KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

✅Hallo temen temen pada  hari ini kami akan memberikan sebuah pembahasan mengenai artikel tentang dunia pendidikan yang nama artikel ini berhubungan dengan tugas yang di berikan oleh guru adik adik. 

Kami ucapkan terima kasih telah berkunjung di blog kami ini , yang mana sebelum masuk kepembahasan kami ingin memperkenalkan blog yang kami buat ini , yang mana blog yang kami buat ini bertemakan tetang dunia pendidikan yang mana salah satu fokus dari pembahasan kami adalah mengenai kunci jawaban dari berbagai mata pelajaran dan berbagai tingkatan

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah pembahasan yang menurut kami sangat penting, yang mana pembahasan ini kami berikan agat temen dapat menyelesaikan soal yang diberikan oelh guru dengan tepat waktu dan memperoleh nilai yang meuaskan

  1. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 1 semester 2
  2. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 2 semester 2
  3. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 3 semester 2
  4. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 4 semester 2
  5. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 5 semester 2
  6. Kunci jawaban ipa kelas 7 bab 6 semester 2
Kami yakin jika pembahasan yang kami buat ini akan dapat memberikan nilai yang begitu besar hal ini dikarenakan kami dalam menjawab semua pembahasan dari soal yang ada pada pembahasn kali ini kami menjawabnya dengan bersunguh sunguh
  1. Kunci jawaban IPA kelas 7
  2. Kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 7
  3. Kunci jawaban IPA kelas 7
  4. Kunci jawaban PENJAS kelas 7
  5. Kunci jawaban PKN kelas 7
  6. Kunci jawaban Prakarya kelas 7
  7. Kunci jawaban MTK kelas 7
  8. Kunci jawaban Seni budaya kelas 7

Tak jarang juga kami memcari pembahasan dari sumber lain hal ini kami lakukan supaya kami dapat membandingkan jawaban yang kami jawab sebelunya dengan jawaban yang telah kami cari, hal ini kami lakukan supaya temen temen bisa mendapatkan jawaban yang paling tepat dan benar 

A. Pilihan ganda

Pilihlah jawaban a, b, c, atau d yang paling tepat.

1. Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah ….
a. Litosfer
b. Atmosfer
c. Kromosfer
d. Hidrosfer 
Kunci Jawaban : c. Kromosfer


2. Lapisan atmosfer yang memiliki tekanan paling rendah adalah ….
a. Troposfer
b. Mesosfer
c. Eksosfer
d. Stratosfer
Kunci Jawaban : a. Troposfer


3. Berikut ini yang merupakan fungsi dari lapisan ozon di atmosfer adalah ….
a. melindungi Bumi dari cahaya Matahari
b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet
c. mengatur suhu Bumi
d. sebagai pemantul gelombang radio
Kunci Jawaban : b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet


4. Susunan Litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi secara berurutan adalah ….
a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi
b. inti dalam, inti luar, kerak Bumi, mantel Bumi
c. inti dalam, mantel Bumi, inti luar, kerak Bumi
d. inti dalam, astenosfer, inti luar, kerak Bumi
kunci Jawaban : a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi


5. Jika terdapat dua lempeng yang bertumbukan, maka yang akan terjadi adalah 
a. terbentuk patahan/sesar
b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil
c. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih kecil menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih besar
d. tidak terjadi apa-apa
Kunci Jawaban : b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

6. Tanda panah pada gambar di atas menggambarkan aliran konveksi dalamBumi yang mengakibatkan pergerakan lempeng. Lempeng bergerak sesuaidengan aliran konveksi tersebut. Pernyataan berikut yang benar tentangpergerakan lempeng pada titik A ialah ….
a. lempeng bergerak searah
b. lempeng bergerak saling mendekat dan bertumbukan
c. lempeng bergerak saling menjauh
d. lempeng tidak bergerak
kunci Jawaban : c. lempeng bergerak saling menjauh

