KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 10 halaman 225 256

kakak menyadari bahwa hanya dimana sekarang ini banyak sekali para siswa dan siswi sekalian mengeluh banyak sekali tugas-tugas yang diberikan oleh guru kepada adik-adik sekalian.

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 10 halaman 225 256 Dahsyatnya Persatuan dalam Ibadah Haji dan Umrah pendidikan agama islam a bagaian b pilihan ganda ess

  Baca juga:

Baca juga:

yang mana lo gak tersebut memanglah sangat berat bagi adik ende karena di sisi lain adik-adik diminta untuk belajar dari rumah gimana kalau belajar dalam adik-adik merasa kurang memahami apa apa yang telah disampaikan oleh guru. untuk itulah dindingnya adik indigo sekalian merasa kesulitan dalam menyaksikan tugas yang diberikan oleh guru ditambah lagi dengan waktu yang sangat lapar membuat banyak sekali visual setelah stress.

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 225 256 bab 10 

halo adik-adik sekalian selamat datang di blog kakak hari ini kakak akan membagikan artikel mengenai kunci jawaban yang mana arti kau kunci jawaban ini sangatlah perlu dibahas karena

KUNCI JAWABAN PAI kelas 9 bab 10 halaman 225 256 Dahsyatnya Persatuan dalam Ibadah Haji dan Umrah pendidikan agama islam a bagaian b pilihan ganda ess

 memang seorang siswa ataupun siswa-siswi memang membutuhkan pembahasan mengenai kunci jawaban ini karena memang dalam pembuatan kunci jawaban ini asam membantu adik-adikku sekalian dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

1. Wukuf di Padang Arafah merupakan salah satu dari . . . .

a. Syarat haji c. Sunah haji

b. Rukun haji d. Wajib haji

jawaban b

2. Lari-lari kecil yang dilakukan oleh para calon jamaah haji dari Safa ke Marwah mengingatkan kisah . . 

a. Siti Fatimah c. Siti Hajar

b. Siti Masitah d. Siti Sarah

jawaban c

3. Pakaian yang dipakai ketika melaksanakan wukuf bagi laki-laki adalah . . . .

a. Ihram c. Jubah

b. Surban d. Koko

jawaban a

4. Jumrah yang ketiga bernama . . . .

a. Jumrah ula c. Jumrah Aqabah

b. Jumrah wustha d. Jumrah auwalu

jawaban c

5. Mabit di Muzdalifah merupakan rangkaian dari . . . .

a. Sunah haji c. Rukun haji

b. Wajib haji d. Sarat haji

jawaban c

6. Perbedaan antara haji dan umrah adalah . . . .

a. Ihram c. Sa’i

b. Wukuf d. Tahallul

jawaban b

7. Orang yang diwajibkan untuk melaksanakan haji adalah orang yang . . . .

a. Pejabat c. Merdeka

b. Kaya raya d. Mampu

jawaban d

8. Serangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan oleh para jamaah haji dan jika tidak dilaksanakan menyebabkan hajinya tidak sah adalah . . . .

a. Wajib haji c. Rukun haji

b. Sunah haji d. Syarat haji

jawaban c

9. Haji kecil adalah nama lain dari . . . .

a. Umrah c. °awaf

b. °awaf d. wukuf

jawaban a

10. °awaf yang dilakukan pada saat tiba di Mekah adalah . . . .

a. Wada’ c. Haji

b. Ifadah d. Qudum

jawaban d

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 256 bab 10 

sekarang ini banyak sekali para siswa dan siswi sekalian mencari kunci jawaban di internet tak hanya itu siswa tetapi juga orang tua serta wali murid juga mencari pembahasan mengenai kunci jawaban dari tugas mereka namun disini kakak ingin mengingatkan kembali.

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Sebutkan tiga hikmah haji dan umrah!

2. Jelaskan perbedaan rukun dan wajib haji!

3. Sebutkan rukun haji!

4. Sebutkan macam-macam cara pelaksanaan ibadah haji!

5. Jelaskan perbedaan haji dan umrah!

Kunci jawaban jawaban essay pai kelas 9 bab 10

1. Hikmah dari Haji dan Umroh :

Dibukankan pintu surga baginya

Dosanya di hapuskan

Memperkuat iman dan ketakwaannya

2. Perbedaan rukun dan wajib haji ialah  

Rukun haji adalah suatu rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji, bila tidak di kerjakan maka hajinya di anggap tidak sah.

