1. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 100 kali, mata dadu “3” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

biasanya dalam alergi akan diadakan ujian akhir semester gimana ujian tersebut menawarkan sangatlah penting bagi adik-adikku sekalian dalam memperoleh nilai yang sangat besar penyewaan adik-adik perlu ketahui bahwasannya ada yang bersedekah abis diperoleh dengan usaha kenapa di sini pakai ingin menyarankan bagi adik-adikku sekalian yang ingin mengikuti ujian akhir semester untuk untuk mempersiapkan diri terlebih 

1. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 100 kali, mata dadu “3” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

dahulu dalam hati pria tersebut yang pertama adik-adik harus memel meluangkan waktu untuk belajar dan mengurangi aktivitas bermain dan berusahalah untuk mempersiapkan diri dari sekarang untuk dapat menjawab dingin soal-soal yang ada di ujian tersebut dan gunakan media pembelajaran yang terekam buat ini sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk mempersiapkan diri dalam menghitung kita mengikuti ujian tersebut kakak berharap dengan tersebut biasanya para guru guru mempan dari soal-soal dari pembahasan dari tugas-tugas itu biasanya.

 Baca juga:

Baca juga:

Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.3 Bab 10 Hal 298 Semester 2

Pembahasan soal Matematika Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.3 Bab 10 Hal 298 Semester 2

 tu saja tanpa sayang kakak ingin memberikan kepada adik-adikku sekalian jika pembahasan yang kekakuan ini terdapat kesalahan dalam menjawab kakak berharap tekan mohon maaf dan kekar berharap harga digusur kalian dapat memperoleh nilai yang besar dan dapat memperoleh tinggi nggak adik-adikku mempunyai mempunyai ide wawan atau soalnya inginkan menjawab silakan di kududuk rusdi kamu kemarin tu orang tuanya kamu

1. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 100 kali, mata dadu “3” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

 akan berusaha semaksimal yang kami biasa dalam menjawab soal tersebut dan jangan lupa untuk mendukung keka dengan cara mengklik modifikasi di atas dengan begitu adik-adikku sekalian dapat memperoleh notifikasi terbaru darat serigala yang ke buah-buahan dan jangan lupa untuk membagikan cita yang berkembang di ini dengan teman-teman yang sekalian yang mengerjakan tugas yang sama dengan begitu berkebun horor temen-temen juga dapat memperoleh nilai yang memuaskan dan jangan lupa ditulis komen ditulis di kolom komentar untuk artikel selanjutnya yang ingin kakak bahasa apa sih

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8
pembahasan di atas sengaja kami berikan kepada adik adik siapa tau adik adik membutuhkan jawaban dari pelajaran yang lainya, dan kami harap adik adik bisa menyelesaikan semua tugas yang di berikan oleh guru kepada adik adik sekalaian, jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman yang mengerjakan tugas yang sama iya

Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Kelas 8 Matematika Semester 2 Bab 10 Hal 298 Soal dan Jawaban Ayo Kita Berlatih 10.3 Kelas 8 Matematika Semester 2 Hal 298 Bab 10 Peluang. Soal ini berjumlah 10 soal dengan bentuk uraian. Materi yang dibahas pada soal ini yaitu hubungan antara peluang empirik dan peluang teoretik. Di bawah ini soal dan jawaban ayo kita berlatih 10.3 kelas 8 matematika semester 2 bab 10 hal 298.

Ayo Kita Berlatih 10.3

1. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 100 kali, mata dadu “3” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

Kunci Jawaban

1. Peluang empirik = peluang mata dadu “3” sebanyak 30 kali  = 30/100 = 3/10

  total percobaan yaitu 100 kali

2. Berapakah perkiraanmu akan muncul mata dadu “3”, saat dilakukan percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak 100 kali?

Kunci Jawaban

2. untuk mata dadu “3” sebanyak 1 titik sampel dari total 6 ruang sampel

Ingat! Dadu memiliki 6 ruang sampel.