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

7. Pergerakan lempeng jenis yang terjadi pada bagian B adalah ….
a. divergen
b. konvergen
c. transformasi
d. tidak jadi pergerakan
kunci Jawaban : b. konvergen

8. Berdasarkan gambar di atas, lempeng Indo-Australi dengan lempeng Eurasia 
bergerak secara ….
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : a. konvergen

9. Pergerakan lempeng Indo-Australi dengan lempeng antartika terjadi secara
a. konvergen
b. divergen
c. transformasi
d. tidak bergerak
kunci Jawaban : b. divergen


10. Perhatikan gambar berikut.

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

Sebuah pusat gempa tercatat sejauh 1500 km dari sebuah stasiun seismik. Keadaan tersebut digambarkan penyebaran gelombang seismiknya. Pada gambar tersebut titik H berperan sebagai pusat gempa, yang disebut ….
a. episentrum
 b. hiposentrum
c. patahan 
d. titik primer
Kunci Jawaban : b. hiposentrum

Rangkuman materi

semakin rendah. Hal ini dikarenakan mesosfer tersusun atas  molekul gas yang sulit menyerap energi Matahari. Lapisan termosfer dan eksosfer merupakan lapisan pertama yang menerima  radiasi energi Matahari. Lapisan termosfer dan eksosfer memiliki jumlah molekul  yang sedikit. 

KUNCI JAWABAN IPA kelas 7 bab 5 halaman141-144 semester 2

Akan tetapi, molekul pada 2 lapisan ini sangat efektif dalam menyerap  energi Matahari. Akibatnya, semakin tinggi ketinggiannya semakin besar pula  temperaturnya. 4. Lapisan Ozon Perhatikan hasil pengukuran suhu  kota Surabaya di samping ini. Pada  Gambar 5.15 menggambarkan, suhu  kota Surabaya pada tanggal 14 Oktober  2015 sebesar 31oC. Jika kamu tinggal  di Surabaya, apa yang kamu rasakan?  Sebagian besar orang akan menjawab  pasti di Surabaya sangat panas. Selain  itu, ketika tinggal di Surabaya kamu  akan lebih rajin melindungi kulit  dengan jaket atau menggunakan 

 Ketika kamu berada di tempat yang terpapar Matahari yang terik pasti kamu  akan merasakan panas Matahari seakan membakar kulitmu.  Apakah yang kamu rasakan di Surabaya dan di  Bumi pada umumnya adalah  radiasi energi maksimal dari Matahari? Matahari merupakan penghasil energi  terbesar di galaksi Bima Sakti. Energi yang dihasilkan Matahari dipancarkan   Sumber: weather.com  Gambar 5.15 Suhu kota Surabaya 14 Oktober 2015  Kota Surabaya Rabu 09.00 Sebagian Besar Cerah   Ilmu Pengetahuan Alam 97  dengan cara radiasi. Salah satu bentuk energi radiasi yang dihasilkan Matahari  adalah sinar ultraviolet. 

Jika terlalu lama terpapar sinar ultraviolet ini maka dapat  merusak kulit dan menyebabkan kanker kulit. Akan tetapi, hanya 50% dari energi  radiasi Matahari yang sampai ke permukaan Bumi. Pada kenyataannya, jumlah  radiasi ultraviolet yang sampai ke permukaan Bumi hanya 1%, karena 99% radiasi  ultraviolet diserap oleh lapisan ozon. Lapisan ozon terdapat pada stratosfer pada ketinggian 18-54 km dpl. Ozon  tersusun atas oksigen sebagai bahan dasar. Oksigen yang kita hirup memiliki  2 atom oksigen tiap molekulnya. Satu molekul ozon memiliki 3 atom oksigen yang  berikatan. Ozon berfungsi untuk menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet yang  ada dalam atmosfer. Kandungan ozon dalam stratosfer sangat tinggi, sehingga  melindungi Bumi dari radiasi Matahari yang berbahaya. 