Wajib haji adalah suatu rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji, bila salah satu wajib haji ditinggalkan maka hajinya tetap sah, tapi harus membayar Denda sesuai dengan haji yang di tinggalkan.

3. Rukun Haji :

Niat ihram

Thawaf

Sa’I  

Wukuf

Tahalul

Tertib

4. Macam macam cara pelaksanaan haji :

Haji Ifrad yaitu mengerjakan haji dan umrah

dengan cara mendahulukan haji daripada umrah.

Haji Tamattu yaitu mengerjakan haji dan umrah

dengan mendahulukan umrah daripada haji.

Haji Qiran yaitu mengerjakan haji dan umrah

sekaligus.

5. Haji ialah salah satu dari 5 rukun islam yang wajib dikerjakan bagi umat muslim bila mampu. Sedangkan umroh merupakan sunnah muakad atau sunnah yang diutamakan.

Pembahasan

Haji adalah Mengunjungi baitullah ka’bah di kota Mekkah, yaitu kota suci umat yang beragama muslim. Haji hukumnya wajib bagi umat Islam yang sudah mampu dan harus dilakukan setidaknya sekali dalam seumur hidupnya mereka oleh semua orang Muslim dewasa. Yang di maksud mampu di sini ialah mampu secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan, dan dapat mendukung keluarga mereka selama ketidakhadirannya mereka.

Berikut adalah rukun haji :

Niat ihram

Thawaf

Sa’I  

Wukuf

Tahalul

Tertib

Berikut adalah syarat sah haji :

Islam

Berakal

Baligh

Merdeka

Mampu

Macam macam cara pelaksanaan haji :

Haji Ifrad yaitu mengerjakan haji dan umrah

dengan cara mendahulukan haji daripada umrah.

Haji Tamattu yaitu mengerjakan haji dan umrah

dengan mendahulukan umrah daripada haji.

Haji Qiran yaitu mengerjakan haji dan umrah

sekaligus.

Sedangkan umroh merupakan sunnah muakad atau sunnah yang diutamakan.

Hikmah dari Haji dan Umroh :

1. Dibukankan pintu surga baginya

2. Dosanya di hapuskan

3. Memperkuat iman dan ketakwaannya

Rangkuman pai kelas 9 bab 10

b. Syarat Wajib Haji

Kita tahu bahwa dalam melaksanakan ibadah haji ada beberapa syarat wajib bagi calon jamaah haji yang harus dipenuhi antara lain sebagaimana berikut ini.

1) Islam

Haji tidak wajib atas orang yang bukan muslim. Mereka tidak dituntut untuk mengerjakan haji selama belum memeluk Islam. Apabila orang yang bukan muslim itu mengerjakan ibadah haji, maka tidak sah mengerjakannya. Jika orang yang bukan muslim tersebut pernah melaksanakan haji kemudian ia masuk Islam ia masih mempunyai kewajiban melaksanakan ibadah haji.

2) Baligh

Anak kecil belum memiliki kewajiban untuk melaksanakan ibadah haji. Apabila ada anak kecil menunaikan ibadah haji, maka hajinya tetap sah, namun hal ini tidak menggugurkan kewajibannya. Artinya, kelak kalau ia sudah dewasa masih tetap mempunyai kewajiban untuk menunaikan ibadah haji.

3) Berakal sehat

orang yang akalnya tidak waras (gila) tidak wajib melaksanakan haji. Orang semacam ini tidak mempunyai kelayakan untuk mengerjakan ibadah. Apabila orang gila menunaikan ibadah haji maka hajinya tidak sah.

