1. Jelaskan pengertian makanan yang halal 2. Jelaskan pengertian makanan yang haram

Kami juga membahas mengenai kunci jawaban pelajaran, yang dapat temen temen akses jawaban tersebut di bawah ini, dimana pembahasan ini kami buat seupaya temen dapat menyelesaiakn tugas dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang memuskan

  1. Kunci jawaban PAI kelas 8
  2. Kunci jawaban MTK kelas 8
  3. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 8
  4. Kunci jawaban IPA kelas 8
  5. Kunci jawaban PENJAS kelas 8
  6. Kunci jawaban Bahasa indonesia kelas 8

Kunci jawaban pai kelas 8

Hallo temen temen pada kali ini kami akan memberikan sebauh pembahasan mengenai kunci jawaban dari pelajaran pendidikan agama islam , yang mana pembahasan ini kami buat agar temen temen dapat menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru dengan tepat waktu dan kami harap dengan adanya pembahasan yang kami buat ini temen temen dapat memperoleh nilai yang memuaskan

  1. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 1 halaman 19 20 21
  2. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 2 halaman 32 33 34
  3. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 3 halaman 53 54
  4. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 4 halaman 76 77 78
  5. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 5 halaman 92 93 94 95
  6. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 6 halaman 109 110 111
  7. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 7 halaman 127 128 129 130
  8. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 8 halaman 154 155 156
  9. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 9 halaman 171 172 173 
  10. KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 10 Halaman 190 191 192
  11. KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 11 halaman 209 210 211
  12. KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 12 Halaman 225 226 227
  13. KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 13 halaman 241 242 243
  14. KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 14 halaman 257 258 259

Kami yakin jika temen temen menggunakan pembahasana yang kami buat ini kami yakin temen temen akan dapat memperoleh nilai yang besar hal ini dikarenakan kami dalam membuat pembahasan ini, kami sebelumnya telah membaca dan memahami apa yang di ingikan soal sehingga kami berusa menjawab semaksimal yang kami bisa

1. Jelaskan pengertian makanan yang halal 2. Jelaskan pengertian makanan yang haram 3. Sebutkan jenis-jenis makanan yang halal!

Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 227 bagian B

B. Kerjakan Soal-Soal berikut ini ! 
1. Jelaskan pengertian makanan yang halal
Kunci jawaban:
Makanan yang halal  adalah makanan yang boleh dimakan menurut ketentuan syariat Islam. 

2. Jelaskan pengertian makanan yang haram 
Kunci jawaban:
Makanan yang haram  adalah makanan yang tidak boleh dimakan menurut ketentuan syariat Islam.

3. Sebutkan jenis-jenis makanan yang halal! 
Kunci jawaban:
Jenis-jenis makanan yang halal 

  1. Makanan yang disebut halal oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya. 
  2. Makanan yang tidak kotor dan tidak menjijikkan. 
  3. Makanan yang tidak mendatangkan mudharat, tidak mem-bahayakan kesehatan tubuh, tidak merusak akal, serta tidak merusak moral dan aqidah 

4. Sebutkan manfaat makanan yang halal! 
Kunci jawaban:
Manfaat makanan yang halal 

  1. Mendapat ridha Allah Swt. karena telah mentaati perintah-Nya dalam memilih jenis makanan dan minuman yang halal 
  2. Memiliki akhlakul karimah karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berubah menjadi tenaga dan tenaga itu digunakan untuk beraktivitas dan beribadah. 
  3. Terjaga kesehatannya karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi bergizi dan baik bagi kesehatan badan 

5. Bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram?
Kunci jawaban:
 Cara menghindari makanan dan minuman yang haram adalah dengan menjaga diri kita dari hal-hal yang sekiranya merusak dan tidak berguna bagi diri sendiri atau orang banyak.

