KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 268 269 270

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh halo teman-teman sekalian saya ucapkan terima kasih telah berkunjung di blog yang kakak buat ini, seperti biasanya kakak-kakakan hari ini akan membagikan sebuah artikel yang berfokus tentang dunia pendidikan yang mana topik yang kita bahas kali ini yaitu mengenai kunci jawaban.

 

kagak ingin menyampaikan bahwasanya blog yang kakak buat ini berfokus tentang artikel dunia pendidikan seperti halnya kunci jawaban pembahasan mengenai materi pembelajaran dan juga seperti contoh-contoh soal tak hanya itu kakak juga membahas mengenai pelajaran dari berbagai tingkatan dari sd sederajat di smp sederajat dan dari sma sederajat smk sederajat nah itu yang ingin kami bahas di blog kami ini.

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 268 269 bagian A

  kalau seandainya adik-adik sekalian bareng berlangganan game blog yang kami buat ini adik-adik akan mendapatkan notifikasi terbaru dari blog yang kami buat ini.sedikit cerita tentang kunci jawaban dimana kakak dulu sering kali waktu sekolah mencari kunci jawaban di situs-situs pa percaya.

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 268 269 270 pilihan ganda dan essay

 assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat pagi adik adik adik ini seperti biasanya kakak ingin membagikan artikel yang bertemakan dunia pendidikan yang mana artikel yang kakak bon hari ini yaitu bertopi kan tentang dunia pendidikan yang temannya adalah kunci jawaban dari berbagai yang mata pelajaran dan tingkatan.

 Baca juga:

Baca juga:

1. Kebiasaan at1. Secara bahasa waqaf berarti . . . .

a. bersuara c. berdengung

b. berhenti d. terus

kunci jawaban b

2. Kebiasaan atau adat istiadat yang dilakukan turun temurun oleh

masyarakat, dan di dalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam . . . .

a. harus berhenti

c. boleh berhenti boleh terus

b. dilarang berhenti

d. berhenti sejenak tanpa nafas

kunci jawaban b

3. merupakan tanda waqaf . . . .

a. jaiz tasawi c. saktah

b. jaiz ka! d. jaiz hasan

kunci jawaban d

4. Apabila menjumpai tanda waqaf jaiz tasawi maka . . . .

a. boleh berhenti, boleh diteruskan          c. berhenti lebih utama

b. terus lebih utama                                      d. harus diteruskan

kunci jawaban a

5. Orang yang mulia dihadapan Allah Swt. adalah yang paling . . . .

a. pandai               c. kaya

b. bertakwa          d. tampan

kunci jawaban b

6. Arti potongan ayat berikut ini: adalah . . . .

a. bersuku-suku     c. ketakwaan kepada Allah Swt.

b. agar saling membantu    d. supaya kalian saling mengenal

kunci jawaban d

7. Arti potongan ayat berikut ini: adalah . . . .

a. paling mulia di antara kalian

b. bersuku-suku dan berbangsa-bangsa

c. supaya kalian saling mengenal

d. paling beriman di antara kalian

kunci jawaban a

8. Antara seorang mukmin dengan mukmin yang lainnya adalah bagaikan . . . .

a. satu barisan yang rapi dan saling bekerja sama

b. satu pakaian yang coraknya beragam

c. satu bangunan yang saling menguatkan

d. satu rangkaian tali yang saling menguatkan

kunci jawaban c

9. Sikap yang tepat kepada sesama mukmin adalah . . . .

a. Saling menolong supaya mendapat pujian

b. Saling membantu supaya dianggap anak saleh

c. Saling bekerja sama untuk berbuat jahat

d. Saling menghormati dan menghargai

kunci jawaban d

10. Apabila pembaca mendapati tanda waqaf saktah maka . . . .

a. ia harus berhenti

b. ia harus berhenti sejenak, tanpa mengambil nafas

c. Ia boleh berhenti boleh diteruskan

d. Ia harus terus, tidak boleh berhenti

kunci jawaban a

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 269 270 bagain B

yang pertama kakak ingin memperkenalkan blog yang tampak batin iya dek adek yang mana belum yang kakak buat ini bertujuan khusus untuk membahas seputar dunia pendidikan salah satunya yang kakak bahas yaitu adalah mengenai kunci jawaban dan juga materi pembelajaran dan juga seperti contohnya soal-soal bagi adek-adek yang membutuhkan.