Maka perkiraannya 1 dari 6 dikali 100 kali percobaan atau 1/6 x 100 = 100/6 = 16,6

3. Pada percobaan pelemparan dua koin uang logam sebanyak 100 kali, muncul pasangan mata koin sama sebanyak 45 kali. Berapakah peluang empirik muncul selain itu?

Kunci Jawaban

3. pelauang muncul selain koin sama berarti dari total 100 dikurangi 45 = 100 – 45 = 55.

Peluang empiriknya = 55/100 = 11/20

4. Suatu percobaan mengguanakan spin yang terbagi tiga sama berdasarkan juringnya, masing-masing juring berwana merah, kuning, dan hijau. Percobaan dilakukan sebanyak 35 kali. Bagian yang berwarna kuning tertunjuk oleh panah sebanyak sebanyak 10 kali. Tentukan peluang 

4. Suatu percobaan mengguanakan spin yang terbagi tiga sama berdasarkan juringnya, masing-masing juring berwana merah, kuning, dan hijau. Percobaan dilakukan sebanyak 35 kali. Bagian yang berwarna kuning tertunjuk oleh panah sebanyak sebanyak 10 kali. Tentukan peluang

empirik panah menunjuk ke bagian berwarna merah.

Kunci Jawaban  

4. ada 3 warna, ada 35 kali percobaan.

Kuning tertunjuk panah sebanyak 10 kali

Berapa peluang empirik merah tertunjuk panah?

Jawab :

Total 35 – kuning 10 = 25

25 ini untuk merah dan hijau, tinggal tersisa 2 pilihan,

Jadi ½ untuk merah dan ½ untuk hijau

5. Suatu ketika Riko melakukan percobaan penggelindingan suatu dadu sebanyak sekian kali. Karena suatu keteledoran data yang ditulis tertutup oleh tumpahan tinta, seperti di bawah ini :

MATA DADU | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |

BANYAK KALI KEMUNCULAN | 31 | 36 | 33 | 35 | 32 |

Perkirakan bilangan yang tertutup oleh tinta. Jelaskan alasan perkiraan mu

Kunci Jawaban

Jadi peluang empiriknya merah adalah ½ x 25 sisa pilihan x 35 total pilihan = 25/2 x 35 = 2,5/7

5. Yang muncul itu 36, 31, 32, 33, 35 satu lagi kita sebut y,

Jika kita jumlahkan 36+31+32+33+35+y = harus dapat dibagi 6,

karena peluang munculnya mata dadu “6” itu 1/6 dikali jumlah lemparan = tidak boleh ada koma

1/6 x (36+31+32+33+35+y) = hasil tidak koma

1/6 x (167     +y) = hasil tidak koma

Jadi “y” harus berapa agar tidak koma   anggap frekuensi diantara 31 sampai dengan 36

167 + 31 = 198 = hasil tidak koma 36.

167 + 32 = 199  = hasil koma

167 + 33 = 200  = hasil koma

167 + 34 = 201  = hasil koma

167 + 35 = 202  = hasil koma

167 + 36 = 203  = hasil koma

Karena y tidak koma ketika 167 ditambah 31 maka pendapat saya yang tertumpahkan tinta itu adalah 31.

6. Suatu ketika Tohir melakukan percobaan penggelindingan dadu khusus (banyak sisinya belum tentu enam) sebanyak 1.000 kali. Dia hanya mencatat kejadian munculnya mata dadu 1 pada setiap penggelindingan. Beberapa hasilnya disajikan seperti berikut.

a. Menurutmu, berapakah banyak sisi dadu khusus tersebut? Jelaskan.

b. Perkirakan, berapa banyak kali mata dadu 1 muncul pada penggelindingan ke-1.000?

c. Perkirakan, berapa banyak kali Tohir menggelindingkan hingga mencatat kemunculan mata dadu 1 sebanyak 30 kali? Jelaskan.

Kunci Jawaban

6. Saya kurang yakin,

Untuk menawab no 6.