Ozon menyerap sebagian  besar radiasi ultraviolet yang ada dalam atmosfer. Walaupun lapisan ozon tidak  terlihat, kehidupan di Bumi bergantung pada keberadaannya. Konsentrasi ozon di atmosfer berubah-ubah setiap waktu. Salah satu faktor  yang memengaruhi konsentrasi ozon adanya gas Gas  CFC berasal dari pendingin lemari es, (AC), dan parfum. CFC mampu  memecah molekul ozon yang ada di atmosfer. CFC terdiri atas atom carbon (C),  Fluor (F), dan Klorin (Cl). Kandungan klorin dari CFC dapat memecah molekul ozon  seperti Gambar 5.16 berikut.  Sinar ultraviolet  dapat  menghancurkan  molekul CFC  Atom klorin yang lepas  dapat menghancurkan ozon  (O3) molekul  Atom klorin jika bergabung  dengan atom oksigen,  menghasilkan ikatan  oksigen klorin  Atom klorin yang lepas  dapat menghancurkan ozon  (O3) molekul  Atom yang bebas  dari oksigen dapat  menghancurkan ikatan  oksigen klorin  Atom oksigen yang menyatu  kembali dapat membentuk  molekul normal  Sumber: 

Snyder, 2005 Gambar 5.16 Proses pemecahan  molekul ozon oleh CFC Ketika CFC berada di atmosfer, sinar ultraviolet memecah molekul CFC,  kemudian atom klorin yang bebas akan mendekati dan memecah molekul ozon.  Satu atom oksigen berikatan dengan klorin, sedangkan sisanya membentuk    98 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  molekul oksigen (O2). Proses tersebut terus berlangsung ketika terdapat klorin di  atmosfer. Senyawa yang dibentuk oleh reaksi klorin dan atom oksigen tidak dapat  menyerap radiasi Matahari. Akibatnya, akan semakin banyak ultraviolet yang  sampai ke permukaan Bumi. Pemecahan molekul ozon oleh CFC mengakibatkan penurunan konsentrasi  ozon secara berkala. Penurunan ozon tersebut terjadi di bagian Kutub Utara  (Antartika). Fenomena ini disebut lubang ozon. 

Pada setiap tahun, konsentrasi  ozon pada akhir bulan Agustus atau awal September mulai menurun. Pada bulan  Oktober, konsentrasi ozon mencapai titik terendah. Kemudian konsentrasi ozon  akan terus naik dan lubang ozon akan hilang pada bulan Desember.   Sumber: nasa.gov  Gambar 5.17. Perubahan lubang ozon Hasil pengamatan NASA menunjukkan bahwa lubang ozon semakin  membesar dari tahun 1980 hingga tahun 2010 yang disajikan pada Gambar 5.17.  Pada gambar tersebut, terlihat warna biru tua menggambarkan konsentrasi ozon  yang paling rendah. Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa dari tahun  1980-2010 luas atmosfer dengan konsentrasi ozon rendah semakin meluas.

 Hal ini  menunjukkan dampak serius dari penggunaan CFC. B. Litosfer Perhatikan Gambar 5.18 berikut ini. Bagaimanakah struktur tanah pada  Gambar 5.18 tersebut? Dari gambar terlihat bahwa tanah memiliki lapisan-lapisan  tertentu. Bagaimana dengan struktur tanah pada setiap lapisan? Kamu juga dapat  melihat bahwa setiap lapisan tanah memiliki struktur tanah yang berbeda. Pada  bagian atas merupakan tanah humus yang dapat digunakan untuk bercocok    Ilmu Pengetahuan Alam 99  tanam. Pada bagian tengah terdapat tanah dengan sruktur yang lebih keras. Pada  lapisan ketiga tanah tersebut tersusun dari bebatuan keras. Dengan demikian,  kamu dapat mengetahui bahwa tanah di Bumi memiliki lapisan-lapisan tertentu  dengan struktur tanah dan batuan yang berbeda. Dalam ilmu pengetahu- an alam (IPA) tentang kebu- mian, tanah atau bebatuan  yang ada di Bumi disebut  Litosfer. Litosfer berasal dari  bahasa Yunani yakni  (batuan) dan (lapisan).

