan tersebut dapat  meningkatkan jumlah kolesterol pada darah. c.    Menghindari Minuman Beralkohol Tentu kalian sudah sering mendengar bahaya mengonsumsi  minuman beralkohol. Tahukah kamu, apa bahaya mengonsumsi  minuman beralkohol bagi kesehatan sistem peredaran darah?  Minuman beralkohol dapat memicu terjadinya gangguan pada sistem  peredaran darah. Semakin banyak mengonsumsi alkohol maka risiko  terjadinya penyakit jantung semakin tinggi. Oleh karena itu, hindari  minuman beralkohol agar tidak terserang penyakit jantung.  d.    Menghentikan Kebiasaan Merokok Tahukah kamu mengapa rokok dapat menyebabkan ganggua

n pada  sistem peredaran darah? Pada seseorang yang merokok, asap rokok akan  merusak dinding pembuluh darah. Kemudian nikotin yang terkandung  dalam asap rokok akan merangsang hormon adrenalin yang akibatnya  akan mengubah metabolisme lemak. Hormon adrenalin akan memacu  kerja jantung. Selain itu, merokok menyebabkan elastisitas pembuluh  darah berkurang, sehingga meningkatkan pengerasan pembuluh  darah arteri dan meningkatkan faktor pembekuan darah yang memicu  penyakit jantung dan stroke. Perokok mempunyai peluang terkena  stroke dan jantung koroner sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibanding  dengan bukan perokok. Oleh karena itu, jangan meremehkan  keberadaan asap rokok, karena asap rokok dapat menjadi penyebab  penyakit jantung koroner dan gangguan pada pembuluh darah. e.    Menghindari Stres Berlebih Menghindari stres yang berlebihan termasuk cara mencegah  penyakit jantung. Stres berlebih dapat menyebabkan naiknya  tekanan darah dan meningkatnya denyut jantung. Kondisi ini akan  menyebabkan kerusakan dinding pembuluh darah. Oleh karena itu,  hindarkan diri kita dari stres.  f.     Menjaga Berat Badan dalam Kondisi Ideal Mengapa kita harus menjaga berat badan agar tetap dalam kondisi  ideal? Berat badan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya  obesitas. Obesitas dapat meningkatkan risiko terkena serangan stroke  sebesar 15%. Obesitas dapat menyebabkan terjadinya hipertensi dan  penyakit jantung.   Ilmu Pengetahuan Alam 275  2.       Stroke Stroke merupakan suatu penyakit yang terjadi karena kematian  pada jaringan di otak yang disebabkan karena kurangnya asupan  oksigen di otak. Hal ini terjadi karena pembuluh darah pada otak  tersumbat oleh lemak atau kolesterol ataupun salah satu pembuluh  darah di otak pecah. Perhatikan Gambar 6.12! Pembuluh darah  ota

k pecah Pembuluh darah  otak tersumbat  Pendarahan Jaringan otak mati otak  Otak Pembuluh  darah otak Sumber: fescenter.org Gambar 6.12 Penyumbatan Arteri dalam Otak oleh Lemak Bagaimana cara mencegah agar kita terhindar dari serangan stroke?   Karena penyebab penyakit stroke sama dengan penyebab penyakit  jantung, maka usaha yang dapat kita lakukan untuk mengurangi risiko  terkena stroke juga sama dengan usaha yang dapat dilakukan untuk  mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Nah, apa yang  harus kamu lakukan jika tiba-tiba kamu menjumpai seseorang yang  mengalami gejala serangan stroke? Langkah penting yang harus kamu  lakukan adalah mencari pertolongan agar penderita dapat segera  dibawa ke rumah sakit atau unit kesehatan l

ainnya agar penderita  segera mendapatkan penanganan medis. 3.       Varises    Varises adalah suatu keadaan di mana pembuluh darah balik (vena)  mengalami pelebaran dan terpuntir. Gangguan ini biasanya terjadi di  daerah kaki. Perhatikan Gambar 6.13!   276 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Varises  Aliran  darah  Vena  Katub  Vena normal  Vena varises  Sumber: webmd.com Gambar 6.13 Pelebaran Vena pada Kaki Nah, upaya apa yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari  varises? (1) Ketika kamu tidur sebaiknya tungkai dinaikkan (kurang  lebih 15-20 cm). Aktivitas ini sebaiknya dilakukan setelah kamu  melakukan perjalanan jauh atau melakukan aktivitas yang melelahkan.  (2) Menghindari berat badan berlebih. (3) Menghindari berdiri terlalu  lama. (4) Berolahraga secara teratur seperti berjalan, berenang, dan  senam. (5) Menghindari memakai sepatu dengan hak tinggi. Nah,  a