4) Merdeka

Melaksanakan haji bagi hamba sahaya adalah tidak wajib, sebab haji adalah ibadah yang lama temponya memerlukan perjalanan jauh dan diisyaratkan kemampuan dalam bekal dan kendaraan yang mengakibatkan terabaikannya hak-hak majikan  yang berkaitan dengan hamba sahaya.

a. Membaca materi syarat wajib haji berikut ini !

b. Membuat ilustrasi berupa gambar, video, skema, atau bagan yang sesuai, dan dilakukan secara berkelompok.

c. Secara berkelompok mendiskusikan materi tersebut dan menyampaikan atau memaparkan hasilnya kepada kelompok lain untuk dibandingkan dan saling melengkapi.

5) Mampu 

Adanya kesanggupan baik !sik, materi, dan keamanan dalam melaksanakan ibadah haji yaitu kemampuan untuk tiba di Mekah.

c. Rukun Haji

Agar haji yang kita laksanakan menjadi sah, maka kita harus melaksanakan  rukun haji. Rukun haji adalah serangkaian kegiatan yang apabila salah satunya tidak dikerjakan maka hajinya tidak sah dan tidak boleh digantikan dengan dam. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut:

1) Ihram disertai dengan niat

Berniat mengerjakan ibadah haji. Niat dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya sebagai berikut.

Artinya: “Kupenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji”

2) Wukuf

Hadir di padang Arafah pada waktu yang telah ditentukan yaitu mulai dari tergelincirnya matahari waktu zuhur tanggal 9 ªul¥ijjah sampai terbit fajar tanggal 10 ªul¥ijjah.

3) °awaf

°awaf adalah mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali dimulai dari sudut hajar aswad dan berakhir di sudut hajar aswad pula dan  Ka’bah berada di sebelah kiri orang ber¯awaf (berlawanan dari arah jarum jam). °awaf rukun ini dinamakan 

Aktivitas Siswa 4:

a. Membaca materi rukun haji berikut ini !

b. Membuat ilustrasi berupa gambar, video, skema, atau bagan yang sesuai, dan dilakukan secara berkelompok.

c. Secara berkelompok mendiskusikan materi tersebut dan 

menyampaikan atau memaparkan hasilnya kepada kelompok lain 

untuk dibandingkan dan saling melengkapi.

Adapun syarat ¯awaf adalah sebagaimana berikut ini.

a) Menutup aurat.

b) Suci dari hadas dan najis.

c) Ka’bah hendahlah berada di sebelah kiri orang yang ¯awaf.

d) °awaf dimulai dari hajar aswad.

e) °awaf dilaksanakan sebanyak tujuh kali.

f) °awaf dilaksanakan di dalam masjid.Macam-macam ¯awaf adalah sebagai berikut.

a) pBXBGRVEVN adalah ¯awaf yang dilaksanakan ketika baru sampai di Mekah sebagai salat Tahiyatul masjid.

b) pBXBG*GBEBI adalah ¯awaf rukun haji.

c) pBXBGXBEBɧ adalah ¯awaf yang dilaksanakan ketika akan meninggalkan Mekah.

d) °awaf tahallul adalah penghalalan barang yang haram karena ihram.

e) °awaf nazar adalah ¯awaf yang dilaksanakan karena adanya nazar.

f) °awaf sunah adalah ¯awaf yang apabila dilaksanakan akan 

mendapatkan pahala jika tidak dilaksanakan tidak mendapatkan dosa.

4) Sa’i

Sa’i adalah berlari-larian kecil dari Bukit ¢afa ke Bukit Marwah. A d a p u n syarat-syaratnya adalah:

a) dimulai dari Bukit ¢afa dan disudahi di Bukit Marwah,

b) dilaksanakan sebanyak tujuh kali, dan

c) dilaksanakan sesudah ¯awaf baik ¯awaf rukun maupun ¯awafRVEVN.

Gambar 10.9. Sa’i

5) Tahalul

Tahalul adalah mencukur sekurang-kurangnya tiga helai rambut.

6) Tertib

Tertib yaitu mendahulukan yang dahulu di antara rukun-rukun itu.

d. Wajib Haji

Selain mengerjakan rukun haji, kita harus mengerjakan wajib haji. Wajib haji adalah serangkaian kegiatan yang harus dikerjakan apabila ada salah satunya tidak dikerjakan hajinya tetap sah dan digantikan dengan membayar dan atau menyembelih hewan. Adapun wajib hajinya sebagai berikut.

