1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah

Rate this post

✅Hallo temen temen pada  hari ini kami akan memberikan sebuah pembahasan mengenai artikel tentang dunia pendidikan yang nama artikel ini berhubungan dengan tugas yang di berikan oleh guru adik adik. 

Pada kali ini kami akan membagikan sebuah pembahasan mengenai kunci jawaban yang mana pembahasan ini kami berikan karena kami melihat banyak sekali guru yang memberikan tugas, dan tidak sedikit temen temen yang kesulutan dalam menyenyelesaikan tugas.

1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah

Sebelum masuk kepembahasan kami ingin memberikan kepada temen temen mengenai kunci jawaban dari ipa kelas 7 bab lainya, yang mungkin di butuhkan temen temen, pembahasan ini kami buat karena kami melihat banyaknya temen temen yang membutuhkan pembahasan mengenai tugas temen temen.

  1. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 1 semester 2
  2. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 2 semester 2
  3. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 3 semester 2
  4. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 4 semester 2
  5. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 5 semester 2
  6. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 6 semester 2
Kami juga membahas mengenai kunci jawaban dari pelajaran lainya yang mungkin dibutuhkan temen temen , yang mana pembahasan yang kami buat ini, kami sebelumnya telah membaca dan memahami apa yang di inginkan soal, barulah kakak berusha semaksimal yang kakak bisa dalam menjawab soal tersebur 
  1. Kunci jawaban IPA kelas 7
  2. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 7
  3. Kunci jawaban IPA kelas 7
  4. Kunci jawaban PENJAS kelas 7
  5. Kunci jawaban PKN kelas 7
  6. Kunci jawaban Prakarya kelas 7
  7. Kunci jawaban MTK kelas 7
  8. Kunci jawaban Seni budaya kelas 7

Tak jarang juga kami memcari pembahasan dari sumber lain hal ini kami lakukan supaya kami dapat membandingkan jawaban yang kami jawab sebelunya dengan jawaban yang telah kami cari, hal ini kami lakukan supaya temen temen bisa mendapatkan jawaban yang paling tepat dan benar 

A. Pilihan ganda

Pilihlah jawaban a, b, c, atau d yang paling tepat.

1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah ….
a. Litosfer
b. Atmosfer
c. Kromosfer
d. Hidrosfer 
Kunci Jawaban : c. Kromosfer


2. Lapisan atmosfer yang memiliki tekanan paling rendah adalah ….
a. Troposfer
b. Mesosfer
c. Eksosfer
d. Stratosfer
Kunci Jawaban : a. Troposfer


3. Berikut ini yang merupakan fungsi dari lapisan ozon di atmosfer adalah ….
a. melindungi Bumi dari cahaya Matahari
b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet
c. mengatur suhu Bumi
d. sebagai pemantul gelombang radio
Kunci Jawaban : b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet


4. Susunan Litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi secara berurutan adalah ….
a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi
b. inti dalam, inti luar, kerak Bumi, mantel Bumi
c. inti dalam, mantel Bumi, inti luar, kerak Bumi
d. inti dalam, astenosfer, inti luar, kerak Bumi
kunci Jawaban : a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi


5. Jika terdapat dua lempeng yang bertumbukan, maka yang akan terjadi adalah 
a. terbentuk patahan/sesar
b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil
c. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih kecil menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih besar
d. tidak terjadi apa-apa
Kunci Jawaban : b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil

5. Jika terdapat dua lempeng yang bertumbukan, maka yang akan terjadi adalah

6. Tanda panah pada gambar di atas menggambarkan aliran konveksi dalamBumi yang mengakibatkan pergerakan lempeng. Lempeng bergerak sesuaidengan aliran konveksi tersebut. Pernyataan berikut yang benar tentangpergerakan lempeng pada titik A ialah ….
a. lempeng bergerak searah
b. lempeng bergerak saling mendekat dan bertumbukan
c. lempeng bergerak saling menjauh
d. lempeng tidak bergerak
kunci Jawaban : c. lempeng bergerak saling menjauh

