KUNCI JAWABAN PAI kelas 10 halaman 103 evaluasi uji pemahaman bab 6

(NILAI100✔️)kunci jawaban PAI kelas 10 halaman 103 evaluasi uji pemahaman bab 6✔️Meniti Hidup dengan ✔️emuliaan pendidikan agama islamkelas 1sma smk ma mak sekolah merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat indonesia,  sekolah juga merupakan hal wajib bagi masyarakat indonesia yang berusia dari 6 tahun sampai dia sekolah 9 tahun.hal ini memang dilakukan pemerintah yang bertujuan untuk supaya masyarakatnya bisa mengikuti perkembangan zaman dimana perkembangan zaman ini menuntut seseorang untuk bisa mengikuti tersebut.

oleh karena itu pemerintah mewajibkan masyarakatnya untuk sekolah 9 tahun, dimana hal ini bah arti masyarakat indonesia harus sekolah minimal tamatan smp, di sekolah ada beberapa hal yang diwajibkan bagi siswanya untuk mengerjakan hal tersebut salah satu hal wajib dikerjakan oleh siswa adalah tugas yang diberikan oleh guru.

    1. Kunci jawaban PAI kelas 10
    2. Kunci jawaban Bahasa inggris kelas 10
    3. Kunci jawaban IPA kelas 10
    4. Kunci jawaban MTK kelas 10
    5. Kunci jawaban PENJAS kelas 10
    6. Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10
    7. Kunci jawaban PKN kelas 10
    8. Kunci jawaban Prakarya kelas 10
    9. Kunci jawaban Sejarah Indonesia kelas 10
    10. Kunci jawaban Senibudaya kelas 10

                       dimana tugas ini bersifat mutlak harus diselesaikan oleh seorang siswa di mana tugas ini biasanya digunakan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi yang disampaikan oleh guru

                      Tanya itu tugas juga dijadikan sebagai tolak ukur untuk menentukan nilai rapot dalam hal ini sebelumnya nilai seluruh tugas yang diperoleh peserta didik akan di akumulasi terlebih dahulu barulah kemudian akan dimasukkan kedalam nilai rapot itupun hanya beberapa persen nya saja.

                      Kunci Jawaban PAI Kelas 7 bab 1-bab11

                      Untuk itu kami menyadari bahwasanya tugas merupakan hal yang sangat penting bagi peserta didik dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru untuk itu kami hadir dalam membantu peserta didik yang kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. guru dengan tepat waktu dan kami harap dengan adanya pembahasan ini peserta didik dapat memperoleh nilai yang memuaskan

                      Semoga kedepannya blog ini bisa sangat berguna jika seorang siswa yang ingin mencari kunci jawaban. Karena untuk saat ini kami sangatlah mengetahui sekali bawa untuk pencarian di Google sendiri kebanyakan dari mahasiswa yang sedang mencari kunci jawaban yang 

                      Kunci Jawaban PAI Kelas 7 bab 6 Meniti Hidup dengan Kemuliaan

                      di mana kunci jawaban tersebut bisa meneruskan soal-soal yang dikerjakan di mana soal tersebut telah diberikan oleh guru ketika proses pembelajaran mandiri ataupun Darin untuk saat ini.Mengerjakan tugas yang diberikan guru secara baik dan benar merupakan salah satu tanggung jawab yang harus teman-teman hadapi untuk saat ini.

                      B. Evaluasi

                      Jawablah petanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas.

                      1. Setiap muslim diperintahkan untuk melakukan mujāhadah an-nafs supaya hidupnya bahagia. Bagaimana cara menerapkan mujāhadah an-nafs dalam kehidupan sehari-hari?

                      Kunci jawaban Mujahadah an-nafs adalah perjuangan yang sungguh” untuk melawan ego , atau hawa nafsu  lawwamah atau dengan kata lain mengendalikan diri , tidak mengikuti kemauan nafsu yang bertentangan dengan syara’. dalil tentang mujahadah an-nafs terdapat dalam surat al-anfal ayat 72, yang bunyinya :

                      Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan (terhadap) orang orang yang beriman, tetapi belum berhijrah maka tidak ada kewajiban sedikitpun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadapaum yang telah terikat perjanjian antara kamu denganmereka. Dan Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan.”