7. Nunik melakukan percobaan pemutaran spinner dengan 4 warna yang tidak sama luas. Setelah melakukan percobaan sebanyak 25 kali didapatkan hasil sebagai berikut.

a. Perkirakan bagaimana spinner yang digunakan percobaan oleh Nunik.

b. Jika Nunik melakukan percobaan sebanyak 100 kali, kira-kira berapakali jarum spinner menunjuk ke warna putih? Jelaskan.

Kunci Jawaban

7. a. Perkiraan spinner yang digunakan dapat dilihat dari tabel.

Perbandingan antara merah dengan kuning adalah kuning muncul 2 kali lipat dari merah maka

Luas daerah kuning itu paling luas diantara warna yang lain, karena warna kuning paling banyak muncul

Luas daerah merah itu 1/2 kali lipatnya kuning

Luas daerah hitam itu lebih luas dari merah dan lebih kecil dari kuning

Luas daerah putih itu yang paling sempit dantara semua warna

b. jika 25 kali percobaan = warna putih 3

    jika 100 kali percobaan = warna putih …?

100 rcobaan itu 4 kalinya dari 25 maka kemunculan warna putih juga 3 kali 4 = 12 kali muncul

8. Buatlah suatu soal tentang eksperimen dua dadu yang jawabannya adalah peluang kejadian A = ½

Kunci Jawaban

8. Jika A adalah peluang kejadian munculnya mata dadu berjumlah genap dari pelemparan dua buah dadu secara bersama sama maka peluang kejadian A adalah ½.

Penjelasan:

Berjumlah genap maksudnya mata dadu yang muncul pada dadu 1 di tambahkan dengan mata dadu yang muncul pada dadu 2 jika dijumlahkan hasilnya genap.

Lihat tabel. Peluang berjumlah genap adalah 18, atau ½ dari total 36.

1,1 2,1 3,1 4,1 5,1 6,1

 1,2 2,2 3,2 4,2 5,2 6,2

1,3 2,3 3,3 4,3 5,3 6,3

1,4 2,4 3,4 4,4 5,4 6,4

 1,5 2,5 3,5 4,5 5,5 6,5

1,6 2,6 3,6 4,6 5,6 6,6

9. Buatlah suatu soal tentang eksperimen dua dadu yang jawabannya adalah frekuensi harapan kejadian A adalah 1.

Kunci Jawaban

9. Rumus mencari frekuensi harapan yaitu

(titik sampel/ruang sampel) dikali jumlah percobaan = frekuensi harapan

Diketahui :

soal ingin frekuensi harapan = 1

dari soal, dadu berjumlah 2, maka ruang sampelnya 36,

jawab:

(titik sampel/ruang sampel) dikali jumlah percobaan = frekuensi harapan

titik sampel/36 dikali jumlah percobaan           = 1

misal jumlah percobaan sebanyak 6 kali maka

(titik sampel / 36) x 6 = 1

Agar bernilai 1 maka titik sampel harus 6.

Berikut contoh soalnya

Berapakah frekuensi harapan peluang munculnya mata dadu “1” pada dadu pertama dari 2 buah dadu yang dilempar bersamaan 6 kali percobaan?

Penjelasan

Mata dadu ”1” pada dadu pertama merupakan titik sampel dan berjumlah 6, lihat tabel jawaban no 8.

2 buah dadu merupakan ruang sampel yaitu 36,

Jumlah percobaan sebanyak 6 kali, dan ketika dimasukan ke rumus untuk mencari frekuensi harapan maka jawabannya 1.

10. Andaikan kalian adalah manager TIMNAS INDONESIA U-19. Suatu ketika TIMNAS bertanding di Final piala ASIA melawan MALAYSIA. Suatu ketika saat pertandingan sedang berjalan, pada menit ke-89 TIMNAS mendapatkan hadiah PENALTI. Skor sementara adalah 2 – 2. Pemain yang siap menendang adalah EVAN DIMAS, ILHAM, MALDINI, dan MUCHLIS. Seandainya kamu disuruh untuk menentukan penendang penalti tersebut, siapakah yang akan kalian tunjuk agar TIMNAS meraih kemenangan? Berikut catatan tendangan penalti keempat pemain tersebut.