pakah selamanya kamu tidak boleh memakai sepatu dengan hak yang  tinggi? Kamu tetap boleh memakai sepatu dengan hak tinggi, asalkan  aktivitas yang kamu lakukan tidak terlalu berat dan dalam waktu yang  lama.  4.       Anemia    Anemia merupakan gangguan yang disebabkan karena kekurangan  hemoglobin atau kekurangan sel darah merah. Perhatikan Gambar 6.14!  Apabila kadar hemoglobin dalam darah rendah dapat menyebabkan  tubuh kekurangan oksigen sehingga tubuh akan terasa lesu, kepala  pusing, dan muka pucat. Anemia dapat terjadi akibat terganggunya  produksi eritrosit. Kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan zat  besi. Anemia juga dapat disebabkan karena terjadinya pendarahan  yang hebat.    Ilmu Pengetahuan Alam 277  (a) (b) Sumber: pennmedcine.org Gambar 6.14 Perbandingan Jumlah Sel Darah Merah dalam Kondisi Normal  dengan Penderita Anemia Bagi kamu yang perempuan, anemia dapat terjadi pada saat  kamu sedang mengalami menstruasi. Setiap terjadi menstruasi tubuh  akan kehilangan darah dalam jumlah cukup banyak, yaitu sebanya

k  50 – 80 mL dan zat besi sebesar 30 – 50 mg. Oleh karena itu, agar  tidak mengalami anemia, sebaiknya selama masa menstruasi kamu  mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, mengonsumsi  makanan bergizi, dan jika diperlukan mengonsumsi suplemen  penambah zat besi.  5.       Hipertensi dan Hipotensi     Hipertensi disebut juga tekanan darah tinggi, terjadi jika tekanan  darah di atas 120/80 mmHg. Gejala penderita hipertensi antara lain  sakit kepala, kelelahan, pusing, pendarahan dari hidung, mual, muntah,  dan sesak napas. Hipertensi dapat disebabkan karena arteriosklerosis  (pengerasan pembuluh darah), obesitas (kegemukan), kurang  olahraga, stres, mengonsumsi minuman beralkohol atau yang banyak  mengandung garam, lemak, dan kolesterol. Nah, bagaimana cara  mengatasi hipertensi? Penderita hipertensi yang disebabkan karena  obesitas harus menurunkan berat badannya, sehingga mencapai berat  badan ideal, hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan makanan  berlemak dan mengandung kolesterol tinggi, berolahragalah secara  teratur, hindari kebiasaan merokok, dan hindari faktor-faktor yang  dapat menyebabkan stres. Berbeda dengan hipertensi, hipotensi terjadi apabila tekanan  darah kurang dari 120/80 mm Hg. Hipotensi disebu

t juga dengan  tekanan darah rendah. Orang yang mengalami tekanan darah rendah  umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap,    278 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (berkunang-kunang)  terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa  cepat lelah tak bertenaga, detak/denyut nadi lemah,  dan tampak pucat.  Nah, bagaimana cara mengatasi hipotensi? Berikut ini ada beberapa  cara untuk mengatasi hipotensi. Minum air putih dalam jumlah yang  cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, mengonsumsi minuman  yang dapat meningkatkan tekanan darah, misalnya kopi, mengonsumsi  makanan yang cukup mengandung garam, dan berolahraga dengan  teratur.  Ayo, Kita Renungkan Pernahkah kamu membayangkan bahwa sistem transportasi di  dalam tubuh dikatakan mirip dengan sistem transportasi yang sering  kita temui di jalan raya? Ada bus penumpang dan ada penumpang  yang dibawa. Pada sistem transportasi di dalam tubuh, ada sel  darah merah yang ditumpangi oleh sari-sari makanan dan oksigen  untuk dihantarkan ke bagian-bagian tubuh yang membutuhkan.  Sel darah merah dari jantung akan melalui jalan yang besar, yaitu  aorta dan arteri. Semakin jauh dari jantung, sel darah merah akan  melalui jalan-jalan kecil, yaitu kapiler darah. Selanjutnya, sel darah  merah akan kembali dengan mengangkut zat sisa metabolisme  dan karbon dioksida untuk dikeluarkan dari tubuh. Ditambah lagi  dengan peran sel darah putih yang siap menjaga kamu dari serangan  penyakit atau virus dari luar tubuh, seperti halnya polisi lalu lintas  yang senantiasa menjaga ketertiban jalan raya.  Tuha

n menciptakan sistem transportasi yang sangat rumit  dengan ukuran yang sangat kecil di dalam tubuhmu. Sistem  transportasi di tubuhmu bekerja selama 24 jam tanpa henti bahkan  saat kamu tidur lelap. Sungguh Tuhan telah menciptakan darah dan  sistem peredaran darah dengan sangat kompleks dan sempurna.  Oleh karena itu, hendaknya kita selalu bersyukur kepada Tuhan  atas anugerah berupa darah dan sistem peredaran darah yang  diberikan kepada kita. Salah satu cara mensyukuri anugerah Tuhan  adalah dengan selalu menjaga kesehatan sistem peredaran darah.  Nah, apakah kamu sudah melakukan upa