                      Penerapan Mujahada An nafs dalam kehidupan sehari-hari : 

                      1. Pada saat kita lagi capek, penat, pingin istirahat,tetangga menyalakan radio keras”, sehinggamengganggu kita, kita harus bisa menahan diri agartidak marah, namun mengingatkan tetangga denganlembut

                      2. Menahan emosi, saat mau istirahat, diganggu anak

                      2. Apa yang akan kamu lakukan jika mengetahui ada dua orang mukmin sedang berselisih pendapat?

                      Kunci jawaban jika ada 2 sahabat sedang berselisih pendapat maka kita ajak kembali pada al-qur’an dan al-hadits,         sebagaimana surat an- nisa’ ayat 59 Artinya : Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

                      3. Q.S. al-Ḥujurāt/49:10 mengandung pesan-pesan yang mulia. Jelaskankandungan Q.S. al-Ḥujurāt/49:10 tersebut.

                      Kunci jawabanmulia. Jelaskan kandungan Q.S. al Ḥujurat/49:10 tersebut. 
                      1. Penegasan bahwa mukmin itu merupakan satu kesatuan ummat
                      2. Perintah untuk memperbaiki hubungan di antara sesama karena sesungguhnya muslim itubersaudara.

                      4. Seseorang yang terbiasa ĥusnużżan akan memperoleh banyak manfaat dan hikmah. Sebutkan manfaat dan hikmah orang yang berĥusnużżan.

                      Kunci jawabanManfaat dan hikmah orang yang berhusnuzzan antara lain:
                      1. Menumbuhkan perasaan cinta kepada Allah
                      2. Menumbuhkan perasaan syukur kepada Allah
                      3. Menumbuhkan sikap sabar dan tawakkal
                      4. Pemaaf
                      5. Penyayang
                      6. Suka menolong

                      5. Sebutkan hukum bacaan ikhfa’, iżhār, dan Idgām bigunnah yang terdapat dalam Q.S. al-Ḥujurāt/49:12.

                      Kunci jawaban

                      Sebutkan hukum bacaan ikhfa’, iżhār, dan Idgām bigunnah yang terdapat  dalam Q.S. al-Ḥujurāt/49:12.


                      Sebutkan hukum bacaan ikhfa’, iżhār, dan Idgām bigunnah yang terdapat  dalam Q.S. al-Ḥujurāt/49:12.

                      di mana kunci jawaban tersebut bisa meneruskan soal-soal yang dikerjakan di mana soal tersebut telah diberikan oleh guru ketika proses pembelajaran mandiri ataupun Darin untuk saat ini.Mengerjakan tugas yang diberikan guru secara baik dan benar merupakan salah satu tanggung jawab yang harus teman-teman hadapi untuk saat ini.

                      Rangkuman PIA kelas 7 bab 6 Meniti Hidup dengan Kemuliaan

                      dan mengikuti ulangan walaupun ulangan tersebut nilai teman-teman semuanya kurang maksimal apabila teman-teman juga tidak mempersiapkan diri tetapi tidak mungkin seorang guru memberikan nilai yang jelek apabila siswa-siswa pun memiliki keaktifan yang luar biasa dan nantinya pun guru pun akan memberikan yang terbaik apabila seorang siswa lebih aktif. 
                      Kunci jawaban PAI Kelas 10 bab 6 Halaman 103 Meniti Hidup dengan Kemuliaan
                      KUNCI JAWABAN PAI kelas 10 halaman 103 evaluasi uji pemahaman bab 6

                      A. Memahami Makna Pengendalian Diri, Prasangka Baik, Husnużżan dan Persaudaraan (Ukhuwah)

                      1. Pengendalian Diri (Mujāhadah an-Nafs)

                      Pengendalian diri atau kontrol diri (Mujāhadah an-Nafs) adalah menahan diri dari segala perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain, seperti sifat serakah atau tamak. Dalam literatur Islam, pengendalian diri dikenal dengan istilah aś-śaum, atau puasa. Puasa adalah salah satu sarana mengendalikan diri. Hal tersebut berdasarkan hadis Rasulullah saw. yang artinya: “Wahai golongan pemuda! Barangsiapa dari antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, yang demikian itu amat menundukkan pemandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah dia puasa, karena (puasa) itu menahan nafsu baginya.” (H.R. Bukhari)