Baca juga:

KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 8 halaman 154 155 156
KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 9 halaman 171 172 173 
KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 10 Halaman 190 191 192
KUNCI JAWABAN PAI kelas 8 bab 11 halaman 209 210 211
KUNCI JAWABAN PAI Kelas 8 Bab 12 Halaman 225 226 227
KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 13 halaman 241 242 243
KUNCI JAWABAN pai kelas 8 bab 14 halaman 257 258 259

 Baca juga:

Rangkuman PAI kelas 8

20 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  Nama Sekolah : …………………………………………. Kelas/Semester : ………………………………………… Tahun Pelajaran : …………………………………………. No. Waktu Nama  Siswa  Catatan  Perilaku  Butir Sikap Keterangan Spiritual /Sosial  1 2 3 4 Dsb.  c. Penilaian diri Petunjuk: Berilah tanda centang(√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai  dengan keadaan yang sebenarnya. Nama : Kelas : Semester : No. Pernyataan Ya Tidak 1 Saya selalu menghindari minuman keras 2 Saya selalu menjauhi segala yang dilarang oleh Allah Swt. 3 Saya selalu menghindari perbuatan judi 4 Saya selalu menghindari pertengkaran dengan siapapun 5 Saya selalu menyelesaikan permasalahan dengan cara  damai  Hasil penilaian diri perlu ditindaklanjuti oleh guru dengan melakukan  fasilitasi terhadap siswa yang belum menunjukkan sikap yang diharapkan. d. Penilaian Antarteman Petunjuk: Berilah tanda centang(√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai  dengan keadaan yang sebenarnya. Nama teman yang dinilai :  Nama Penila : Kelas : Semester :     Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 21  No. Pernyataan Ya Tidak 1 Teman saya selalu menghindari minuman keras 2 Teman saya selalu menjauhi segala yang dilarang oleh  Allah Swt. 3 Teman saya selalu menghindari perbuatan judi 4 Teman saya selalu menghindari pertengkaran dengan  siapapun 5 Teman saya selalu menyelesaikan permasalahan  dengan cara damai  Hasil penilaian antarteman perlu ditindaklanjuti oleh guru dengan  memberikan bantuan fasilitasi terhadap siswa yang belum menunjukkan  sikap yang diharapkan.  2. Penilaian Pengetahuan Kolom “Ayo Berlatih” a. Kolom Pilihan ganda dan uraian. Skor  penilaian sebagai berikut: 1) PG : jumlah jawaban benar x 1 (maksimal 10 x 1 = 10) 2) Uraian : jumlah jawaban benar x 2 (maksimal 5 x 2 = 10) Cara penilaian: No.  Soal Cara penilaian 1 a. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian halalan Tayyiban  dengan sangat lengkap, skor 2. b. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian halalan Tayyiban  dengan lengkap, skor 1,5. c. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian halalan Tayyiban  dengan tidak lengkap, skor 1.   22 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  2 a. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian hukum bacaan  qalqalah dan ra serta contohnya dengan sangat lengkap, skor 2. b. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian hukum bacaan  qalqalah dan ra serta contohnya denganlengkap, skor 1,5. c. Jika peserta didik dapat menuliskan pengertian hukumbacaan  qalqalah dan ra serta contohnya tidak lengkap, skor 1.  3 a. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya tentang  mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram dengan sangat  lengkap, skor 2. b. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya tentang  mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram dengan lengkap,  skor 1,5. c. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya tentang  mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram dengan tidak  lengkap, skor 1. 4 a. Jika peserta didik dapat menuliskan hadits yang berisi larangan  meminum khamar dengan sangat lengkap, skor 2. b. Jika peserta didik dapat menuliskan hadits yang berisi larangan  meminum khamar dengan lengkap, skor 1,5. c. Jika peserta didik dapat menuliskan hadits yang berisi larangan  meminum khamar tidak lengkap, skor 1. 5 a. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya, apabila melihat  ada penjual makanan haram di lingkungan rumahnya dengan  sangat lengkap, skor 2. b. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya, apabila melihat  ada penjual makanan haram di lingkungan rumahnya dengan  lengkap, skor 1,5. c. Jika peserta didik dapat menuliskan pendapatnya, apabila melihat  ada penjual makanan haram di lingkungan rumahnya dengan tidak  lengkap, skor 1. Skor Maksimal  b. Penugasan (Tugas no. 2) Cara penilaiannya adalah: a) Jika peserta didik dapat menuliskan jawaban dengan benar  dan lengkap  serta dikumpulkan tepat waktu, skor 10. b) Jika peserta didik dapat menuliskan jawaban dengan benar  dan dikumpulkan tidak tepat waktu, skor 9.    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 23  c) Jika peserta didik dapat menuliskan jawaban dengan benar,  tetapi tidak lengkap serta dikumpulkan  tidak tepat waktu,   skor 8.  Perhitungan  Perolehan Nilai Pengetahuan Nilai akhir yang diperoleh peserta didik merupakan akumulasi  Contoh: Pilihan ganda = 8 Uraian = 8 Penugasan = 10  Nilai akhirnya =  Jumlah skor yang diperoleh (PG+Uraian+ Tugas) x 100 Skor maksimal (PG+Uraian + Tugas) = 26 x 100 30 = 87 3. Penilaian keterampilan           a.   Tugas no. 1  Skor penilaian sebagai berikut:  1) Tugas produk :  Cara penilaiannya adalah: Nama Kelompok : …………………………………… Anggota : ………………………………….. Kelas : ………………………………….. Nama Produk : …………………………………..  No. ASPEK  SKOR (1-4) 4 3 2 1  1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul   24 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  2. Pelaksanaan a. Persiapan alat b. Teknik pencarian c. Kreativitas 3. Hasil produk a. Bentuk fisik b. Inovasi Jumlah skor yang diperoleh Nilai   4 = sangat  baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang  2) Tugas no. 2 Cara penilaiannya adalah : Nama Kelompok : …………………………….. Anggota : ……………………………. Kelas : ……………………………. Nama Proyek :  No. Aspek Skor (1-4) 4 3 2 1 1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul 2 Tahapan Proses Pembuatan a. Sistematika penulisan  b. Keakuratan sumber data    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 25  c. Analisis data d. Penarikan kesimpulan 3 Tahap Akhir a. Performan b. Presentasi/Penguasaan Jumlah skor yang diperoleh Nilai  Keterangan penilaian: 4 = sangat  baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang  Petunjuk Penskoran:  Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Skor yang dicapai Skor maksimal u 100 = Skor akhir Perhitungan Perolehan Nilai ketrampilan Nilai akhir yang diperoleh peserta didik merupakan akumulasi  perolehan nilai pada kolom a dan b dibagi 2  Kunci Jawaban  A. Pilihan ganda  No. Kunci jawaban No. Kunci jawaban 1 a 6 d 2 d 7 d 3 a 8 a   26 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  4 c 9 b 5 d 10 c  B. Essay 1. Halalan adalah dibolehkan agama, sedangkan thayyib artinya bergizi  dan baik bagi kesehatan tubuh. Halalan Tayyiban makanan yang boleh  dikonsumsi menurut agama dan bergizi serta baik bagi kesehatan  tubuh. 2. Qalqalah berarti memantul/membalik. Dengan demikian bacaan  qalqalah adalah bacaan lafaz dalam al-Qurān yang memantul/ membalik. Contohnya:  (jawaban dikembangkan oleh guru) Ra’ adalah apabila ada huruf ra’ ( ) maka dibaca tafkhim, tarqiq,  boleh tarqiq dan tafkhim. Contohnya:  (jawaban dikembangkan oleh guru) 3. Kebijakan guru 4.   5. Kebijakan guru  C. Membacakan al-QurāÕn (kebijakan guru)  D. Tugas (kebijakan guru)     Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 27  :” # 6(*;0<00*# Peserta didik yang sudah menguasai materi pembelajaran, selanjutnya  dapat mengerjakan materi tambahan berupa pendalaman dan perluasan  materi tentang cara menghindari minuman keras,judi dan pertengkaran.  Siswa mengerjakan soal yang terkait dengan jenis-jenis makanan yang  dihalalkan dan makanan yag diharamkan. (Guru mencatat dan memberikan  tambahan nilai bagi  peserta didik  yang berhasil dalam pengayaan).  