1) Ihram dari miqatIhram dari miqat yaitu batasan waktu dan tempat yang telah 

ditentukan. Ketentuan masa (miqat zamani) adalah dari awal bulan Syawal sampai terbit fajar hari RayaHaji (tanggal 10 bulan Haji). Firman Allah Swt.

Artinya: “(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi….(Q.S. al-

Baqarah/2:197)Ketentuan tempat (Makani).

a) Mekah adalah miqat (tempat ihram) orang yang tinggal di Mekkah.

b) Zul-Hulaifah adalah miqat (tempat ihram) orang yang datang dari arah Madinah dan negeri-negeri yang sejajar dengan Madinah.

c) Juhfah adalah miqat (tempat ihram) orang yang datang dari 

arah Syam, Mesir, Magribi dan negeri-negeri yang sejajar 

dengan negeri tersebut.

d) Yalamlam adalah miqat (tempat ihram) orang yang datang dari 

arah Yaman, India, Indonesia, dan negeri-negeri yang datang 

dari arah negeri tersebut.

e) Qarnul Manazil adalah miqatt (tempat ihram) orang yang 

datang dari arah Najdil- Yaman dan najdil hijaz dan negeri-

negeri yang datang dari arah negeri tersebut.

f) Zatuirqin adalah miqat (tempat ihram) orang yang datang 

dari arah irak dan negeri-negeri yang datang dari arah negeri 

tersebut.

g) Bagi penduduk negeri-negeri yang ada di negeri Mekah dan 

miqat-miqat tersebut adalah miqat tempat ihramnya dari 

negeri masing-masing di mana merekka tinggal.

2) Berhenti di Muzdalifah.

Berhenti di Muzdalifah sesudah tengah malam, di malam hari 

raya haji  sesudah hadir di Padang Arafah.

3) Melontar jumrah Aqabah pada hari raya haji.

4) Melontar tiga jumrah.

Melontar tiga jumrah yaitu umrah ula, jumrah wustha, dan jumrah aqabah pada tanggal 11, 12, 13 bulan haji. Melontar jumrah dilaksanakan sesudah tergelincir matahari pada setiap harinya dan sebanyak tujuh kali untuk tiap-tiap jumrah.Syarat melontar jumrah adalah sebagai berikut.

a) Melontar Jumrah dengan tujuh batu dan dilemparkan satu-per satu.

b) Menertibkan tiga jumrah, dimulai dari jumrah ula, jumrah wustha, dan  yang terakhir jumrah aqabah.

c) Alat untuk melontar jumrah adalah batu kerikil.

5) Bermalam di Mina.

6) pBXBGXBEBɧ

pBXBGXBEBɧ adalah ¯awaf yang dilaksanakan sewaktu akan 

meninggalkan Mekah.

7) Tidak melakukan perbuatan yang dilarang atau yang diharamkan.

Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 215

e. Sunah Haji

Sunah haji adalah serangkaian kegiatan yang apabila dilakukan akan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa. Adapun sunah hajinya sebagai berikut:

1) *GSBE*GSBE yaitu ihram untuk haji dahulu  baru umrah.

2) Membaca talbiyah selama ihram sampai melontar jumrah aqabah pada hari raya idul adha. Lafaz Talbiyah:

 Artinya: “ya Allah, saya tetap tunduk mengikuti perintah-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, sesungguhnya segala puji dan nikmat bagi-Mu, dan Engkaulah yang menguasai segala sesuatu, tidak ada yang menyekutui kekuasaan-Mu.”

3) Berdoa sesudah membaca talbiyah.

4) Membaca zikir sewaktu ¯awaf.

5) ¢alat dua rakaat sesudah ¯awaf.

6) Masuk ke Ka’bah

f. Larangan HajiBerikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama 

melakukan ibadah haji.

1) Bagi laki-laki

a) Memakai pakaian yang berjahit ,baik jahitan biasa, sulaman 

dan atau diikatkan kedua ujungnya.

b) Menutup kepala, kecuali sesuatu hal maka dibolehkan akan 

tetapi harus membayar dam.