ya-upaya agar sistem  peredaran darahmu selalu sehat? Apa yang dapat kamu lakukan    Ilmu Pengetahuan Alam 279  untuk mengatasi gangguan atau kelainan yang terjadi pada sistem  peredaran darahmu? Jawablah pertanyaan/pernyataan dengan  memberi centang (√ ) pada Tabel 6.6 di kolom “ya” atau “tidak”.   Tabel 6.6 Pertanyaan untuk Refleksi Terkait Sistem Peredaran Darah Manusia No Pertanyaan Ya Tidak 1 Apakah kamu senantiasa bersyukur kepada  Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan  anugerah kepada kita berupa darah dan sistem  peredaran darah? 2 Apakah kamu rajin melakukan olahraga untuk  menjaga kesehatan sistem peredaran darah? 3 Apakah kamu lebih suka mengonsumsi buah dan  sayur  daripada makanan yang berlemak? 4 Apakah kamu suka begadang sampai larut malam  untuk menonton televisi? 5 Apakah kamu menjaga berat badan agar tetap  ideal, karena kegemukan dapat menyebabkan  hipertensi? Coba kamu hitung, berapa total skormu dengan ketentuan: ƒ Jawaban “ya” mendapat skor 2 (dua) ƒ Jawaban “tidak” mendapat skor 0 (nol) Bandingkan total skormu dengan kriteria berikut. ƒ Skor 0 – 3 : b

erarti kamu tidak peduli pada sistem peredaran  darahmu. ƒ Skor 4 – 6 : berarti kamu kurang peduli pada sistem  peredaran darahmu. ƒ Skor 7 – 10 : berarti kamu peduli pada sistem peredaran  darahmu. Untuk kamu yang tidak peduli atau kurang peduli terhadap  sistem peredaran darah, sebaiknya kamu terus berusaha untuk  meningkatkan kepedulianmu terhadap sistem peredaran darahmu.    280 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1  Info Tokoh  Ibnu Nafis   1213-1288  M  Pertama kali menjelaskan  peredaran darah pada manusia  1578-1657  M  William Harvey  Menjelaskan fungsi  jantung dalam  memompa darah   ke seluruh tubuh  1868–1943  M  Karl Landsteiner   Darah manusia terbagi  menjadi 4 kelompok yang  sekarang dikenal dengan  golongan darah O, A, B,  dan AB  Wilson Greatbatch 1919-2011 M Penemu alat pacu jantung  implan   1919-2011 M  Linus Pauling  Penemu penyakit  talasemia   Ilmu Pengetahuan Alam 281  Rangkuman 1. Darah merupakan jaringan pengikat yang berwujud cair dan  tersusun atas dua komponen utama yaitu plasma dan elemen  seluler, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih  (leukosit), dan keping darah (trombosit). 2. Plasma darah te

rsusun atas 91,5% air (H2O) dan 8,5% zat-zat  terlarut. Zat-zat terlarut tersebut tersusun atas protein (albumin,  fibrinogen, dan globulin) dan zat-zat lain (sari makanan, mineral, hormon, antibodi, dan zat sisa metabolisme).  3. Hemoglobin dalam eritrosit berfungsi untuk mengangkut  oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh dalam bentuk  oksihemoglobin dan mengangkut karbon dioksida dari sel-sel  tubuh ke paru-paru  dalam bentuk karbaminohemoglobin. 4. Sel darah putih berfungsi untuk melawan kuman/bibit penyakit  yang masuk ke dalam tubuh, baik melalui fagositosis maupun  dengan membentuk antibodi. 5. Keping darah berfungsi untuk proses pembekuan darah saat  terjadinya luka. 6. Darah dapat dikelompokkan berdasar sistem ABO, sistem  Rhesus (Rh), dan sistem MN. Sistem ABO dan Rh merupakan  sistem penggolongan darah yang sering digunakan.  7. Jantung berfungsi untuk memompa darah. Jantung terdiri atas  4 ruangan, yaitu serambi (atrium) kiri dan serambi (atrium)  kanan serta  bilik (ventrikel) kiri dan 

bilik (ventrikel)  kanan. 8. Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh  nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler.  9. Peredaran darah kecil dimulai dari jantung (bilik kanan) menuju  ke paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung (serambi kiri).  Peredaran darah besar dimulai dari jantung (bilik kiri) menuju  ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung lagi (serambi  kanan).  10. Faktor yang memengaruhi frekuensi denyut jantung di antaranya  adalah  kegiatan atau aktivitas tubuh, jenis kelamin, suhu tubuh,  umur, dan  komposisi ion. 11. Gangguan pada sistem peredaran darah antara lain: jantung  koroner, stroke, varises, anemia, hipotensi, dan hipertensi. 

Demikianlah pembahasan mengenai kunci jawaban ipa kelas 8 bab 6 semoga bermanfaat bagi kita semoa, jangan lupa untuk mendukung kakak dengan cara membagikan artikel yang kakak buat ini dengan teman teman yang sedang mengerjakan tugas yang sama semogga kita dapat bermanfaat.

Sumber:Buku siswa ipa kelas 8

You May Also Like