Laporan Hasil Observasi dan Strukturnya

Contoh Laporan Hasil Observasi

Laporan Hasil Observasi – Kegiatan mengobservasi yang sering dilakukan oleh siswa-siswi sekolah bukan tanpa alasan. Mereka dituntut untuk bisa mengobservasi suatu benda atau lingkungan dengan tujuan tertentu. Hasil pengamatan atau observasi inilah nanti dituangkan dalam bentuk laporan. Di dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenalnya dengan istilah teks laporan hasil observasi. Untuk menyusunnya tentu tidak bisa sembarangan. Ada bagian atau struktur dari contoh laporan hasil observasi yang bisa kita amati.

Laporan Hasil Observasi dan Strukturnya

Teks laporan hasil observasi ini merupakan teks dengan fungsi menjelaskan informasi tentang suatu objek yang sudah diamati sebelumnya. Teks ini juga sebelumnya disebut degnan teks klasifikasi yang isinya tentang klasifikasi mengenai jenis-jenis objek dengan kriteria tertentu.

Contoh Laporan Hasil Observasi Tentang Hewan

Contoh Laporan Hasil Observasi Tentang Komodo

Tporan Hasil Observasi –  ahukah kamu? Komodo adalah jenis hewan melata terbesar yang ada di Indonesia dan termasuk satwa yang dilindungi. Komodo biasanya hidup di semak-semak dan ada di sejumlah hutan yang ada di Indonesia. Komodo juga memiliki berat tubuh sekitar 100 kg bahkan bisa lebih dari itu.

Di Indonesia pernah ditemukan komodo terbesar dengan berat mencapai 166 kg dan panjang 3 meter. Padahal umumnya, komodo berukuran 2,5 meter dan berat sekitar 91 kg. Tetapi memang ada beberapa jenis komodo yang bisa mencapai panjang dan berat lebih dari yang sudah ada sekarang.

Komodo memiliki jenis kulit bersisik dan berwarna abu-abu. Bentuk moncongnya lancip dan juga di bagian tungkai lengannya kuat dengan ekor yang juga berotot. Komodo menggunakan indera penciumannya untuk bisa mendeteksi mangsa.

poran Hasil Observasi –  Di bagi gigi komodo hampir semuanya tertutup oleh gusi sehingga tidak terlihat bagian giginya. Ketika komodo mengunyah makanan maka gusinya akan berdarah dan ini yang menjadi media ideal untuk berkembangnya bakteri berbahaya. Bakteri ini bisa menyebabkan darah korban yang digigit keracunan.

Meski terdengar menyeramkan, tetapi Komodo merupakan hewan langka atau hampir punah sehingga dilindungi sampai saat ini. Bahkan di Indonesia ada habitat khusus yang juga dijadikan sebagai tempat wisata tingkat yang terkenal yakni Pulau Komodo.

Contoh Laporan Hasil Observasi dan Strukturnya

1. Pernyataan Umum

Pernyataan umum merupakan struktur dari teks laporan hasil observasi yang pertama. Dari contoh tersebut, Anda bisa melihat pada bagian “Komodo adalah jenis hewan melata terbesar yang ada di Indonesia dan termasuk satwa yang dilindungi. Komodo biasanya hidup di semak-semak dan ada di sejumlah hutan yang ada di Indonesia. Komodo juga memiliki berat tubuh sekitar 100 kg bahkan bisa lebih dari itu.”

2. Penjelasan atau Deskripsi

Struktur berikutnya adalah penjelasan atau deskripsi yang memuat tentang rincian dari objek yang diamati. Deskripsi ini bisa berupa ciri fisik, manfaat, habitat, nutrisi dan lain sebagainya. Pada contoh laporan hasil observasi tentang komodo, struktur ini terletak pada “Komodo memiliki jenis kulit bersisik dan berwarna abu-abu. Bentuk moncongnya lancip dan juga di bagian tungkai lengannya kuat dengan ekor yang juga berotot. Komodo menggunakan indera penciumannya untuk bisa mendeteksi mangsa.”

3. Kesimpulan

Pada struktur kesimpulan berisi tentang ringkasan umum dari objek yang telah dilaporkan. Dari contoh teks laporan hasil observasi tersebut, Anda bisa melihat kesimpulannya pada kalimat “Meski terdengar menyeramkan, tetapi Komodo merupakan hewan langka atau hampir punah sehingga dilindungi sampai saat ini. Bahkan di Indonesia ada habitat khusus yang juga dijadikan sebagai tempat wisata tingkat yang terkenal yakni Pulau Komodo”

Memahami struktur dari suatu teks bisa melihat pada contoh yang disertakan. Sama halnya dengan contoh laporan hasil observasi tentang komodo. Amati strukturnya dan buat berdasarkan pengamatan atau observasi yang telah Anda lakukan sebelumnya.

You May Also Like