Aktivitas Siswa 6:

Bacalah materi “Sunah Haji”, kemudian secara berkelompok mendiskusikannya dan menyampaikan atau memaparkan hasilnya kepada kelompok lain untuk dibandingkan dan saling melengkapi.

2) Bagi perempuan

Menutup muka dan kedua telapak tangan, apabila keadaan mendesak ia boleh menutupnya akan tetapi harus membayar 

•dyah.

3) Larangan bagi laki-laki dan perempuan

a) Memakai wangi-wangian baik dipakainya pada badan atau 

pada pakaian.

b) Menghilangkan rambut atau bulu badan yang lain termasuk 

memakai minyak rambut.

c) Memotong kuku.

d) Mengakadkan nikah baik menikahkan, menikah atau menjadi 

wali nikah.

e) Bersetubuh bagi suami istri.

f) Berburu dan membunuh binatang darat yang liar dan halal 

dimakan.

Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah….(Q.S. 

al-Baqarah/2:196)

Umrah sering  disebut  dengan haji kecil, semua ketentuan umrah 

hampir sama dengan haji, tetapi pelaksanaan umrah lebih sederhana 

dibandingkan dengan haji.

b. Syarat Wajib Umrah

Kita tahu bahwa dalam melaksanakan ibadah haji ada beberapa 

syarat wajib bagi calon jamaah haji yang harus dipenuhi sebagaimana 

berikut ini.

Aktivitas Siswa 8:

Amati dan cermatilah Gambar 10.12, Gambar 10.13 dan Gambar 10.14, 

kemudian diskusikan dan tulislah komentar atau pertanyaan yang terkait 

dengan gambar tersebut. 

Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 219

1) Islam

Umrah tidak wajib atas orang ka!r dan mereka tidak dituntut 

untuk mengerjakan haji selama masih ka!r dan tidak sah 

mengerjakannya sebab mereka tidak mempunyai kelayakan untuk 

menunaikan melaksanakan ibadah. 

2) Baligh 

Melaksanakan umrah bagi anak kecil tidak wajib karena tidak 

dituntut untuk mengerjakan hukum-hukum syariat. 

3) Berakal

Melaksanakan umrah bagi orang gila adalah tidak wajib karena 

dia tidak mempunyai kelayakan untuk mengerjakan ibadah. 

4) Merdeka

Melaksanakan umrah bagi hamba sahaya adalah tidak wajib, 

sebab umrah adalah ibadah yang lama waktunya ibadah ini 

memerlukan perjalanan jauh dan diisyaratkan kemampuan dalam 

bekal dan kendaraan yang mengakibatkan terabaikannya hak-hak 

majikan  yang berkaitan dengan hamba sahaya.

c. Rukun Umrah

Agar umrah yang kita laksanakan menjadi sah, kita harus 

melaksanakan  rukunnya. Rukun umrah adalah serangkaian kegiatan 

yang apabila salah satunya tidak dikerjakan maka tidak sah dan tidak 

boleh digantikan dengan dam. Adapun rukun Umrah adalah sebagai 

berikut.

1) Ihram

Berniat untuk melaksanakan umrah.

2) °awaf

°awaf adalah mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali dimulai 

dari sudut hajar aswad dan berakhir di sudut hajar aswad pula serta  

ka’bah berada di sebelah kiri orang ber¯awaf (berlawanan dari arah 

jarum jam). 

3) Sa’i

Sa’i adalah berlari-larian kecil dari Bukit ¢afa ke Bukit Marwah. 

4) Tahalul

Tahalul adalah mencukur sekurang-kurangnya tiga helai 

rambut.

5) Tertib

Tertib yaitu mendahulukan yang dahulu di antara rukun-rukun 

itu.

220 Kelas IX SMP/MTs

d. Wajib Umrah

Adapun wajib Umrah adalah sebagai berikut.

1) Ihram dari miqatnya

Miqat di dalam umrah ada dua macam yaitu: miqat zamani 

(sepanjang tahun) dan miqat makani ( sama dengan miqat haji)

2) Menjauhi segala larangan umrah yang jumlah dan bentuk 

larangannya sama dengan larangan haji.