Kunci Jawaban

10. Yang akan ditunjuk bisa berdasarkan staistik yang paling sering berhasil berdasarkan peluang.

Evan dimas : masuk 16 dari 20 maka peluang keberhasilannya 16/20 = 4/5 atau 0,80

Ilham   : masuk 14 dari 18 maka peluang keberhasilannya 14/18 = 7/9 atau 0,77

Maldini : masuk 12 dari 17 maka peluang keberhasilannya 12/17 = 0,70

Muchlis : masuk 11 dari 15 maka peluang keberhasilannya 11/15 = 0,73

Maka saya akan memilih evan dimas yang ditunjuk sebagai penendang karena peluang keberhasilannya paling besar diantara rekannya yaitu 0,80.

11. Suatu kantong berisi 2 kelereng merah, 3 kelereng putih, dan 5 kelereng biru. Kemudian diambil sebuah kelereng dari kantong itu.

a. Tentukan peluang terambil kelereng merah.

b. Tentukan peluang terambil kelereng putih.

c. Tentukan peluang terambil kelereng bukan biru (biru komplemen).

Kunci Jawaban

11. Total kelereng ada 10.

a. Kelereng merah hanya ada 2 dari total 10 kelereng maka Peluang terambilnya kelereng merah adalah 2/10 = 1/5

b. Kelereng putih hanya ada 3 dari total 10 kelereng maka Peluang terambilnya kelereng merah adalah 3/10

c. Kelereng biru ada 5, maka yang bukan biru = total 10 kelereng – 5 kelereng biru = 5 kelereng yang bukan biru, maka

peluangnya 5 kelereng bukan biru / 10 kelereng total = 5/10 = 1/2

Rangkuman matematika kelas 8 bab 10 ayo berlatih 10.3

SMP/MTs Semester II  3. Lakukan percobaan: a. pelemparan koin sebanyak 50 kali. b. penggelindingan dadu sebanyak 120 kali. c. pengambilan satu kelereng sebanyak 90 kali Keterangan:  a. Percobaan dilakukan di tempat datar dan keras. Percobaan dilakukan  dengan wajar (tidak dibuat-buat untuk muncul suatu sisi atau tertentu) b. Kantong tertutup dengan rapi, sehingga pengambil tidak bisa melihat  langsung kelereng yang ada di dalam kantong. Catatlah kemunculan pada setiap kali percobaan. Tuliskan catatan kalian pada tabel berikut. Tabel 10.3. Percobaan pelemparan koin 50 kali Sisi Angka Sisi Gambar Banyak muncul (kali) Peluang empirik Tabel 10.4 Percobaan penggelindingan dadu 120 kali 1 2 3 4 5 6 Banyak muncul (kali) Peluang empirik Tabel 10.5. Percobaan pengambilan kelereng 90 kali Kelereng  kuning  Kelereng  putih 

 Kelereng  hitam  Banyak terambil (kali) Peluang empirik  Dari percobaan tersebut, bandingkan peluang empirik data hasil percobaan  dengan dugaan kalian sebelumnya. Bagaimanakah hubungan antara dugaan  kalian dengan percobaan yang kalian lakukan?   Kurikulum 2013 MATEMATIKA 297  Dugaan PerHasil   cobaan Hubungan  Peluang empirik muncul  sisi Angka Peluang empirik muncul  mata dadu 5 Peluang empirik terambil  kelereng kuning. Diskusikan dengan anggota kelompok kalian. Buatlah suatu simpulan  sementara tentang hubungan secara umum antara peluang empirik hasil  percobaan dengan dugaan kalian. Kalian boleh melakukan percobaan dengan lebih banyak dari yang 