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskan pengertian waqaf menurut istilah ilmu tajwid!

2. Jelaskan kandungan 

3. Sebut dan jelaskan 3 macam waqaf jaiz!

4. Sebutkan masing-masing dua contoh toleransi di lingkungan rumahdan lingkungan sekolah!

5. Jelaskan akibat negatif tidak adanya sikap toleransi dan menghargaiperbedaan dalam masyarakat!au adat istiadat yang dilakukan turun temurun olehmasyarakat, dan di dalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam . . . .

Jawaban pi kelas 9 bab 12

1. Pengertian waqaf menurut istilah ilmu tajwid.

2. Makna 􀀲􀀏􀀴􀀏􀀁 􀁂􀁍􀀎􀁦􀁖􀁋􀁖􀁓􀃁􀁕􀀐􀀕􀀚􀀛􀀒􀀔 adalah kita diajarkan untuk tidakmembeda-bedakan orang lain berdasarkan kekayaan, warnakulit, ras, suku bangsa, dan perbedaan !sik lainnya. Akan tetapikita diajarkan untuk menjadi orang yang mulia di sisi Allah Swt.berdasarkan ketakwaan kita. Kita juga diperintahkan untuk salingmengenal berbagai jenis dan karakter manusia agar mampumemahami kelebihan dan kekurangan masing-masing.

3. Macam waqaf jaiz adalah Ketika membaca al-Qur’ān menemukantanda waqaf jaiz, maka boleh berhenti (waqaf) atau meneruskanbacaan (washal). Namun, ada yang diutamakan waqaf (berhenti) danada yang lebih diutamakan untuk washal (terus). Oleh karena itu,waqaf jaiz ini sendiri dibagi menjadi  macam, yaitu: Jaiz Ka! ketikapembaca al-Qur’ān menemukan waqaf ini maka boleh waqaf danboleh washal (diteruskan), namun lebih diutamakan untuk waqaf(berhenti). Tandanya waqafnya adalah , Jaiz Tasawi ketikapembaca al-Qur’ān menemukan waqaf ini (Jaiz tasawi), maka bolehwaqaf (berhenti) maupun washal (diteruskan), keduanya hukumnyasama, tidak ada yang lebih utama.Tanda waqafnya adalah danJaiz Hasan ketika pembaca al-Qur’ān menemukan waqaf ini makaboleh dibaca waqaf (berhenti) maupun washal (diteruskan), tetapimembaca washal lebih utama. Tanda waqafnya adalah

4 lingkungn rumah

*menghargai aktivitas agama lain dirumahnya

* senantiasa rukun dg tetanggalingkungan sekolah

*tidkmenganggu proses ibdah agma lain

5 masyarkat ridak akan menghormati peebedaan dan ridk terciptmya kerukunan

Rangkuman pai kelas 9 bab 12

Padahal akar masalah yang menjadi sumber perkelahian tersebut hanyalah sesuatu yang sangat sepele. Namun karena tidak adanya toleransi dan menghargai perbedaan, perkara yang sepele tersebut dibesar-besarkan hingga menimbulkan masalah yang berkelanjutan. Jika sudah demikian, setanlah yang akan berbahagia. Syaitan akan menghasut kita agar terus bertikai. Akibatnya, persatuan kita lama-kelamaan akan tergerogoti oleh berbagai pertikaian tersebut dan pada akhirnya nanti umatlah yang akan hancur. 

B. Dialog Islami

Sesaat setelah pencoblosan ketua OSIS …

Mira : “Hei Raisa, tadi kamu milih siapa?

Raisa : “Hm.., pengen tau saja kamu, Mir. Ya sudah aku kasih tau, aku milih Reza”.

Ani : “Wah, pasti karena Rezanya cakep terus kamu pilih, ya.” 