7. Pergerakan lempeng jenis yang terjadi pada bagian B adalah ….
a. divergen
b. konvergen
c. transformasi
d. tidak jadi pergerakan
kunci Jawaban : b. konvergen

8. Berdasarkan gambar di atas, lempeng Indo-Australi dengan lempeng Eurasia 
bergerak secara ….
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : a. konvergen

9. Pergerakan lempeng Indo-Australi dengan lempeng antartika terjadi secara
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : b. divergen


10. Perhatikan gambar berikut.

Sebuah pusat gempa tercatat sejauh 1500 km dari sebuah stasiun seismik. Keadaan tersebut digambarkan penyebaran gelombang seismiknya

Sebuah pusat gempa tercatat sejauh 1500 km dari sebuah stasiun seismik. Keadaan tersebut digambarkan penyebaran gelombang seismiknya. Pada gambar tersebut titik H berperan sebagai pusat gempa, yang disebut ….
a. episentrum
 b. hiposentrum
c. patahan 
d. titik primer
Kunci Jawaban : b. hiposentrum

Rangkuman materi

Lapisan Bumi  Bab 5  Istilah-Istilah Penting Atmosfer, Litosfer, Hidrosfer,  Troposfer, Stratosfer, Mesosfer,  Termosfer, Eksosfer, Kriosfer, Biosfer  Sumber: nasa.gov   84 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  B  umi merupakan planet ketiga dalam sistem  galaksi Bima Sakti. Berdasarkan gambar  yang diambil dari teleskop Hubble yang  diluncurkan   (NASA), Bumi memiliki bentuk  bulat seperti bola. Seperti yang kita ketahui,  bahwa sebuah bola hanya memiliki selimut yang  menyelubungi permukaan saja, sedangkan bagian  dalamnya kosong. Namun, apakah planet kita juga  kosong di bagian dalamnya seperti bola? Untuk  memahami hal ini, coba lakukan kegiatan berikut.

1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah

  Ambillah sebuah telur rebus, bawang merah, dan pisau. Kemudian  belah telur rebus dan bawang merah secara membujur/vertikal  menggunakan pisau. Peringatan: Gunakan pisau secara hati-hati agar tidak melukai diri sendiri  maupun orang lain. Lapisan apa saja yang terdapat pada telur dan bawang merah  tersebut? Coba amati.  Mari Melakukan Kegiatan  Bagaimana hasil pengamatan dari kegiatanmu di atas? Dari kegiatan di atas  dapat kamu ketahui bahwa telur dan bawang merah tersusun atas berbagai  lapisan. Telur memiliki lapisan yang tersusun atas cangkang atau kulit di bagian  luar hingga kuning telur di bagian paling dalam. 

Bawang merah terdiri atas  lapisan-lapisan umbi. Bagaimanakah dengan Bumi yang kita tinggali? Apakah  juga terdiri atas lapisan-lapisan tertentu? Untuk memahami hal ini, lakukanlah  kegiatan berikut.  Sumber: nasa.gov Gambar 5.1. Penampakan Bumi    Ilmu Pengetahuan Alam 85  Lakukanlah kajian pustaka dan diskusi tentang lapisan-lapisan Bumi  dengan temanmu. Apakah Bumi terdiri atas lapisan-lapisan tertentu atau  tidak? Berikan pendapatmu. Sertakan pula fakta-fakta yang mendukung  pendapat yang kamu ajukan. 

  Ayo Berdiskusi  Hingga saat ini, Bumi merupakan satu-satunya  planet dalam galaksi Bima Sakti yang diketahui  mampu menunjang kehidupan. Hal ini disebabkan  komponen-komponen pendukung kehidupan  tersedia di Bumi, mulai dari air, udara, dan tanah  yang merupakan tempat tumbuhnya berbagai  tanaman untuk mendukung kehidupan, hal ini  termasuk berbagai mineral dan hasil tambang  yang dapat dieksplorasi. Beberapa mineral seperti  emas, besi, batu bara, dan beberapa mineral lain  dieksplorasi dengan menggali hingga kedalaman  tertentu. Misalnya, Tambang emas milik PT.  Freeport di Papua memiliki kedalaman hingga 1.785 meter. Kedalaman tambang  batu bara bervariasi mulai 100-350 meter. Berdasarkan fakta tersebut, kamu  dapat mengetahui bahwa pada kedalaman tertentu Bumi memiliki penyusun  yang berbeda. Pada bagian dalam Bumi juga tersusun dari sebuah cairan. Untuk  mengetahui hal tersebut, amatilah video atau gambar gunung meletus.  