  Jadi, litosfer merupakan la- pisan batuan yang ada di  Bumi. Dalam pengertian lu- as, litosfer diartikan sebagai  seluruh bagian padat Bumi,  termasuk intinya. Struktur  padat Bumi terdiri atas kerak  Bumi, mantel, dan inti Bumi. Masing-masing struktur padat Bumi tersebut dibedakan lagi menjadi  bagiannya masing-masing. Kerak Bumi dibedakan menjadi kerak benua dan kerak  samudra. Kerak benua merupakan kerak Bumi yang berada di daratan. Kerak  samudra merupakan kerak Bumi yang berada di dalam laut. Mantel Bumi terdiri  atas mantel atas dan mantel bawah. Inti Bumi dibedakan menjadi 2, yakni inti luar  yang berupa cairan pekat dan inti dalam yang bersifat pekat hampir menyerupai  padatan. Berdasarkan struktur Bumi, ada dua teori mendasar yang perlu kamu  pelajari, yaitu teori tektonik lempeng serta teori gempa bumi, dan gunung berapi. 

1. Teori Tektonik Lempeng Perhatikan peta dunia pada Gambar 5.19. Jika kamu memotong gambar  masing-masing benua yang ada, kemudian menyatukannya kembali, apakah yang  terjadi? Ternyata potongan benua tersebut akan membentuk kesatuan seperti  sebuah .   Sumber: Kebumen2013.com Gambar 5.18 Tanah memiliki lapisan dengan struktur yang berbeda   100 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Sumber: vectortemplates.com Gambar 5.19. Peta dunia Berdasarkan fakta tersebut, seorang ahli meteorologi asal Jerman bernama  Alfred Wegener mengajukan sebuah teori yang dikenal dengan teori pergerakan  benua . 

Dalam teorinya, Wegener menjelaskan bahwa pada  zaman dahulu, semua benua di Bumi menyatu membentuk sebuah daratan yang  sangat luas Sekitar 200 juta tahun lalu benua tersebut terpisah dan  bergerak menjauh secara perlahan.  Sumber: Biggs, 2008 Gambar 5.20 Ilustrasi benua yang menyatu membentuk Pangeae  Amerika  Selatan  Amerika  Utara  Eurasia  Afrika  India  Antartika  Australia   Ilmu Pengetahuan Alam 101  Selain fakta benua yang ada di Bumi seperti puzzle, penemuan fosil juga  mendukung teori pergerakan benua. Salah satu buktinya dengan adanya  penemuan fosil di Amerika Selatan dan di Afrika.  merupakan jenis reptil yang hidup di darat dan di air tawar. Wegener beranggapan  bahwa tidak mungkin berenang di samudra untuk sampai ke benua  lain.

 Oleh karena itu, Wagener beranggapan bahwa hidup di benua  tersebut pada saat benua masih menyatu.  Selain fosil penemuan fosil lainnya juga mendukung teori  pergerakan lempeng. Beberapa penemuan fosil tersebut, antara lain (a) Fosil  yang ditemukan di Amerika Selatan dan Afrika, (b) Fosil  yang ditemukan di Afrika, India, dan Antartika, (c) Fosil tumbuhan  yang ditemukan di Amerika Selatan, Afrika, India, Antartika, dan Australia.  Sumber: wikipedia.org  Gambar 5.21 Penyebaran penemuan fosil dan  Jika benua pernah menyatu, maka bebatuan yang menyusun benua tersebut  akan memiliki kesamaan. 