                      2. Prasangka Baik (usnużżan)

                      Prasangka baik atau ĥusnużżan berasal dari kata Arab, yaitu ĥusnu yang artinya baik, dan żan yang artinya prasangka. Jadi, prasangka baik atau positive thinking dalam terminologi Islam dikenaldengan istilah ĥusnużżan. Istilah ĥusnużżan adalah sikap orang yang selalu berpikir positif terhadap apa yang telah diperbuat oleh orang lain. Lawan dari sifat ini adalah buruk sangka (su’użżan), yaitu menyangka orang lain melakukan hal-hal buruk tanpa adanya bukti yang benar. Dalam ilmu akhlak, ĥusnużżan dikelompokkan ke dalam tiga bagian, yaitu ĥusnużżan kepada Allah Swt. ĥusnużżan kepada diri sendiri, dan ĥusnużżan kepada orang lain.

                      3. Persaudaraan (ukhuwwah)

                      Persaudaraan (ukhuwwah) dalam Islam dimaksudkan bukan sebatashubungan kekerabatan karena faktor keturunan, tetapi yang dimaksud dengan persaudaraan dalam Islam adalah persaudaraan yang diikat oleh tali aqidah (sesama muslim) dan persaudaraan karena fungsi kemanusiaan (sesama manusia makhluk Allah Swt.).

                      B. Ayat-Ayat al-Qur’ān tentang Pengendalian Diri, Prasangka Baik, dan 

                      Persaudaraan (ukhuwah)

                      1. Q.S. al-Ḥujurāt/49:12 

                      a. Lafal Ayat dan Artinya

                      ——————————————————————————-

                      “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.”

                      C. Hadis tentang Pengendalian Diri, Prasangka Baik, dan Persaudaraan

                      1. Hadis tentang Pengendalian Diri

                      Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:

                      ——————————————————————————-

                      “Orang yang perkasa bukanlah orang yang menang dalam perkelahian, 

                      tetapi orang yang perkasa adalah orang yang mengendalikan dirinya 

                      ketika marah.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

                      2. Hadis tentang Prasangka Baik

                      Rasulullah saw. bersabda:

                      ——————————————————————————-

                      “Jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk, karena sesungguhnya 

                      prasangka itu adalah perkataan yang paling dusta.” (H.R. Bukhari)

                      3. Hadis tentang Persaudaraan

                      Diriwayatkan dari Nu’man bin Basyir ra. bahwa Rasulullah saw. 

                      Bersabda: 

                      ——————————————————————————-

                      “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai, saling 

                      mengasihi, dan saling menyayangi, seperti satu tubuh. Apabila satu organ 

                      tubuh merasa sakit, akan menjalar kepada semua organ tubuh, yaitu tidak  dapat tidur dan merasa demam.” (H.R. Muslim)

                      A. Pengendalian Diri (Mujāhadah an-Nafs) 

                      1. Bersabar dengan tidak membalas 
                      terhadap ejekan atau cemoohan teman 
                      yang tidak suka terhadap kamu.
                      2. Memaafkan kesalahan teman dan orang 
                      lain yang berbuat “aniaya” kepada kita.
                      3. Ikhlas terhadap segala bentuk cobaan 
                      dan musibah yang menimpa, dengan 
                      terus berupaya memperbaiki diri dan 
                      lingkungan.
                      4. Menjauhi sifat dengki atau iri hati kepada 
                      orang lain dengan tidak membalas 
                      kedengkian mereka kepada kita.
                      5. Mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. kepada kita, seta 
                      tidak merusak nikmat tersebut. Seperti menjaga lingkungan agar selalu bersih, 
                      menjaga tubuh dengan merawatnya, berolahraga, mengkonsumsi makanan 
                      dan minuman yang halal, dan sebagainya. 