ditentukan dalam  buku ini, misalnya dua atau tiga kali lipat dari banyak kali percobaan semula. Ayo Kita Menalar Bagaimanakah menentukan hubungan peluang empirik dengan peluang  teoretik. 1. Pada kegiatan 1 kalian telah mempelajari tentang peluang teoretik kejadian  tertentu dalam suatu eksperimen. Untuk mengingat kembali pemahaman kalian  tentang peluang teoretik, tentukan peluang teoretik dari kejadian berikut:  a. hasil sisi Angka pada eksperimen satu koin.  b. hasil mata dadu 5 pada eksperimen satu dadu.  c. hasil kelereng kuning pada eksperimen pengambilan satu dari tiga  kelereng dengan warna berbeda (kining, hitam, putih) dalam kantong.  Sekarang, bandingkan perhitungan peluang teoretik dengan peluang  empirik hasil percobaan kalian. Peluang  Empirik  Peluang  Teoretik Hubungan  Sisi angka (koin) Mata dadu 5 Kelereng kuning   298 Kelas VIII SMP/MTs Semester II  Ayo Kita  !  ?  !  ?  Berlatih 10.3  2. Menurut kalian, apakah hasil percobaan peluang empirik mendekati  peluang teoretik? 3. Apakah ketika kalian menambah banyak percobaan, banyaknya  kemunculan hasil yang kalian amati juga bertambah? 4. Jika percobaan tersebut kalian lakukan terus menerus hingga banyak kali  percobaan, apakah peluang empirik semakin mendekati peluang teoretik?  Jelaskan.  Ayo Kita Berbagi Lalu, adakah hubungan antara peluang empirik dengan peluang teoretik?  Jelaskan alasanmu di depan kelas. Sampaikan tabel hasil pengisian kalian  tersebut di depan kelas. Bandingkan dengan hasil percobaan kelompok lain. 

pula, Pokok Pendapat Fakta 1.  2.   67  Kelas VIII SMP/Mts Bab 3 Bhs. Indonesia  Tugas Individu  1. Carilah lima contoh bagian teks eksposisi dari buku pelajaran agama, IPA,  IPS, kesenian, atau yang lainnya! 2. Tuliskan cuplikan dari sumber-sumber tersebut! 3. Sajikanlah seperti dalam format berikut! Buku Sumber Cuplikan Teks Gagasan Umum Judul Halaman  B. Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kam

u mampu : Menyimpulkan isi  teks eksposisi yang berupa artikel ilmiah populer dari surat kabar dan majalah  berdasarkan gagasan-gagasan yang didengar dan dibaca. 1. Gagasan Umum sebagai Dasar Penyimpulan Isi Teks  Kamu tentu telah mengetahui bahwa teks eksposisi memiliki bagian yang  disebut rangkaian gagasan. Pada umumnya bagian tersebut berada di antara tesis  dan penegasan ulang. Rangkaian gagasan dalam teks eksposisi ada yang berupa  gagasan umum dan gagasan khusus.  Gagasa

n umum, gagasan utama, atau ide pokok merupakan gagasan yang  menjadi dasar pengembangan suatu paragraf. Keberadaan gagasan umum suatu  teks atau paragraf dapat diketahui setelah membaca teks itu secara keseluruhan.  Namun demikian, tidak sedikit pula paragraf yang menempatkan gagasan  umumnya itu pada kalimat pertamanya. Teks seperti itu akan lebih cepat dan  lebih mudah bagi pembaca untuk memahami paragraf tersebut.  Gagasan umum akan disertai gagasan-gagasan khusus atau dapat pula  disebut gagasan pendukung atau gagasan penjelas. Gagasan-gagasan pendukung  dikembangkan berdasarkan gagasan umum. Gagasan umum dijabarkan oleh  lebih dari satu gagasan khusus.   68  Kelas VIII SMP/Mts   Perhatikan cuplikan teks berikut!  Sebelum itu, kondisi hutan Indonesia benar-benar sudah memprihatinkan.  Dalam kurun waktu 50 tahun, hutan Indonesia mengalami penurunan luas  sebesar 64 juta hektare. Pembukaan hutan alam di dataran rendah di Sulawesi  telah memusnahkan.  Bagian yang bercetak tebal merupakan gagasan umum paragraf terseb