Misalnya, struktur bebatuan pegunungan di  Amerika Serikat memiliki kesamaan dengan batuan di Greenland dan Eropa Barat.  Selain itu, struktur batuan di Amerika Selatan dan Afrika juga memiliki kesamaan.  Kesamaan struktur batuan juga salah satu fakta pendukung bahwa benua pernah   Amerika Selatan  Afrika  Antartika  India  Australia  Fosil dari jenis  pakis, di temukan di semua  benua bagian selatan,  menunjukkan bahwa mereka  pernah menyatu  Sisa-sisa fosil dari jenis  Mesosaurus air tawar  Bukti fosil reptil   jenis  daratan  Sisa-sisa fosil dari Cynognatus, 

  reptil Triassic jenis daratan  dengan panjang sekitar 3 m   102 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  menyatu. Akan tetapi, teori pergerakan benua yang diajukan Wagener tidak dapat  menjelaskan bagaimana benua berpisah dan bergerak menjauh. Oleh karena itu,  teori pergerakan benua Wagener ditolak oleh para ahli pada saat itu. Pada awal tahun 1960, seorang ilmuan dari Princeton University yang bernama  Harry Hess mengajukan teori yang bernama atau pergerakan  dasar laut. Hess menjelaskan bahwa di bawah kerak Bumi tersusun atas material  yang panas dan memiliki massa jenis yang rendah.

 Akibatnya, material tersebut  naik ke punggung kerak samudra. Kemudian material bergerak ke samping  bersama dasar kerak samudra, sehingga bagian dasar kerak samudra tersebut  menjauh dari punggung kerak samudra dan membentuk sebuah patahan. Proses  tersebut diilustrasikan pada Gambar 5.22.  Sumber: Biggs, 2008 Gambar 5.22 Dasar kerak samudra  yang menjauh dari punggung kerak  samudra  Karena dasar kerak samudra menjauh sehingga terbentuk patahan, maka  magma akan naik ke atas dan mengisi patahan tersebut. Magma yang telah  sampai ke patahan akan mendingin dan membentuk kerak yang baru.  Teori ini mampu menjelaskan bagaimana proses  terbentuknya lembah maupun gunung bawah laut. 

Selain itu, berdasarkan hasil  penelitian ternyata usia batuan dasar laut dengan kapal (1968)  juga memperkuat teori ini. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui  bahwa usia batuan pada punggung kerak samudra lebih tua dari usia batuan pada  dasar kerak. Hal ini menunjukkan bahwa batuan di punggung kerak samudra baru  terbentuk karena efek    Ilmu Pengetahuan Alam 103  Sekitar tahun 1960, para ilmuwan mengembangkan sebuah teori berdasarkan  teori dan Teori ini disebut teori tektonik  lempeng. Berdasarkan teori ini, kerak Bumi dan bagian atas dari mantel Bumi  terbagi menjadi beberapa bagian. Bagian ini disebut lempeng.

 Lempeng bersifat  plastis dan dapat bergerak di lapisan ini. Lempeng tersusun atas kerak dan bagian  atas mantel Bumi, seperti terlihat pada Gambar 5.23.   Sumber: Biggs, 2008 Gambar 5.23 Lempeng  tersusun atas kerak dan  bagian atas mantel Bumi  Berdasarkan teori tektonik lempeng, bagian luar Bumi tersusun atas  litosfer  yang dingin dan kaku (lempeng) serta tersusun oleh astenosfer.

 Astenosfer  bersifat plastis yang berada di bawah lempeng. Akibatnya, lempeng seolah-olah  mengapung dan bergerak di atas astenosfer.  Ketika lempeng bergerak, akan terjadi interaksi antarlempeng. Lempeng  dapat bergerak saling menjauh dan memisah. Selain itu, lempeng juga bisa saling  mendekat hingga terjadi tubrukan antarlempeng. Jenis pergerakan lempeng  tersebut dapat diamati pada Gambar 5.24.