Akseslah sebuah video melalui youtube tentang fenomena gunung  meletus. Berdasarkan video tersebut, identifikasi lah material-material  yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi tersebut.  Mengamati Melalui Youtube  Sumber: satuharapan.com Gambar 5.2 Tambang PT. Freeport   86 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Salah satu material yang dimuntahkan saat terjadi letusan gunung berapi  adalah lava, yakni magma dari dalam Bumi yang keluar ke permukaan. Berdasarkan  fakta tersebut dapat diketahui bahwa jauh di dalam Bumi juga terdapat cairan  berupa magma yang menjadi salah satu penyusun Bumi. Dengan demikian, dapat  dijelaskan bahwa Bumi berbentuk bola yang memiliki isi di dalamnya. Pada kegiatan sebelumnya telah  kamu ketahui bahwa telur dan bawang  merah terdiri atas lapisan-lapisan  tertentu di dalamnya. Sama halnya  dengan Bumi. Bumi memiliki lapisan- lapisan penyusun mulai dari lapisan  paling dalam hingga lapisan terluar.  Jika Bumi ini “dibelah”,

 maka lapisan- lapisan penyusun Bumi akan nampak  jelas seperti Gambar 5.3. Pada Gambar  5.3, Bumi tersusun atas lapisan-lapisan  yang terdiri atas atmosfer sebagai  lapisan terluar, kemudian ada mantel  Bumi, inti luar, dan inti dalam. Bentuk  dari lapisan tersebut adalah selimut  bola sehingga lapisan yang lebih luar menyelimuti lapisan di dalamnya. Secara umum Bumi terdiri atas 3 komponen utama, yakni komponen gas  yang disebut atmosfer, komponen padatan yang disebut litosfer, dan komponen  air yang disebut hidrosfer. Selain 3 komponen utama tersebut,

 Bumi juga memiliki  komponen lainnya yaitu, Bumi bagian es disebut kriosfer dan bagian Bumi tempat  di mana berlangsungnya  kehidupan yang dinamakan biosfer. A. Atmosfer Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, diketahui Bumi adalah satu-satunya  planet di Bima Sakti yang menunjang adanya kehidupan. Mengapa demikian?  Seperti yang telah kamu pelajari bahwa makhluk hidup aerob memerlukan oksigen  dari udara untuk bernapas. Udara adalah komponen pendukung kehidupan yang  sangat penting. Udara di Bumi ini terdapat pada bagian atmosfer ( ).  Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni yang berarti uap dan  yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan uap yang menyelimuti Bumi. 

  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 5.3 Lapisan Bumi  Litosfer   Ilmu Pengetahuan Alam 87  Atmosfer Bumi terdiri atas campuran dari gas, serta sedikit cairan dan  padatan yang menyelimuti Bumi mulai dari permukaan Bumi hingga luar  angkasa.  Komposisi atmosfer saat ini berbeda dengan komposisi atmosfer pada  saat awal tetbentuknya. Atmosfer pada awalnya terbentuk dari letusan gunung  berapi yang kaya nitrogen dan karbon dioksida, akan tetapi sedikit oksigen.  Kemudian, organisme fotosintetik mengolah karbon dioksida menjadi oksigen  dan  melepaskan oksigen tersebut ke atmosfer sebagai hasil pengolahan makanan  yang memanfaatkan cahaya Matahari.  Setelah terdapat oksigen di atmosfer, terbentuklah ozon (O3). Ozon memiliki  peran yang penting bagi keberlangsungan hidup organisme yang ada di Bumi.  Ozon melindungi 