Materi pengayaannya: 1. Minuman keras Khamar adalah minuman yang memabukan atau minuman keras  (miras). Orang yang mengkonsumsi khamar dapat menyebabkan akalnya  tertutup sehingga tidak dapat mengingat siapa dirinya sendiri (mabuk).  Rasulullah saw. menetapkan khamar (miras) tidak semata dari bahan untuk  membuat khamar (miras), tetapi lebih dari pengaruh yang ditimbulkan,  yaitu memabukkan. Khamar yang dapat membuat seseorang menjadi mabuk dan dapat  mengakibatkan hilangnya akal pikiran, seperti ganja, arak, Tuak, dan  sejenisnya, hukumnya adalah haram.  Dampak orang yang meminum minuman beralkohol a. Aspek Fisik (Kesehatan Fisik/Fisiologis) 1) Mengkonsumsi minuman beralkohol dapat membuat seseorang  menjadi mabuk dan menyebabkan seseorang mengalami sakit  kepala, mual, muntah serta nyeri pada bagian tubuh tertentu. 2) Berat badan menjadi naik karena minuman beralkohol memiliki  kadar kalori dan gula yang tinggi. 3) Tekanan darah tinggi karena minuman beralkohol dapat pemicu  tekanan darah. 4) Menurunnya kekebalan tubuh dan tubuh dapat dengan mudah  terserang infeksi. 5) Semakin sering dan semakin banyak jumlah alkohol yang anda  konsumsi, semakin besar resiko terjangkit penyakit kanker, penyakit  jantung, gangguan pernafasan dan gangguan pada organ hati. b. Dampak Gangguan Jiwa (Psikologis) 1) Gangguan Daya Ingat. Gangguan ingatan biasanya merupakan ciri  awal yang menonjol pada demensia, khususnya pada demensia  yang mengenai korteks, seperti demensia tipe Alzheimer. Pada  awal perjalanan demensia, gangguan daya ingat adalah ringan dan  paling jelas untuk peristiwa yang baru terjadi.   28 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  2) Orientasi. Karena daya ingat adalah penting untuk orientasi  terhadap orang, waktu dan tempat, orientasi dapat terganggu  secara progresif selama perjalanan penyakit demensia.  3) Gangguan Bahasa. Proses demensia yang mengenai korteks,  terutama demensia tipe Alzheimer dan demensia vaskular,  dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa pasien. Kesulitan  berbahasa ditandai oleh cara berkata yang samar-samar, stereotipik  tidak tepat, atau berputar-putar. 4) Perubahan Kepribadian. Perubahan kepribadian merupakan  gambaran yang paling mengganggu bagi keluarga pasien yang  terkena. Pasien demensia mempunyai waham paranoid. Gangguan  frontal dan temporal kemungkinan mengalami perubahan  keperibadian yang jelas, mudah marah dan meledak – ledak. 5) Psikosis. Diperkirakan 20-30% pasien demensia tipe Alzheimer,  memiliki halusinasi, dan 30-40 % memiliki waham, terutama dengan  sifat paranoid atau persekutorik dan tidak sistematik.  Adapun cara menghindari minuman keras adalah sebagai berikut: 1) Mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan selalu ingat terhadap  tujuan hidup kita. 2) Menjaga diri kita dari hal-hal yang sekiranya merusak dan tidak  berguna bagi diri sendiri atau orang banyak. 3) Dapat membedakan mana yang boleh dilakukan dan mana yang  tidak boleh dilakukan. 4) Menanamkan sifat yang baik dan memberi contoh yang baik pada  kepada anggota keluarga agar tidak terjerumus pada minuman  keras  dan pergaulan yang tidak wajar.  c. Judi   artinya mudah, yakni mengambil harta orang lain dengan  mudah tanpa susah payah atau yang sering disebut dengan berjudi.  Sedangkan menurut Imam Syaukani : setiap permainan yang tidak  lepas dari merampas harta orang lain atau merugikan orang lain  dinamakan berjudi. Sehingga dari keterangan diatas dapat disimpulkan  bahwa berjudi adalah suatu aktivitas yang direncanakan ataupun tidak  dengan melakukan spekulasi ataupun rekayasa untuk mendapatkan  kesenangan dengan menggunakan jaminan atau taruhan, sehingga  yang menang akan diuntungkan dan yang kalah akan merasa  dirugikan.     Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 29  Dampak negatif perjudian bagi kehidupan pribadi dan sosial, sebagai  berikut: 1) Berjudi termasuk perbuatan setan yang dapat merugikan pribadi  dan orang lain. 2) Dapat merugikan ekonomi karena ketidakpastian usaha yang  mereka lakukan dan dapat menimbulkan permusuhan dan  kedengkian.  