ut.  Sementara itu, kalimat-kalimat lain berfungsi sebagai pendukung atau penjelas.  Berdasarkan contoh tersebut, ternyata ada hubungan antara gagasan umum  dengan bagian penting suatu teks. Sesuatu yang dianggap penting biasanya  merupakan gagasan umum.  Gagasan tersebut menyatakan hal lebih penting daripada gagasan-gagasan  lain dalam paragraf itu.  Pahami contoh berikut!  Kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah sembarangan merupakan  penyebab rusaknya jalan dan timbulnya banjir. Secarik kertas dibuang oleh  seorang pelajar, sebuah kantong plastik dilempa

ak, kemudian  berkolaborasi dengan sampah-sampah dari ribuan warga lainnya. Sampah- sampah itu bergabung dari berbagai tempat; memacetkan saluran-saluran air;  meluap dan banjir. Warga masyarakat mengeluh setiap hari melalui media cetak  dan elektronik.   69  Kelas VIII SMP/Mts Bab 3 Bhs. Indonesia   Gagasan umum dan gagasan khusus pada cuplikan teks tersebut dapat  dijelaskan seperti berikut. Gagasan Umum Gagasan Khusus  Kebiasaan masyarakat dalam  membuang sampah sembarangan  merupakan penyebab dari rusaknya  jalan dan banjir.  t  4FDBSJL LFSUBT EJCVBOH PMFI TFPSBOH  pelajar, sebuah kantong plastik  dilemparkan oleh seorang ibu  sepulang dari pasar, dan selembar  bungkus rokok dihempaskan  seorang bapak, kemudian  berkolaborasi dengan sampah- sampah dari ribuan warga lainnya. t  4BNQBIITBNQBI JUV CFSHBCVOH  dari berbag

ai tempat; memacetkan  saluran-saluran air; meluap dan  banjir. t  8BSHB NBTZBSBLBU NFOHFMVI TFUJBQ  hari melalui media cetak dan  elektronik. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pula paragraf-paragraf di bawah ini. 1. Pada tahun anggaran sekarang nilai ekspor produk pertanian menurun  dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya. Penurunan harga  beberapa komoditas ekspor terutama seperti kopi dan karet merupakan  penyebabnya, meskipun volume ekspornya sendiri meningkat. Gagasan umum: nilai ekspor produk pertanian menurun. 2. Sebagian besar sinetron Indonesia bertema pertengkaran atau percintaan.  Tidak ada yang khusus bertema remaja. Sinetron yang paling saya sukai  adalah “Si Doel Anak Sekolahan”. Jalan ceritanya mengena dengan kehidupan  kita sehari-hari. Saya berharap setelah menonton sinetron bertema remaja,  saya dapat memecahkan masalah sehari-hari. Misalnya: menjauhkan diri  dari narkoba, rendahnya akhlak, dan juga masalah-masalah keremajaa

n lain  di sekolah. Gagasan umum: Sebagian besar sinetron Indonesia bertema pertengkaran  atau percintaan.   70  Kelas VIII SMP/Mts  3. Meskipun bukan termasuk minuman kesehatan, kopi memiliki efek yang  baik untuk gigi. Penelitian terbaru dari negeri Capuccino, Italia, menguatkan  fakta itu. Carlo Pruzzo, dari Universitas Ancona menjelaskan, senyawa yang  terkandung di dalam kopi menghentikan bakteri yang menempel ke gigi  sintetis. Senyawa tersebut juga efektif membasmi bakteri yang bisa langsung  merusak gigi. Gagasan umum: kopi memiliki efek yang baik untuk kesehatan gigi. 4. Monpera atau Monumen Perjuangan Rakyat merupakan salah satu bangunan  kebanggaan warga Palembang. Monumen yang memajang patung burung  garuda di dinding depannya itu dibangun untuk mengenang perjuangan  rakyat Sumatra Selatan melawan penjajah pada masa revolusi fisik yang 