3. Hikmah Haji dan Umrah

Setelah mempelajari ketentuan haji dan umrah, kita dapat mengambil 

hikmah dari mempelajari bab haji dan umrah antara lain sebagai berikut.

a. Manfaat bagi individu yang menunaikan ibadah haji.

1) Menghapus semua dosa kecil dan menyucikan diri dari perbuatan 

maksiat.

2) Diampuninya segala dosa karena Allah Swt. Maha Pengampun, 

Maha Pemurah dan Maha Penyayang kecuali yang berkaitan 

dengan hak-hak sesama manusia harus diselesaikan terlebih 

dahulu.

3) Menyucikan jiwa seseorang dan berbaik sangka kepada Allah Swt.

4) Meningkatkan keimanan seseorang dengan menepati janji kepada 

Allah Swt. dengan kerinduan akan baitullah.

5) Mengingatkan akan jihad Rasulullah saw. yang telah menyinari 

dunia dengan amal saleh.

6) Melatih sifat sabar dan disiplin serta mendorong untuk berkurban 

Aktivitas Siswa 9:

Bacalah materi “Umrah”, kemudian secara berkelompok mendiskusikannya 

dan menyampaikan atau memaparkan hasilnya kepada kelompok lain 

untuk dibandingkan dan saling melengkapi. 

Aktivitas Siswa 10:

Bacalah materi “Umrah”, kemudian secara berkelompok mendiskusikannya 

dan menyampaikan atau memaparkan hasilnya kepada kelompok lain 

untuk dibandingkan dan saling melengkapi. 

lebih mengutamakan orang lain atas dirinya sendiri.

7) Mensyukuri nikmat yang telah diberikannya yaitu nikmat sehat 

dan nikmat harta yang telah diterimanya.

b. Manfaat bagi umat Islam pada umumnya.

1) Menciptakan rasa persatuan dan kesatuan umat Islam di dunia.

2) Mempererat tali persaudaraan bagi umat Islam di seluruh dunia.

3) Media untuk berdakwah menyebarkan ajaran Islam ke seluruh 

dunia seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. ,selalu 

menemui jamaah haji dalam setiap tahunnya.

4) Lebih mengutamakan kepentingan agama daripada kepentingan 

pribadi.

D. Re!eksi Akhlak Mulia

Kalian sekarang menjadi cukup mengerti haji dan umrah. Terkait dengan 

ibadah yang mulia ini, lakukanlah re!eksi diri. Tanggapilah pernyataan-

pernyataan berikut, menurut apa yang kalian rasakan dengan cara memberi 

merayu Thawus dan menawarkan diri untuk berkencan dengannya. Dengan 

ramah Thawus menanggapi pembicaraannya. Kemudian Thawus berkata 

kepada wanita itu agar datang kembali ke rumahnya esok hari.

Pada keesokan harinya wanita cantik itu 

datang ke rumah Thawus dengan bertabur 

harapan dan keindahan. Sesampai di 

rumahnya, wanita itu mendapati Thawus 

sedang menantikan kedatangannya. Thawus 

kemudian mengajaknya berjalan-jalan ke luar 

rumah. Wanita itu pun mengikuti ajakan 

Thawus. Setelah lama berjalan-jalan dan 

bercakap-cakap tiba-tiba wanita itu menyadari 

bahwa ia sudah ada di dalam Masjidil Haram, di 

depan Ka’bah.

Wanita itu sangat heran dan membuka matanya lebar-lebar. Dilihatnya 

orang-orang sedang khusyuk beribadah. Ia kemudian menjadi bertambah 

terkejut ketika Thawus berkata kepadanya, “Ayo lepaskanlah pakaianmu 

dan kita berkencan.” Dengan sangat kaget wanita itu menjawab, “Apa? Kita 

akan berkencan di sini, Thawus. Kita akan malu 

dilihat banyak orang. Bukankah lebih baik kita 

cari tempat yang sepi?”

Thawus menjawab, “Tahukah kamu 

bahwa di tempat yang ramai maupun yang 

sepi, Allah Swt. tetap melihatnya?” Kata-kata 

Thawus membuat wanita itu terdiam. Tak lama 

kemudian wanita itu menangis dan bersujud 

kepada Allah di depan Ka’bah. Ia bertaubat 

atas kemaksiatan yang selama ini telah 

dilakukannya.