Raisa : “Ah.. nggak juga. Aku pilih dia karena sederhana, bukan karena 

cakepnya. Coba kamu pikir, dia itu anak orang kaya, tapi 

kesehariannya sederhana. Cocok kan untuk menjadi ketua OSIS? 

Terus kamu pilih siapa, Mir?”

Mira : “Aku pilih Aida. Emansipasi dong. Pilih pemimpin perempuan, 

mantap kan?”

Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 257

C. Mutiara Khazanah Islam

1. Mari Membaca Q.S. al-Hujur±t/49:13

Ayat-ayat berikut ini berisi pesan-pesan mulia terkait dengan keanekaragaman manusia yang Allah Swt. ciptakan dengan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Bacalah ayat yang mulia ini dengan tartil !

2. Memahami Tajwid tentang Tanda Waqaf

a. Membaca ayat-ayat di bawah ini secara individu maupun kelompok.

b. Menunjukkan kemampuan membaca dengan fasih dan tartil kepada teman dan guru.

a. Membaca dan mempelajari ketentuan tanda waqaf.

b. Membuat skema lengkap tentang tanda waqaf.

c. Mempresentasikan hasilnya.

Ani : ”Kalau aku sih pilih Imam. Orangnya tampak tegas dan berwibawa.”

Raisa : “Ya sudah. Pemilihan ketua OSIS sudah berlalu. Kita tinggal menunggu siapa yang memperoleh suara terbanyak, dialah yang jadi ketua OSIS” 

Ani : ”Siapapun yang terpilih itu harus kita terima dengan besar hati alias legowo.”

Mira : “Dan… yang pasti kita bertiga tetap bersahabat, OK?”

Menurut bahasa waqaf artinya berhenti/menahan. Menurut istilah ilmu tajwid, pengertian waqaf adalah memutuskan suara di akhir kata untuk bernafas sejenak dengan niat meneruskan bacaan selanjutnya. Waqaf dibedakan menjadi 5 macam berikut ini.

a. Waqaf Lazim

Waqaf lazim artinya harus berhenti. Ketika kalian membaca al-Qur’ān kemudian menemukan waqaf lazim, itu artinya pada tempat yang terdapat tanda waqaf lazim tersebut harus berhenti (waqaf) untuk mengambil nafas, baru kemudian melanjutkan bacaan. Waqaf lazim ini disebut juga dengan waqaf taam (waqaf sempurna).Tanda waqafnya adalahBila kalian menemukan tanda waqaf lazim semacam ini, maka 

bacaan harus dihentikan sejenak untuk mengambil nafas, baru kemudian dilanjutkan lagi.

b. Waqaf Jaiz 

Ketika membaca al-Qur’ān dan menemukan tanda waqaf jaiz, maka kalian boleh berhenti (waqaf) atau meneruskan bacaan (washal). Namun, ada yang diutamakan waqaf (berhenti) dan ada yang lebih diutamakan untuk washal (terus). Oleh karena itu, waqaf jaiz ini sendiri dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

Ketika pembaca al-Qur’ān menemukan waqaf Jaiz Ka” maka ia boleh waqaf dan boleh washal (diteruskan), namun lebih diutamakan untuk waqaf (berhenti).Tanda waqafnya adalah  

2) Jaiz Tasawi

Ketika pembaca BM

maka boleh waqaf (berhenti) maupun washal (diteruskan), keduanya hukumnya sama, tidak ada yang lebih utama.Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 259Tanda waqafnya adalah  

Contoh:

c. Waqaf Muraqabah / Mu’anaqah 

d. Waqaf Mamnu’ 

Waqaf mamnu’ maksudnya dilarang berhenti pada tempat yang 

terdapat tanda waqaf ini. Pada tempat tersebut dilarang berhenti 

karena masih terdapat keterkaitan makna antara kalimat yang dibaca 

dengan kalimat berikutnya, sehingga terjadi perubahan makna apabila 

terputus dalam membacanya.

Tanda waqafnya adalah

e. Saktah 

Apabila pembaca BM

ia harus berhenti sejenak, tetapi jangan mengambil nafas.