 dikenal dengan Pertempuran Lima Hari Lima Malam. Di sinilah basis  para pejuang menggalang kekuatan dalam pertempuran melawan penjajah  Belanda.  Gagasan umum: Monpera merupakan salah satu bangunan kebanggaan  warga Palembang. 5. Apabila kita masuk ke ruangan perpustakaan itu, kesan pertama yang terasa  adalah bersih, teratur, dan menyenangkan. Baik itu pengaturan buku-buku  maupun dekorasi ruangannya, semua tertata rapi. Semuanya itu tentu  merupakan salah satu alasan perpustakaan tersebut menjadi juara pertama  dan ditetapkan sebagai perpustakaan teladan se-Banda Aceh pada tahun ini.  Gagasan umum: ruangan perpustakaan terasa bersih, teratur, dan  menye

nangkan. Kegiatan 3.3 A. Bentuklah kelompok. Kemudian, tunjukkanlah gagasan umum serta gagasan  khusus yang terdapat dalam teks di bawah ini. Rumuskanlah hasil diskusimu  itu dalam tabel seperti di bawah ini. Paragraf  ke- Gagasan Umum Gagasan Khusus   71  Kelas VIII SMP/Mts Bab 3 Bhs. Indonesia  Manajemen Pengelolaan Sampah     Sampah dipandang sebagai barang yang tidak berguna bisa dijadikan sumber  pendapatan apabila dikelola dengan baik. Sampah merupakan sumber daya  yang dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi. Apa yang telah dilakukan  warga Pasar Ciputat, Tangerang, bisa dijadikan contoh. Warga setempat berhasil  mengolah sampah dengan peralatan yang disediakan pihak swasta melalui  perjanjian dengan pemerintah daerah.  Contoh lain yaitu kegiatan yang dilakukan warga Kaliabang, Kota Bekasi.  Warga serta pengurus RW setempat melakukan pengolahan sampah lingkungan.  Sampah dapur atau sampah rumah tangga diubah menjadi kom

pos dan pupuk  cair. Sampah yang diolah adalah sampah basah langsung oleh warga. Langkah  yang dilakukan dengan sosialisasi kepada warga agar memisahkan sampah basah  dan kering. Hasil kompos yang diperoleh bisa mencukupi kebutuhan warga dan  lingkungan sekitarnya. Di samping itu, hasil kompos  dijual ke instansi pemerintah  dan swasta di lingkungan setempat. Produksi kompos dari sampah lingkungan  bisa memberi kegiatan bagi warga dan pemasukan yang positif. Termasuk juga  produksi pupuk cair bisa dirasakan untuk menyuburkan tanah warga.  Berdasarkan contoh-contoh tersebut, pengolahan sampah memang tidak  lepas dari keterlibatan warga masyarakat. M

asyarakat harus diajari memilah  sampah organik dan anorganik. Peranan pemerintah diperlukan di dalam  masalah sosialisasi dan pembudayaannya. Bagaimana pun masih banyak warga  yang belum tahu cara mengumpulkan dan mengolah sampah yang mereka  hasilkan.  Dalam mengolah sampah diperlukan suatu teknologi. Biaya penyediaan  teknologi pengolahan sampah tersebut tidak sebanding dengan keharusan  pemerintah untuk menyiapkan dana ratusan miliar tiap tahunnya untuk perbaikan  jalan gara-gara sampah. Apabila pemerintah berhasil menggandeng pihak swasta  di dalam penyediaan teknologi pengolahan sampah, biaya dapat lebih ditekan.  Peran swasta juga dapat dilibatkan di dalam penyaluran dan pembelian produk- produknya. Usaha tersebut tentunya akan lebih ringan lagi.  (Sumber: dokumentasi penulis)   72  Kelas VIII SMP/Mts  B. Temukanlah sebuah teks eksposisi dalam surat kabar, majalah, atau dari  internet. Buatlah ringkasan dengan menggunakan gagasan umum dalam teks  tersebut. Jangan lupa cantumkan, sumber teks itu secara lengkap. Judul Teks S