Bumi dari radiasi Matahari yang sangat berbahaya bagi organis- me di Bumi. Ozon juga melindungi tumbuhan hijau, sehingga dapat berkembang  dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Saat ini, berbagai organisme yang hidup  di Bumi sangat bergantung dengan banyaknya oksigen di amosfer. Atmosfer saat ini merupakan campuran dari beberapa gas seperti pada  Gambar 5.4. Atmosfer sebagian besar tersusun atas gas nitrogen, yakni sebesar  78%. Oksigen menyusun 21% atas atmosfer. Karbon dioksida, argon, dan beberapa  gas lain menyusun sebagian kecil dari atmosfer. Seiring dengan berjalannya  waktu, komposisi atmosfer beru- bah dalam jumlah yang kecil  namun memberi dampak yang  besar bagi kehidupan.

 Misalnya,  asap kendaraan, asap pabrik,  dan pembakaran bahan bakar  fosil seperti minyak Bumi yang  menghasilkan polusi di udara.  Polutan (zat pencemar) tersebut  akan bereaksi dengan oksigen dan  zat kimia lainnya menghasilkan  asap. Pembakaran batu bara, minyak Bumi, dan gas alam akan menghasilkan karbon  dioksida. Semakin banyak penggunaan bahan bakar fosil akan meningkatkan  jumlah karbon dioksida di atmosfer. Selain gas, pada atmosfer Bumi juga terdapat padatan dan zat cair dalam  jumlah yang kecil. Salah satu padatan pada atmosfer adalah debu. Partikel debu  menjadi bagian atmosfer karena terbawa angin yang berhembus di permukaan  Bumi hingga ke udara.

 Zat cair pada atmosfer yang sering dijumpai adalah   Sumber: Snyder dkk, 2005 Gambar 5.4 Komposisi gas pada atmosfer  21%  Oksigen  Argon  (0,93%) Karbon- dioksida  (0,03%)  Neon Helium Metana Krypton Xenon Hidrogen Ozon  78%  Nitrogen   88 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  sekumpulan tetesan air yang berbentuk awan. Awan terbentuk karena proses  penguapan air di permukaan Bumi, kemudian uap air tersebut menyatu menjadi  awan.  1. Lapisan Atmosfer Ketika kamu menyeduh kopi kemudian membiarkannya sesaat, akan  menemukan bahwa pada gelas tersebut terdapat 2 lapisan. 

Pada lapisan atas  memiliki warna lebih cerah dibandingkan lapisan bawah. Layaknya secangkir kopi,  atmosfer Bumi juga terdiri atas berbagai lapisan. Terdapat 5 lapisan pada atmosfer  yang memiliki karakteristik yang berbeda. Berdasarkan pada Gambar 5.5, urutan  lapisan atmosfer dari bawah hingga atas adalah troposfer, stratosfer, mesosfer,  termosfer, dan eksosfer.  Sumber: Snyder dkk, 2005 Gambar 5.5. Lapisan atmosfer Secara garis besar, atmosfer Bumi terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian  bawah dan bagian atas. Bagian bawah terdiri atas troposfer dan stratosfer. Bagian  atas terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.   Pesawat ruang  angkasa  Eksosfer  Lintasan meteor  Termosfer  Mesosfer  Stratosfer Troposfer  Lapisan Ozon  Bumi  Satelit   Ilmu Pengetahuan Alam 89  a

. Troposfer Sebagian besar aktivitas makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia yang  sedang tidur, belajar, dan bermain berada pada lapisan troposfer. Troposfer  merupakan lapisan atmosfer yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian  troposfer terhitung mulai dari permukaan laut (0 km) hingga 10 km di atas  permukaan laut (dpl). Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan  75% terdiri atas gas-gas atmosfer. Troposfer merupakan tempat berlangsungnya  sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan.   Sumber: blogs.ft.com Hujan terjadi di lapisan troposfer (a)  Sumber: wikipedia.org Awan yang ada di troposfer (b) Gambar 5.6 Fenomena hujan dan awan yang terjadi pada lapisan troposfer b. Stratosfer Perhatikan pesawat yang melintas  di udara. Ketika kamu memerhatikan  pesawat yang melintas, pesawat  tersebut terlihat terbang di atas awan.