Tanda waqafnya adalah                 atau    (                        )

Aktivitas Siswa 3:

a. Secara individu dan kelompok berlatih mengartikan ayat menurut arti per kata (mufradad) kemudian merangkainya menjadi terjemah secara utuh.

b. Membandingkan hasil terjemah yang kalian rumuskan dengan terjemah yang ada di buku al-Qur™±n Terjemah.

c. Mempresentasikan hasilnya.

1) Terjemah:

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, 

mengandung pesan yang luar biasa, yakni kita diajarkan untuk tidak membeda-bedakan orang lain berdasarkan kekayaan, warna kulit, ras, suku bangsa, dan perbedaan •sik lainnya. Akan tetapi kita diajarkan untuk 

menjadi orang yang mulia di sisi Allah berdasarkan ketakwaan kita. Kita juga diperintahkan untuk saling mengenal berbagai jenis dan karakter manusia agar mampu memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing.Allah Swt. tidak pernah membeda-bedakan manusia dari bentuk tubuh ataupun harta bendanya, namun Allah Swt. melihat manusia dari amal shaleh dan kebersihan hatinya. Manusia yang paling mulia di sisi Allah Swt. adalah manusia yang paling banyak amal salehnya dan bersih 

hatinya. Rasulullah saw. berpesan agar kita senantiasa bertoleransi dan menghargai perbedaan, seperti yang disabdakan dalam hadis berikut ini:

 Artinya: “Diriwayatkan dari Abu Hurairah yang dimarfu’kan kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta benda kalian, tetapi Dia hanya memandang kepada amal dan hati kalian.” (H.R. Ibnu Majah)Sebagai seorang mukmin, hendaknya menghargai perbedaan di antara kaum mukminin, sebab sesama mukmin adalah bersaudara, yang 

Aktivitas Siswa 4:

Amati dan cermatilah Gambar 12.6 dan Gambar 12.7  kemudian diskusikan dan tulislah komentar atau pertanyaan yang terkait dengan gambar tersebut.

Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 263

satu sama lain saling menguatkan. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad saw.:

Artinya: “Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy’ari ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Antara seorang mukmin dengan mukmin yang lainnya adalah bagaikan satu bangunan, yang saling menguatkan satu 

sama lainnya.” (H.R. at-Tirmizi) 

Setelah membaca penjelasan ini, apakah kalian siap untuk menjadi 

orang yang penuh dengan toleransi dan mau menghargai perbedaan? 

Untuk menjadi hamba Allah Swt. yang seperti itu tidaklah sulit, hanya 

perlu berlatih. Latihan yang paling sederhana adalah memulai dari 

lingkungan sekitar, misalnya dalam keluarga mau menghargai kesukaan 

anggota keluarga yang lain, dan di sekolah seperti mau menghargai 

pendapat teman-teman saat berdiskusi kelompok. Hal-hal seperti ini 

mungkin bagi kalian terlihat sepele, akan tetapi apabila kalian biasakan 

dalam kehidupan sehari-hari, maka kalian akan lebih mudah untuk 

bertoleransi dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, 

berbangsa dan bernegara. Jika diri kita sudah terbiasa bertoleransi dan 

menghargai perbedaan, maka kehidupan akan menjadi lebih tenang dan 

penuh kedamaian.

Umar bin Khattab dan Seekor Burung Pipit

Pada suatu hari Umar bin Khattab melihat sekelompok anak kecil bermain 

dengan mengikat seekor burung pipit. Tampak burung kecil itu kelelahan 

dan tersiksa. Melihat peristiwa itu Umar merasa iba kepada burung tersebut. 

Maka dengan serta merta ia merajuk anak-anak itu dan membeli burung pipit 

tersebut. Setelah itu Umar melepas burung tersebut untuk bebas terbang di 

udara.

Setelah Umar meninggal dunia, para ulama di kota itu bermimpi bertemu 

dengannya. Mereka menanyakan kepada beliau tentang keadaannya.

Mereka bertanya, “Wahai Umar, apa yang telah Allah lakukan kepadamu?”

Umar menjawab, “Allah telah mengampuniku dan membalas amal 

perbuatanku.”

Mereka bertanya kembali, “Ceritakan kepada kami perbuatan apa yang 

telah menjadikan Allah mengampunimu?”