  Litosfer  Litosfer  Astenosfer  Lempeng kerak  benua  Lempeng  kerak  samudra  Lapisan tebal  bagian atas   104 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Sumber: Biggs, 2008  Gambar 5.24 Diagram lempeng di dunia beserta jenis pergerakannya Pergerakan sebuah lempeng akan mengakibatkan perubahan pada lempeng  lainnya. Berbagai lempeng yang ada di atas dapat bergerak secara terpisah dan  juga bersamaan. Apabila 2 lempeng bergerak saling menjauh, lempeng tersebut bersifat   Jika kamu amati pada Gambar 5.24, lempeng Indo-Australia bergerak  menjauh dari lempeng Antartika. Selain itu, lempeng Amerika Utara juga  bergerak menjauh dari lempeng Eurasia.

 Adanya pergerakan ini akan  mengakibatkan perisiwa patahan/retakan (Gambar 5.25). Salah satu patahan yang  terbesar di dunia adalah patahan San Andreas di California Amerika Serikat yang  panjangnya 1.300 km.  Sumber: Nationalgeographic.com  Gambar 5.24. Proses terjadinya patahan (a), dan patahan San Andreas (b)  Lempeng  Amerika Utara  Lempeng Amerika  Utara  Lempeng  Karibia  Lempeng Juan  De Fuca  Lempeng  Antartika  Lempeng  Pasifik Lempeng   Nazca Lempeng   Amerika  Selatan  Lempeng  Pasifik  Lempeng  Filipina  Lempeng  Antartika  Lempeng Indo- Australia  Lempeng Eurasian  Lempeng  Arab  Lempeng Scotia  Lempeng Cocos  Lempeng Afrika  (a) (b)   Ilmu Pengetahuan Alam 105  Jika terdapat 2 lempeng yang saling mendekat, maka pergerakan tersebut  disebut . 

Beberapa lempeng yang bergerak konvergen antara  lain, lempeng Indo-Australia dengan lempeng Filipina serta lempeng Indo- Australia dengan lempeng Eurasia. Pergerakan lempeng secara konvergen akan  mengakibatkan tabrakan antarlempeng. Akibatnya terjadi fenomena Subduksi  dan tabrakan antarbenua. Subduksi merupakan hasil tabrakan lempeng Samudra  dengan lempeng Benua yang mengakibatkan lempeng Samudra menyelusup ke  bawah lempeng Benua seperti pada Gambar 5.26. Salah satu akibatnya adalah  terbentuknya palung laut.   Sumber: Nationalgeographic.com  Gambar 5.26 Subduksi dan tabrakan antarlempeng benua Tabrakan antarbenua terjadi ketika kerak be- nua bergerak saling mendekat. Salah satu fakta  terjadinya tabrakan antarbenua adalah terbentuknya  pegunungan Himalaya.

 Pegunungan Himalaya ter- bentuk karena ada 2 lempeng benua yang bertabrakan,  sehingga mengakibatkan salah satu kerak benua  terdorong ke atas dan membentuk pegunungan.  Penyebab Terjadinya Pergerakan Lempeng  Tektonik Coba perhatikan dan amati ketika kamu memasak  air hingga mendidih. Apa yang akan terjadi? Ketika  air mendidih akan timbul gelembung-gelembung  udara yang bergerak naik dan hilang di permukaan.  Bagaimana hal itu dapat terjadi? Berdasarkan prinsip   Sumber: http://pubs.usgs.gov/  Gambar 5.27. Proses konveksi  pada air yang dipanaskan  Lempeng  Benua  SUBDUKSI. Dimana Lempeng Samudra dan Lempeng  Kontinental berbentura, Lempeng Samudra jatuh pada  lempeng lunak. Lempeng jatuh, batuan mencair (warna  kuning), selanjutnya naik ke permukaan menciptakan  gunung berapi  TABRAKAN LEMPENG KONTINENTAL.