  Namun sebenarnya, pesawat tersebut  berada di lapisan stratosfer. Stratosfer  memiliki ketinggian antara 10-50 km  dpl (Gambar 5.7). Lapisan stratosfer  memiliki sedikit awan, namun tidak  ada aktivitas cuaca, sehingga tidak  mengganggu penerbangan. Sebagian  besar stratosfer terdiri atas gas ozon  (O3) yang akan lebih dibahas  detail di bagian selanjutnya.  Sumber: nasa.gov Gambar 5.7. Pesawat yang mengudara di stratosfer   90 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  c. Mesosfer  Saat melihat fenomena meteor,  kamu akan menyaksikan bahwa seolah- olah meteor tersebut melintasi Bumi  dan kemudian hilang. 

Namun yang  sebenarnya terjadi adalah meteor  sedang menuju Bumi. Akan tetapi me- teor tersebut terbakar habis di atmosfer.  Dengan demikian, terlihat seolah-olah  meteor tersebut melintasi Bumi. Lapisan  atmosfer yang membakar habis meteor  tersebut adalah mesosfer. Lapisan me- sosfer terletak pada ketinggian 50-85  km dpl. Lapisan ini menjadi lapisan pelindung Bumi dari benda-benda luar angkasa.  Kebanyakan meteor yang menuju Bumi akan terbakar habis di mesosfer. 

d. Termosfer Ketika sebuah pesawat ulang-alik milik NASA bersamaan dengan peluncuran  teleskop Hubble, pernahkah terpikirkan dimana teleskop Hubble tersebut  berada? Apakah masih di dalam Bumi? Teleskop Hubble milik NASA mengorbit  pada lapisan termosfer. Lapisan termosfer memiliki ketinggian antara 85-500 km  dpl. Dinamakan termosfer karena suhu yang sangat panas yakni pada lapisan ini  mencapai 1.982oC. Selain sebagai tempat mengorbitnya teleskop Hubble dan  pesawat ulang-alik, termosfer juga berfungsi sebagai pelindung Bumi dari radiasi  ultraviolet.   Bahan Informasi  TELESKOP HUBBLE Sebuah teleskop luar angkasa yang  diciptakan oleh Edwin Hubble pada tahun  1985.

 Lima tahun kemudian teleskop ini  di”angkasakan” oleh NASA. Tepatnya tahun  1990. Teleskop dengan massa 11.110 kg ini  mengorbit pada ketinggian 559 km. Teleskop  Hubble sangat membantu perkembangan  ilmu astronomi. Dengan teleskop Hubble para ilmuwan mengobservasi  dan mempelajari tentang jagad raya serta objek-objek luar angkasa  seperti lubang hitam ( ), galaksi, bintang, dan lain-lain.  Sumber: nationalgeographic.com Gambar 5.8. Fenomena hujan meteor pada mesosfer   Ilmu Pengetahuan Alam 91  Pada mesosfer dan termosfer terdapat lapisan yang memiliki partikel ion  (bermuatan) yang disebut ionosfer. Ketika kamu mendengarkan radio pada malam  hari, siaran radio dari kota lain akan terdengar lebih jelas. 

Hal ini disebabkan  karena adanya lapisan ionosfer. Pada siang hari, energi dari Matahari mengenai  partikel pada ionosfer mengakibatkan partikel tersebut menyerap gelombang  radio dengan frekuensi AM. Pada malam hari, tanpa energi Matahari, gelombang  radio dipantulkan pada ionosfer, sehingga dapat terpancar dengan jarak yang  lebih jauh seperti yang diilustrasikan pada Gambar 5.9 berikut. 