umber Edisi  Ringkasan  2. Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Umumnya  Dalam pelajaran terdahulu, kamu sudah menemukan gagasan-gagasan  umum teks (paragraf) berdasarkan yang letaknya. Ada yang berada pada bagian  awal, pada bagian akhir, dan di bagian-bagian lain. Keberadaan gagasan umum  suatu paragraf itu bisa berbeda-beda letaknya.   Berdasarkan letak gagasan umumnya, paragraf terbagi ke dalam beberapa  jenis, sebagai berikut.  a. Paragraf Deduktif  Paragraf deduktif adalah paragraf yang gagasan umumnya terletak di awal  paragraf. Gagasan umum atau gagasan utamanya dinyatakan dalam kalimat  pertama. Contoh:  Industrialisasi di negara kita mendorong didirikannya berbagai macam pabrik  yang memproduksi beraneka barang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Pabrik-pabrik itu memberikan lapangan kerja kepada ribuan tenaga ker

ja baik  yang berasal dari masyarakat di sekitar pabrik maupun di daerah lain. Dengan  demikian, adanya berbagai pabrik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Di samping itu, aneka barang yang diproduksi oleh pabrik-pabrik tersebut telah  meningkatkan ekspor nonmigas serta menghasilkan devisa bagi negara.  Paragraf di atas memperlihatkan bahwa kalimat pertama merupakan  kalimat yang mengandung gagasan umum. Kalimat tersebut merupakan dasar    73  

Kelas VIII SMP/Mts Bab 3 Bhs. Indonesia  atau induk dari perumusan gagasan-gagasan yang ada di bawahnya. Dinyatakan  dalam paragraf tersebut bahwa pembangunan pabrik disebabkan industrialisasi.  Industrialisasi dapat memberikan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan  masyarakat, dan meningkatkan ekspor nonmigas serta menghasilkan devisa negara.  b. Paragraf Induktif  Paragraf induktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di akhir  paragraf atau pada kalimat penutup paragraf. Contoh:  Gerakan pencinta alam dengan dasar “sadar lingkungan sehat” telah mulai  menggejala di kalangan remaja. Tidak sedikit perkumpulan pencinta lingkungan  yang anggotanya terdiri atas pelajar, baik itu pelajar SMP, SMA, maupun para  remaja dari lingkungan pesantren. Keberanian untuk melakukan penelitian  ilmiah semakin meluas, khususnya di tingkat SMA. Fenomena semacam itu  merupakan bukti bahwa remaja pada tahun-tahun ini tidak selalu bernilai negatif.  Paragraf di atas dengan jelas mengungkapkan gagasan bahwa remaja tidak  selalu bernilai negatif. Gagasan tersebut terdapat dalam kalimat terakhir. Kalimat-kalimat  sebelumnya merupakan bukti yang menujukkan fenomena positif kiprah remaja.  c. Paragraf Campuran  Paragraf campuran adalah 

paragraf yang gagasan umumnya terletak pada  kalimat pertama dan kalimat terakhir. Dalam paragraf ini terdapat dua kalimat  utama. Kalimat terakhir paragraf ini merupakan penegasan dari pernyataan yang  dikemukakan dalam kalimat pertama. Contoh:  Saya berkeyakinan kalau Indonesia memfokuskan diri pada sektor agrobisnis,  tidak ada negara lain yang mampu menandingi kita. Memang, masalah  himpitan ekonomi yang sedang berlangsung, telah mengoreksi nilai tukar kita.  Dalam hal ini, Pemerintah tidak perlu memaksa rupiah menguat. Akan tetapi,  biarkan mekanisme pasar menemukan keseimbangannya. Pemerintah harus  menyesuaikan diri terhadap nilai tukar yang ada dengan mendorong industri- industri yang mampu bertahan pada nilai tukar yang ada, yakni sektor agrobisnis.  Bagi sektor agrobisnis, semakin melemah rupiah–asal stabil–, akan semakin baik.  Apabila sektor ini sudah berjalan dengan baik, tidak mustahil negara kita akan  menjadi salah satu negara yang ekonominya tertangguh di dunia.   74  Kelas VIII SMP/Mts   Gagasan utama paragraf tersebut adalah agrobisnis merupakan sektor  terpenting bagi bangkitnya perekonomian Indonesia. Gagasan tersebut  dinyatakan dalam kalimat pertama

You May Also Like