3) Dapat menyebabkan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban.  4) Tertutupnya kepekaan rasa manusiawi dan hilangnya rasa malu  dan kasih sayang sesama manusia. 5) Seseorang menjadi malas bekerja sehingga dapat melakukan  perbuatan yang dilarang agama.  6) Dapat menghancurkan kestabilan, kerukunan, dan keharmonisan  keluarga. 7) Dapat menimbulkan kesedihan dan penyesalan dikemudian hari. Cara menghindari perbuatan judi antara lain sebagai berikut: 1) Senantiasa beramar ma’ruf nahi mungkar di setiap kesempatan. 2) Menyosialisasikan dengan jelas tentang bahaya judi. 3) Menindak secara tegas para pelaku perjudian oleh aparat yang  berwenang. 3) Berusaha menghindari pergaulan dengan penjudi dan lebih banyak  bergaul dengan orang yang jelas-jelas baik. 4) Senantiasa berusaha mencari rizki yang halal dan qona’ah akan  pemberian Allah Swt. 5) Senantiasa beristighfar dan selalu memohon ampunan serta  perlindungan dari Allah agar tidak terjerumus perjudian. Hikmah menghindari perjudian adalah: 1) Dapat beristiqamah menjalankan tanggung jawab yang diemban  dalam kaitannya dengan Allah Swt. maupun sesama manusia. 2) Perekonomian keluarga akan menjadi stabil dengan berbagai usaha  yang nyata-nyata halal dan menghasilkan rizqi yang barokah. 3) Melatih diri untuk sabar dan tenang dalam menghadapi berbagai  tipuan dunia. 4) Senantiasa selalu berdzikir dan beribadah kepada Allah Swt. 5) Termotivasi untuk selalu mengamalkan agama atau berkarya bagi  nusa dan bangsa.  6) Kehidupan dalam keluarga menjadi kokoh dan mandiri karena jauh  dari persengketaan.   30 Buku Guru Kelas VIII SMP/MTs  7) Menumbuhkan perasaan malu dan kasih sayang terhadap sesama  manusia sehingga akan tercipta perasaan damai dan bahagia. d. Tawuran Tawuran merupakan suatu kegiatan perkelahian atau tindak kekerasan  yang dilakukan oleh sekelompok atau suatu rumpun masyarakat. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tawuran sebagai berikut: 1) Faktor internal Kurang mampunya beradaptasi dengan lingkungan sosial dapat  menimbulkan tekanan pada remaja yang mentalnya masih labil,  masih dalam pencarian jati diri dan tujuan hidup. Kompleksnya  kehidupan seperti perbedaan budaya, kesenjangan ekonomi serta  pandangan yang bebeda terhadap sesuatu hal, tidak bisa diterima  sehingga dilampiaskan lewat kekerasan. Saat tidak mampu  beradaptasi, rasa putus asa, menyalahkan orang lain dan tidak  dapat   memecahkan persoalan yang dihadapinya  membuat rasa  frustasi dalam mengendalikan emosinya.  2) Faktor keluarga Adanya kekerasan dan ketidakharmonisan dalam keluarga  akan berdampak terhadap mental psikologis pada anak. Secara  tidak langsung, remaja akan meniru pola yang ia lihat di dalam  keluarganya.  3) Faktor sekolah Sebagian besar hidup remaja juga dihabiskan di sekolah, tempat ia  belajar sekaligus mengekspresikan dirinya. Tak heran jika sekolah  sering disebut sebagai rumah kedua. Kebosanan yang dialami  seorang pelajar di sekolah seperti proses belajar mengajar yang  monoton, tidak ada kesempatan bagi  peserta didik untuk bertindak  kreatif, terlalu mengekang dan otoriter menyebabkan seorang  peserta didik akan memilih untuk bersenang-senang di luar sekolah.  4) Faktor lingkungan Lingkungan ini juga berbicara sekolah, media televisi, media cetak  dan ketidakpuasan atas negara atau fasilitas negara. Jika merunut  dari faktor lingkungan, media-media dan teladan pemerintah, juga  menjadi salah satu penyebab atas tawuran pelajar. Masih ingat  dengan kasus perkelahian dewan yang terhormat? Media yang  menampilkan dan oknum yang berbuat juga bisa dipersalahkan  karena memberi teladan yang buruk.  Cara mencegah tawuran antarpelajar : 1) Para peserta didik diberikan pengertian untuk memahami bahwa  semua permasalahan tidak akan selesai jika penyelesaiannya   