Sumber: Snyder dkk,  2005 Gambar 5.9. Pemantulan  gelombang radio pada  ionosfer  e. Eksosfer Perhatikan Gambar 5.10 di sam- ping ini. Dimanakah satelit tersebut  mengorbit? Apakah masih dalam at- mosfer Bumi? Satelit-satelit buatan  yang mengitari Bumi tersebut masih  berada dalam atmosfer Bumi, tepatnya  pada lapisan eksosfer. Lapisan eksosfer  terdapat pada ketinggian lebih dari  500 km dpl. Kandungan utama dari  eksosfer adalah gas hidrogen. Jika  kamu pernah melihat video atau film  tentang penjelajahan luar angkasa, kamu akan menjumpai bahwa pesawat luar  angkasa maupun satelit yang mengorbit di eksosfer tidak dapat bergerak bebas  seperti pesawat yang biasa kamu lihat. Hal ini disebabkan eksosfer memiliki sedikit 

  Sumber: http://scied.ucar.edu Gambar 5.10. Satelit yang mengorbit Bumi pada  lapisan eksosfer  Siang hari  Gelombang Radio  Antena Penerima  Transmisi Radio AM  Ionosfer  Malam hari   92 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  molekul, sehingga gaya tekan udara sangat rendah, dan mengakibatkan sayap  dari pesawat luar angkasa tidak berfungsi. Pergerakan dari satelit atau pesawat  luar angkasa tersebut bergantung pada mesin pendorongnya.  2. Tekanan Udara Perhatikan Gambar 5.11 di sam- ping ini, yaitu permainan panjat pi- nang. Untuk dapat mencapai puncak  pohon pinang tersebut peserta harus  saling menopang dari bawah hingga  ke atas seperti tampak pada gambar.  

Pada kondisi tersebut, siapakah yang  menahan beban paling besar? Pemain  yang ada di atas atau di bawah? Kamu ingat bahwa salah satu sifat  zat adalah memiliki massa. Gas yang  terdapat di atmosfer juga memiliki  massa. Atmosfer menyelubungi Bumi  hingga ratusan kilometer di atas  permukaan Bumi. Gravitasi Bumi akan  menghasilkan gaya tarik molekul  gas mengarah ke permukaan Bumi,  sehingga berat molekul suatu gas  akan menekan udara di bawahnya.  Akibatnya, molekul udara di dekat  permukaan Bumi lebih rapat. Udara  yang memiliki kerapatan tinggi ini  akan menghasilkan gaya tekan yang  besar pula. Gaya yang diberikan pada  suatu daerah disebut tekanan. 

 Seperti ilustrasi tentang pemain  panjat pinang di atas, tekanan udara  di dekat permukaan Bumi juga  lebih besar. Besarnya tekanan udara  akan berkurang seiring dengan   Sumber: kebudayaanindonesia.com Gambar 5.11 Permainan panjat pinang  Sumber: noaa.gov Gambar 5.12. Tekanan udara menurun seiring dengan  bertambahnya ketinggian   Ilmu Pengetahuan Alam 93  bertambahnya ketinggian atmosfer seperti pada Gambar 5.12. Ketika kamu  sedang mendaki gunung, atau berada di daerah pegunungan akan merasakan  kesulitan untuk bernapas seperti biasa. Hal tersebut terjadi karena di daerah yang  lebih tinggi, jumlah molekul udara termasuk oksigen semakin sedikit. 

  Oksigen di Pegunungan Atmosfer menyelimuti Bumi hingga ketinggian ratusan kilometer.  Akan tetapi, semakin tinggi dari permukaan Bumi, maka jumlah molekul  udara semakin berkurang. Jadi, semakin tinggi semakin kecil tekanan  udaranya. Identifikasi Masalah Gambar 5.13 di samping  ini merupakan grafik hubungan  antara ketinggian dengan tekan- an udara. Seorang pendaki profe- sional melakukan pendakian di  gunung Jaya Wijaya Papua yang  memiliki ketinggian 4.884 meter.  Beberapa bulan berselang  pendaki tersebut melanjutkan  pendakian ke puncak Himalaya  yang memiliki ketinggian 8.884  meter.