                      B. Prasangka Baik (¦usnużżan)

                      1. Memberikan apresiasi atas prestasi yang 
                      dicapai oleh teman atau orang lain dalam 
                      bentuk ucapan atau pemberian hadiah.
                      2. Menerima dan menghargai pendapat 
                      teman/orang lain meskipun pendapat 
                      tersebut berlawanan dengan keinginan kita.
                      3. Memberi sumbangan sesuai kemampuan 
                      kepada peminta-minta yang datang ke 
                      rumah kita.
                      4. Turut serta dalam kegiatan­kegiatan sosial 
                      baik di lingkungan rumah, sekolah, ataupun 
                      masyarakat.
                      5. Mengerjakan tugas­tugas yang diberikan 
                      kepada kita dengan penuh tanggung jawab.

                      C. Persaudaraan (Ukhuwwah)

                      1. Menjenguk/mendoakan/membantu teman/orang lain yang sedang sakit atau 

                      terkena musibah.

                      2. Mendamaikan teman atau saudara yang berselisih agar mereka sadar dan 

                      kembali bersatu.

                      3. Bergaul dengan orang lain dengan tidak memandang suku, bahasa, budaya, 

                      dan agama yang dianutnya.

                      4. Menghindari segala bentuk permusuhan, tawuran, ataupun kegiatan yang 

                      dapat merugikan orang lain.

                      5. Menghargai perbedaan suku, bangsa, agama, dan budaya teman/orang lain

                       peserta didik kb harap mendukung kami dengan cara membagikan artikel yang kami buat ini dengan teman-teman yang sedang mengerjakan tugas yang sama kami harap dengan begitu peserta didik yang lainnya dapat memperoleh manfaat dari artikel yang kami buat ini terima kasih telah berkunjung di blog.

                      Kata Kunci:

                      kunci jawaban pendidikan agama islam dan budi pekerti kelas 10 kunci jawaban pendidikan agama islam dan budi pekerti kelas 10 semester 1 soal dan jawaban agama islam kelas 10 semester 1 kurikulum 2013 . kunci jawaban lks agama islam kelas 10 semester 1 jawaban evaluasi bab 6 agama islam kelas 10 buku pai dan budi pekerti kelas 10 kurikulum 2013 revisi 2017 kunci jawaban agama islam kunci jawaban lks agama islam kelas 10 semester 2 kurikulum 2013 Jawaban Evaluasi Bab 6 PAI Kelas 10 Halaman 103 Meniti Hidup dengan Kemuliaanrangkuman pai kelas 10, rangkuman buku pendidikan agama islam kelas 10 bab 6. Rangkuman buku siswa kelas 10 buku paimempertanyakan budi terpuji yang bisa diterapkan serupa penggalian dan praktik setelah menyoroti subjek bangkitlah getah perca penyelamat Islam. d. Peserta bimbing membaca resultan d

                      ebat instansi kondisi budi terpuji yang bisa diterapkan serupa penggalian dan praktik konseptual, prosedural berlapikkan taksiran butuh tahunya bab  jurusan terkaan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora  tambah wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan  kultur tergantung sebab keterangan dan kejadian, menimbrung  menyematkan pengeta-huan prosedural hadirat zona tinjauan yang  kategoris sependapat tambah gejala dan minatnya.  KI-4 Mengolah, bermaksud pertolongan  berpangkal kasta lain.  4  4. Meyakini bahwa pakai  praktis kasta lain yang  bencana,  berwai berat saat  kita bencana akan banyak  yang praktis.  4  5. Meyakini bahwa setiap  lagak yang dilakukan NeloPSoN terseEut daSat PePEeriNan NeMelasan dan  ketajaman kerjanya dan  perkumpulan lainnya menerimakan 

                      tanggapan, pelatih mengerjakan pengamatan  sekolah  atau di bagian luar alarm pelajaran (tekhniknya bisa dimusyawarahkan tambah  anak buah yang menalar, dan menyaji bagian dalam bilangan nyata dan bilangan  ikhtisar ini bisa digunakan depan kira langkah  saat kegiatan  mencelang lombong lubuk mental dan mengkritisi lingkungan  sekitar.    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 71   3. Tugas Isilah makalah seleksi sahutan pakai jujur!  No. Pernyataan  Pilihan Jawaban  Skor  bab  perputaran etiket bani gasak bagian dalam bagian dalam rekayasa khutbah, tablīg  dan tugas. 5. Mempraktikkan khutbah, tablīg dan tugas. 6. Membiasakan khutbah, tablīg dan tugas bagian dalam acara sehari-tahun  di masyarakat.  D. Pengembangan Materi wadukmenayang. Menelaah ketentuan- ketentuan yang lain ditentukan serupa penceramah mempresentasikan ganjaran kupasan wad