 Dua lempeng  kontinental berbenturan, mereka mendorong  terbentuknya gunung Himalaya  Lempeng  Kontinental   106 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  kalor, ketika air dipanaskan maka air di dasar panci akan berubah menjadi uap air  (gelembung) yang massa jenisnya lebih kecil. Karena massa jenis uap air lebih kecil  dibandingkan air, maka udara akan bergerak naik ke permukaan. Sesampainya di  permukaan, suhu uap air akan turun sehingga akan kembali ke wujud air (Gambar  5.27). Hal tersebut terus berlangsung jika air dipanaskan. Perpindahan kalor  tersebut dinamakan konveksi. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Wegener belum dapat  menjelaskan bagaimana lempeng bergerak. Akan tetapi, dengan adanya teknologi  yang ada saat ini para ilmuwan telah menemukan beberapa penjelasan tersebut.  Salah satu teori yang diajukan ilmuwan adalah terjadinya perpindahan panas  dari inti Bumi ke lapisan mantel secara konveksi. Hal ini mirip seperti peristiwa  mendidihnya air yang dimasak.  Sumber: Biggs, 2008 Gambar 5.28.

 Proses konveksi yang terjadi di dalam Bumi Inti Bumi yang memiliki suhu hingga 6.000oC akan memanaskan material  mantel Bumi bagian bawah, sehingga massa jenis material tersebut berkurang.  Akibatnya, material tersebut bergerak naik dari dasar ke permukaan mantel.  Sesampainya di permukaan, material tersebut akan mengalami penurunan suhu,  sehingga massa jenis material akan bertambah. Karena massa jenisnya bertambah,  maka material tersebut akan turun ke dasar mantel.

 Di dasar mantel, material  tersebut akan terkena panas Bumi kembali, sehingga proses konveksi terjadi terus  menerus seperti pada Gambar 5.28. Berdasarkan teori ini, ilmuwan berhipotesis  bahwa konveksi inti Bumi menyebabkan pergerakan lempeng.  Lapisan  tebal  Dasar laut  Daerah bertekanan  rendah  Dasar laut  Inti (Bagian  Tengah)   Ilmu Pengetahuan Alam 107  Simulasi Konveksi Inti Bumi  Tujuan Mensimulasikan proses konveksi yang terjadi di inti Bumi Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1.000 mL atau panci bening 2. Kaki tiga dan kasa 3. Pembakar spiritus/bunsen 4. Pewarna makanan 5. Kertas HVS 6. 

Gunting  Cara Kerja 1. Gambar bentuk benua pada kertas HVS. 2. Potong kertas tersebut sehingga membentuk sebuah benua. 3. Isi gelas kimia atau panci bening dengan air sebanyak 800 mL. 4. Letakkan kasa di atas kaki tiga. 5. Nyalakan api pada pembakar spiritus/bunsen dan meletakkannya di  bawah kaki tiga. 6. Panaskan gelas kimia/panci bening di atas kaki tiga dan kasa. 7. Teteskan pewarna makanan ke dalam air. 8. Letakkan potongan kertas di permukaan air. 9. Amati perubahan yang terjadi hingga air mendidih dan catat hasil  pengamatannya di buku tugasmu. Analisis 1. Gambarkan proses yang terjadi pada percobaan tersebut. 2. 

Bagaimana posisi potongan kertas sebelum dan sesudah air mendidih?  Mengapa demikian? Jelaskan.  Ayo Mencoba   108 Kelas VII SMP/MTs Semester 2  Berdasarkan penjelasan di atas, kamu dapat mengetahui bahwa Bumi  merupakan planet yang dinamis dengan bagian inti yang panas. Panas dari inti  Bumi akan berpindah secara konveksi, sehingga mengakibatkan pergerakan  lempeng. Ketika lempeng bergerak, maka akan terjadi interaksi antarlempeng.  Interaksi tersebut dapat membentuk sebuah palung laut, pegunungan, maupun  sebuah gunung berapi. Ketika lempeng bergerak, maka 

Sumber:buku siswa ipa kelas 7

You May Also Like