Umar menjawab, “Sesungguhnya Allah menyayangiku karena aku pernah 

menyayangi seekor burung pipit.”

Aktivitas Siswa 5:

a. Membaca kisah teladan berikut.

b. Berdiskusi dan bekerja sama untuk menceritakan kembali secara 

langsung atau disajikan dengan bentuk sosiodrama. 

c. Menyimpulkan dan menyampaikan pelajaran yang dapat dipetik dari 

kisah berikut.

Sengketa Baju Besi Milik Ali Bin Abi °alib

Ali bin Abi °alib sangat terkenal sebagai seorang khalifah yang adil. Ia 

tak mau menang sendiri terhadap rakyatnya dalam persoalan apa pun. 

Setiap urusan selalu diupayakan untuk diselesaikan dengan melalui 

jalur hukum, sesuai dengan aturan permainan yang sebenarnya.

Pada suatu ketika terjadi persengketaan antara sang Khalifah dengan 

seorang Nasrani mengenai baju besi. Ceritanya Sayyidina Ali melihat baju 

besinya berada di tangan seorang Nasrani yang kedudukannya adalah 

rakyat biasa. Seorang Nasrani itu kemudian mengadukan sengketanya 

dengan Sayyidina Ali ke pengadilan. Pada saat itu hakim yang mengadili 

bernama Syuraikh.

Akhirnya persidangan pun digelar. Ketika persidangan sudah dimulai, 

Sayyidina Ali diberi kesempatan untuk berbicara, “Baju besi ini adalah 

milikku. Aku belum pernah menjualnya atau memberikannya kepada 

siapapun.”

Mendengar pengakuan sang khalifah, hakim pun meminta 

keterangan dari pihak tertuduh. Orang Nasrani itu berkata, “Baju besi ini 

adalah milikku sendiri. Apa yang diutarakan itu tidak benar.”

Hakim bertanya kepada Sayyidina Ali, “Adakah bukti nyata atau saksi 

mata yang menguatkan pengakuanmu?”

Sayyidina Ali menjawab, “Benarlah hakim, aku memang tidak punya 

bukti maupun saksi dalam hal ini.”

Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 267

F. Rangkuman

1. Menurut bahasa waqaf artinya berhenti atau menahan. 

2. Waqaf dibedakan menjadi 5 macam, yaitu waqaf lazim, waqaf jaiz, waqaf muraqabah / mu’anaqah, waqaf mamnu’, dan saktah.

3. Waqaf lazim artinya harus berhenti. 

4. Waqaf jaiz artinya boleh berhenti (waqaf) atau meneruskan bacaan (wa¡al).

5. Waqaf muraqabah/mu’anaqah artinya harus berhenti pada salah satu tanda waqafnya.

6. Apabila pembaca BM

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 268 269 bagian A

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 12 halaman 269 270 bagain B

Rangkuman pai kelas 9 bab 12

waban i pg evaluasi bab 9 pai kelas 12 halaman 209 rahmat islam bagi nusantara. Soal Dan Kunci Jawaban Pat Pai Smp Kelas 7 Kurikulum

Kunci Jawaban Buku Agama Islam Bab 12 Kls 9. Oleh AniDiposting pada Agustus 16, 2020. Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 4 Kelas 6 Halaman 91 92 94

uku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX ini ditulis dengan semangat itu. … 9. 12. 23. 24. 24. Bab 2 : Menatap Masa Depan dengan Optimis,. Ikhtiar dan Tawakal. 25. A. Kompetensi Inti (KI)

Kunci Jawaban PAI Kelas 9 Bab 12 Halaman 256 257 Pilihan Ganda dan Essay adalah kunci jawaban soal Pilihan Ganda dan Essay dan tentang materi Bab 12 Menelusuri Tradisi Islam di Nusantara. Rangkuman Materi Agama Islam kelas 9 Bab 12 Menelusuri 

Tradisi Islam di Nusantara terdapat pada buku siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9 tingkat SMP/MTS Halaman 256 257 Kurikulum 2013 revisi 2018Menyuburkan Kebersamaan 

dengan Toleransi dan 

Menghargai Perbedaan

Previous Post

No more post

You May Also Like

x