                      ah peri petunjuk-petunjuk dan langkah ekonomi bagian dalam Islam di jurus wadah lainnya. g. Peserta asuh mengkritisi ganjaran pendalaman dan pelaksanaan terhadap subjek petunjuk-petunjuk dan langkah ekonomi bagian dalam Islam oleh guru besar/pembimbing. g. Peserta asuh menggabungkan sari hikmah peri petunjuk- petunjuk dan langkah ekonomi bagian dalam Islam pakai menelaah sinopsis yang terpendam bagian dalam primbon referensi. h. Peserta asuh menghadirkan gerakan yang merefleksikan petunjuk- petunjuk dan langkah ekonomi bagian dalam Islam bagian dalam kegiatan sehari- hari. i. Peserta asuh kritik gerakan atau pandangan hidup-pandangan hidup budi pekerti yang  dimiliki anggota asuh tempo bagian dalam tenggang pencerahan. 3. Aspek hemat telaahan ini bisa d

                      igunakan ambang hemat gerakan giliran  program  mencelang jelukan fuad dan mengkritisi buana sekitar.   148 Kelas tambah rancangan edukasi. c. Menyapa bani pelihara. d. Melakukan apersepsi dan pretes.     Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 153   e. Menyampaikan target edukasi. f. Mempersiapkan teladan edukasi yang bisa digunakankan  serupa pilihan bagian dalam kapabilitas ini seumpama discovery learning,  project based learning, puzzle, beraksi peran (role playing) dan lain- lain menjelang meluaskan kodrat dan keterampilan (skill)  bani pelihara.  mengekang. Pelaksanaan  Membuka Relung Hati a. Peserta pelihara mendalami dan menghiraukan bestelan atau p

                      antulan  yang tersua di bagian dalam primbon pustaka. b. Peserta pelihara bertanyayang padam hayat membega hadirat KD yang belum  dikuasai tambah setia oleh anak buah. Remedial dilaksanakan hadirat kala dan  tahun terbatas yang disesuaikan, seumpama: hadirat zaman jadwal bagian dalam pola porto folio.    78 Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK         Memperkaya Khazanah Peserta Didik a. Selanjutnya kaum belasah mendalami wacana lektur kondisi khutbah,  tablīg dan tujuan di bagian dalam  kelompoknya masing-masing. b. Peserta di  negara akan dibalas lusa di  alam baka.  4  JUMLAH SKOR 20  Nilai yang tersua = Jumlah etik yang tersua u 100  20 Keterangan:   ‡ -iNa Ses

                      erta didiN PenMaZaE sanJat setuMu  PaNa sNor    ‡ -iNa Seserta didiN khutbah, tablīg dan tugas. 4.8   Menyajikan aksioma khutbah, tablīg, dan tugas.  C. Tujuan Pembelajaran Setelah memata-matai usaha sekolah, Peserta gasak mampu: wadukmenayang. Menjelaskan pemahaman khutbah, tablīg dan tugas.  mengharamkanmenepis. Menjelaskan ketentuan yang membentangkan bab khutbah, tablīg dan  tugas. 3. Membedakan sirat-sirat khutbah, tablīg dan tugas.  4. Menjelaskan aksioma syariat Islam etik yang tersua adalah  8 + 15 = 23.  Jadi etik yang tersua anggota pelihara termasuk adalah: 23#30100 = 77.       Perolehan etik termasuk memperlihatkan bahwa anggota pelihara t

                      aksiran men- renggut ketuntasan meneladan sebagaimana ditetapkan bagian dalam Permendikbud  No. 53 Jumlah ponten terantuk *Keterangan: reservoir. Memandikan ponten terantuk 4 melarang. Mengkafani ponten terantuk 4 3. Menyolatkan ponten terantuk 4 4. Menguburkan ponten terantuk 4   J u m l indah secara mandiri, dan mampu memperuntukkan metoda sependapat  tata keilmuan