 Setelah melakukan pendakian, pendaki akan bercerita bahwa  semakin tinggi gunung yang didaki maka semakin sulit pula ia bernapas. Analisis Pemecahan Masalah 1. Berdasarkan grafik di atas buatlah perkiraan besarnya tekanan udara  di puncak Jaya Wijaya dan puncak Himalaya. 2. Hubungkan hasil perkiraan tekanan udara dengan jumlah molekul  yang ada di udara tersebut. Sumber: Snyder, 2005  Sumber: Snyder dkk, 2005 Gambar 5.13 Grafik hubungan antara ketinggian  dengan tekanan udara  Perubahan tekanan udara  dengan ketinggian  Tekanan (dalam satuan  tekanan udara)  Ketinggian (dalam km)  Ayo Berdiskusi   94 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Percobaan Menghitung Massa Udara  Tujuan 

1. Membuktikan bahwa udara memiliki massa. 2. Mendeskripsikan hubungan antara jumlah udara dengan massa  udara. Alat dan Bahan 1. Bola sepak 2. Pentil bola 3. Pompa  4. Neraca Cara Kerja 1. Kosongkan udara di dalam bola dengan menggunakan pentil bola. 2. Timbang massa bola tanpa udara tersebut menggunakan neraca. 3. Catat hasil pengukuran yang diperoleh pada tabel pengamatan. 4. Pasang pentil bola pada pompa. 5. Pompa bola sebanyak 3 kali tekanan. 6. Ukur massa bola yang telah dipompa tersebut. 7. Catat hasil pengukuran yang diperoleh pada tabel pengamatan.

 8. Ulangi cara kerja 4 sampai dengan 7 untuk jumlah tekanan pompa  sebanyak 5 kali dan 7 kali. Tabel Pengamatan No Jumlah Tekanan Pompa Massa (gram) 1. 0 (bola kosong) 2. 3 kali 3. 6 kali 4. 9 kali  Ayo Mencoba   Ilmu Pengetahuan Alam 95  Analisis 1. Berdasarkan data yang diperoleh, adakah perbedaan massa bola  sebelum dan setelah dipompa? Bagaimana perbedaannya? Coba  deskripsikan. 2. Bagaimana besarnya massa benda pada jumlah tekanan pompa  sebanyak 3x, 5x, dan 7x? Simpulan Buatlah sebuah simpulan yang mengacu pada tujuan kegiatan.  3. Suhu di Atmosfer Matahari merupakan sumber energi terbesar di galaksi Bima Sakti.

 Energi  Matahari dipancarkan dengan cara radiasi ke seluruh sistem galaksi Bima Sakti.  Sebelum mencapai permukaan Bumi, radiasi energi Matahari akan melewati  atmosfer, oleh atmosfer sebagian energi Matahari akan diserap dalam bentuk kalor  atau panas. Akan tetapi, tidak semua gas penyusun atmosfer mudah menyerap  energi Matahari. Beberapa lapisan atmosfer tertentu memiliki molekul gas yang  sulit menyerap energi Matahari. Dengan demikian, suhu di tiap lapisan atmosfer  berbeda seperti yang digambarkan oleh garis merah pada Gambar 5.14 berikut.   Sumber: Snyder, 2005 Gambar 5.14. 

Perubahan  temperatur pada lapisan  atmosfer  Ketinggian (km)  Temperatur (oC)  Konsentrasi  ketinggian ozon  Stratosfer  Troposfer  Mesosfer  Eksosfer Termosfer   96 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Lapisan troposfer memiliki suhu antara -52oC hingga 17oC. Berdasarkan pada  gambar tersebut, bagian terendah dari stratosfer memiliki suhu yang paling  hangat. Hal ini terjadi karena permukaan Bumi menyerap energi radiasi Matahari  kemudian menyalurkannya ke udara di atasnya. Berbeda dengan lapisan troposfer, suhu di lapisan stratosfer semakin tinggi  seiring dengan bertambahnya ketinggian. Hal ini disebabkan adanya ozon.  Ozon terdapat di bagian atas stratosfer. Molekul ozon mampu menyerap energi  Matahari, sehingga mengakibatkan kenaikan temperatur. Lapisan.

Sumber:buku siswa ipa kelas 7

close

You May Also Like