Wahai remaja muslim yang cerdas, kisah dan sejarah yang akan disajikan pada bagian ini merupakan kisah terhebat dalam sejarah peradaban Islam. Kisah yang dimaksud adalah mengenai tumbuh suburnya ilmu pengetahuan pada masa Daulah Abbasiyah yang berpusat di Bagdad, Irak.

dimanfaatkan Harun ar-Rasyid untuk keperluan sosial, dan mendirikan rumah sakit, 
lembaga pendidikan dokter, dan farmasi. Bayangkan, pada masa itu sudah terdapat 
paling tidak sekitar ς00 orang dokter. Di samping itu, pemandian-pemandian 
umum juga dibangun. Bidang kesejahteraan, sosial, kesehatan, pendidikan, 
ilmu pengetahuan, dan kebudayaan serta kesusasteraan berada pada zaman 
keemasannya. Pada masa inilah negara Islam menempatkan dirinya sebagai negara 
terkuat dan tak tertandingi.
Al-Ma͛mun, pengganti Harun ar-Rasyid, dikenal sebagai khalifah yang sangat cinta 
kepada ilmu Įlsafat. Pada masa pemerintahannya, penerjemahan buku-buku asing 
digalakkan. Untuk menerjemahkan buku-buku Yunani, ia menggaji penerjemah-
penerjemah dari golongan Kristen dan penganut agama lain yang ahli. Ia juga banyak 
mendirikan sekolah. Salah satu karya besarnya yang terpenting adalah pembangunan 
Baitul-Hikmah, pusat penerjemahan yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan 
perpustakaan yang besar. Pada masa Al-Ma’mun inilah Bagdad mulai menjadi pusat 
kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
Mari kita renungkan, betapa harum citra dunia Islam waktu itu. Kaum muslimin 
sangat disegani oleh pergaulan di seluruh dunia. taktu itu umat Islam identik 
dengan ilmu pengetahuan. Kemajuan di berbagai bidang ilmu pengetahuan selalu 
dipelopori dari kalangan kaum muslimin. Hal ini dilakukan karena al-Qur’ān dan 
Hadis menjadi sumber inspirasi dan motivasi. Akankah masa  kejayaan dan kemajuan 
tersebut pada saatnya dapat terulang kembali? Jawabannya tentu ada pada benak 
kalian para generasi muslim.
Sumber: buku pai kelas 8

You May Also Like