Sumber: Teladan Humor Su!stik

Gambar 10.17.

Sumber: 3.bp.blogspot.com

Aktivitas Siswa 11:

a. Membaca kisah teladan di atas.

b. Berdiskusi dan bekerja sama untuk menceritakan kembali secara 

langsung atau disajikan dengan bentuk sosiodrama. 

c. Menyimpulkan dan menyampaikan pelajaran yang dapat dipetik dari 

kisah tersebut.

F. Rangkuman

1. Haji adalah mengunjungi Ka’bah (rumah Allah Swt.) untuk melakukan 

beberapa amal ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dan 

hukumnya wajib bagi setiap umat Islam yang mampu.

2. Syarat wajib haji adalah Islam, baligh, berakal, merdeka dan mampu.

3. Rukun haji adalah JISBNXVLVGoBXBGTBɧJUBIBMVM dan tertib.

4. Wajib haji adalah ihram dari miqat,berhenti di Muzdalifah, melontar 

Jumrah Aqabah, bermalam di Mina, ¯awaf wada’ dan tidak melakukan 

perbuatan yang dilarang.

5. Sunah haji adalah JGSBE, membaca talbiyah selama ihram sampai melontar 

jumrah aqabah pada hari raya idul adha, berdoa sesudah membaca 

talbiyah, membaca zikir sewaktu  ¯awaf, £alat dua rakaat sesudah  ¯awaf, 

masuk ke Ka’bah.

6. Larangan haji bagi laki-laki yaitu memakai pakaian yang berjahit baik 

jahitan biasa, sulaman dan atau diikatkan kedua ujungnya dan menutup 

kepala, kecuali sesuatu hal maka dibolehkan akan tetapi harus membayar 

dam. Larangan bagi perempuan yaitu menutup muka dan kedua telapak 

tangan, apabila keadaan mendesak ia boleh menutupnya akan tetapi  memakai wangi-wangian baik dipakainya pada badan atau pada pakaian, 

menghilangkan rambut atau bulu badan yang lain termasuk memakai 

minyak rambut, memotong kuku, mengakadkan nikah baik menikahkan, 

menikah atau menjadi wali nikah, bersetubuh bagi suami istri dan berburu 

dan membunuh binatang darat yang liar dan halal dimakan.

7. Dam (denda) bagi haji tamattu dan haji qiran,mengerjakan salah satu dari 

beberapa larangan bersetubuh bagi suami Istri sebelum tahalul pertama, 

membunuh binatang liar dan terhambat atau terlambat dalam perjalanan.

8. Umrah adalah berkunjung ke Ka’bah dengan melaksanakan ¯awaf dan 

sa’i dalam waktu yang tidak ditentukan. Hukumnya adalah fardhu ain atas 

umat Islam sekali dalam seumur hidupnya. 

9. Syarat wajib umrah adalah Islam, baligh, berakal, dan merdeka.

10. Rukun umrah adalah JISBNoBXBGTBɧJUBIBMVM dan tertib.

11. Wajib umrah adalah ihram dari miqat dan menjauhi segala larangan 

umrah yang jumlah dan bentuk larangannya sama dengan larangan haji.

12. Hikmah haji dan umrah adalah menghapus semua dosa kecil dan 

menyucikan diri dari perbuatan maksiat, diampuninya segala dosa karena 

Allah Swt. Maha Pengampun, Maha Pemurah, dan Maha Penyayang kecuali 

yang berkaitan dengan hak-hak sesama manusia harus diselesaikan 

terlebih dahulu, menyucikan jiwa seseorang dan berbaik sangka kepada 

Dahsyatnya Persatuan dalam Ibadah Haji dan Umrah

dulu artikel:

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 225 256 bab 10 BAGAIN A

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 256 bab 10 BAGIAN B

Rangkuman pai kelas 9 bab 10

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 225 256 bab 10 PILIHAN GANDA

Kunci jawaban PAI kelas 9 halaman 256 bab 10 ESSAY

Rangkuman pai kelas 9 bab 10

You May Also Like