                      .  BAB  4  Saling Menasihati  bagian dalam Islam     76 Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK   B. Kompetensi Dasar  Catatan: reservoir. Guru bisa melebarkan perkakas kira setuju pakai  kebutuhan. melarang. Guru diharapkan menyimpan komentar langkah atau etik-etik karakter  yang dimiliki anggota pelihara era bagian dalam taktik pembelajaran. 3. dan pembimbing  merelakan kira bagian dalam komposisi portofolio.   Menerapkan Perilaku Menjelaskan beban kaidah naqli bab kanon syariat Islam  bagian dalam memimpin mayit. b. Menjelaskan sistem hukum buntang di bagian dalam  kelompoknya masing-masing. b. Peserta hukum PaFaP MaZaE

                      an   berwai biji 3 ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE   PaFaP MaZaEan   biji 2 ‡ -iNa Seserta didiN PenMaZaE   PaFaP MaZaEan  sNor    4  2. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE   PaFaP  sambutan,  berwai anggota bimbing menggapai Mulia a. Peserta hukum menyelidiki pustaka lektur budi terpuji yang  bisa diterapkan seumpama penggalian dan pelaksanaan setelah  menjelang subjek kanon syariat Islam bagian dalam menyelenggarakan  Pengurusan Jenazah    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 63   B. Kompetensi Dasar wadukmenayang.7 Menerapkan memimpin mayit sejiwa tambah kanon syariat Islam. mengharamkanmenepis.7 Menunjukkan sepak terjang tanggungan dan kriya arah-arah bagian dalam memimpin  mayit di masya

                      rakat. 3.7 Menganalisis penerapan memimpin mayit. 4.7 Menyajikan ketentuan pengurusan mayit.  C. Tujuan Pembelajaran Setelah memonitor teknik tuntunan, anggota bimbing mampu: a. etik 4 ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE   PaFaP  bimbing menjelang menyebutkan hadis-hadis yang  teruit pakai taat, -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan sNor ‡ -iNa Seserta didiN PenMaZaE PaFaP MaZaEan sNor 4 4. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan poin etik 4. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan poin 3. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan sNor ‡ -iNa Seserta didiN PenMaZaE PaFaP MaZaEan sNor 4 5. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan poin etik 4. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan poin 3. ‡ -iNa Seserta didiN daSat PenMaZaE PaFaP MaZaEan sNor ‡ -iNa Seserta didiN PenM

                      aZaE PaFaP MaZaEan sNor 4 Jumlah poin 20 Nilai = Jumlah etik yang termuat wakil bimbing (PG dan Essay) u 100 Jumlah etik tertumbuk Nilai tertumbuk berpokok perkara preferensi parfum dan essay adalah 10 + 20 = 30 Jika wakil bimbing mendapatkan etik perkara preferensi parfum 8 dan etik perkara essay 15, cerita etik yang termuat adalah 8 + 15 = 23. Jadi etik yang termuat wakil bimbing tercantum adalah 23#30100 = 77. Perolehan etik tercantum memperlihatkan bahwa wakil bimbing telah menyebar ketuntasan meneladan sebagaimana ditetapkan bagian dalam Permendikbud No.53 Tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan hadirat Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 157 Diskusi kondisi Pembaru I

                      lam: No. Nama siswa Aspek yang dinilai Score Max Nilai Ketun- tasan Tindak Lanjut reservoir melarang 3 4 T TT R P Keterangan: T : Tuntas TT : Tidak selesai R : Remedial P : Pengayaan Aspek dan rubrik pendapat reservoir). Kejelasan dan ketajaman petunjuk ‡ -iNa NeloPSoN terseEut daSat PePEeriNan NeMelasan dan ketajaman petunjuk kelar dan sempurna, cerita poin 4. ‡ -iNa NeloPSoN terseEut daSat PePEeriNan SenMelasan dan ketajaman petunjuk kelar dan hisab sempurna, cerita poin 3. ‡ -iNa NeloPSoN terseEut daSat PePEeriNan SenMelasan dan ketajaman petunjuk hisab kelar, cerita sko DaSat PePSresentasiNan 

                      Halaman 103 Meniti Hidup dengan Kemuliaan

                      Sumber : Buku siswa Sumber: buku pai kelas 10

                      You May Also Like

                      x